PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Referensi Makanan Khas Daerah Maluku Utara Ini Sangat Lezat Dijamin Bikin Ngiler

Blog

1. Papeda

Papeda adalah salah satu makanan khas Maluku Utara yang sangat terkenal dan banyak diminati oleh wisatawan. Makanan ini terbuat dari sagu yang memiliki tekstur yang sangat lengket dan rasa yang hambar. Papeda biasanya disajikan bersama kuah kental dan ikan tongkol berbumbu kunyit.

Resto Dua Ikan di Jalan Walter Mongonsidi No.01, Lateri, Baguala, kota Ambon adalah tempat yang paling pas untuk menikmati papeda. Di restoran ini, harga papeda berkisar Rp.135.000 per porsi dan biasanya bisa dinikmati oleh dua orang.

Papeda memiliki sejarah dan keunikan tersendiri. Makanan ini berasal dari suku Papua yang tinggal di Maluku Utara. Sagu, bahan utama papeda, merupakan makanan pokok suku Papua yang telah menjadi tradisi turun temurun. Proses pembuatan papeda juga memerlukan keahlian khusus karena harus memastikan tekstur yang tepat agar tidak terlalu encer atau terlalu kental.

Makanan ini juga memiliki manfaat kesehatan. Sagu yang digunakan dalam papeda kaya akan serat dan karbohidrat yang baik untuk pencernaan dan memberikan energi. Ikan tongkol yang disajikan bersama papeda juga mengandung protein yang penting bagi pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.

2. Gohu Ikan

Gohu Ikan adalah makanan tradisional dari Maluku Utara yang terbuat dari potongan kecil ikan tuna merah yang dilumuri garam dan perasan jeruk cui. Makanan ini sering disebut sebagai sashimi-nya kota Maluku karena rasanya yang segar dan enak.

Pasar Higienis di Maluku Utara adalah tempat yang paling pas untuk mencoba gohu ikan. Terdapat 5 rumah makan di pasar ini yang menjual gohu ikan dengan harga sekitar Rp.30.000 per porsi.

Gohu ikan memiliki sejarah yang panjang di Maluku Utara. Makanan ini merupakan tradisi masyarakat setempat dalam memanfaatkan hasil laut. Proses pembuatan gohu ikan melibatkan pemilihan ikan tuna merah segar yang berkualitas tinggi dan perasan jeruk cui yang memberikan rasa asam segar pada daging ikan.

Gohu ikan memiliki manfaat kesehatan yang tinggi. Ikan tuna merah mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Selain itu, vitamin C dari perasan jeruk cui juga memberikan manfaat bagi sistem kekebalan tubuh.

BACA JUGA :  Curug Panganten Pangalengan, Air Terjun Kembar Yang Eksotis

3. Gatang Kenari

Gatang Kenari adalah salah satu makanan khas Maluku Utara yang menggunakan kepiting kenari atau kepiting darat sebagai bahan utamanya. Makanan ini memiliki rasa manis dan gurih yang sangat lezat.

Resto Pondok Katu di Jalan Branjangan No. 28, Ternate adalah tempat yang paling pas untuk mencoba Gatang Kenari. Harga Gatang Kenari di restoran ini berkisar Rp.400.000-Rp.700.000 per porsi.

Gatang Kenari memiliki sejarah yang panjang di Maluku Utara. Kepiting kenari atau kepiting darat merupakan salah satu hasil laut yang melimpah di daerah ini. Masyarakat setempat telah mengolah kepiting kenari menjadi sebuah masakan yang lezat dan menjadi salah satu kebanggaan kuliner Maluku Utara.

Gatang Kenari memiliki manfaat gizi yang tinggi. Kepiting kenari mengandung protein dan mineral yang baik untuk pertumbuhan tulang dan otot. Rasa manis dan gurih dari masakan ini juga memberikan kenikmatan tersendiri bagi penggemarnya.

4. Nasi Jaha

Nasi Jaha adalah makanan tradisional dari Maluku Utara yang terbuat dari campuran beras ketan dan santan kelapa yang dimasak dalam bambu. Makanan ini juga dikenal dengan sebutan lemang di Sumatera.

Nasijaha Dive center di Kota Baru adalah tempat yang paling pas untuk mencicipi Nasi Jaha. Harga menu ini di restoran ini dipatok mulai dari Rp.2.000 per potong.

Nasi Jaha memiliki sejarah yang kaya di Maluku Utara. Pembuatan nasi jaha memerlukan keahlian khusus dalam proses memasaknya. Bambu yang digunakan harus dipilih dengan seksama dan nasi harus dimasak dengan sempurna untuk mendapatkan tekstur dan rasa yang tepat.

Makanan ini memiliki manfaat gizi yang tinggi. Beras ketan mengandung karbohidrat yang memberikan energi, sedangkan santan kelapa mengandung lemak sehat yang baik untuk tubuh. Makanan ini juga memiliki rasa yang unik dan menggugah selera.

5. Halua Kenari

Halua Kenari adalah makanan ringan atau camilan khas Maluku Utara yang terbuat dari kacang kenari. Makanan ini memiliki rasa manis dan gurih yang sangat lezat.

Okky Bakery di Jalan Falajawa No.01, Muhajirin, Ternate adalah tempat yang paling populer untuk membeli Halua Kenari. Harga per bungkusnya berkisar antara Rp.25.000 hingga Rp.45.000.

Halua Kenari memiliki sejarah yang panjang di Maluku Utara. Kacang kenari merupakan salah satu hasil pertanian yang melimpah di daerah ini. Masyarakat setempat telah mengolah kacang kenari menjadi sebuah camilan yang enak dan menjadi salah satu oleh-oleh khas Maluku Utara.

Makanan ini memiliki manfaat gizi yang tinggi. Kacang kenari mengandung protein dan serat yang baik untuk kesehatan pencernaan dan otot. Rasa manis dan gurih dari makanan ini juga memberikan kenikmatan tersendiri bagi penggemarnya.

BACA JUGA :  Cari Tempat Ngopi Enak Daerah Depok? Yuk Coba 6 Rekomendasi Kedai Kopi Kekinian Ini Aja!

6. Ikan Kuah Pala Banda

Ikan Kuah Pala Banda adalah salah satu makanan tradisional dari Kepulauan Banda di wilayah Maluku Utara. Makanan ini memiliki kuah asam pedas yang menggugah selera.

Rumah makan Namasawar milik Fauziah Baadila di dekat pelabuhan Naira adalah tempat yang paling populer untuk mencicipi Ikan Kuah Pala Banda. Harga satu porsi menu ini dibanderol dengan harga cukup terjangkau.

Kepulauan Banda dikenal dengan kekayaan rempah-rempahnya, sehingga masakan di daerah ini menggunakan berbagai bumbu yang kaya akan rasa. Ikan Kuah Pala Banda merupakan salah satu contoh masakan yang menggabungkan rempah-rempah dengan ikan segar.

Makanan ini memiliki manfaat kesehatan yang tinggi. Ikan segar mengandung protein dan omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Rasa asam pedas dari kuah ikan juga memberikan sensasi yang menyegarkan bagi penggemarnya.

7. Nasi Lapola

Nasi Lapola adalah salah satu kuliner khas Maluku Utara yang terbuat dari nasi yang dimasak bersama kacang tolo rebus, kelapa parut, dan garam. Makanan ini biasanya disajikan bersama kohu-kohu (olahan ikan dan sayur) serta sambal colo-colo (sambal kecap khas Maluku).

Nasi Lapola merupakan makanan pokok masyarakat Maluku Utara dan bisa ditemukan dengan mudah di daerah ini.

Makanan ini memiliki sejarah yang panjang di Maluku Utara. Nasi Lapola merupakan tradisi kuliner yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Bahan-bahan yang digunakan dalam nasi ini merupakan hasil pertanian dan perikanan yang melimpah di daerah ini.

