PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Lokasi Curug Cipurut

Blog

Curug Cipurut: Menikmati Keindahan Air Terjun di Purwakarta

Curug Cipurut merupakan salah satu objek wisata alam yang terletak di Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat. Dengan topografi wilayah yang sebagian besar berupa pegunungan dan perbukitan, Kabupaten Purwakarta memiliki potensi wisata alam yang sangat kaya. Mulai dari wisata gunung, bukit, goa, situ atau danau, sumber air panas hingga curug atau air terjun. Salah satu curug yang terkenal di Purwakarta adalah Curug Cipurut.

Sejarah Singkat Curug Cipurut

Curug Cipurut terletak di kawasan Cagar Alam Gunung Burangrang. Pengelolaan objek wisata air terjun ini ditangani oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jabar I, sedangkan untuk operasional di lapangan ditangani oleh Desa Wanayasa dan Desa Sumurugul. Menurut masyarakat setempat, di area seluas 4 hektar terdapat 7 air terjun dalam satu aliran air di Curug Cipurut. Namun, yang diketahui oleh masyarakat umum dan dijadikan objek wisata hanya 3 air terjun utama.

Curug Cipurut memiliki keunikan tersendiri. Curug utama memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan airnya jatuh melewati bebatuan yang tersusun seperti tangga. Hal ini membuat pengunjung dapat menikmati air yang jatuh dari jarak dekat, baik untuk mandi maupun sekedar membasuh muka. Sementara itu, dua curug lainnya memiliki kemiringan yang lebih landai dan sering digunakan oleh pengunjung sebagai tempat seluncur.

BACA JUGA :  10 Lotek Enak dan Melegenda di Jogja Yang Wajib Buat Dicicipi

Selain keindahan alamnya, Curug Cipurut juga memiliki cerita sejarah yang menarik. Konon, nama “Cipurut” berasal dari pohon buah purut yang dulu tumbuh di sekitar air terjun ini. Pohon tersebut memiliki bentuk yang menyerupai buah limus kecil dan mengeluarkan banyak getah yang tidak bisa dikonsumsi. Sayangnya, pohon tersebut sudah tidak ditemukan lagi di sekitar area Curug Cipurut.

Tidak hanya itu, Curug Cipurut juga memiliki cerita misteri yang menarik. Di seluruh kawasan Gunung Burangrang, termasuk Curug Cipurut, terdapat hewan endemik yang disebut Surili. Hewan ini memiliki bentuk yang menyerupai seekor kera kecil dengan bulu berwarna putih. Surili sering memperdengarkan tawa dengan suara yang nyaring. Masyarakat setempat menamakannya Surili, diambil dari kata “Seuri” yang dalam Bahasa Sunda memiliki arti “Tertawa”.

Cara Menuju Lokasi Curug Cipurut

Untuk menuju ke Curug Cipurut, pengunjung dapat mengawalinya dari pusat Kota Purwakarta yang berjarak sekitar 30 km dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Alternatif lainnya adalah dari Kota Wanayasa yang berjarak sekitar 3 km ke arah selatan. Jalan menuju Curug Cipurut relatif baik, namun penuh dengan tanjakan, turunan, dan tikungan. Jadi, pengunjung perlu berhati-hati saat berkendara.

Apabila menggunakan kendaraan umum, pengunjung dapat menuju ke Terminal Simpang di Kota Purwakarta dan naik angkutan pedesaan atau minibus yang menuju ke Wanayasa. Sesampainya di Terminal Wanayasa, ganti naik angkutan pedesaan jurusan Bojong/Sawit dan turun di pintu gerbang Desa Sumurugul. Dari pintu gerbang ini, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 15-20 menit atau naik ojek dengan biaya sekitar Rp.10.000.

Menikmati Segarnya Air di Curug Cipurut

Mengunjungi Curug Cipurut tidak hanya akan memanjakan mata dengan keindahan air terjunnya, tetapi juga akan menyuguhkan keindahan alam sekitarnya. Saat menuju ke Curug Cipurut, pengunjung akan melewati perkebunan teh dan pepohonan yang rindang di kanan kiri jalan. Keindahan alam ini akan terasa sepanjang perjalanan menuju air terjun.

BACA JUGA :  10 Dealer Resmi Kredit Motor Yamaha di Bandung

Perjalanan menuju Curug Cipurut memang tidak terlalu jauh, namun pengunjung harus berjalan sekitar 1 km. Meskipun begitu, langkah kaki akan terasa ringan karena suasana sekeliling yang masih alami dan udara yang sejuk. Namun, pengunjung perlu berhati-hati karena jalan setapak yang dilalui cenderung licin, terutama pada musim hujan.

Bagi yang tidak terbiasa melakukan trekking jarak jauh, sebaiknya melengkapi diri dengan perbekalan makanan dan minuman yang cukup. Jika tidak membawa, pengunjung dapat membelinya di warung-warung yang ada di sekitar pos jaga. Di sepanjang perjalanan dan di lokasi air terjun, tidak ada satupun pedagang makanan.

Setelah berjalan kaki dan tiba di lokasi, pengunjung akan langsung dimanjakan oleh keindahan air yang terjun dari ketinggian tebing dengan balutan pepohonan di sekitarnya. Terdapat dua air terjun yang cukup landai sehingga banyak pengunjung yang memanfaatkannya untuk mandi, bersantai, dan bermain seluncur. Di sekitar kedua air terjun tersebut, terdapat banyak spot menawan untuk berfoto.

Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga dapat berkemah di area camping ground yang disediakan oleh pengelola. Area berkemah ini sering dimanfaatkan untuk kegiatan Pendidikan Dasar Kepecintaan Alam dan dijadikan tempat ritual adat oleh warga setempat. Ada beberapa tempat camping ground yang dapat dipilih oleh wisatawan.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Curug Cipurut

Curug Cipurut dibuka untuk umum dari jam 08.00 sampai jam 17.00. Harga tiket masuk untuk setiap pengunjung adalah Rp.5.000 pada hari biasa dan Rp.20.000 pada akhir pekan. Pengunjung juga perlu membayar biaya parkir sebesar Rp.2.000 untuk motor dan Rp.5.000 untuk mobil. Bagi wisatawan yang ingin berkemah di lokasi, ada tambahan biaya sebesar Rp.7.000 per orang.

BACA JUGA :  10 Daftar Rental Mobil Toyota Hiace di Wilayah Bogor Yang Menawarkan Harga Terjangkau

Fasilitas di Curug Cipurut terbatas. Hanya terdapat area parkir yang memiliki kapasitas sekitar 7 kendaraan roda empat. Selain itu, terdapat jalan setapak, trail, shelter dari kayu, kamar mandi, toilet, dan beberapa warung jajanan. Fasilitas lain yang disediakan adalah area camping ground yang sering dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan dan ritual adat.

Curug Cipurut adalah destinasi wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Keindahan air terjunnya yang mempesona, suasana alam yang masih alami, serta cerita sejarah dan misteri yang menghampiri menjadikan Curug Cipurut sebagai tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Jadi, jika Anda sedang berada di Purwakarta, jangan lupa mampir ke Curug Cipurut dan nikmati keindahan alamnya.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *