PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Candi Umbul Grabag Magelang dan Wisata Pemandian Air Panas

Blog

Harga Tiket Masuk

Di tahun ini, HTM (Harga Tiket Masuk) ke objek wisata Candi Umbul di Magelang, Jawa Tengah mulai dari Rp.4.500,- (anak-anak) hingga Rp.5.500,- (dewasa) di hari biasa. Sementara untuk hari libur, harga tiket masuk berbeda, yakni Rp.6.000,- (anak-anak) dan Rp.7.000,- (dewasa).

Candi Umbul merupakan salah satu tempat wisata yang menyuguhkan pemandian air panas yang mengundang rasa nyaman dan menenangkan. Terletak di Jalan Candi Umbul, Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tempat ini menawarkan pengalaman berlibur yang berbeda dari tempat-tempat wisata lainnya.

Fasilitas yang Ada

Fasilitas di area Candi Umbul terbilang belum lengkap, sehingga bila hendak berkunjung ke sana, pastikan untuk membawa bekal dari rumah. Meskipun begitu, tempat ini tetap menawarkan keindahan alam yang memukau dan suasana yang tenang.

Tidak salah jika Candi Umbul disebut sebagai surga tersembunyi di Magelang. Pasalnya, meski terlihat sederhana, namun kawasan ini mampu memberikan kenikmatan berlibur secara maksimal. Sayangnya, belum banyak wisatawan di luar kabupaten tersebut yang mengetahui keberadaannya. Apabila dipromosikan dengan baik, tentu Candi Umbul akan menjadi tujuan wisata yang tidak pernah sepi pengunjung.

Sejarah Singkat

Berdasarkan cerita warga setempat, Candi Umbul Telomoyo merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun sekitar abad ke-9 Masehi. Menurut legenda, tempat ini digunakan sebagai pemandian putri raja seusai melakukan ritual di Candi Borobudur.

BACA JUGA :  10 Daftar Pilihan Studio Foto di Surabaya, Recommended Untuk Wisuda, Ibu Hamil dan Lainnya

Sumber air panas di Candi Umbul ditemukan pada abad ke-8 atau 9. Diperkirakan dulu kawasan ini dikelilingi oleh candi penjaga, sebab terdapat beberapa potongan batu dengan relief di sekitarnya. Asal usul nama “Umbul” sendiri berasal dari gelembung-gelembung udara yang menyembul dari dasar kolam. Tercetuslah kata “Umbul” dalam Bahasa Jawa yang berarti muncul.

Situs ini pernah tertimbun saat Islam masuk ke Indonesia dan digali pada zaman penjajahan. Pada tahun 1870-an, kolamnya ditemukan dan diekskavasi oleh Pemerintah Belanda. Letak kolam awalnya ada di belakang kompleks percandian, tepat di Daerah Aliran Sungai Elo. Letusan Gunung Merapi pada tahun 1906 menyebabkan Candi Umbul mengalami kerusakan dan terkubur material vulkanik yang mengalir di sungai itu. Akhirnya, dilakukanlah proses rekonstruksi dengan memindah kolam agak jauh dari Sungai Elo. Pondasi candi yang cukup dekat dari kolam sampai saat ini masih terbenam di dalam tanah.

Pemandian Air Panas

Ketika sampai di lokasi Candi Umbul, pengunjung akan melihat pagar beton melingkungi tempat tersebut. Mungkin jika hanya dilihat sekilas dan belum pernah mencari referensi foto atau gambar terkait Candi Umbul, Anda tidak akan mengetahui bahwa terdapat peninggalan sejarah di dalamnya.

Begitu membeli tiket dan memasuki area, pemandangan kolam yang dikelilingi bebatuan akan menyambut dengan ramah. Kolam itu terbagi menjadi dua, yaitu pemandian air panas dan air tawar (dingin). Letaknya berdampingan, tapi yang satu lebih tinggi. Dinding kolamnya sendiri terbuat dari lapisan batu andesit. Beberapa batuan yang berbaris di tepinya menggambarkan aneka relief binatang, tumbuhan, dan stupa di puncak candi.

Jika diperhatikan secara seksama, bangunan itu masih menampilkan nuansa sejarah yang kental. Ada pondasi atau umpak di tiap sudut dasar kolam yang mempunyai fungsi sebagai tiang penyangga atap. Sementara batuan lain yang menyerupai lingga datar, selain sebagai patirtan (tempat mandi), sangat mungkin digunakan untuk alas duduk para ksatria ketika bersemedi atau bertapa rendam.

Dari relief dan peninggalan yang berbentuk lingga serta yoni di beberapa titik, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Candi Umbul adalah bangunan bercorak Hindu. Dan bila menengok sejarah Kerajaan Mataram Kuno, kemungkinan candi tersebut dibangun oleh Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu.

Meskipun namanya pemandian air panas, sebetulnya air di dalam kolam ini cukup hangat. Uniknya, bau belerang dan asap yang dikeluarkan tidak begitu terasa. Berbeda dengan sumber air panas di tempat lain yang rata-rata memiliki aroma kuat. Warna air di kolam Candi Umbul lebih jernih dan sedikit kehijau-hijauan akibat tumbuhnya lumut di dasar kolam. Tidak keruh akibat sulfur dan senyawa mineral lainnya seperti kebanyakan. Sehingga, pengunjung bisa berendam sepuasnya tanpa khawatir akan resiko apapun.

Karena kandungan tersebut, sejak dulu kolam pemandian Candi Umbul telah dipercaya bisa menyembuhkan gatal-gatal dan penyakit kulit. Terlebih suhu airnya yang hangat bermanfaat untuk terapi tulang dan melancarkan aliran darah. Hingga sekarang, pemandian itu juga masih dipakai untuk ritual mensucikan diri, seperti Padusan menjelang bulan puasa, upacara Melasti sebelum Hari Raya Nyepi, dan lain-lain.

Candi Umbul juga dilengkapi dengan taman atau halaman berumput yang luas. Letaknya tepat di samping kolam panas. Jadi, pengunjung bisa memanfaatkannya untuk piknik bersama keluarga setelah selesai berendam. Tempat ini memberikan suasana yang tenang dan nyaman, cocok untuk menghabiskan waktu dengan keluarga tercinta.

BACA JUGA :  10 Rental Mobil Jambi Dengan Harga Murah, Adakah Yang Lepas Kunci Atau Sewa Tanpa SIM?

Rute Menuju Lokasi

Alamat Candi Umbul berada di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah 56196. Untuk mencapai lokasi, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Jika Anda berasal dari Semarang, ambil rute ke kiri sebelum Kecamatan Pringsurat, Temanggung. Setelah melaju kurang lebih 400 meter, Anda akan sampai di kompleks candi dan pemandian air panas itu. Sedangkan bila Anda berasal dari Yogyakarta, silakan mengambil jalur ke kanan di pertigaan Desa Krincing atau sebelah utara Secang ke arah Grabag. Lalu, ikuti papan petunjuk yang mengarah ke Candi Umbul. Jika masih belum jelas, Anda dapat menggunakan peta untuk menunjukkan letak tempat wisata ini yang cukup dekat dari bekas Stasiun Candi Umbul tersebut.

Candi Umbul merupakan tempat wisata yang sepi pengunjung. Bahkan pada hari libur pun kolam tidak penuh. Tapi, hal ini memberi keuntungan bagi wisatawan karena mereka dapat bersantai dengan lebih khidmat. Di tempat ini, Anda akan merasakan ketenangan dan kedamaian yang sulit ditemukan di tempat-tempat wisata yang ramai. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Candi Umbul dan menikmati pemandian air panas yang menenangkan.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *