PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Ini Mitos dan Sejarah Singkat Candi Prambanan, Kamu Pasti Belum Tahu?

Blog

Lokasi: Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571

Candi Prambanan terletak di kawasan Prambanan, tepatnya di Jl. Raya SoloYogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini memiliki lokasi yang strategis, karena berada hanya sekitar 17 km dari kota Yogyakarta. Lokasinya yang mudah dijangkau membuat Candi Prambanan menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Yogyakarta.

Terletak di Jogja

Candi Prambanan merupakan salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Keindahan candi ini sangat memukau para wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Candi Prambanan memiliki arsitektur yang sangat indah, dengan bangunan yang ramping dan menjulang tinggi. Candi utama di kompleks ini adalah Candi Siwa yang memiliki ketinggian mencapai 47 meter. Candi Siwa berdiri tegak di tengah kompleks candi, menambah pesona dan keindahan Candi Prambanan.

Candi Prambanan juga memiliki sejarah yang sangat penting dalam perkembangan peradaban manusia. Candi ini merupakan candi Hindu terbesar di Asia Tenggara setelah Angkor Wat di Kamboja. Kompleks candi ini terdiri dari 240 candi, namun hanya 18 candi yang masih utuh dan dapat dipugar. Candi-candi tersebut antara lain 3 Candi Trimurti, 3 Candi Wahana, 2 Candi Apit, 4 Candi Kelir, 4 Candi Patok, dan 224 Candi Perwara. Selain itu, ada juga candi-candi terdekat seperti Candi Lumbung, Candi Sewu, dan Candi Bubrah yang memiliki kaitan sejarah dengan Candi Prambanan.

BACA JUGA :  Ini Dia 10 Rekomendasi Dokter THT Pilihan di Wilayah Jogja Yang Bagus Dengan Biaya Terjangkau

Pada tahun 1991, UNESCO menetapkan Candi Prambanan sebagai salah satu situs warisan dunia. Pengakuan ini menjadikan Candi Prambanan semakin dikenal di dunia internasional dan menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.

Mitos Candi

Candi Prambanan memiliki cerita mitos yang terkenal, yaitu cerita Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Menurut cerita tersebut, dahulu kala ada dua kerajaan yang berdekatan, yaitu Kerajaan Prambanan dan Kerajaan Pengging. Kerajaan Prambanan dipimpin oleh Prabu Baka, seorang raja berwujud raksasa, sementara Kerajaan Pengging dipimpin oleh Bandung Bondowoso.

Pada suatu ketika, Kerajaan Pengging menyerang Kerajaan Prambanan dan berhasil menaklukkan Prabu Baka. Bandung Bondowoso tertarik dengan kecantikan Roro Jonggrang, putri Prabu Baka, dan ingin memperistriinya. Namun, Roro Jonggrang tidak ingin menikahi seseorang yang telah membunuh ayahnya. Untuk menolak pinangan Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang memberikan syarat bahwa Bandung Bondowoso harus membuat 1000 candi dalam semalam.

Dengan menggunakan kekuatan gaibnya, Bandung Bondowoso hampir berhasil menyelesaikan 1000 candi tersebut. Namun, Roro Jonggrang memerintahkan para wanita di Kerajaan Prambanan untuk membunyikan lesung, membuat ayam-ayam jago berkokok, sehingga makhluk halus yang membantu Bandung Bondowoso berpikir bahwa fajar telah tiba. Akibatnya, Bandung Bondowoso gagal menyelesaikan 1000 candi dan Roro Jonggrang tidak jadi dinikahi olehnya.

Karena merasa ditipu, Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca dan mengutuk wanita-wanita di Kerajaan Prambanan menjadi perawan tua yang tidak akan pernah menikah. Kisah ini menjadi salah satu mitos yang terkenal dan menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang datang ke Candi Prambanan.

Sejarah Singkat

Candi Prambanan memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Candi ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga Belanda bernama CA Lons pada tahun 1733. Pada saat itu, Jawa dikuasai oleh Britania Raya dan Sir Thomas Stamford Raffles, seorang penguasa Inggris yang memiliki minat dalam bidang arkeologi, mengirimkan Colin Mackenzie untuk mencari informasi lebih lanjut tentang Candi Prambanan.

BACA JUGA :  10 Daftar Biaya Hidup di Balikpapan, Benarkah Mahal Atau Murah Untuk Mahasiswa dan Pekerja?

Penggalian dan pemugaran Candi Prambanan dimulai pada tahun 1880-an, namun lebih banyak dilakukan untuk penjarahan terhadap arca dan batu candi. Pembongkaran secara besar-besaran dilakukan pada tahun 1855 oleh Jan Willem Ijzerman, tetapi batu candi yang berhasil dipindahkan hanya ditumpuk di sepanjang Sungai Opak.

Pemugaran yang serius baru dilakukan pada tahun 1918, dan pemugaran secara menyeluruh dimulai pada tahun 1930-an. Beberapa ahli arkeologi seperti Theodore Van Erp, Oudheidkundige Dienst (Jawatan Purbakala) di bawah pimpinan P.J. Perquin, De Han, dan Ir.V.R. Van Romondt memiliki peran penting dalam pemugaran Candi Prambanan.

Pemugaran Candi Prambanan masih terus dilakukan hingga saat ini. Candi utama, yaitu Candi Siwa, telah selesai dipugar pada tahun 1953. Pada tahun 1991, Candi Prambanan diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Rute Menuju Lokasi

Menuju ke Candi Prambanan sangatlah mudah. Jika Anda menggunakan angkutan umum dari Yogyakarta, Anda dapat menggunakan bus Trans Jogja dengan jalur 1A atau 2A dan turun di halte Prambanan. Setelah itu, Anda dapat naik becak atau berjalan kaki untuk mencapai kompleks candi.

Jika Anda berasal dari Solo atau Klaten, Anda dapat menggunakan bus yang menuju ke Yogyakarta dan minta turun di Terminal Prambanan. Dari terminal, Anda dapat berjalan kaki menuju kompleks candi.

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat mengambil jalan ringroad yang mengelilingi Yogyakarta dan mengikuti arah menuju Timur. Setelah bertemu dengan Jalan Solo, Anda dapat terus melanjutkan perjalanan menuju Timur hingga sampai di kompleks Candi Prambanan. Terdapat area parkir yang luas di kompleks candi untuk menampung kendaraan pengunjung.

Aktivitas Menarik

Kunjungan ke Candi Prambanan tidak hanya sekedar melihat bangunan candi yang indah, tetapi juga dapat melakukan berbagai aktivitas menarik. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Candi Prambanan antara lain:

a. Berkunjung ke Museum Prambanan

Di kompleks candi, terdapat Museum Prambanan yang berbentuk rumah Joglo. Museum ini menyimpan berbagai koleksi bersejarah seperti bebatuan candi, arca, dan replika candi. Pengunjung dapat melihat dan mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan kebudayaan Candi Prambanan melalui koleksi yang ada di museum ini.

BACA JUGA :  Jangan Lupa Mampir ke 7 Rekomendasi Tempat Belanja Paling Murah di Daerah Malang Ini

b. Hunting Foto

Kompleks Candi Prambanan juga merupakan tempat yang menarik untuk berfoto. Terdapat banyak spot menarik yang dapat dijadikan latar belakang foto, baik di dalam bangunan candi maupun di sekitar kompleks candi. Pengunjung dapat mengabadikan momen berharga mereka di Candi Prambanan dan mengunggahnya ke media sosial.

c. Berkeliling Kompleks Candi dengan Sepeda

Kompleks Candi Prambanan memiliki luas yang cukup besar, sehingga untuk menjelajahinya dapat dilakukan dengan bersepeda. Di sekitar kompleks candi, terdapat tempat penyewaan sepeda dengan harga yang terjangkau. Dengan bersepeda, pengunjung dapat mengelilingi seluruh kompleks candi dan menikmati keindahan alam di sekitarnya.

d. Berkunjung ke Candi-candi Terdekat

Selain Candi Prambanan, terdapat beberapa candi lain yang berlokasi dekat dengan kompleks candi ini. Beberapa candi tersebut antara lain Candi Lumbung, Candi Bubrah, Candi Sewu, Candi Plaosan, Candi Sari, dan Candi Kalasan. Mengunjungi candi-candi terdekat akan memberikan pengalaman yang lebih lengkap tentang sejarah dan kebudayaan di Dataran Kewu.

e. Menyaksikan Pertunjukan Sendratari Ramayana

Candi Prambanan juga menjadi tempat yang ideal untuk menyaksikan pertunjukan sendratari Ramayana. Pertunjukan ini telah digelar secara rutin sejak tahun 1960. Sendratari Ramayana di Candi Prambanan menampilkan lakon romantis dan patriotis dari kisah Ramayana. Pertunjukan ini dilakukan di panggung terbuka dengan latar belakang Candi Trimurti yang megah.

f. Berburu Oleh-oleh

Sebelum pulang, Anda dapat berbelanja oleh-oleh di sekitar kompleks candi. Terdapat banyak pedagang yang menjual berbagai macam souvenir, seperti kalung, gelang, gantungan kunci, tas, hiasan dinding, dan makanan khas daerah. Anda dapat membeli oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman sebagai kenang-kenangan dari kunjungan Anda ke Candi Prambanan.

Selama mengunjungi Candi Prambanan, Anda juga tidak perlu khawatir tentang fasilitas yang disediakan. Terdapat area parkir yang luas, masjid, warung makan, toilet, dan penginapan di sekitar kompleks candi. Anda dapat menikmati kunjungan Anda dengan nyaman dan memperoleh pengalaman yang tak terlupakan di Candi Prambanan.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *