Panduan Tips Pergi Liburan Ke Banda Aceh

Banda Aceh merupakan kota yang berada di Aceh yang dijadikan ibu kota Provinsi Aceh, Indonesia dan menjadi kota Islam yang paling tua di Asia Tenggara. Pada tahun 2004 Banda Aceh merupakan salah satu lokasi yang paling parah rusak akibat bencana tsunami, dan membuat 60% infrastruktur di Banda Aceh hancur dan menewaskan sekitar 120.000 orang.

Dan konflik panjang antara Gerakan Masyarakat Aceh Merdeka dengan Tentara Nasional Indonesia telah diselesaikan untuk sementara waktu oleh Perjanjian Damai pada 15 Agustus 2005. Pada tanggal 11 Desember 2006 provinsi Banda Aceh mengadakan pemilu pertama langsung dan demokratis, dan di tanggal 8 Februari 2007 terpilih secara demokratis, Irwandi Yusuf.

Wilayah Utama Banda Aceh

Masjid Raya Baiturrahman adalah salah satu ikon utama Banda Aceh via @ibnoesoan
Masjid Raya Baiturrahman adalah salah satu ikon utama Banda Aceh via @ibnoesoan

Awalnya kota Banda Aceh hanya memiliki 4 kecamatan, dan di kembangkan menjadi 9 kecamatan :

  1. Meuraksa
  2. Banda Raya
  3. Jaya Baru
  4. Kuta Alam
  5. Kuta Raja
  6. Lueng Bata
  7. Meuraksa
  8. Syiah Kuala
  9. Ulee Kareng

Sejarah Banda Aceh

Banda Aceh merupakan ibukota Kesultanan Aceh Darussalam yang didirikan pada abad ke 14 yang dibangun di atas puing – puing kerajaan Hindu dan Budha, seperti Kerajaan Indra Purba, Kerajaan Indra Purwa, Kerajaan Indra Patra, dan Kerajaan Indra Pura.

Banda Aceh adalah ibukota Kerajaan Aceh Darussalam yang dibangun pada hari Jumat, tanggal 1 Ramadhan 601 H ( 22 April 1205 M ) yang dibangun oleh Sultan Johan Syah setelah berhasil menaklukan Kerajaan Hindu/Budha Indra Purba dengan ibukota Bandar Lamuri.

Nama Banda Aceh Darussalam telah dikuburkan setelah 89 tahun lamanya dan Kutaraja dihidupkan. Pada tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali, berdasarkan Keputusan Menteri Umum dan Otonomi Daerah tanggal 9 mei 1963 No. Des 52/1/43-43. Dan sejak tertanggal tersebut resmilah Banda Aceh sebagai nama ibukota Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam bukan Kutaraja.

Cara Pergi ke Banda Aceh

1. Pesawat Terbang

Semua penerbangan menuju Banda Aceh akan mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda ( BTJ ). Passenger Service Charge ( PSC ) atau airport tax :

  • Penerbangan domestik : Rp. 25.000
  • Penerbangan internasional : Rp. 100.000

Kota Banda Aceh menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda berjarak sekitar 16km . Dan ada beberapa pilihan jenis transportasi yang bisa Anda pilih :

  • Taksi , untuk taksi bandara tidak menggunakan argo meter, karena tarifnya sudah ditentukan sebelumnya. Dan tarifnya dikenakan sekitar Rp. 80.000
  • Bus Damri, dari bandara Anda bisa menggunakan bus DAMRI menuju pusat kota Banda Aceh dengan tarif berkisar Rp.20.000

2. Bus

Untuk menuju kota Banda Aceh dengan menggunakan bus, bukan hanya bisa ditempuh dari kota Sumatera, tapi bisa juga dari terminal Ramawangun. Tetapi jika Anda ingin berangkat dari Medan, tersedia bus non-stop untuk menuju Banda Aceh dengan waktu perjalanan 9-13 jam dari Medan ke Banda Aceh, antara lain : PMTOH, Kurnia, dan Pusaka yang lokasi ada di Jalan Gajah Mada, Medan. Harga tiket bus dari Jakarta sekitar Rp.500.000

3. Kapal Laut

Perjalanan melalui laut ke Banda Aceh dari Jakarta bisa dilakukan dengan kapal keberangkatan dari Pelabuhan Tanjung Priok, tarifnya mulai dari Rp.150.000

Transportasi di Banda Aceh

Becak ( sepeda motor taksi ) merupakan transportasi yang utama di Banda Aceh , untuk tarifnya antara lain :

  • Airport – Masjid Agung : Rp. 40.000
  • Terminal Bus – Masjid Agung : Rp. 8.000
  • Masjid Agung – Penayong : Rp. 5.000
  • Di dalam kota Rp. 10.000 per perjalanan.

Di Banda Aceh ada seorang tukang becak yang ramah dan berpengetahuan luas dan bisa berbicara dengan bahasa Inggris dan Jepang, namanya Little John. Dan hanya satu – satunya becak di kota yang menggunakan wifi, Anda bisa menemukannya di Facebook atau bisa langsung menghubungi di telepon 081360231339

Sewa mobil, Anda bisa menyewa mobil jika ingin lebih nyaman dan pribadi, dan tarifnya berkisar antara :

  • Airport – Penayong Rp.100.000 per mobil.
  • Airport – Pelabuhan Ulee Lheue Rp. 140.000 per mobil.

Atau bisa menyewa mobil satu hari untuk tur kota Banda Aceh berkisar antara Rp.400.000 per mobil.

Hotel di Banda Aceh

  • Budget, untuk backpacker bisa memilih jenis penginapan ini untuk menghemat biaya. Jangan khawatir hotel budget ini tetap dilengkapi dengan fasilitas da pelayanan yang memuaskan.
  • Menengah,Jenis penginapan ini lebih dipilih oleh para wisatawan yang menginginkan kenyamanan lebih dalam berlibur, dengan standar hotel bintang 2 dan hotel bintang 3.
  • Mewah, Tentunya dengan memilih penginapan mewah hotel bintang 4 dan hotel bintang 5,anda akan mendapatkan kesempurnaan fasilitas dalam berlibur, karena semua fasilitas akan disediakan oleh pihak hotel.

Iklim di Banda Aceh

Iklim Banda Aceh bisa diklasifikasikan sebagai tropis. Dan Banda Aceh mempunyai curah hujan sepanjang tahun, bahkan bisa terjadi pada saat musim kering.

Bahasa Daerah di Banda Aceh

Bahasa yang digunakan pada saat Anda berada di Banda Aceh adalah Bahasa Melayu.

Tempat Wisata di Banda Aceh

  1. Masjid Raya Baiturrahman, masjid ini di bangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612 menjadi ikon Aceh. Bangunan utama dari masjid ini berwarna putih dan dengan kubah hitam besar yang dikelilingi oleh tujuh menara. Pada bagian depan masjid terdapat pancuran air yang mengingatkan Taj Mahal di dunia. Masjid ini dijadikan tempat wisata religi di Aceh, karena keindahan bangunannya. Dan masjid ini masuk kedalam daftar 100 Masjid di dunia, di Yahoo menyebutkan bahwa masjid ini sebagai salah satu dari 10 masjid terindah di dunia.
  2. Air Terjun Blang Kolam, terletak di Desa Sidomulyo, Aceh Utara yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit dari Lhokseumawe. Di tempat wisata ini anda bisa menyaksikan air terjun kembar dengan ketinggian 75 meter yang di kelilingi pepohonan rindang. Selain Anda bisa menikmati sejuknya Air Terjun, tetapi bisa berkemah dan menikmati alam bebas dengan tarif Rp. 5.000 per orang. Untuk tarif melihat keindahan Air Terjun hanya memerlukan Rp.2.500
  3. Air Terjun Suhom, letaknya di Desa Suhom, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Untuk menuju tempat ini, harus melewati jalanan naik turun dengan pemandangan pegunungan Paro dan Kulu. Di sepanjang perjalanan , Anda akan melihat banyak monyet berkeliaran. Karena biasanya monyet – monyet ini meminta buah – buahan atau makanan ringan pada saat pengguna jalan yang sedang kewat.
  4. Pantai Lampuuk, merupakan salah satu tempat wisata yang disebut dengan Pantai Kuta Aceh. Pantai ini mempunyai garis pantai sepanjang 5 km dari selatan ke utara dengan pasir putih lembut dan tebing karang di ujung pantai. Dan kegiatan yang menarik bisa dilihat di pantai ini bisa melihat upaya pelestarian penyu. Harga Tiket masuk Rp. 3.000
  5. Pantai Lhoknga, terletak sekitar 20 km dari Banda Aceh tidak jauh dari Pantai Lampuuk. Anda bisa berselancar di laut ini dengan memiliki ketinggian ombak 1,5 – 2 meter.
  6. Pantai Ule Lheue, pantai ini berjarak 3 km dari pusat kota Banda Aceh. Dan kegiatan yang paling populer di pantai ini yaitu memancing. Tetapi jika Anda tidak menyukai memancing, bisa berlayar di lautnya dengan menyewa perahu nelayan, sambil menikmati jagung bakar.
  7. Pulau Rubiah, letaknya ada di Sabang, di sebelah barat laut Pulau Weh. Dan nama Rubiah berasal dari nama yang ditulis di sebuah nisan yang berada di pulau. Di pulau ini sangat terkenal dengan keindahahan bawah lautnya. Dan Anda bisa berenangdan menyelam dengan aneka ikan tropis dan bermain dengan terumbu karang. Anda bisa menyewa peralatan menyelam dengan harga Rp.40.000 dan bisa digunakan selama seharian.
  8. Kuala Merisi, adalah tempat wisata yang berada di Desa Ketapang, Kecamatan Krueng Sabee dan merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pantai dengan suasana yang sepi dan tenang. Pantai ini cocok untuk berselancar karena ombaknya yang cocok.
  9. Pantai Terong, adalah bukit yang digunakan untuk melihat keindahan Aceh Tengah dari atas, karena tempat wisata ini berada di ketinggian 1830 meter dari atas permukaan pantai. Jika datang ke tempat ini disarankan membawa jaket dan baju hangat dikarenakan udaranya yang dingin.

Mal di Banda Aceh

  • Suzuya Mall, Jalan Teuku Umar Banda Aceh, Telepon ; 0651 – 8011-023
  • Hermes Palace Mall Banda Aceh, Jalan T Hasan Dek, Banda Aceh, Telepon : 0651 – 636500

Museum di Banda Aceh

Museum Tsunami Aceh, merupakan museum yang di bangun sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 dan sekaligus bisa menjadi pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat jika tsunami terjadi lagi.

Bangunan museum tsunami dirancang oleh arsitek asal Indonesia, Ridwan Kamil yang bertujuan memperingati para korban, yang namanya dicantumkan di dinding salah satu ruang museum. Di dalam museum ini terdapat simulasi elektronik gempa bumi dan tsunami Samudera Hindia 2004, dan foto korban serta kisah yang di ceritakan oleh para korban yang selamat. Berikut untuk jadwal operasional museum;

  • Selasa – Kamis : 09.00 – 12.00 dan 14.00 – 16.30
  • Jumat ; 09.00 – 11.30 dan 14.30 – 16.30
  • Sabtu – Minggu : 09.00 – 12.00 dan 14.00 – 16.30
  • Senin dan hari libur nasional tutup

Dan untuk tiket masuknya GRATIS.

