10 Rekomendasi Gunung Yang Bisa Didaki dan Memiliki Keindahan Luar Biasa Daerah Malang
Gunung Semeru
1. Gunung Semeru
Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang berada di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Gunung Semeru memiliki pesona yang tak pernah lekang oleh waktu. Bahkan, sejak zaman Su Hok Gie hingga era reformasi, gunung ini selalu menjadi tujuan para pecinta alam.
Salah satu hal yang menarik dari Gunung Semeru adalah sistem pendakiannya yang menggunakan kuota. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian alam dan memberikan kesempatan yang adil bagi para pendaki. Setiap harinya, jumlah pendaki yang diperbolehkan naik ke puncak Semeru hanya 300 orang. Oleh karena itu, pendaftaran pendakian dilakukan secara online melalui laman resmi TNBTS.
Pendakian Gunung Semeru memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Rute pendakian yang umum digunakan adalah melalui Ranu Pane, Tumpang, dan Ranu Kumbolo. Perjalanan menuju puncak Semeru membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari, tergantung kondisi fisik dan cuaca. Selama pendakian, para pendaki akan disuguhkan pemandangan alam yang sangat indah, seperti hamparan padang edelweiss, danau Ranu Kumbolo, serta panorama puncak Mahameru yang menakjubkan.
Gunung Panderman
2. Gunung Panderman
Gunung Panderman merupakan salah satu gunung yang terletak di kawasan Malang dan Batu. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Meskipun tidak sebesar Gunung Semeru, namun Panderman tetap menawarkan pesona alam yang menakjubkan.
Nama Panderman diambil dari seorang penjelajah Belanda bernama Van Der Man. Ia sangat terkesan dengan keindahan pemandangan di Gunung Panderman sehingga memberikan nama tersebut. Pendakian ke Gunung Panderman relatif lebih mudah dibandingkan dengan gunung-gunung lain di Malang. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak hanya sekitar 2-4 jam.
Tidak perlu khawatir untuk menginap di penginapan saat mendaki Gunung Panderman. Di sekitar puncak, terdapat lahan yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda. Para pendaki bisa menikmati keindahan pemandangan Gunung Panderman di malam hari dengan bintang-bintang yang berkelip-kelip di langit.
Gunung Butak
3. Gunung Butak
Gunung Butak terletak di perbatasan antara Kabupaten Malang dan Blitar. Gunung ini merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Kawi, yang juga mencakup Gunung Semeru dan Gunung Panderman. Gunung Butak juga dikenal sebagai salah satu gunung di Malang yang memiliki keindahan alam yang eksotis.
Dalam masyarakat Malang, Gunung Butak sering disebut sebagai salah satu gunung dalam rangkaian pegunungan Putri Tidur. Nama ini diberikan karena jika dilihat sekilas, rangkaian gunung tersebut membentuk sosok seorang gadis yang sedang terbaring lelap.
Gunung Butak memiliki ketinggian sekitar 2.868 meter di atas permukaan laut. Di sepanjang perjalanan menuju puncak, para pendaki akan melewati berbagai jenis vegetasi, mulai dari hutan hujan tropis hingga hutan lumut. Rute pendakian yang umum digunakan adalah melalui Gunung Panderman, Princi Dau, Sirah Kencong, atau Mount Kawi.
Dari puncak Gunung Butak, para pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan yang memukau. Di sekitarnya terdapat sederet gunung lain, seperti Gunung Arjuno, Gunung Welirang, dan Gunung Semeru. Keindahan alam yang terbentang di sekitar Gunung Butak akan memanjakan mata dan menyegarkan pikiran para pendaki.
Gunung Arjuno
4. Gunung Arjuno
Gunung Arjuno merupakan salah satu gunung tertinggi di Jawa Timur dengan ketinggian mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di wilayah Taman Hutan Raya Raden Soerjo yang meliputi Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu.
Pendakian Gunung Arjuno bisa dimulai dari dua jalur utama, yaitu melalui Tretes di Kabupaten Pasuruan atau Selecta di Kota Batu. Meskipun memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, Gunung Arjuno menawarkan pesona alam yang sangat memikat. Selama perjalanan mendaki, para pendaki akan melewati hutan pinus yang rindang, hamparan bunga edelweiss, dan pemandangan alam yang menakjubkan.
Selain keindahan puncaknya, Gunung Arjuno juga menawarkan berbagai tempat wisata menarik di sekitarnya. Salah satunya adalah Taman Safari Indonesia 2 yang terletak di kawasan Prigen, Pasuruan. Para pendaki bisa mengunjungi taman safari ini setelah selesai mendaki Gunung Arjuno untuk bersantai dan melihat berbagai jenis hewan yang hidup bebas.
Gunung Welirang
5. Gunung Welirang
Gunung Welirang terletak di sebelah timur Gunung Arjuno dan memiliki ketinggian sekitar 3.156 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di perbatasan antara Kota Batu, Mojokerto, dan Pasuruan. Karena letaknya yang berdampingan dengan Gunung Arjuno, tak sedikit pendaki yang memasukkan Gunung Welirang dalam rencana pendakian mereka.
Pendakian Gunung Welirang biasanya dimulai dari desa Tretes di Kabupaten Pasuruan atau Pacet di Mojokerto. Rute pendakian ini relatif lebih mudah dibandingkan dengan pendakian Gunung Arjuno. Selama perjalanan, para pendaki akan disuguhkan dengan keindahan alam yang memukau, termasuk pemandangan dari ketinggian dan tumbuhan endemik seperti manis rejo.
Gunung Welirang juga terkenal sebagai gunung berapi aktif. Meskipun demikian, pendakian ke puncak Welirang masih diperbolehkan asalkan dengan pengawasan yang ketat. Para pendaki diharapkan untuk tidak mendekati kawah gunung dan mengikuti instruksi dari petugas yang berwenang.
Gunung Anjasmoro
6. Gunung Anjasmoro
Gunung Anjasmoro terletak di tiga wilayah kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kota Batu, Mojokerto, dan Jombang. Gunung ini memiliki puncak yang dikenal dengan nama Cemoro Sewu, dengan ketinggian sekitar 2.277 meter di atas permukaan laut. Meskipun tidak sepopuler gunung-gunung lain di Jawa Timur, Gunung Anjasmoro tetap menawarkan pesona alam yang menarik.
Bagi pendaki pemula yang ingin mencoba belajar mendaki, Gunung Anjasmoro merupakan tempat yang paling pas untuk dijadikan alternatif. Rute pendakian yang umum digunakan adalah melalui Kabupaten Malang atau Wonosalam di Jombang. Jika Anda menyukai durian, jalur Wonosalam sangat direkomendasikan karena selama musim durian, Anda dapat menikmati buah tersebut di sepanjang perjalanan menuju puncak Gunung Anjasmoro.
Meskipun memiliki ketinggian yang lebih rendah dibandingkan dengan gunung-gunung lain di Jawa Timur, Gunung Anjasmoro menawarkan pemandangan yang cantik dan trek pendakian yang ramah bagi pemula. Para pendaki akan disuguhkan dengan hamparan padang rumput yang hijau, serta pemandangan alam yang menyejukkan mata.
Gunung Kelud
7. Gunung Kelud
Gunung Kelud merupakan gunung berapi yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Blitar dan Kediri. Meskipun secara administratif, gunung ini juga mencakup wilayah Kabupaten Malang. Gunung Kelud memiliki tiga puncak, yaitu Puncak Sumbing, Puncak Gajahmungkur, dan Puncak Kelud sendiri.
Pendakian menuju Gunung Kelud dapat dimulai baik dari Kediri maupun Blitar. Kedua rute tersebut menawarkan panorama indah di sepanjang perjalanan. Gunung Kelud terkenal dengan pemandangan yang memukau, meskipun namanya tidak sepopuler Gunung Rinjani.
Setelah meletus pada tahun 2014, Gunung Kelud mengalami perubahan dalam struktur dan kondisi puncaknya. Para pendaki diharapkan untuk selalu memperhatikan status keaktifan gunung ini sebelum melakukan pendakian. Puncak Gunung Kelud menawarkan pemandangan yang menakjubkan, termasuk kawah yang masih aktif dan hamparan lahar yang terbentuk akibat letusan gunung.
Gunung Bromo
8. Gunung Bromo
Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di Jawa Timur. Meskipun terletak di Kabupaten Probolinggo, Gunung Bromo juga menjadi ikon dari kota Malang. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.329 meter di atas permukaan laut.
Pendakian menuju Gunung Bromo dapat dimulai dari beberapa jalur, seperti melalui Tumpang, Probolinggo, dan Nongko Jajar. Setiap jalur memiliki keindahan alam yang berbeda-beda, seperti Puncak Pananjakan, Kawah Bromo, Mount Batok, Pasir Berbisik, dan Bukit Teletubbies.
Gunung Bromo terkenal dengan panorama yang luar biasa. Setiap tahun, ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara datang untuk melihat keindahan alam yang ditawarkan oleh Gunung Bromo. Salah satu momen yang paling diantisipasi adalah saat matahari terbit di Puncak Pananjakan, yang menawarkan pemandangan spektakuler dengan latar belakang Gunung Bromo dan Gunung Semeru.
Gunung Pundak
9. Gunung Pundak
Gunung Pundak terletak di Dusun Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Gunung ini merupakan salah satu alternatif pendakian bagi pendaki pemula yang belum yakin dengan jalur pendakian yang lebih berat. Meskipun memiliki trek yang cukup ringan, Gunung Pundak tetap menawarkan keindahan alam yang memikat.
Gunung Pundak terkenal dengan padang savana yang indah. Para pendaki bisa menikmati keindahan padang rumput yang hijau serta pemandangan alam yang menyejukkan mata. Di puncak Gunung Pundak, para pendaki juga bisa menikmati keindahan matahari terbit yang spektakuler.
Selama pendakian, para pendaki disarankan untuk membawa peralatan lengkap seperti peta, jaket, sepatu atau sandal yang nyaman, serta makanan dan minuman yang cukup. Hal ini penting untuk memastikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.
Gunung Penanggungan
10. Gunung Penanggungan
Gunung Penanggungan terletak di dua kabupaten, yaitu Pasuruan dan Mojokerto. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.653 meter di atas permukaan laut. Gunung Penanggungan memiliki sejarah panjang yang terkait dengan kerajaan Majapahit. Di sekitar Gunung Penanggungan, terdapat banyak situs purbakala berupa candi umat Hindu yang menjadi bukti kejayaan Kerajaan Majapahit pada masa lampau.
Meskipun memiliki ketinggian yang lebih rendah dibandingkan dengan gunung-gunung lain di Jawa Timur, Gunung Penanggungan tetap menawarkan pemandangan yang cantik dan menarik. Para pendaki akan disuguhkan dengan panorama alam yang indah, serta udara yang sejuk dan segar.
Rute pendakian yang umum digunakan untuk mencapai puncak Gunung Penanggungan adalah melalui desa Jabung di Kabupaten Pasuruan atau desa Trawas di Kabupaten Mojokerto. Meskipun rutenya terbilang cukup ramah bagi pemula, tetap diperlukan persiapan dan perhatian yang baik selama pendakian.
Itulah ulasan singkat tentang sepuluh gunung di Malang yang menarik untuk didaki. Setiap gunung memiliki pesona dan keindahan alam yang berbeda-beda. Jika Anda seorang pecinta alam dan petualangan, tidak ada salahnya mencoba mendaki salah satu gunung tersebut. Dapatkan pengalaman yang tak terlupakan dan nikmati keindahan alam yang luar biasa di kota Malang.