PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Buka Jam Berapa Rumah Kamera Magelang

Blog

Heading 2: Tentang Camera House

Camera House adalah sebuah tempat wisata unik yang terletak di Jalan Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda dalam mengapresiasi seni rupa 3 dimensi. Dibangun oleh seorang seniman bernama Tanggol Angien Jatikusumo, Camera House memiliki desain yang menyerupai kamera DSLR, dengan detail yang sangat mirip. Tempat ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengagumi seni rupa dan mengambil foto-foto unik.

Camera House telah menjadi ikon wisata di daerah Magelang dan telah menarik banyak pengunjung sejak dibuka pada tahun 2014. Rumah ini tidak hanya menampilkan desain yang unik, tetapi juga menyajikan galeri seni lukis karya Tanggol Angien Jatikusumo. Pengunjung dapat menikmati berbagai lukisan yang dipajang di dalam rumah dan duduk di kursi-kursi yang disediakan untuk bersantai sambil menikmati karya seni.

Rumah Kamera memiliki tiga lantai yang dapat diakses melalui tangga di dalam rumah. Di lantai ketiga, pengunjung dapat menikmati pemandangan desa yang indah dan melihat Gunung Merapi, Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, Gunung Andong, Bukit Menoreh, dan Punthuk Setumbu. Lantai ini dirancang seperti lantai pemantau atau pengawas, sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan dengan nyaman.

Salah satu hal menarik dari Camera House adalah pintu masuknya yang unik. Pengunjung dapat masuk ke dalam rumah melalui “lampu flash” yang berfungsi sebagai pintu masuk. Di dalam rumah, terdapat mode LCD yang digunakan sebagai jendela, sehingga pengunjung dapat melihat pemandangan dari luar rumah.

Selain itu, Camera House juga menawarkan berbagai spot selfie yang menarik. Pengunjung dapat berfoto di depan lukisan-lukisan 3 dimensi yang dipajang di dalam rumah, atau mengunjungi kafe dan Gembok Cinta yang terinspirasi dari Paris dan Korea Selatan. Tiket masuk ke Camera House hanya Rp. 15.000 per orang, sehingga tempat ini menjadi surga bagi para penyuka selfie.

Heading 2: Rute Menuju Lokasi

Untuk mencapai Camera House, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Jika Anda datang dari Sleman, perjalanan menuju Magelang hanya membutuhkan waktu sekitar 40 kilometer. Biasanya para wisatawan hanya mengunjungi Candi Borobudur, tetapi sekarang saatnya untuk mengunjungi tempat lain yang menarik seperti Camera House.

BACA JUGA :  10 Toko Mainan di Bekasi Yang Recommended Untuk Anak-Anak

Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat mengarahkan kendaraan Anda ke arah selatan dari Candi Borobudur. Untuk memudahkan perjalanan, sangat disarankan untuk menggunakan peta atau Google Maps dan mencari “Camera House” di kolom pencarian. Dengan begitu, Anda tidak akan tersesat dan dapat mencapai tujuan dengan mudah.

Heading 2: Serupa Tapi Tak Sama

Camera House bukanlah satu-satunya tempat wisata yang menawarkan konsep seni rupa 3 dimensi. Di beberapa wilayah di Indonesia, terdapat juga tempat-tempat wisata lainnya yang mengusung konsep yang serupa. Salah satu contohnya adalah Kampung Tridi di Malang.

Kampung Tridi terletak di Jalan Temenggunan Ledok, Kesatrian, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Tempat ini awalnya adalah kampung kumuh, namun kemudian diubah menjadi tempat wisata yang menampilkan gambar-gambar mural 3 dimensi yang menghiasi tembok warga. Kampung ini menjadi terkenal setelah Kampung Juanda di Jodipan diwarnai dengan warna-warni yang cerah. Setelah itu, Kelurahan Kesatrian juga mengadopsi konsep yang sama untuk menjadikan kampung ini sebagai Kampung Tridi. Kampung Tridi menawarkan sekitar 80 gambar yang siap mempercantik feed Instagram Anda.

Selain itu, terdapat juga De MATA Trick Eye Museum yang terletak di Yogyakarta. Museum ini dianggap sebagai pelopor seni rupa 3 dimensi di Indonesia. Di museum ini, pengunjung dapat menikmati berbagai gambar 3 dimensi, 4 dimensi, dan Mirror Illusion. Ada sekitar 50 gambar yang dipajang di museum ini, dan pengunjung juga dapat berfoto dengan kostum-kostum dari berbagai negara di area Photo Studio.

Di Bali, terdapat DMZ Museum dan Interactive Art Museum (IAM) Bali. DMZ Museum terletak di Jalan Nakula, Kuta, Bali, dan menampilkan gambar-gambar dengan tema Mesir, Indonesia, dan akuarium di dalam goa. Sedangkan IAM Bali terletak di Monumen Bajra Sadhi Lantai Dasar, Jalan Raya Puputan, Panjer, Denpasar, Bali, dan menampilkan sekitar 100 lukisan 3 dimensi, 5 ilusi optik, dan 5 ruangan special effect. Kedua museum ini menawarkan pengalaman yang unik bagi pengunjung yang ingin berfoto dengan latar belakang yang menarik.

BACA JUGA :  Lokasi Royal Sumatera Golf Course Medan

Selain itu, ada juga beberapa tempat lainnya yang mengusung konsep seni rupa 3 dimensi seperti Old City 3D Trick Art Museum di Semarang, Gumul Paradise Island di Kediri, Omah 3D Art di Jember, dan Amazing Art World di Bandung. Setiap tempat memiliki keunikan dan daya tariknya sendiri, dan semuanya menawarkan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengunjung.

Heading 3: Kampung Tridi Malang

Kampung Tridi Malang adalah salah satu tempat wisata yang menawarkan konsep seni rupa 3 dimensi. Tempat ini terletak di Jalan Temenggunan Ledok, Kesatrian, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Kampung Tridi awalnya adalah kampung kumuh, namun kemudian diubah menjadi tempat wisata yang menampilkan gambar-gambar mural 3 dimensi yang menghiasi tembok warga.

Pengunjung Kampung Tridi dapat menikmati sekitar 80 gambar yang dipajang di tembok-tembok kampung ini. Gambar-gambar tersebut menggambarkan berbagai tema seperti tokoh superhero Hollywood, binatang, tema alam, jalan yang dibuat 3 dimensi, dan lainnya. Pengunjung dapat berjalan-jalan di sekitar kampung ini sambil menikmati dan berfoto dengan gambar-gambar yang menarik.

Konsep Kampung Tridi ini terinspirasi dari keberhasilan Kampung Juanda di Jodipan yang juga terletak di Malang. Kampung Juanda awalnya adalah kampung kumuh yang diwarnai dengan warna-warni yang cerah. Setelah diubah menjadi tempat wisata, Kampung Juanda menjadi terkenal dan menarik banyak wisatawan. Kemudian, Kelurahan Kesatrian juga mengadopsi konsep yang sama untuk menjadikan kampung ini sebagai Kampung Tridi.

Kunjungan ke Kampung Tridi Malang akan memberikan pengalaman yang unik bagi para pengunjung. Selain dapat menikmati gambar-gambar 3 dimensi yang menarik, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan warga setempat dan belajar tentang sejarah dan perkembangan kampung ini. Tiket masuk ke Kampung Tridi Malang dibanderol dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 2.000 per orang.

Heading 3: De MATA Trick Eye Museum

De MATA Trick Eye Museum adalah salah satu tempat wisata yang mengusung konsep seni rupa 3 dimensi. Museum ini terletak di Kompleks XT Square, Jalan Veteran 150-151, Umbulharjo, Yogyakarta. De MATA Trick Eye Museum dianggap sebagai pelopor seni rupa 3 dimensi di Indonesia.

BACA JUGA :  10 Toko Kosmetik di Banjarmasin, Berbagai Produk Bisa Anda Temukan!

De MATA Trick Eye Museum menawarkan pengalaman yang unik bagi para pengunjung. Di museum ini, pengunjung dapat menikmati berbagai gambar 3 dimensi yang dipajang di dalam ruangan. Ada sekitar 120 gambar yang dipajang di De MATA 1, dengan tema-tema seperti binatang, alam, fantasi, dan kartun. Di De MATA 2, pengunjung dapat menikmati gambar-gambar 3 dimensi yang dilengkapi dengan wahana 4 dimensi dan Mirror Illusion. Di area Photo Studio, pengunjung dapat berfoto dengan kostum-kostum dari berbagai negara.

Selain itu, De MATA Trick Eye Museum juga menawarkan wahana De ARCA, yang menampilkan koleksi patung karya seniman lokal. Di sini, pengunjung dapat berfoto dengan berbagai patung pahlawan nasional, tokoh dunia, superhero, dan selebriti. Terdapat sekitar 100 patung yang siap menjadi teman selfie Anda.

Bagian terakhir dari museum ini adalah D’WALIK Illusion Room Museum. Wahana ini menampilkan 27 ruangan tematik yang disetting secara terbalik. Ada ruangan yang disetting seperti rumah sakit berhantu, penemuan harta karun, hingga bergaya seperti bintang rock. Di wahana ini, pengunjung dapat berpose out-of-the-box dan menghasilkan foto-foto yang unik.

De MATA Trick Eye Museum buka setiap hari dari pukul 10 pagi hingga 10 malam. Harga tiket masuknya bervariasi tergantung pada hari dan waktu kunjungan. Pada hari Senin hingga Jumat dari pukul 10.00-15.00, tiket masuk untuk De MATA 1, De MATA 2, De ARCA, dan D’WALIK masing-masing dihargai sebesar Rp 30.000. Untuk tiket terusan keempat wahana ini, pengunjung dapat membelinya dengan harga Rp 100.000. Pada pukul 15.00-22.00, tiket masuk masing-masing wahana menjadi Rp 40.000, dan untuk tiket terusan harga nya menjadi Rp 120.000.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *