Panduan Tips Pergi Liburan Ke Denpasar

Nama kota Denpasar tentu sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang, terutama para wisatawan. Kota ini menjadi pintu gerbang keluar masuk Bali dengan keberadaan bandara internasional I Gusti Ngurah Rai.

Sebagai ibukota provinsi Bali, kota Denpasar menjadi pusat kegiatan bisnis dan administratif. Denpasar juga memiliki banyak objek wisata yang dapat dikunjungi. Mulai dari pantai, pura, bangunan tradisional, desa budaya hingga ritual adat.

Untuk urusan kuliner, mulai dari jajanan pinggir jalan hingga hidangan kreasi chef restoran mahal dapat Anda temui di Denpasar. Tak hanya makanan khas Bali seperti Ayam Betutu dan Babi Guling yang dapat Anda jumpai di Denpasar. Makanan dari daerah lain seperti masakan Padang atau Madura juga ada.

Masakan dari dua daerah tersebut mungkin bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin mencari makanan halal di Bali. Untuk urusan belanja, Denpasar memiliki banyak toko suvenir yang terletak tak jauh dari bandara dan mudah diakses.

Monumen puputan Badung, Denpasar via @karn12131
Monumen puputan Badung, Denpasar via @karn12131

Wilayah Utama Denpasar

Dengan luas wilayah 127,78 km2, Denpasar dibagi menjadi empat kecamatan, yaitu Denpasar Barat, Denpasar Selatan, Denpasar Timur dan Denpasar Utara.

Sejarah Denpasar

Dulunya, kawasan Denpasar merupakan bagian dari Kerajaan Badung yang berdiri sejak abad ke-19 sebelum akhirnya ditaklukkan oleh Belanda pada tahun 1906 dalam peristiwa Perang Puputan Badung. Inilah mengapa ada pasar tradisional di Denpasar yang bernama Pasar Badung.

Denpasar menjadi taman kesayangan Raja Badung, tempat menjamu tamu-tamu kerajaan. Selain itu, Raja juga sering mengadakan adu ayam di taman tersebut.

Denpasar resmi menjadi ibukota provinsi Bali pada tahun 1960 menggantikan Singaraja. Sejak saat itu, kota Denpasar berkembang menjadi pusat kegiatan administratif dan hingga sekarang Anda dapat menemukan banyak gedung perkantoran, bank, hotel dan pusat perbelanjaan di Denpasar yang masih mempertahankan arsitektur Bali.

Cara Pergi ke Denpasar

Pergi ke Denpasar Dengan Pesawat

Cara termudah mencapai Denpasar yang berada di Bali adalah menggunakan pesawat melalui bandara internasional I Gusti Ngurah Rai. Bandara ini termasuk bandara tersibuk kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta. Hampir semua maskapai beroperasi dari dan ke bandara Ngurah Rai. Mulai tipe Low Cost Carrier (LCC) hingga maskapai full service dengan rute domestik maupun internasional.

Pergi ke Denpasar Dengan Kapal Ferry

Moda transportasi ini biasa digunakan untuk menyeberang dari Pelabuhan Banyuwangi dan Bali, di mana kapal tersebut juga dapat mengangkut kendaraan mobil dan motor. Tarif yang dikenakan untuk mobil sebesar Rp124.000,- dan motor sebesar Rp19.000,-.

Pergi ke Denpasar Dengan Bus

Perjalanan menggunakan bus dapat ditempuh dari Terminal Bungurasih di Surabaya sampai ke Terminal Ubung dalam waktu 10 jam perjalanan. Tarif yang dikenakan sebesar Rp 140.000,-. Selanjutnya, Anda perlu menggunakan angkot dengan biaya Rp 3.500,- atau ojek dengan harga sesuai kesepakatan menuju Denpasar.

Pergi ke Denpasar Dengan Kereta Api

Cara lain menuju Denpasar adalah menggunakan jalur terintegrasi, di mana agen travel bus dan kereta api bekerja sama untuk perjalanan Surabaya (Stasiun Gubeng) menuju Bali (Terminal Ubung) dengan membeli Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM), sehingga perjalanan darat dan laut dapat dilakukan sekaligus.

Paket perjalanan ini meliputi tiket Kereta Api Surabaya-Banyuwangi, kemudian beralih ke bus dan menyeberang dengan kapal ferry dan perjalanan sampai Terminal Ubung. Harga tiketnya Rp154.000,- setiap Senin-Jumat dan Rp169.000,- setiap Sabtu – Minggu.

Transportasi Umum di Denpasar

Sarana transportasi darat di kota Denpasar terutama untuk angkutan kota saat ini sudah semakin jarang seiring berkurangnya minat masyarakat untuk menggunakan jasa angkot. Mayoritas memilih menggunakan kendaraan pribadi. Sehingga jangan heran jika jalan-jalan di Denpasar pun macet seperti di Jakarta.

Denpasar memiliki Jalan Tol Bali Mandara sepanjang 12,45 km yang dibuka untuk umum sejak tahun 2013. Ruas tol atas laut yang bisa dilalui oleh motor ini menghubungkan Benoa, bandara internasional I Gusti Ngurah Rai dan Nusa Dua.

  • Taksi sering digunakan untuk berkeliling di Denpasar dengan tarif berkisar Rp 30.000,- sampai Rp 50.000,- tergantung lokasi tujuan.
  • Sewa Mobil dan Motor menjadi alternatif lain dan lebih fleksibel untuk menikmati Denpasar. Tarifnya bervariasi sesuai jenis mobil dan motor, tetapi umumnya sewa motor sebesar Rp 50.000,- per hari. Sementara sewa mobil sekitar Rp 200.000,- per hari.
  • Angkot dan Ojek dapat digunakan di Denpasar. Angkot atau Bemo memasang tarif sebesar Rp 7.000,- seputar Denpasar dan tarif ojek berkisar Rp 15.000,- s/d Rp 20.000,-. Ojek online dengan tarif yang lebih transparan juga tersedia di Denpasar.

Hotel di Denpasar

  • Aston Denpasar Hotel & Convention Center
  • B Bali Hotel & Spa
  • Inna Grand Bali Beach
  • Ibis Style Bali Denpasar
  • Mahatma Residence
  • Favehotel Tohpati
  • Neo Denpasar
  • Ziz Convention Hotel
  • Amaris Teuku Umar Denpasar
  • Grand Pondok Puri Ayu
  • HARRIS Hotel and Convention Denpasar Bali
  • Golden Tulip Essential Denpasar
  • Harrads Hotel and Spa
  • The Yani Hotel
  • Cozy Stay Hotel Soputan Bali
  • POP! Teuku Umar Denpasar
  • Guest San Hotel Denpasar
  • Amaris Hotel Sunset Road

Iklim di Denpasar

Denpasar memiliki iklim tropis dengan suhu udara rata-rata 29,8 0C dan rata-rata terendah sekitar 24,3 0C. curah hujan rata-rata sebesar 244 mm per bulan dengan curah hujan cukup tinggi pada Desember.

Bahasa Daerah di Denpasar

Secara umum, bahasa daerah yang digunakan di Denpasar adalah bahasa Bali. Namun dalam perkembangannya, telah banyak yang menggunakan Bahasa Indonesia atau Inggris untuk komunikasi, terutama bagi mereka yang sering berhubungan dengan turis mancanegara.

Tempat Wisata di Denpasar

Ayo main ke Denpasar via @saltinourhair
Ayo main ke Denpasar via @saltinourhair

1. Pantai Sanur

Salah satu pantai paling terkenal di Bali ini memiliki panorama yang indah dan nilai sejarah yang kuat. Dulu, Pantai Sanur pernah menjadi lokasi pendaratan bala tentara Belanda saat akan menyerang Kerajaan Badung. Letaknya yang ada di sebelah timur Pulau Bali menjadikan Pantai Sanur sebagai salah satu tempat terbaik untuk melihat matahari terbit.

2. Pantai Sindhu

Pantai ini memiliki pasir putih dengan ombak yang tidak begitu besar. Letaknya tidak begitu jauh dari Pantai Sanur, paling-paling 10 menit berjalan kaki. Pantai Sindhu bisa jadi alternatif bagi Anda untuk melihat matahari terbit selain Pantai Sanur.

3. Pulau Serangan

Pulau seluas 73 hektar ini juga biasa disebut sebagai Pulau Penyu. Pulau Serangan memang menjadi tempat penangkaran penyu hijau di Bali. Dari Denpasar, Anda sebenarnya bisa ke pulau ini melalui sebuah jembatan. Namun hanya pada saat air laut sedang surut. Selebihnya, Anda bisa naik kapal boat dari Sanur atau Tanjung Benoa.

4. Monumen Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung

Monumen ini berada di sebelah utara Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Letaknya ada di jantung kota Denpasar, tepatnya di depan Museum Bali. Puputan sendiri artinya habis-habisan.

Jadi monumen ini merupakan bentuk penghormatan terhadap rakyat Bali yang telah berperang habis-habisan melawan Belanda. Kurang lebih 4.000 orang meninggal dalam perang tersebut, termasuk keluarga Raja Denpasar.

5. Puri Agung Jro Kuta

Bangunan ini merupakan salah satu warisan budaya Bali yang sangat berharga. Puri Agung Jro Kuta telah berdiri sejak tahun 1820 dan masih berdiri dengan megah hingga sekarang. Terletak di Jl. Soetomo No. 38, Puri Agung Jro Kuta masih mempertahankan tradisi Bali yang kental di tengah kota Denpasar. Di antaranya adalah tradisi menenun dengan alat tenun tradisional dari kayu berusia hampir puluhan tahun.

6. Pura Maospahit (Grenceng)

Status Pura Maospahit sebagai cagar budaya nasional tak terlepas dari sejarahnya yang sangat kaya. Pura Maospahit dibangun oleh tokoh legendaris Bali – Sri Kebo Iwa pada tahun 1278. Bangunan ini sudah beberapa kali dipugar untuk menjaga keindahannya. Hingga saat ini, Anda masih bisa menyaksikan sendiri kemegahannya di Jl. Sutomo, Denpasar.

7. Pasar Seni Kumbasari

Jika Anda ingin membeli pernak pernik, pajangan, lukisan dan berbagai karya seni khas Bali lainnya untuk oleh-oleh, silakan datang ke Pasar Seni Kumbasari. Bangunannya baru, lingkungannya bersih dan yang pasti harga bisa ditawar. Keunikan lain Pasar Seni Kumbasari adalah posisinya yang berhadap-hadapan dengan Pasar Badung dan hanya dipisahkan oleh sungai / tukad Badung.

8. Pura Blanjong

Di sini terdapat prasasti yang memuat sejarah tertulis tentang Pulau Bali. Prasasti terbuat dari batu padas berbentuk tiang batu atau pilar berukuran 1,77 meter dengan diameter 0,62 meter. Prasasti ini diperkirakan merupakan artefak tertua yang ada di Bali. Isinya menceritakan tentang kunjungan Raja Jawa ke Bali pada abad ke-10.

9. Desa Budaya Kertalangu

Bagi Anda yang ingin menikmati suasana desa khas Bali yang hijau dan tenang, Desa Budaya Kertalangu patut Anda kunjungi. Desa ini terletak di Jl. By Pass Ngurah Rai No. 88X, Kesiman – Denpasar dan berdiri di atas lahan seluas 80 hektar. Anda dapat menikmati hijaunya hamparan sawah, berfoto di tugu / gong perdamaian dunia atau mencoba aktivitas khas warga desa. Seperti menganyam, menanam padi, menangkap bebek, melukis layang-layang, dsb.

Mal di Denpasar

  • Ramayana Mal Bali
  • Denpasar Junction
  • Matahari Department Store – Duta Plasa

Museum di Denpasar

  • Museum Bali, Jl. Mayor Wisnu No.1

Hiburan Malam di Denpasar

  • Ye Olde Cock in Hand
  • The Cavern Bar
  • Brown Sugar Bar & Pub

Tempat Makan / Rekomendasi Kuliner di Denpasar

  • Nasi Campur Men Weti, Jalan Segara Ayu Sanur
  • Laklak Ne Men Gabrug, Jalan Nusa Indah 69
  • Sup Kepala Ikan Mak Beng, Jalan Hang Tuah No.45 Sanur
  • Nasi Warung Adnyana, Jalan Patimura No.41 Sanur
  • Nasi Jinggo di Jalan Setiabudi, Gatot Subroto Barat dan Timur, Thamrin, Diponegoro, WR. Supratman, Hayam Wuruk, Gunung Agung, Imam Bonjol dan Sesetan
  • Nasi Ayam Kedewatan, Jalan Tukad Badung
  • Warung Wardana, Jalan Merdeka
  • Bebek Goreng HT, Jalan Merdeka
  • Sate Plecing (non-halal), Jalan Yudhistira
  • Depot Kepiting Super, Jalan Bypass Ngurah Rai
  • Jejak Bali Kuliner (Jebak), Jalan Teuku Umar
  • Bendega Warung, Jl. Kapten Cok Agung Tresna No. 37A
  • Krupuk Klejat, kelurahan Serangan
  • Rumput Laut ala Serangan, kelurahan Serangan

Tips Liburan di Denpasar

  • Pandailah tawar menawar ketika berbelanja di pasar tradisional. Biasanya tawar harga barang sampai 50% dari harga awal.
  • Agar dapat masuk ke berbagai pura yang ada di Denpasar, sebaiknya Anda selalu menggunakan pakaian yang sopan.
  • Selalu gunakan sunblock saat keluar ruangan dan bawa air minum botolan yang cukup karena cuaca di Bali sangat panas.

Informasi Pariwisata Denpasar

1. Dinas Pariwisata Kota Denpasar

Jalan Surapati No.7 Denpasar Timur, Denpasar

Telepon : (0361) 223602, 234569

2. Bali Tourism Office

Jalan S. Parman Renon Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Denpasar

Telepon : (0361) 222387

 

Leave a Reply