Panduan Tips Pergi Liburan Ke Kota Bangun

Jembatan terpanjang Se-Indonesia berada di Kutai Kertanegara. Jembatan ini bernama Jembatan Martadipura yang dibangun di atas rawa, sepanjang 15.3 km. Panjang jembatan ini mengalahkan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura, dengan panjang 5.4 km.

Dengan adanya jembatan ini, membawa banyak sekali manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain itu juga membuka akses jalan penghubung ke daerah di hulu Mahakam yang sebelumnya terisolasi. Bahkan anak-anak sekolah di desa-desa kini tak perlu lagi menyeberangi sungai. Mereka bisa menempuhnya dengan berkendara sepeda motor.

Kota Bangun adalah sebuah kecamatan yang berada di daerah pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Setidaknya ada 20 desa yang tergabung ke dalam kecamatan ini. Beberapa wilayah di Kota Bangun dipisahkan oleh Sungai Mahakam dan Sungai Belayan, selain itu juga berada di tepi Danau Semayang dan Danau Melintang. Aktivitas penduduknya pun terpusat di area sungai dan danau tersebut.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Kota Bangun

Kota kecil yang tenang ini menjadi tempat dimulainya kisah perjalanan di Mahakam. Anda juga bisa bertolak ke tempat tujuan lainnya seperti Sungai Kedang Kepala, Tabang, Tanjung Isuy, Desa Dayak Mancong, Danau Semayang, Danau Jempang., termasuk juga Muara Pahu tempat pemusatan Ikan Lumba-lumba Air Tawar atau Ikan Pesut Mahakam.

Dari sini, Anda naik kapal biasa langsung menuju Muara Muntai di sungai. Anda akan mengarungi sungai melewati berbagai kehidupan alam liar, hutan belantara, dan jika beruntung bisa bertemu satwa liar monyet atau ikan lumba-lumba air tawar yang sering dijuluki Pesut Mahakam.

Wilayah Utama Kota Bangun

Batas wilayah administratif Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu:

  • Sebelah Utara: Kabupaten Malinau
  • Sebelah Timur: Kabupaten Kutai Timur dan Selat Makassar
  • Sebelah Selatan: Kabupaten Panajem Pasir Utara dan Kota Balikpapan
  • Sebelah Barat: Kabupaten Kutai Barat

Sejarah Kota Bangun

Kota Bangun menjadi daerah pertahanan dan perlawanan terakhir pasukan Kerajaan Kutai melawan Belanda pada tahun 1844, disebabkan gugurnya panglima perang Awang Long Senopati. Kota Bangun juga merupakan salah satu permukiman penduduk yang paling tua di Kabupaten Kutai Kertanegara.

Cara Pergi ke Kota Bangun

Anda bisa mencapai Kota Bangun dengan mengendarai mobil atau bus umum dari Balikpapan ke Samarinda, dilanjutkan dengan bus umum atau mobil menuju Kota Bangun. Untuk sampai di Kota Bangun dari Kota Samarinda menempuh waktu tiga sampai empat jam perjalanan. Bisa juga dengan kapal feri, atau rumah perahu ke Kota Bangun. Perkiraan waktunya adalah 6 jam sampai satu hari untuk mencapai Kota Bangun.

Transportasi di Kota Bangun

Transportasi di wilayah ini mengandalkan aliran sungai Mahakam sebagai sarana pendukung angkutan penumpang, barang, maupun hasil tambang dan hasil hutan, yang menghubungkan desa-desa atau daerah di sekitar sungai dan danau. Pemanfaatan danau dan sungai sebagai sarana transportasi disebabkan jalan darat di sekitar danau masih sangat kurang dan kondisi daerah yang berawa yang lebih cocok menggunakan transportasi air. Selain itu, transportasi air juga lebih efektif dalam menjalin hubungan sosial ekonomi antar daerah.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Kota Bangun

Hotel di Kota Bangun

Terdapat sebuah penginapan berkonsep taman yang berlokasi di Modoinding. Penginapan ini menawarkan bebas parkir pribadi, jasa penitipan barang, dan snack bar di mana para pengunjung dapat bersantai. Pengunjung juga dapat bersepeda dan memancing di sini. Harga untuk single room Rp. 150.000 per malam dan tipe bungalow standar Rp. 250.000 per malam.

Iklim di Kota Bangun

Kota Bangun beriklim tropis basah dengan karakteristik curah hujan yang cukup tinggi dan signifikan. Bahkan di bulan terkering sekalipun curah hujan masih tinggi. Selain itu, iklim di sini juga dipengaruhi oleh letak geografisnya, yakni iklim hutan tropika humida dengan suhu udara rata-rata 26°C, di mana perbedaan selisih suhu terendah dan suhu tertinggi mencapai 5°-7°C. Jumlah rata-rata hujan harian adalah 130-150 hari dalam setahun.

Bahasa Daerah di Kota Bangun

Masih tergolong dalam rumpun Austronesia, bahasa yang dituturkan di Kota Bangun ini, yaitu Melayu Kutai Kota Bangun atau Bahasa Kutai Hulu.

Tempat Wisata di Kota Bangun

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Kota Bangun

1. Muara Pahu

Muara Pahu merupakan tempat populasi terbesar ikan Pesut Mahakam. Pesut Mahakam atau Lumba-lumba air tawar yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Irrawaddy Dolphin ini jga dapat ditemui di aliran utama Sungai Mahakam pada musim-musim tertentu. Selain itu juga terdapat di anak sungai dan danau, serta Muara Kaman dan Melak.

Pesut-pesut ini muncul pada pagi hari sekitar jam 06.00 – 08.00, dan sore hari sekitar jam 16.00 – 18.00. Ada juga satwa lain seperti burung, kera, bangau tongtong, enggang, raja udang, bekantan, lutung, berang-berang dan satwa liar lainnya yang sudah jarang ditemui.

2. Danau Semayang

Anda juga dapat menemukan Pesut Mahakam, Bangau Tongtong, Kerbau dan Burung Kuntul di area danau. Masyarakat setempat juga memanfaatkan beberapa area sekitar danau ini untuk lahan pertanian.

3. Danau Melintang.

Letaknya bersebelahan dengan Danau Semayang dengan luas yang lebih kecil. Di sini Anda mungkin dapat menjumpai Lutung atau Bekantan. Ada sebuah desa yaitu Desa Melintang yang mayoritas penghuninya bermata pencaharian sebagai nelayan.

4. Danau Jempang

Pemandangan berbeda dapat Anda lihat di danau ini. Rumah-rumah terapung yang didirikan masyarakat setempat guna mencari ikan banyak terlihat di sini. Satwa serupa dapat dijumpai seperti yang ada di danau lainnya. Di sisi utara Danau Jempang berdiri sebuah desa bernama Desa Tanjung Isuy yang dihuni oleh suku Dayak Benuaq dan suku Dayak Tunjung. Desa ini mendapat jukulan sebagai desa budaya, di mana juga terdapat rumah-rumah panjang atau Rumah Lamin yang dimanfaatkan sebagai penginapan bagi para pegunjung.

Kawasan sekitar danau-danau ini bisa menjadi surga bagi para pengamat burung atau pecinta burung. Karena berbagai burung yang jarang ditemui bisa diamati di daerah ini. Sebut saja Walet Raksasa, Cangak Merah, Kuntul Perak, Beragam jenis Burung Kuntul, Blekok Sawah, Trinil Pantai, Bangau Tongtong, Pecul Ular Asia, Belibis Kembang, Dara Laut Kumis, Dara Laut Tengkuk Hitam, dan Elang Bondol. Namun Anda juga perlu berhati-hati di sekitar danau, karena dapat juga menjumpai hewan reptile seperti, Biawak Kalimantan, Buaya Sapit, Ular, dan Kura-kura.

Museum di Kota Bangun

1. Museum Mulawarman Tenggarong

Address: Panji, Tenggarong, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan 75513
Phone:(0541) 661042

Bangunan ini merupakan bekas keraton Kesultanan Kutai Kartanegara yang dibangun pada tahun 1936. Didalam museum ini dapat dilihat beraneka macam koleksi benda-benda bersejarah peninggalan kerajaan Kutai Kartanegara, benda-benda budaya dari daerah Kutai, koleksi keramik kuno, koleksi uang kuno, dan masih banyak lagi. Museum Mulawarman terletak di Jalan Diponegoro dan dibuka setiap hari (kecuali Senin) mulai jam 08.00 hingga 16.00.

2. Museum Kayu

Museum Kayu berlokasi di Waduk Panji Sukarame. Koleksi yang diperlihatkan di museum ini adalah beraneka macam produk hutan di Kalimantan Timur. Di depan Museum terpampang seekor buaya liar yang diawetkan. Konon buaya ini pernah menyantap korban manusia di Sangatta, Kutai Timur.

Rekomendasi Tempat Makan di Kota Bangun

Kuliner yang terkenal di kawasan Tenggarong, Kutai Kartanegara, adalah udang galah. Udang air tawar yang tinggi protein ini selalu menjadi incaran para pengunjung. Salah satu yang tersohor terletak di Jl. Ahmad Yani, Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun. Rumah makan tempat menikmati udang galah goring bernama Rumah Makan Pantai Mia ini selalu laris didatangi pengunjung. Harga udang galah di rumah makan ini terbilang murah, untuk udang galah berukuran sedang harganya Rp. 50.000, sedangkan yang besar Rp. 80.000 untuk setiap porsinya.

Beberapa rumah makan lainnya juga terdapat di wilayah Kota Bangun Ulu, seperti RM. Etam, RM. Sederhana, RM. Etam Kutai, RM. Darmagakota, RM. Papadaan, RM. Sudi Mampir, RM. Nusantara, RM. Pelita, RM. Mahakam, RM. Mukjizat, RM. Mekar, dan RM. Risky.
Ketika malam tiba di Danau Semayang, di sepanjang jalan utama juga banyak warung makan menjajakan makanan seperti Ayam Goreng Lalapan, Nasi Goreng, Bakso dan Sate.

Tips Wisata di Kota Bangun

  • Bawalah sepatu yang tahan terhadap air atau sepatu berbahan karet yang mudah dibersihkan dari lumpur, karena daerahnya banyak yang berawa-rawa dan transportasi di daerah Kota Bangun mengandalkan transportasi air.
  • Pakailah lotion atau spray anti serangga, karena banyak terdapat serangga di alam liar kawasan ini.
  • Lindungi diri Anda juga dari panas matahari yang menyengat, seperti kacamata hitam, topi dan sunblock untuk kulit Anda.
  • Sebaiknya tidak menggunakan parfum atau wangi-wangian yang tajam saat Anda akan melintasi sungai atau hutan liar, karena bau yang tajam justru dapat mengundang serangga atau hewan untuk mendekati Anda.
  • Persiapkan perbekalan makanan dan minuman karena jarak yang Anda tempuh dari setiap daerah tujuan ke daerah tujuan lainnya cukup berjauhan.
  • Perbekali diri Anda dengan obat-obatan pribadi yang mungkin Anda perlukan selama perjalanan.

Perlu Kamu Tahu di Kota Bangun

  • Sekretariat Bagian Humas dan Protokol
    Pemerintah Kabupaten Kutai Kertanegara
    Jl. Wolter Monginsidi No.1, Tenggarong
    7511 – Kaltim.
    Email: [email protected]
    Telp: 0541-662088 ext.314
    Fax: 0541-661690
  • RSUD Dayaku Raja Kota Bangun
    Merupakan satu-satunya rumah sakit yang terletak di Kecamatan Kota Bangun.

Leave a Reply