PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Referensi Makanan Khas di Daerah Ambon Manise Buat Kamu Yang Hobi Kuliner Ketagihan

Blog

Papeda

Papeda adalah salah satu kuliner khas Ambon yang paling terkenal dan menjadi makanan pokok bagi suku Alifuru, penduduk asli kota Ambon dan sekitarnya. Papeda memiliki tekstur yang mirip dengan bubur, lengket seperti lem, dan berwarna putih. Meskipun tidak memiliki rasa yang khas, papeda sering disajikan bersama dengan ikan kuah kuning untuk memberikan rasa yang lebih lezat.

Untuk membuat papeda, bahan utamanya adalah sagu. Sagu diproses menjadi tepung sagu yang kemudian dicampur dengan air dan dimasak hingga mengental. Proses pembuatan papeda membutuhkan sedikit kesabaran, karena sagu harus diaduk terus menerus agar tidak menggumpal. Papeda biasanya disajikan dalam porsi yang cukup besar dan dimakan dengan menggunakan tangan.

Papeda dapat ditemukan di rumah-rumah warga di sekitar kota Ambon. Biasanya, warga Ambon menjual papeda di rumah mereka sebagai usaha sampingan. Harga papeda bervariasi tergantung dari ukuran porsi dan tambahan ikan kuah kuning. Papeda adalah makanan yang sangat populer di Ambon dan menjadi bagian penting dari budaya kuliner masyarakat Alifuru.

Sagu Serut

Sagu serut adalah salah satu makanan khas Ambon yang menggunakan sagu sebagai bahan utamanya. Sagu serut memiliki tekstur yang mirip dengan kue kering dan berbentuk memanjang. Kue ini terbuat dari sagu yang dicampur dengan jahe atau kayu manis, sehingga memiliki rasa yang enak dan aroma rempah yang khas.

Sagu serut biasanya dijual di Pasar Mardika di Ambon. Harga sagu serut berkisar antara Rp.15.000 hingga Rp.20.000 per bungkus. Sagu serut adalah makanan ringan yang cocok untuk dinikmati saat santai atau sebagai camilan di tengah hari.

BACA JUGA :  Seaworld Ancol Jakarta Utara

Rujak Natsepa

Rujak natsepa adalah salah satu kuliner tradisional Ambon yang mirip dengan rujak pada umumnya. Rujak natsepa terdiri dari aneka buah yang diberi sedikit irisan ubi jalar sebagai campuran pelengkapnya. Rujak ini juga disiram dengan bumbu kacang yang diracik dengan resep khusus untuk memberikan citarasa yang semakin nikmat.

Rujak natsepa banyak dijual di kawasan pantai Natsepa dengan harga sekitar Rp.15.000 per porsi. Rujak ini merupakan makanan yang segar dan cocok untuk dinikmati di tengah cuaca yang panas. Rujak natsepa menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Ambon dan sering menjadi hidangan saat acara-acara tertentu.

Roti Kenari

Roti kenari adalah salah satu oleh-oleh khas Ambon yang cocok untuk dijadikan buah tangan untuk keluarga. Roti ini terbuat dari roti tawar yang dibalut dengan kenari dan dicampur dengan gula merah. Rasanya yang gurih dan manis membuat roti kenari menjadi camilan yang lezat dan menggoda.

Untuk mendapatkan roti kenari, Anda dapat membelinya di pusat oleh-oleh di sekitar kota Ambon. Harga roti kenari berkisar antara Rp.55.000 untuk 200 gram. Roti kenari adalah makanan ringan yang tahan lama dan cocok untuk dinikmati saat santai di sore hari.

Gogos

Gogos adalah salah satu jenis makanan ringan yang kerap disajikan sebagai hidangan pembuka oleh orang-orang di Ambon. Gogos mirip dengan lemper khas Jawa, namun terbuat dari tumisan ikan yang dibungkus menggunakan daun pisang dan kemudian dibakar.

Gogos dapat dengan mudah ditemukan di sekitar pasar tradisional di kota Ambon dengan harga sekitar Rp.5.000 untuk 4 buahnya. Makanan ringan ini memiliki cita rasa yang unik dan cocok untuk dinikmati sebagai camilan di tengah hari.

BACA JUGA :  Catat ya! 8 Alasan Mengapa Pantai Balekambang Sering Ramai Dikunjungi Banyak Wisatawan

Lempeng Sagu

Lempeng sagu adalah salah satu penganan nikmat khas Ambon yang biasanya disajikan bersama dengan secangkir kopi. Lempeng sagu memiliki tekstur yang renyah dan gurih karena bahan utamanya dicampur dengan kelapa dan dipanggang di atas cetakan tanah liat.

Salah satu tempat yang paling pas untuk menikmati lempeng sagu adalah lapak Mama Ona di depan Toko Dua Putra di pojok Terminal Pasar Merdeka. Lempeng sagu ini dibanderol dengan harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp.2.000 hingga Rp.3.000 per bijinya. Lempeng sagu adalah makanan ringan yang cocok untuk dinikmati saat bersantai.

Kue Bagea

Kue bagea adalah sejenis kue kering yang cara pembuatannya mirip dengan sagu serut. Namun, tekstur kue bagea lebih keras dibandingkan dengan sagu serut. Meskipun begitu, kue bagea memiliki rasa gurih yang sangat lezat, terutama saat disantap dengan sayur kuning atau segelas teh.

Kue bagea banyak ditemukan di toko oleh-oleh di sekitar kota Ambon dengan harga sekitar Rp.55.000 per bungkusnya. Saat ini, kue bagea juga sudah banyak dijual di daerah lain seperti Jakarta hingga Surabaya. Kue bagea adalah oleh-oleh yang cocok untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari kunjungan ke Ambon.

Kohu-Kohu

Kohu-kohu adalah sejenis masakan tradisional dari Kota Ambon yang mirip dengan urap. Masakan ini terdiri dari aneka sayuran mentah yang disajikan dengan bumbu serta suwiran ikan cakalang. Kohu-kohu adalah pilihan yang tepat bagi mereka yang menyukai makanan berat.

Kohu-kohu dapat ditemukan di rumah-rumah penduduk di Ambon. Masakan ini biasanya dihidangkan sebagai menu makanan sehari-hari. Kohu-kohu adalah makanan yang sehat dan lezat yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga.

Bubur Ne

Bubur Ne adalah sejenis penganan tradisional Ambon yang terbuat dari sagu. Bubur ini dibentuk menjadi bulatan kecil seperti telur kodok dan dimasak dalam santan hingga empuk. Setelah itu, bubur Ne dicampur dengan gula merah, kayu manis, dan daun pandan untuk memberikan aroma dan rasa yang khas.

BACA JUGA :  Wujud Surga Dunia di Pulau Misool Raja Ampat

Bubur Ne dapat dinikmati di restoran-restoran di dekat pesisir pantai Natsepa dengan harga sekitar Rp.15.000 per porsi. Bubur Ne adalah makanan yang cocok untuk dinikmati saat sarapan atau sebagai camilan di tengah hari.

Asida

Asida adalah salah satu jenis penganan berbahan dasar terigu yang dicampur dengan gula merah, mentega, bubuk kayu manis, dan kapulaga. Asida merupakan perpaduan kuliner Arab dan Maluku yang menjadi kudapan favorit saat bulan Ramadhan tiba.

Asida dapat ditemukan di berbagai gerai takjil di sepanjang jalanan kota Ambon dan Maluku. Harga asida berkisar antara Rp.4.000 hingga Rp.7.000 per buah. Asida adalah makanan yang cocok untuk dinikmati saat berbuka puasa atau sebagai camilan di tengah malam.

Selain makanan-makanan di atas, Ambon juga memiliki banyak lagi makanan khas enak lainnya yang patut untuk dicoba, seperti suami, kopi sibu-sibu, ikan asap, dan sebagainya. Ambon adalah surganya kuliner dengan berbagai macam hidangan yang menggoda selera. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba kuliner khas Ambon saat berkunjung ke sana!


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *