Panduan Tips Pergi Liburan Ke Sabang

Rate this post

Sabang adalah kota yang terletak di Pulau Weh dan merupakan pintu gerbang di kawasan ujung barat Indonesia. Karena terletak di Pulau Weh banyak orang yang menyebut Pulau Weh sebagai Pulau Sabang. Di sinilah terdapat tugu Nol Kilometer yang merupakan cikal bakal istilah, “Dari Sabang sampai Merauke”. Kita dapat menikmati alam bawah lautnya dengan menyelam untuk menemukan ratusan spesies ikan dan kekayaan terumbu karang alami yang bukan ditanam atau budidaya.

Perairan di Sabang merupakan tempat bertemunya Samudera Hindia dan Selat Malaka. Pesona Sabang menawarkan keelokan garis pantai yang indah, air laut yang biru dan bersih serta pepohonan hijau. Terdapat juga keindahan alam seperti gunung, danau, pantai, laut, serta hutannya yang masih alami dan terjaga menunggu untuk dikunjungi.

Sabang merupakan kota kecil yang indah dengan struktur tanah berbukit-bukit sehingga warga setempat menyebut kota Sabang dengan dua nama yaitu kota bawah dan kota atas. Topografinya meliputi dataran rendah, tanah bergelombang, berbukit dan bergunung, serta batu-batuan di sepanjang pantai.

Keindahan dari Pulau Sabang adalah lautnyaa yang biru dan jernih bak permata! via @ieykha_
Keindahan dari Pulau Sabang adalah lautnyaa yang biru dan jernih bak permata! via @ieykha_

Wilayah Utama Sabang

Kota Sabang terdiri dari lima pulau, yaitu Pulau Weh, Pulau Klah, Pulau Rubiah, Pulau Seulako dan Pulau Rondo. Secara administratif, Kota Sabang terbagi menjadi dua Kecamatan, yaitu Sukakarya dan Sukajaya. Serta terbagi menjadi 18 Gampong (Desa).

Luas wilayah masing-masing pulau;

  • Pulau Klah (0,186 km²)
  • Pulau Rondo (0,650 km²)
  • Pulau Rubiah (0,357 km²)
  • Pulau Seulako (0,055 km²)
  • Pulau Weh (121 km²)

Sejarah Sabang

Kota Sabang sebelum Perang Dunia II adalah kota pelabuhan terpenting dibandingkan Temasek (sekarang Singapura). Sabang telah dikenal luas sebagai pelabuhan alam bernama Kolen Station oleh pemerintah kolonial Belanda sejak tahun 1881. Pada tahun 1887, Firma Delange dibantu Sabang Haven memperoleh kewenangan menambah, membangun fasilitas dan sarana penunjang pelabuhan.

Era pelabuhan bebas di Sabang dimulai pada tahun 1895, dikenal dengan istilah vrij haven dan dikelola Maatschaappij Zeehaven en Kolen Station yang selanjutnya dikenal dengan nama Sabang Maatschaappij. Perang Dunia II ikut memengaruhi kondisi Sabang dimana pada tahun 1942 Sabang diduduki pasukan Jepang, kemudian dibom pesawat Sekutu dan mengalami kerusakan fisik hingga kemudian terpaksa ditutup.

Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, Sabang menjadi pusat pertahanan Angkatan Laut Republik Indonesia Serikat(RIS) dengan wewenang penuh dari pemerintah melalui Keputusan Menteri Pertahanan RIS Nomor 9/MP/50. Semua aset pelabuhan Sabang Maatschaappij dibeli Pemerintah Indonesia. Kemudian pada tahun 1965 dibentuk pemerintahanKotapraja Sabang berdasarkan UU No 10/1965 dan dirintisnya gagasan awal untuk membuka kembali sebagai Pelabuhan Bebas dan Kawasan Perdagangan Bebas.

Selain berbagai macam ikan, menyelam di Pulau Sabang juga bisa melihat ini! via @meryrogan
Selain berbagai macam ikan, menyelam di Pulau Sabang juga bisa melihat ini! via @meryrogan

Gagasan itu kemudian diwujudkan dan diperkuat dengan terbitnya UU No 3/1970 tentang Perdagangan Bebas Sabang dan UU No 4/1970 tentang ditetapkannya Sabang sebagai Daerah Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Dan atas alasan pembukaan Pulau Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Sabang terpaksa dimatikan berdasarkan UU No 10/1985. Kemudian pada tahun 1993 dibentuk Kerja Sama Ekonomi Regional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang membuat Sabang sangat strategis dalam pengembangan ekonomi di kawasan Asia Selatan.

Pada tahun 1997 di Pantai Gapang, Sabang, berlangsung Jambore Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang diprakarsai BPPT dengan fokus kajian ingin mengembangkan kembali Sabang. Disusul kemudian pada tahun 1998 Kota Sabang dan Kecamatan Pulo Aceh dijadikan sebagai Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu(KAPET) yang bersama-sama KAPET lainnya, diresmikan oleh Presiden BJ Habibie dengan Keppes No. 171 tahun 1998 pada tanggal 28 September 1998.

Kamu gak tertarik buat liburan ke Pulau Sabang! via @ieykha_
Kamu gak tertarik buat liburan ke Pulau Sabang! via @ieykha_

Era baru untuk Sabang, ketika pada tahun 2000 terjadi Pencanangan Sabang sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas oleh Presiden KH. Abdurrahman Wahid di Sabang dengan diterbitkannya Inpres No. 2 tahun 2000 pada tanggal 22 Januari 2000. Dan kemudian diterbitkannya Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 2000 tanggal 1 September 2000 selanjutnya disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas danPelabuhan Bebas Sabang.

Aktivitas Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang pada tahun 2002 mulai berdenyut dengan masuknya barang-barang dari luar negeri ke kawasan Sabang. Tetapi pada tahun 2004 aktivitas ini terhenti karena Aceh ditetapkan sebagai Daerah Darurat Militer.

Sabang juga mengalami Gempa dan Tsunami pada tanggal 26 Desember 2004, namun karena palung-palung di Teluk Sabang yang sangat dalam mengakibatkan Sabang selamat dari tsunami. Sehingga kemudian Sabang dijadikan sebagai tempat transit udara dan laut yang membawa bantuan untuk korban tsunami di daratan Aceh. Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias menetapkan Sabang sebagai tempat transit untuk pengiriman material konstruksi dan lainnya yang akan dipergunakan di daratan Aceh.

Cara Pergi ke Sabang

Pulau Sabang terlihat dari Udara. via @riskimameh
Pulau Sabang terlihat dari Udara. via @riskimameh

Untuk mencapai pulau Sabang atau Pulau Weh anda dapat menyeberang melalui Pelabuhan Ulee Lheue (Aceh) menuju Pelabuhan Balohan (Sabang).

Tersedia dua jenis kapal yaitu kapal cepat dengan jarak tempuh sekitar 45 menit dan kapal/ferry/roro dengan jarak tempuh 2 jam. Jika anda membawa kendaraan pribadi maka pilihan anda adalah kapal Ferry.

Transportasi Umum di Sabang

  • Angkot
  • Taksi
  • Becak
  • Sepeda motor roda 3

Hotel di Sabang

Ada beberapa hotel di Sabang yang bisa digunakan untuk menginap. Beberapa hotel dan penginapan di Sabang ini adalah berupa homestay. Daftar lengkap hotel penginapan di Sabang adalah sebagai berikut:

  • Iboih Bungalow Sabang, Jalan Pantai Iboih. Teupie Layeu. Kota Sabang. Aceh., Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Mars Resort, Jalan Raya Anoi Itam, Sukajaya, Pulau We, Sabang, Aceh, Indonesia, 23524
  • Fie Resort, Jl. Kilometer Nol, Jurong Teupinlayeu, Iboih Sukakarya Kota Sabang, Aceh, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Freddies Santai Sumurtiga, Jalan Kyai Haji Agus, le Meulee Village, Sumur Tiga, Sabang, Aceh, Indonesia
  • The Pade Dive Resort, Jalan Balik Gunung Jurong Lhout Gampong Iboih Kecamatan Suka Karya, Pulau We, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Furqan Guest House, Jln. KM. 0 , Teupin Layeu, Iboih Sabang. Phone : +6285378222299, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Olala Bungalows & Restaurant, Iboih Tetpinlayeu N. 42 Kota Sabang Aceh, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia
  • Nagoya Inn Sabang, Jalan Cut Mutia No 34 Kota Sabang, Kota Sabang, Sabang, Aceh, Indonesia
  • Casanemo Resort & Spa, Jalan K.H. Agus Salim Kel. Ie Meulee, Kec. Sukajaya, Sumur Tiga, Sabang, Aceh, Indonesia
  • Gapang Beach Resort, Jalan Sabang – 1 B 01H SP. Gapang, Kota Sabang , Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia
  • Iboih Inn Resort and Resto, Teupin Layeu, Iboih Village , Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Rifan Guest House, Jalan S. Parman No.02 ( Tenggor ), Sabang, Kota Sabang, Sabang, Aceh, Indonesia
  • Arpen Bungalow, Teupin Layee, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Fina Bungalow 2, Jalan Pantai Iboih, Iboih, Sukakarya, Kota Sabang, Aceh , Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 24411
  • Hotel Putra Salju, Jalan T. Umar, No. 16, Kota Atas, Sukakarya, Kota Sabang, Kota Sabang, Sabang, Aceh, Indonesia
  • Rade Inn – Sabang, Desa Ie Meulee – Sumur Tiga, Sumur Tiga, Sabang, Aceh, Indonesia, 23521
  • Fina Bungalow, Pantai Iboih , Sabang , Pulau Weh, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Bunda Bungalow Iboih, Jalan KM Nol Pantai Iboih, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 24411
  • Amira Bungalow Iboih, jln;pantai iboih,iboih,kota sabang,aceh indonesia, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518
  • Yulia Bungalow, Iboih Sabang Jalan Lorong Teutin Layee, Iboih, Sabang, Aceh, Indonesia, 23518

Iklim di Sabang

Musim hujan lazimnya jatuh pada bulan September sampai Februari. Musim kemarau pada bulanMaret hingga bulan Agustus. Menurut hasil pengukuran Stasiun Meteorologi Sabang, curah hujan yang tercatat rata-rata 1.745-2.232 mm/tahun, dengan angka terendah pada bulan Maret sebesar 18 mm dan angka tertinggi pada bulan September sebesar 276 mm. Pada bulan September dan Oktober terjadi peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Keindahan bawah laut Pulau Sabang juga layak untuk dinikmati! via @liyounglie
Keindahan bawah laut Pulau Sabang juga layak untuk dinikmati! via @liyounglie

Bahasa Daerah di Sabang

Untuk berkomunikasi masyarakat sabang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari karena adanya perbedaan bahasa antara satu etnis dengan etnis lainnya, sehingga lama-kelamaan bagi generasi muda selanjutnya lebih terbiasa berbicara menggunakan bahasa Indonesia ketimbang bahasa daerahnya.

Tempat Wisata di Sabang

Pulau Rubiah, salah satu tujuan wisata di Pulau Sabang! @jamal_rts
Pulau Rubiah, salah satu tujuan wisata di Pulau Sabang! @jamal_rts
  • Tugu Nol Kilometer Sabang
  • Pantai Iboih
  • Pantai Gapang
  • Air Terjun Pria Laot
  • Pantai Anoi Hitam
  • Pulau Rubiah
  • Pantai Sumur Tiga

Museum di Sabang

  • Museum “Abad Kejayaan Sabang”

Rekomendasi  Tempat Makan di Sabang

  • Mie Sedap Sabang, Jalan Perdagangan No. 29 B
  • Sate Gurita, Taman Wisata Kuliner, Sabang
  • Mie Jalak, Jalan Perdagangan.

Tips Wisata di Sabang

  • Meski udara tidak terlalu panas, sunblock boleh menjadi salah satu pilihan yang patut dibawa.
  • Jika pergi ke tempat yang agak jauh dari pedagang makanan, maka bekal juga harus disiapkan agar tidak repot harus mencari jajanan, apalagi jika harganya cukup mahal.

Perlu Kamu Tahu di Sabang

  • Dinas Pariwisata Kota Sabang, Jl. Panglima Polem Kota Bawah Barat Sabang
  • RSU Sabang, Jl. Teuku Umar, Sukakarya, Kota Sabang

Leave a Reply