Nasi Lapola memiliki manfaat gizi yang tinggi. Nasi mengandung karbohidrat yang memberikan energi, sedangkan kacang tolo dan kelapa parut mengandung protein dan serat yang baik untuk tubuh. Rasa gurih dari nasi ini juga memberikan kenikmatan tersendiri bagi penggemarnya.

8. Ikan Komu Asar

Ikan Komu Asar adalah makanan tradisional dari Maluku Utara yang terbuat dari ikan tongkol atau tuna yang ditusuk dengan bambu dan diasapi hingga kering. Makanan ini bisa dijadikan sebagai oleh-oleh buat keluarga atau rekan.

Ikan Komu Asar biasanya dapat ditemui di kawasan Pasar Tradisional dengan harga mulai dari Rp.20.000 hingga Rp.50.000, tergantung ukuran ikan.

Makanan ini memiliki sejarah yang panjang di Maluku Utara. Pembuatan Ikan Komu Asar merupakan tradisi masyarakat setempat dalam mengawetkan ikan segar untuk dibawa pulang atau dijadikan oleh-oleh.

Ikan Komu Asar memiliki manfaat gizi yang tinggi. Ikan segar mengandung protein dan omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Rasa gurih dan asap dari ikan ini juga memberikan sensasi yang unik bagi penggemarnya.

BACA JUGA :  Pantai Bolu Bolu Malang Bisa Snorkeling?

9. Kue Sagu Bagea

Kue Sagu Bagea adalah kue tradisional yang menjadi ciri khas Maluku Utara. Kue ini terbuat dari campuran sagu dan kacang-kacangan yang dibentuk bulat dan dipanggang beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Kawasan Jailolo adalah tempat yang paling direkomendasikan untuk mencari kue ini. Di kawasan ini terdapat banyak pedagang sagu bagea yang menjual kue ini dengan harga sekitar Rp.20.000 hingga Rp.25.000 per bungkus.

Kue Sagu Bagea memiliki sejarah yang panjang di Maluku Utara. Kue ini telah menjadi tradisi dalam perayaan hari Natal dan juga menjadi salah satu camilan favorit masyarakat setempat.

Kue ini memiliki manfaat gizi yang tinggi. Sagu mengandung karbohidrat yang memberikan energi, sedangkan kacang-kacangan mengandung protein dan serat yang baik untuk kesehatan pencernaan dan otot. Rasa manis dari kue ini juga memberikan kenikmatan tersendiri bagi penggemarnya.

10. Bubur Sagu Ubi

Bubur Sagu Ubi adalah makanan tradisional dari Maluku Utara yang terbuat dari sagu lempengan dan ubi merah. Makanan ini menjadi salah satu makanan wajib yang harus dicoba saat berada di Maluku Utara.

Bubur Sagu Ubi masih dapat ditemui dengan mudah di kawasan pasar tradisional. Di sekitar area tersebut, harga satu porsi menu Sagu Ubi masih terjangkau.

Makanan ini memiliki resep yang sederhana namun memberikan rasa yang lezat. Sagu lempengan dan ubi merah yang digunakan dalam bubur ini memberikan tekstur dan rasa yang unik.

Bubur Sagu Ubi memiliki manfaat gizi yang tinggi. Sagu mengandung serat yang baik untuk pencernaan, sedangkan ubi merah mengandung vitamin dan mineral yang penting bagi kesehatan tubuh. Rasa manis dari bubur ini juga memberikan kenikmatan tersendiri bagi penggemarnya.

Dalam perjalanan kuliner di Maluku Utara, terdapat banyak makanan khas yang tidak boleh dilewatkan. Papeda, Gohu Ikan, Gatang Kenari, Nasi Jaha, Halua Kenari, Ikan Kuah Pala Banda, Nasi Lapola, Ikan Komu Asar, Kue Sagu Bagea, dan Bubur Sagu Ubi adalah beberapa makanan yang harus dicoba saat berada di daerah ini. Masing-masing makanan memiliki keunikan tersendiri dan memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Dengan mencicipi makanan-makanan khas ini, kita dapat merasakan kekayaan budaya dan kelezatan kuliner Maluku Utara.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *