PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Potret Pesona Ambon Manise Jaman Dulu Hingga Sekarang Dari Pagi Hari Sampai Malam Hari

Blog

Profil Sejarah

Jejak Portugis dan Belanda di Ambon

Ambon, salah satu gugusan pulau di Indonesia, memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Kota ini terkenal sebagai salah satu wilayah yang merekam banyak peristiwa penting tentang perkembangan kolonialisme di Tanah Air. Pada tahun 1513, bangsa Portugis untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Ambon. Mereka membangun Benteng Kota Laha atau Nossa Senhora de Anunciada untuk menegaskan bahwa mereka adalah yang berkuasa pertama kali di daerah tersebut.

Namun, kekuasaan Portugis tidak bertahan lama. Pada tahun 1605, Belanda melalui kerjasama dagangnya dengan VOC berhasil merebut Ambon dari tangan Portugis. Belanda kemudian membangun kembali benteng tersebut dan memberinya nama Nieuw Victoria atau yang lebih dikenal dengan Benteng Victoria.

Selain memiliki letak strategis, Ambon juga memiliki kekayaan alam yang melimpah. Produksi rempah-rempah seperti cengkeh di Teluk Ambon menjadi salah satu daya tarik utamanya sejak jaman dulu. Dari sebuah benteng dan pusat perdagangan rempah-rempah itulah kemudian Ambon berkembang menjadi kota yang maju seperti sekarang ini.

Keindahan Alam dan Budaya Ambon

Ambon tidak hanya kaya akan sejarah, tetapi juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Pulau ini memiliki garis pantai yang panjang dengan perairan yang jernih dan indah. Pantai-pantai di Ambon seperti Pantai Pintu Kota memiliki karang berlubang yang unik dan menarik untuk dijelajahi. Selain itu, ada juga Pulau Pombo yang merupakan pulau tak berpenghuni yang memiliki keindahan alam bawah laut yang luar biasa. Snorkeling dan menyelam di sini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

BACA JUGA :  Curug Cibadak Garut

Tidak hanya alamnya yang indah, Ambon juga kaya akan budaya. Kota ini memiliki keragaman masyarakat yang tinggi, mulai dari suku asli Ambon hingga suku-suku lain yang datang dan menetap di sini. Dari kehadiran berbagai ragam masyarakat inilah, Ambon menjadi kaya akan budaya. Tradisi kain dan musik tradisional Ambon menjadi hal menonjol yang dapat dinikmati oleh para wisatawan.

Asal Usul Nama Ambon

Dari Ombong Hingga Ambon

Asal usul nama kota Ambon sendiri konon katanya tidak mudah ditemukan. Menurut masyarakat setempat, nama Ambon berasal dari kata ‘ombong’ yang merupakan bentukan lokal dari kata ’embun’. Hal ini dikaitkan dengan puncak-puncak gunung di Ambon yang selalu ditutupi oleh embun tebal. Istilah Laha juga pernah digunakan untuk menamai Benteng Nossa Senhora de Anunciada yang menjadi cikal bakal kota Ambon. Istilah Laha sendiri memiliki arti pelabuhan dalam bahasa setempat.

Meskipun sekarang kata Ambon mengacu pada kota dalam perkembangan sejarah, sebenarnya kata tersebut menunjuk kepada penduduk daerah Maluku Tengah. Seiring berjalannya waktu, nama Ambon kemudian digunakan untuk menyebut ibukota provinsi Maluku.

Potret Masa Kini Ambon

Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Sekarang ini, Ambon telah berkembang menjadi kota pusat pertumbuhan ekonomi untuk kawasan Indonesia Timur. Perdagangan dan industri pariwisata di sini terus mengalami kemajuan. Meskipun awalnya dihuni oleh masyarakat adat Ambon, namun sejak berabad-abad lalu kota ini sudah memiliki keragaman yang tinggi. Peristiwa politik pada tahun 1999 yang menyebabkan kerusuhan SARA menjadi pembelajaran berharga bagi masyarakat Ambon untuk menjadi sebuah kota yang penuh toleransi dan menghormati perbedaan.

Dari kehadiran berbagai ragam masyarakat itulah, Ambon menjadi kaya akan budaya. Selain tradisi kain dan musik tradisional, kota ini juga memiliki kuliner yang lezat. Ambon Manise, julukan kota ini, menawarkan banyak rumah makan yang bisa memanjakan lidah wisatawan.

Destinasi Populer di Ambon

Ambon Manise memiliki banyak destinasi wisata yang menarik dan populer. Berikut adalah beberapa di antaranya:

BACA JUGA :  10 Toko Mainan Anak Yang Ada di Depok

Pantai Pintu Kota

Pantai Pintu Kota terkenal dengan karang berlubangnya yang unik. Bentuk karang yang menyerupai pintu membuat pantai ini menjadi spot foto yang populer. Selain itu, pantai ini juga menawarkan pemandangan laut yang indah dan air yang jernih. Para wisatawan dapat berenang, berjemur, atau hanya menikmati keindahan pantai ini.

Jembatan Merah Putih (JMP)

Jembatan Merah Putih atau JMP adalah ikon kota Ambon. Jembatan ini tidak hanya memudahkan akses transportasi, tetapi juga menawarkan pemandangan yang indah. JMP sering digunakan sebagai latar belakang foto oleh wisatawan dan penduduk lokal. Terutama saat malam hari, ketika lampu jembatan menyala, JMP menjadi sangat indah dipandang.

Pulau Pombo

Pulau Pombo merupakan pulau tak berpenghuni yang berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari pelabuhan Ambon. Pulau ini dapat dijangkau menggunakan speed boat. Pulau Pombo menawarkan keindahan alam bawah laut yang luar biasa. Snorkeling dan menyelam di sini akan membawa Anda ke dunia bawah laut yang indah dan mempesona.

Museum Siwalima

Museum Siwalima adalah museum sejarah dan budaya di Ambon. Museum ini menampilkan koleksi yang beragam, mulai dari artefak sejarah, senjata tradisional, pakaian adat, hingga lukisan. Wisatawan dapat mengetahui lebih banyak tentang sejarah dan budaya Ambon melalui kunjungan ke museum ini.

Monumen Pattimura

Monumen Pattimura adalah monumen yang didedikasikan untuk mengenang pahlawan nasional, Thomas Matulessy atau yang lebih dikenal dengan nama Pattimura. Monumen ini berdiri di atas bukit yang menawarkan pemandangan indah Kota Ambon dari atas. Wisatawan dapat mengunjungi monumen ini untuk mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Pattimura.

Kota Tua Ambon

Kota Tua Ambon adalah kawasan yang memiliki bangunan-bangunan tua yang masih terawat dengan baik. Kawasan ini merupakan saksi bisu dari masa kolonial Belanda di Ambon. Wisatawan dapat berkeliling kawasan ini untuk melihat bangunan-bangunan bersejarah dan menikmati suasana yang kental dengan nuansa masa lampau.

Tugu Trikora

Tugu Trikora adalah tugu peringatan yang didirikan untuk mengenang peristiwa Operasi Trikora pada tahun 1961. Tugu ini memiliki makna penting bagi masyarakat Ambon sebagai simbol perjuangan dan kebanggaan akan kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA :  10 Travel Surabaya Kediri Yang Bagus, Harga Mulai Rp.85.000

Kuliner Khas Ambon

Selain keindahan alam dan sejarahnya, Ambon juga terkenal dengan kuliner khasnya. Berikut adalah beberapa makanan khas Ambon yang patut dicoba:

Papeda

Papeda adalah makanan khas Maluku yang terbuat dari sagu. Makanan ini biasanya disajikan dengan ikan kuah kuning dan sambal dabu-dabu. Papeda memiliki tekstur yang kenyal dan rasanya yang gurih. Makanan ini merupakan hidangan yang kaya akan protein dan serat.

Roti Tawa

Roti Tawa adalah roti tradisional Ambon yang terbuat dari sagu. Roti ini memiliki tekstur yang kenyal dan rasanya yang manis. Roti Tawa biasanya disajikan dengan berbagai macam topping seperti keju, selai, atau cokelat.

Kue Rangi

Kue Rangi adalah kue tradisional Ambon yang terbuat dari tepung terigu, kelapa parut, dan gula. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan rasanya yang manis. Kue Rangi biasanya disajikan sebagai hidangan penutup atau camilan.

Papeda Kuah Kuning

Papeda Kuah Kuning adalah hidangan yang terdiri dari papeda yang disajikan dengan kuah kuning yang kental. Kuah kuning ini biasanya terbuat dari ikan atau udang. Hidangan ini memiliki rasa yang gurih dan lezat.

Lobster Woku

Lobster Woku adalah hidangan yang terdiri dari lobster yang dimasak dengan bumbu woku. Bumbu woku terbuat dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Hidangan ini memiliki rasa pedas dan nikmat.

Nasi Kuning

Nasi Kuning adalah hidangan nasi yang dimasak dengan menggunakan kunyit sehingga memiliki warna kuning. Nasi Kuning biasanya disajikan dengan berbagai macam lauk-pauk seperti ayam goreng, telur dadar, ikan bakar, dan sayur-sayuran.

Kesimpulan

Ambon, kota yang kaya akan sejarah, keindahan alam, dan budaya. Kota ini menawarkan berbagai destinasi wisata yang menarik dan populer seperti Pantai Pintu Kota, Jembatan Merah Putih, Pulau Pombo, dan masih banyak lagi. Selain itu, kuliner khas Ambon seperti Papeda, Roti Tawa, dan Lobster Woku juga patut dicoba. Dengan segala keindahannya, Ambon Manise memang menjadi destinasi wisata favorit baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi kota ini dan menikmati segala yang ditawarkannya.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *