PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Wisata Sejarah ke Candi Plaosan dan Daya Tariknya

Blog

Heading 2: Candi Plaosan, Tempat Wisata Sejarah di Jawa Tengah

Candi Plaosan adalah salah satu kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tempat ini terletak sekitar satu kilometer ke arah timur laut dari Candi Sewu ataupun Prambanan. Candi Plaosan merupakan candi Budha yang memiliki kemuncak stupa, arca Budha, dan candi perwara kecil.

Kompleks percandian ini dibangun pada abad ke-9, pada masa pemerintahan Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan, di zaman kekuasaan Kerajaan Medang atau Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Medang atau Mataram Kuno merupakan bentuk kerajaan agraris yang pernah ada di Jawa Tengah. Di kompleks candi ini, terdapat peninggalan-peninggalan sejarah yang indah dan menjadi saksi peradaban manusia pada masa lampau.

Plaosan memiliki kekhasan corak arsitektur campuran antara Budha dan Hindu karena Raja Rakai Pikatan beragama Hindu, sedangkan istrinya beragama Budha. Bangunan candi ini didirikan sebagai pembuktian kepada keluarga masing-masing yang tidak menyetujui pernikahan mereka karena perbedaan keyakinan. Luas keseluruhan kompleks candi ini sekitar 440 x 270 meter.

Di kompleks candi Plaosan terdapat dua candi utama, yaitu Candi Induk Utara dan Candi Induk Selatan. Candi Induk Utara memiliki relief dengan gambar para tokoh wanita, sedangkan Candi Induk Selatan memiliki relief dengan gambar para tokoh laki-laki. Candi Induk tersebut dikelilingi oleh 116 stupa perwara, 50 perwara, dan parit buatan. Di dalam bangunan induk candi, terdapat enam patung/arca Dhyani Boddhisatwa.

Selain itu, di kompleks Plaosan juga terdapat pelataran yang konon dijadikan tempat untuk bertapa. Sayangnya, beberapa bangunan di dalam kompleks candi ini telah mengalami keruntuhan. Namun, masih ada beberapa candi dan stupa yang terlihat masih utuh.

BACA JUGA :  6 Persiapan Penting Sebelum Berkunjung ke Taman Bambu Tangerang

Heading 3: Sejarah dan Legenda Cinta di Balik Candi Plaosan

Sejarah dibangunnya Candi Plaosan berawal dari legenda cinta antara Raja Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Kuno dengan istrinya, Pramudya Wardhani. Pramudya Wardhani merupakan putri utama dari Raja Samaratungga dari dinasti Syailendra. Keduanya menikah meskipun memiliki perbedaan keyakinan agama, Rakai Pikatan beragama Hindu sedangkan Pramudya Wardhani beragama Budha.

Untuk membuktikan cinta dan kesetiaannya, Rakai Pikatan membangun kompleks candi yang menjadi perpaduan antara Budha dan Hindu. Bangunan ini menjadi simbol dari persatuan dan toleransi antara kedua agama tersebut. Meskipun candi ini dibangun sebagai bukti cinta mereka, namun hingga saat ini legenda dan mitos yang berkembang di masyarakat tentang keberuntungan dan kebahagiaan bagi pasangan yang mengunjungi candi ini masih menjadi misteri.

Heading 3: Festival Candi Kembar di Candi Plaosan

Setiap tahunnya, di Candi Plaosan diadakan Festival Candi Kembar. Festival ini merupakan festival budaya terbesar yang diadakan di daerah Klaten. Festival ini berlangsung selama satu bulan dan menampilkan berbagai macam jenis tarian dari seluruh Indonesia. Bupati Klaten berharap bahwa festival ini dapat menjaga image daerah tersebut agar tetap baik dan menjadi ajang untuk mempromosikan wisata, baik melalui fotografi, tulisan, berita, dan sebagainya.

Pada tahun 2015, Candi Plaosan juga digunakan sebagai latar tempat untuk iklan sebuah stasiun televisi swasta, yaitu RCTI. Hal ini menunjukkan bahwa keindahan dan keunikan Candi Plaosan juga diakui dan diapresiasi oleh media massa.

Heading 2: Lokasi dan Alamat Candi Plaosan

Candi Plaosan terletak di Jl.Candi Plaosan, Plaosan Lor, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, 57454. Lokasinya sekitar 24 kilometer dari pusat kota Klaten dan 18 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Jika tidak ada kemacetan, waktu tempuh dari pusat kota Klaten maupun Yogyakarta adalah sekitar 40 menit.

BACA JUGA :  10 Layanan Travel Jogja Ke Pacitan Terbaru Mulai Rp.60.000

Aksesibilitas ke tempat ini sangat baik, dengan jalanan yang mudah dilalui dan terletak relatif dekat dengan Candi Prambanan. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Candi Plaosan, tidak perlu khawatir tentang akses menuju tempat ini.

Heading 2: Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Candi Plaosan

Untuk masuk ke kompleks Candi Plaosan, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000,- per orang. Harga tiket masuk yang sangat terjangkau ini tentu menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi tempat ini.

Jam operasional Candi Plaosan adalah setiap hari, mulai dari Senin hingga Minggu, pukul 08.00-17.00 WIB. Pengunjung dapat mengatur waktu kunjungan mereka sesuai dengan jam operasional yang telah ditentukan.

Heading 2: Sunrise dan Sunset di Candi Plaosan

Candi Plaosan juga merupakan tempat yang cocok untuk menikmati keindahan sunrise dan sunset. Selama ini, kebanyakan orang menikmati sunrise di Candi Borobudur. Namun, sunrise di Candi Plaosan juga tidak kalah cantik. Untuk menikmati sunrise di tempat ini, pengunjung disarankan untuk bangun pagi-pagi sekali, sekitar pukul 05.00-05.30 WIB. Sunrise di sekitar area persawahan yang ada di sekitaran luar candi menjadi pemandangan yang sangat menarik.

Bagi pecinta fotografi, Candi Plaosan juga menjadi tempat yang ideal untuk berburu sunset. Pemandangan candi kembar Plaosan dengan langit yang berubah warna saat matahari terbenam menjadi objek yang menarik bagi para fotografer. Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang mengabadikan moment sunset di Candi Plaosan dengan menggunakan smartphone atau kamera mereka.

Pada saat petang, para pecinta fotografi biasanya sudah mulai bersiap-siap dengan menyiapkan kamera dan tripod mereka untuk menangkap moment sunset yang indah di Candi Plaosan.

BACA JUGA :  10 Potret Midtown Hotel Surabaya, Akomodasi Bintang Tiga Yang Bernuansa Mewah Mulai Rp414.000

Heading 2: Kesimpulan

Candi Plaosan merupakan salah satu tempat wisata sejarah yang menarik di Jawa Tengah. Kompleks percandian ini memiliki kekhasan corak arsitektur campuran antara Budha dan Hindu, sebagai bukti cinta dari Raja Rakai Pikatan dengan istrinya Pramudya Wardhani. Selain itu, Candi Plaosan juga menjadi tempat untuk menikmati sunrise dan sunset yang mempesona.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau dan aksesibilitas yang baik, Candi Plaosan dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain itu, festival budaya yang diadakan setiap tahunnya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Bagi pecinta sejarah dan budaya, mengunjungi Candi Plaosan adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Keindahan arsitektur, mitos dan legenda cinta, serta keindahan alam di sekitar candi membuat tempat ini menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkesan.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *