Penangkaran Buaya Asam Kumbang
Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan: Destinasi Wisata Reptil Terbesar di Sumatera Utara
Taman Buaya: Keajaiban Reptil di Medan
Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan adalah salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi pecinta binatang, terutama reptil. Taman ini merupakan taman reptil terbesar di Medan bahkan se-Indonesia. Lokasinya terletak di Jalan Bunga Raya II, Asam Kumbang, Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara.
Taman penangkaran ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, terutama anak-anak. Di taman ini, terdapat ribuan buaya dari berbagai ukuran. Anda dapat menemukan sekitar 3000 ekor buaya, mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Taman penangkaran ini telah berdiri sejak tahun 1959 dan memiliki luas tanah hingga 2 hektar. Pendirinya adalah Lo Than Mok.
Selain sebagai tempat penangkaran buaya, taman ini juga menjadi salah satu ikon kota Medan. Bagi wisatawan yang sedang berada di Sumatera Utara, tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat ini. Selain melihat ribuan buaya, pengunjung juga dapat menikmati kebun binatang mini yang terdapat di dalam area taman penangkaran.
Kebun binatang mini ini diisi oleh berbagai jenis binatang seperti ular Phyton, cobra, monyet, kura-kura, dan penyu. Selain itu, terdapat juga ratusan bangau putih yang terbang bebas di atas kolam besar penangkaran. Namun, meskipun telah ada pengamanan yang ketat, pengunjung tetap harus waspada.
Harga Tiket Masuk dan Fasilitas
Untuk masuk ke Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang, pengunjung hanya perlu membayar tiket seharga Rp.6.000 per orang. Harga tiket masuk yang terjangkau ini membuat tempat ini menjadi destinasi wisata yang populer di kalangan masyarakat Medan dan sekitarnya.
Tempat pembelian tiket tidak berada di loket karcis seperti tempat lain pada umumnya, melainkan di kedai kecil. Para penjaga taman biasanya memberi makan ribuan buaya jam 5 sore setiap harinya. Setelah memasuki pintu samping, pengunjung akan langsung disuguhi pemandangan penampungan buaya dalam setiap bak. Di setiap bak terdapat sekitar 10 ekor buaya, yang ditempatkan berdasarkan usia masing-masing.
Selama mengunjungi taman penangkaran ini, pengunjung dapat menikmati fasilitas yang disediakan, seperti toilet umum, tempat duduk, dan area parkir yang luas. Selain itu, ada juga warung makan dan kedai suvenir yang menjual berbagai macam produk terkait buaya.
Penangkaran Buaya di Indonesia
Ternyata, tidak hanya di Medan saja terdapat lokasi penangkaran buaya, namun juga ada beberapa kota di Indonesia yang memiliki taman serupa. Salah satunya adalah Taman Buaya Tanjung Pasir Tangerang. Di taman ini, terdapat koleksi buaya sebanyak 500 ekor atau bahkan lebih, mulai dari ukuran terkecil yang baru menetas hingga yang tertua dengan usia sekitar 40 tahunan. Meskipun ada beberapa buaya yang mencapai usia 70 tahunan, namun jumlahnya sangat sedikit.
Di Taman Buaya Tanjung Pasir, buaya-buaya yang sedang tidak berendam dalam kolam akan berjemur di tepi kolam. Hal ini memungkinkan pengunjung untuk mengamati ratusan ekor buaya di pinggiran kandang tanpa khawatir kepanasan karena terdapat atap di atasnya.
Selain itu, terdapat juga Penangkaran Buaya Teritip yang berada di Jalan Mulawarman No. 66, Desa Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Taman ini memiliki luas lahan mencapai 3 hektar dan memiliki koleksi sekitar 1700 ekor buaya. Di Penangkaran Buaya Teritip Balikpapan, terdapat beberapa jenis buaya yang dikembangbiakkan, seperti buaya rawa, buaya tawar, dan buaya supit.
Buaya supit merupakan satwa yang dilindungi karena populasinya semakin menipis. Oleh karena itu, di penangkaran ini juga dilakukan proses pengambilan kulit, pengolahan daging, lemak, dan empedu buaya. Kulit buaya yang diolah menjadi produk fashion seperti dompet, tas, dan sepatu.
Keseruan di Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan
Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan menawarkan pengalaman yang seru dan edukatif bagi pengunjung. Dalam kunjungan ke taman ini, pengunjung akan melihat ribuan buaya dari berbagai ukuran dan jenis. Menyusuri setiap spot di taman penangkaran ini akan memakan waktu sekitar satu jam atau lebih.
Saat memasuki taman, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan pemandangan penampungan buaya dalam setiap bak. Jumlah buaya yang ditempatkan di setiap bak sekitar 10 ekor. Penempatan buaya-buaya ini didasarkan pada usia mereka. Meskipun kelihatannya buaya-buaya tersebut diam dan tak bergerak, pengunjung harus tetap berhati-hati dan tidak boleh mendekati atau melemparkan apapun kepada mereka. Buaya-buaya ini dapat menjadi buas dan menerkam dengan seketika.
Untuk menjaga keamanan dan pengawasan, di taman penangkaran ini terdapat kamera CCTV yang dipasang di sudut-sudut taman. Hal ini bertujuan untuk mengawasi semua aktivitas yang terjadi di taman, baik buaya maupun pengunjung. Pengunjung juga akan kagum dengan keindahan taman dan kebersihannya.
Selain menikmati keberadaan ribuan buaya, pengunjung juga dapat menyaksikan atraksi buaya buntung. Buaya buntung ini adalah buaya biasa namun tanpa ekor, dan melakukan atraksi tertentu. Untuk menikmati atraksi ini, pengunjung harus membeli seekor ayam atau itik dengan harga Rp.35.000. Ayam atau itik tersebut akan dilemparkan hidup-hidup ke dalam kolam rawa yang berwarna hijau berlumut. Buaya yang tadinya tak bergerak tiba-tiba berenang dengan cepat dan menerkam mangsanya.
Di taman penangkaran ini, pengunjung juga dapat berfoto dengan buaya. Namun, pengunjung harus didampingi oleh pawang atau petugas yang berpengalaman. Ada juga kebun binatang mini di dalam area taman penangkaran ini. Di kebun binatang mini ini, pengunjung dapat melihat berbagai jenis binatang seperti ular Phyton, cobra, monyet, kura-kura, dan penyu. Terdapat juga ratusan bangau putih yang terbang bebas di atas kolam besar penangkaran.
Informasi Praktis
Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00. Untuk mencapai lokasi taman ini, pengunjung dapat menggunakan transportasi umum seperti angkutan kota atau taksi. Jika menggunakan kendaraan pribadi, terdapat area parkir yang luas di sekitar taman.
Selama mengunjungi taman ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pengunjung disarankan untuk menggunakan topi atau payung saat musim panas, agar terlindung dari sinar matahari yang cukup menyengat. Kedua, bawa masker wajah jika Anda sensitif terhadap bau, karena di dalam taman penangkaran buaya ini terdapat bau yang cukup menyengat.
Selain itu, pastikan Anda membawa uang secukupnya dan dalam kondisi tubuh yang fit agar tidak cepat lelah saat berjalan-jalan mengeksplor Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan. Jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk dan aturan yang ada di taman ini, demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan adalah destinasi wisata yang menarik dan edukatif bagi semua kalangan. Selain melihat ribuan buaya, pengunjung juga bisa mempelajari lebih lanjut tentang reptil ini. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi taman ini saat Anda berada di Medan.