Hiburan Malam di Banda Aceh

Tempat Makan Rekomendasi di Banda Aceh

  1. Ayam Tangkap, adalah ayam yang digoreng dengan olahan macam – macam bumbu dan rempah, seperti daun temurui, bawang merah, bawang putih dan cabai hijau. Harga per porsinya sekitar Rp. 60.000, dan untuk 4 – 5 orang. Ayam Tangkap ini bisa didapatkan di RM Aceh Rayeuk, RM Cut Dek dan RM Hasan.
  2. Mie Aceh, merupakan mie yang dimasak dengan olahan berbagai macam bumbu dan rempah. Dan ditawarkan dengan berbagai macam isi, misalnya seafood atau jamur. Per porsinya dijual dengan harga Rp. 12.000 per piring. Untuk menyantap mie aceh ini, Anda bisa datang ke RM Mie Razali, Yellow Cafe, REX, Coffe Bay, dan lain – lain.
  3. Gule Plik U, adalah masakan yang terdiri dari berbagai jenis sayuran segar yang dicapur dan dimasak dengan bumbu khusus. Dan untuk Plik U adalah kelapa yang sudah di fermentasi dan disajikan dengan minuman timun serut ( I Boh Timon) . Harganya mulai dari Rp.12.000 per porsi, dan bisa ditemukan di RM Aceh Rayeuk, RM Ujung Batee dan rumah makan Aceh lainnya.
  4. Gule Kambing, adalah daging kambing yang empuk dan di masak dengan potongan nangka muda. Harganya mulai dari Rp. 12.000 per porsi dan bisa ditemukan di RM Aceh Rayeuk, RM Hasan, RM Aceh Spesifik, RM Nasi Kambing dan lain – lain.
  5. Daging Masak Putih ( Sie Reboh Puteh ) adalah jenis makanan daging sapi yang direbus dengan santan dan bumbu lainnya yang mempunyai rasa yang unik. Harga per porsinya Rp. 8.000
  6. Martabak Telur Aceh, jenis makanan yang di buat dari tepung terigu yang diolah dengan telur yang sudah dicampur dengan macam – macam sayuran yang sudah dipotong – potong kecil. Harganya mulai dari Rp.7.000 per porsi
  7. Roti Canai, makanan yang di olah dari tepung terigu yang sudah di bentuk bulat dan dimasaka dengan mentega , dan disajikan dengan berbagai macam rasa antara lain, durian, kari ayam, kari kambing, coklat atau hanya dengan gula pasir. Harganya mulai dari Rp. 8.000
  8. Ikan Kayu atau eungkot Keumamah, makanan yang sudah populer sejak masa peperangan di Aceh. Dan ikan yang dikeringkan ini sangat nikmat bila dimasak dengan gulai Aceh, ikan ini bisa bertahan sampai bertahun – tahun. Dan juga makanan ini menjadi salah satu makanan favorit orang Aceh ketika sedang berperang. Harganya mulai dari Rp. 20.000 per kemasan.
  9. Sate Matang, merupakan sate yang paling dikenal karena dagingnya yang empuk dengan bumbu karinya yang lezat dan bumbu kacang yang gurih. Harganya berkisar mulai dari Rp.20.000 per porsi.
  10. Bubur Kanji Rumbi, adalah jenis makanan yang dibuat dari beras pulen, ditumbuk kasar yang direbus dan dicampur dengan rempah – rempah . Yang di sajikan dengan ayam, udah atau telur setengah matang diatasnya. Harganya mulai dari Rp. 8.000

Tips Wisata di Banda Aceh

  • Jangan lupa untuk berkunjung ke Kedai Mie Razali untuk mencoba Mie Acehnya, yang lokasinya ada di Jalan Panglima Polim. Untuk menu favorit pengunjung di Kedai Mie Razali adalah Mie Aceh Seafood.
  • Selama berada di Banda Aceh gunakan pakaian yang rapi dan sopan, karena Aceh mempunyai peraturan daerah yang melarang berpakaian ketat dan terbuka.
  • Jangan lupa untuk membawa surat nikah jika Anda berlibur dengan pasangan, ada beberapa hotel di Aceh yang akan menanyakan surat nikah sebagai bukti pasangan suami istri.

Perlu Kamu Tahu di Banda Aceh

  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jalan Tgk Chik Kuta Karang No 03 Aceh, Indonesia, Telepon 0651 – 26206
  • Kantor Polisi NAD, Jalan Cut Meutia No 25 Banda Aceh, Telepon : 0651 – 729556
  • Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin, Jalan Tgk Daud Beureuh No 108, Telepon : 0651 – 22616
  • Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh, Jalan Prof A Majid Ibrahim I, No 3, Telepon : 0651 – 637433

Leave a Reply