10 Daftar Pilihan Gunung di Daerah Mojokerto Yang Wajib Kamu Kunjungi Buat Refreshing
Gunung Welirang dan Arjuno
Gunung Welirang dan Arjuno merupakan dua gunung yang sering disebut sebagai gunung kembar di Mojokerto. Kedua gunung ini terletak di tiga kabupaten, yaitu Pasuruan, Malang, dan Mojokerto. Gunung Welirang memiliki ketinggian 3.156 mdpl, sedangkan Gunung Arjuno memiliki ketinggian 3.339 mdpl. Kedua gunung ini merupakan bagian dari pegunungan Arjuno-Welirang.
Pendakian ke Gunung Welirang dan Arjuno bisa dilakukan melalui tiga jalur pendakian yang ada di setiap kabupaten. Di Pasuruan, terdapat jalur pendakian melalui Tretes. Di Mojokerto, terdapat jalur pendakian melalui OWA R.A. Soerjo. Sedangkan di daerah Cangar, terdapat jalur pendakian baru yang masih terbilang baru.
Pendakian ke Gunung Welirang dan Arjuno membutuhkan waktu yang relatif lama, sekitar 5 hingga 6 hari. Namun, setelah mencapai puncaknya, pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah dan langit yang biru. Gunung Welirang dan Arjuno juga terkenal dengan keindahan alamnya yang meliputi pepohonan yang rindang dan udara yang sejuk. Oleh karena itu, banyak wisatawan lokal maupun internasional yang tertarik untuk mendaki gunung ini.
Gunung Anjasmoro
Gunung Anjasmoro merupakan salah satu gunung yang terletak di Jombang, Mojokerto, dan Kota Batu Malang. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.282 mdpl, dengan puncak tertinggi bernama Cemoro Sewu. Pendakian ke Gunung Anjasmoro bisa dilakukan melalui dua jalur pendakian, yaitu jalur Wonosalam dan jalur Pabrik Jamur.
Gunung Anjasmoro menjadi favorit para pendaki yang memiliki kesibukan padat, karena pendakian ke gunung ini tidak membutuhkan waktu yang lama. Gunung Anjasmoro juga terkenal dengan keindahan alamnya, seperti pepohonan yang hijau dan udara yang segar. Oleh karena itu, banyak pendaki pemula maupun yang sudah berpengalaman yang memilih Gunung Anjasmoro sebagai destinasi pendakian mereka.
Gunung Penanggungan
Gunung Penanggungan adalah gunung api aktif yang terletak di Trawas Mojokerto. Gunung ini memiliki ketinggian 1.653 mdpl, dengan puncak tertinggi bernama Pawitra atau Kesucian. Pendakian ke Gunung Penanggungan bisa dilakukan melalui dua jalur pendakian, yaitu jalur Jolotundo dan jalur Tamiajeng.
Pendakian ke Gunung Penanggungan memiliki keunikan tersendiri, karena pendaki harus mengisi data diri di pos perijinan sebelum memulai pendakian. Selain itu, pendaki juga harus membeli tiket seharga Rp. 13.000 per orang. Bagi pengendara sepeda motor, juga dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 10.000.
Dari puncak Pawitra, pendaki bisa menikmati panorama indah Gunung Arjuno-Welirang di selatan, Gunung Anjasmoro di barat, serta Gunung Bromo dan Gunung Semeru di timur. Selain itu, di lereng Gunung Penanggungan juga terdapat makam dan candi yang menjadi objek wisata sejarah yang menarik.
Gunung Pundak
Gunung Pundak sebenarnya merupakan sebuah bukit yang terletak di desa Claket, kecamatan Pacet, kabupaten Mojokerto. Namun, karena letaknya yang cukup tinggi, masyarakat menyebutnya sebagai gunung Pundak. Gunung Pundak memiliki ketinggian sekitar 1.585 mdpl.
Gunung Pundak menjadi pilihan yang baik bagi pendaki pemula atau yang belum pernah mendaki sebelumnya. Pendakian ke Gunung Pundak bisa dilakukan melalui dua jalur pendakian, yaitu jalur OWA Tahura R.A. Soejo dan jalur Puthuk Siwur. Meskipun tidak terlalu tinggi, Gunung Pundak tetap menawarkan pemandangan alam yang indah dan segar.
Gunung Puthuk Siwur
Gunung Puthuk Siwur terletak di dekat Gunung Pundak, namun memiliki tinggi yang hampir sama. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.429 mdpl dan diberi nama demikian karena bentuknya yang menyerupai siwur, yang dalam bahasa Jawa berarti gayung.
Pendakian ke Gunung Puthuk Siwur tergolong sangat mudah dan cocok untuk pendaki pemula. Selama pendakian, pendaki akan menikmati pemandangan indah berupa susunan batu yang berbentuk candi. Gunung Puthuk Siwur juga menawarkan udara yang sejuk dan segar, serta keindahan alam yang memanjakan mata.
Gunung Krapyak
Gunung Krapyak terletak di desa Padusan Pacet, Mojokerto. Gunung ini memiliki ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut. Pendakian ke Gunung Krapyak sangat cocok bagi pendaki pemula, karena jalurnya sudah diatur dengan baik dan berbentuk tangga hingga ke puncak.
Di puncak Gunung Krapyak, pendaki juga bisa menemukan tempat berkemah yang telah disediakan. Oleh karena itu, pendaki bisa menikmati pengalaman berkemah di puncak gunung sambil menikmati pemandangan alam yang indah. Namun, pendaki perlu berhati-hati agar api unggun yang dibuat tidak menyebabkan kebakaran.
Watu Jengger
Watu Jengger adalah salah satu spot pendakian yang baru saja dibuka di Mojokerto. Gunung ini memiliki ketinggian hanya 1.100 mdpl, sehingga cocok untuk pendaki pemula yang ingin mencoba pendakian pertama mereka. Lokasi Gunung Watu Jengger berada di dusun Nawangan, Tawangrejo, Jatirejo Mojokerto, dan rute menuju gunung ini lebih dikenal dengan jalur nawangan.
Bagi pendaki yang ingin mendaki Gunung Watu Jengger, akan dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000 per orang dan biaya parkir sepeda motor sebesar Rp. 5.000. Namun, sebelum melakukan pendakian, pendaki perlu memeriksa kondisi kendaraan mereka, karena rute menuju dusun Nawangan memiliki area berbatu.
Gunung Semar Gondang
Gunung Semar Gondang terletak di desa Dilem, Gondang Mojokerto. Lokasinya tidak jauh dari Kawasan Wisata Pacet. Gunung ini memiliki ketinggian hanya 933 meter di atas permukaan laut. Meskipun tidak terlalu tinggi, Gunung Semar Gondang tetap menawarkan pengalaman pendakian yang menarik.
Gunung Semar Gondang cocok bagi pendaki pemula yang ingin merasakan serunya mendaki gunung. Harga tiket masuk ke Gunung Semar Gondang hanya sebesar Rp. 5.000 per orang, sama dengan biaya parkir sepeda motor. Pendaki juga bisa menikmati pemandangan alam yang indah di puncak gunung dan menjadikan pengalaman pendakian mereka menjadi berkesan.
Gunung Bekel
Gunung Bekel melingkupi dua kabupaten, yaitu Pasuruan dan Mojokerto. Gunung ini memiliki ketinggian 1.238 meter di atas permukaan laut dan bisa dicapai melalui jalur Jolotundo. Gunung Bekel sebenarnya adalah anak gunung dari Gunung Penanggungan yang tidak memiliki kawah. Di lereng barat Gunung Bekel, juga terdapat situs bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.
Pendakian ke Gunung Bekel sangat cocok bagi pendaki pemula, karena tidak terlalu tinggi dan jalurnya yang ringan. Di puncak Gunung Bekel, pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah, sehingga sering disebut sebagai surga kedua setelah Pawitra. Pendaki juga bisa berfoto dengan latar belakang pemandangan alam yang memukau.
Gunung Butak
Gunung Butak terletak di Dusun Blentreng, Desa Ngengat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Gunung ini merupakan destinasi pendakian yang baru dibuka. Gunung Butak memiliki ketinggian 800 mdpl, sehingga cocok untuk pendaki pemula yang ingin merasakan serunya mendaki gunung.
Gunung Butak terletak di wilayah hutan perhutani, sehingga masih mempertahankan keindahan alam yang alami. Pendakian ke Gunung Butak menawarkan panorama yang indah dan udara yang segar. Meskipun memiliki ketinggian yang tidak terlalu tinggi, pendakian ke Gunung Butak tetap memberikan pengalaman pendakian yang seru dan menarik.
Itulah daftar gunung yang ada di Mojokerto. Selain gunung-gunung tersebut, masih ada beberapa gunung lain yang terdapat di sekitar Kabupaten Mojokerto, seperti Gunung Pucangan di Jombang, Phutuk Kembang di Kecamatan Ngoro, Gunung Kendil di Temanggung, dan Gunung Wurung di Kebumen. Sebelum memulai pendakian, penting bagi pendaki untuk mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang diperlukan. Selain itu, juga perlu memeriksa kondisi kendaraan agar tidak ada masalah di perjalanan. Penting juga bagi pendaki untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan, agar pendakian dapat berjalan dengan aman dan lancar.