Panduan Tips Pergi Liburan Ke Makassar

Kota Makassar merupakan kota yang juga dikenal dengan nama Ujungpandang. Kota Makassar adalah kota terbesar kedua di wilayah timur Indonesia dengan jumlah populasi penduduk terbesar kelima setelah Kota Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Sebagai ibukota dari Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar adalah kota yang sibuk khususnya di wilayah bandar udara dan pelabuhannya.

Makassar dikenal sebagai pusat perdagangan sekaligus pusat distribusi barang untuk wilayah Indonesia bagian timur. Tidak heran jika bandar udara dan pelabuhan Makassar selalu disibukkan dengan berbagai aktivitas terkait perdagangan dan pengiriman barang.

Selain aktivitas perdagangan, Kota Makassar juga dikenal sebagai kota pendidikan. Banyak masyarakat kota ini yang tidak segan-segan untuk pergi merantau ke berbagai penjuru nusantara hingga mancanegara demi mengenyam pendidikan.

Kota Makassar memiliki destinasi wisata yang lengkap mulai dari wisata sejarah, wisata budaya, wisata belanja, hingga wisata kuliner khas dengan pilihan yang beragam. Selain dikenal karena destinasi wisatanya yang lengkap, Kota Makassar juga dikenal akan keindahan alamnya yang mempesona.

Pariwisata Makassar juga telah diakui dunia internasional seperti gugusan pantai dan alam bawah lautnya. Sementara itu, dari segi masyarakatnya, Kota Makassar terkenal dengan penduduknya yang mayoritas adalah suku Bugis, Makassar, Toraja, hingga warga keturunan Tionghoa.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Makassar via @aim_production
Panduan Tips Pergi Liburan Ke Makassar via @aim_production

Kota Makassar memiliki beberapa wilayah utama yaitu sebagai berikut:

  • Biring Kanaya
  • Bontoala
  • Makassar
  • Mamajang
  • Manggala
  • Mariso
  • Panakkukang
  • Rappocini
  • Tallo
  • Tamalanrea
  • Tamalate
  • Ujungpandang
  • Ujung Tanah
  • Wajo

Sejarah Makassar

Kota Makassar merupakan kota yang termasuk ke dalam daerah taklukan Kerajaan Majapahit. Nama “Makassar” sendiri konon diambil dari Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca yang ditulis sekitar abad ke-14. Nama “Makassar” telah disebutkan sebelumnya oleh Mpu Prapanca di dalam Kitab Negarakertagama.

Bermula dari menjadi daerah taklukan Kerajaan Majapahit, Kota Makassar terus dikembangkan. Raja Gowa ke-9 yaitu Tumaparisi Kallonna diperkirakan merupakan tokoh penting pertama yang mengembangkan Kota Makassar. Raja Gowa ke-9 ini kemudian memindahkan pusat Kerajaan Gowa yang awalnya berada di wilayah hutan ke wilayah bibir pantai.

Pemindahan pusat kerajaan ke bibir pantai ini berpengaruh besar pada alur perdagangan di Makassar. Banyak kapal-kapal dagang dari luar Pulau Sulawesi yang pada akhirnya singgah di bibir pantai ini. Oleh karena hal tersebut, sekitar abad ke-16, Kota Makassar telah menjadi kota terbesar di Asia Tenggara yang berperan sebagai pusat perdagangan khusus di wilayah timur Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, raja-raja yang memerintah kerajaan di Makassar pada masa itu pada akhirnya menerapkan aturan yang cukup ketat terkait penolakan hak monopoli VOC di Makassar.

Makassar merupakan kota yang penting bagi orang-orang Melayu yang melakukan perdagangan hingga ke Kepulauan Maluku. Pada masa itu, Kota Makassar juga menjadi pusat kerajaan Islam dengan penduduk yang juga mayoritas beragama Islam. Meskipun demikian, Makassar terkenal sebagai kota yang toleran terhadap keberagaman dan perbedaan. Semua suku yang berasal dari berbagai negara dan agama diperbolehkan untuk melakukan perdagangan di Makassar.

Makassar dijuluki sebagai Kota Angin Mamiri. Makna dari angin mamiri adalah angin yang bertiup sepoi-sepoi. Letak Kota Makassar yang berada di bibir atau pinggir pantai membuat kota ini tidak pernah luput dari terpaan angin laut. Hal itulah yang kemudian membuat Kota Makassar dijuluki sebagai Kota Angin Mamiri.

Cara Pergi ke Makassar

Untuk menuju ke Kota Makassar, Anda dapat melewati jalur udara dengan pesawat maupun melewati jalur laut dengan kapal laut.

Pergi Ke Makassar Dengan Pesawat Terbang

Jika Anda berasal dari luar Kota Makassar atau luar Provinsi Sulawesi Selatan, Anda disarankan untuk menggunakan transportasi udara atau pesawat terbang untuk menuju ke kota ini. Selain waktu tempuh yang lebih cepat, perjalanan udara juga lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan perjalanan laut.

Berbagai maskapai penerbangan mulai dari maskapai bersegmen Full Service hingga Low Cost Carriers membuka dan melayani rute menuju Makassar setiap harinya. Anda dapat memilih maskapai penerbangan yang sesuai dengan budget dan rute perjalanan Anda.

Jika Anda menggunakan pesawat untuk menuju Kota Makassar, pesawat Anda akan mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG). Anda akan dikenakan pajak bandara sekitar Rp50.000 untuk penerbangan domestik dan sekitar Rp150.000 untuk penerbangan internasional.

Transportasi di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin

Dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, untuk menuju Kota Makassar, Anda perlu menempuh jarak sekitar 25 km lagi dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit jika menggunakan kendaraan bermotor. Anda dapat memilih beberapa alternatif transportasi darat berikut yang memiliki harga terjangkau dan tersedia di Bandara Sultan Hasanuddin.

Bus DAMRI

Seperti halnya di Jakarta, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) Makassar pun tersedia Bus DAMRI. Anda bisa menuju Kota Makassar dengan bus ini dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit. Tarif Bus Damri ini juga cukup terjangkau yaitu kurang lebih sekitar Rp25.000 per orang. Bus Damri ini berangkat setiap satu jam sekali dari pukul 08.00–24.00 WITA untuk rute bandara ke pusat kota (Makassar) dan pukul 05.00–20.00 WITA untuk rute pusat kota (Makassar) ke bandara.

Berikut ini adalah rute yang dilewati Bus DAMRI yang ada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

  • Dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin → Jalan Perintis Kemerdekaan → Jalan Urip Sumoharjo →  Jalan Gunung Bawakaraeng → Jalan Kartini →  Jalan Kajolalido →  Jalan Arief Rate →  Jalan Sultan Hasanuddin → Jalan Pattimura (Pasar Baru) → Jalan Ujung Pandang →  Jalan Ribura’ne
  • Dari Makassar menuju Bandara Internasional Sultan Hasanudddin → Jalan Ribura’ne → Jalan Ahmad Yani → Jalan Kajolalido → Jalan Arif Rate → Jalan Sultan Hasanudin → Jalan Pattimura (Pasar Baru) → Jalan Ujung Pandang → Jalan Nusantara → Toll Ir. Sutami → Bandara Internasioanl Sultan Hasanuddin

Shuttle Bus

Bus Shuttle tersedia di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Bus ini dapat dinaiki secara gratis dengan rute terbatas yaitu dari bandara sampai ke Jalan Perintis Kemerdekaan saja. Setelah itu, penumpang bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan kota (pete-pete) dengan tarif sekitar Rp5.000 untuk menuju pusat Kota Makassar.

Mobil Sewaan (Rent Car)

Jika Anda datang ke Kota Makassar bersama dengan keluarga atau rombongan, Anda disarankan untuk menyewa mobil di rent car yang tersedia di bandara. Mobil sewaan dapat memuat lebih banyak orang dan memiliki bagasi yang dapat mengangkut barang bawaan Anda sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Tarif sewa mobil dari bandara ke Pantai Losari atau pusat Kota Makassar berkisar antara Rp120.000 sampai dengan Rp150.000.

Pergi Ke Makassar Dengan Kapal Laut

Jika Anda menginginkan kesan perjalanan yang berbeda, Anda dapat memilih kapal laut sebagai alternatif transportasi untuk menuju Makassar. Biaya perjalanan dengan menggunakan kapal laut biasanya juga lebih murah dan terjangkau dibandingkan dengan pesawat terbang. Anda bisa naik Kapal Pelni yang berangkat dari Jakarta atau Surabaya untuk menuju ke Makassar.

Jika Anda berangkat dari Jakarta, Anda bisa naik Kapal Pelni melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Sementara itu, jika Anda berangkat dari Surabaya, Anda bisa naik Kapal Pelni melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Tarif atau biaya naik Kapal Pelni dari Jakarta sampai Makassar berkisar antara Rp500.000–Rp1.400.000.

Transportasi di Makassar

Taksi

Dalam beroperasi, taksi yang ada di Kota Makassar tidak semuanya menggunakan mobil sedan melainkan ada juga yang menggunakan mobil MPV atau mobil keluarga dengan kapasitas yang lebih besar untuk menampung orang. Salah satu brand taksi di Kota Makassar yang memiliki reputasi cukup baik adalah Bosowa Taxi. Jika Anda menggunakan taksi sebagai alat transportasi Anda selama berada di Makassar, pastikan Anda menaikki taksi dengan argo.

Angkutan Kota (Pete-pete)

Angkutan kota yang ada di Kota Makassar disebut juga dengan Pete-pete. Armada pete-pete yang ada di Makassar didominasi dengan warna biru. Anda bisa memanfaatkan pete-pete ini untuk menuju tempat-tempat di pusat Kota Makassar yang ingin Anda datangi.Tarif ongkos naik pete-pete ini juga relatif murah dan terjangkau yaitu berkisar antara Rp4.000–Rp5.000.

Becak dan Bentor

Becak merupakan salah satu alat transportasi tradisional yang bisa Anda jadikan alternatif jika lalu lintas di Kota Makassar sedang tidak bersahabat. Biasanya, becak banyak dijumpai di lokasi atau tempat-tempat wisata seperti Pantai Losari.

Tarif atau ongkos becak di Makassar sangat bergantung dengan jauh dekatnya jarak tempuh dan kepandaian penumpang dalam bernegosiasi atau menawar harga. Tarif atau ongkos becak biasanya dimulai dengan harga minimal sekitar Rp10.000.

Selain becak, di Kota Makassar juga terdapat Bentor. Bentor adalah akronim dari Becak Motor. Jika becak menggunakan tenaga manusia yaitu dengan dikayuh, lain halnya dengan bentor yang menggunakan mensin kendaraan roda dua. Tarif atau ongkos bentor ini juga bergantung dengan jarak tempuh dan tentunya di atas ongkos becak.

Hotel di Makassar

Sebelum menentukan hotel untuk tempat Anda menginap selama di Makassar, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

1. Lokasi Hotel

Sebelum Anda tiba di Kota Makassar, sebaiknya Anda mengecek terlebih dahulu lokasi hotel yang akan menjadi tempat menginap Anda. Lokasi hotel yang berada tidak jauh dari pusat kota merupakan lokasi idaman para wisatawan.

Dengan lokasi hotel yang dekat dengan pusat kota, Anda akan lebih dekat dengan tempat-tempat wisata yang ingin Anda kunjungi. Selain itu, Anda juga tidak akan terlalu lama menghabiskan waktu di jalan, tidak terjebak macet, dan lebih hemat ongkos. Hal penting lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah  melihat area sekitar hotel sekaligus memastikan bahwa hotel tersebut aman untuk ditempati.

2. Fasilitas Hotel

Selain lokasi, fasilitas hotel merupakan hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Hotel dengan fasilitas yang lengkap bisa menjadi kebutuhan utama para wisatawan saat menginap di suatu daerah. Fasilitas hotel ini antara lain adalah seperti sarapan, perlengkapan mandi, kolam renang, hingga air hangat.

Anda dapat memperoleh informasi mengenai hotel beserta fasilitasnya yang ada di Makassar dari internet dengan pencarian (browsing), dari website resmi hotel, situs-situs pengulas (review) hotel, hingga menghubungi atau bertanya langsung dengan datang ke hotel yang menjadi tujuan Anda.

Setelah mendapatkan informasi yang memadai mengenai hotel yang akan dijadikan tempat menginap, Anda juga perlu melakukan perbandingan harga dan fasilitas hotel tersebut dengan beberapa hotel lainnya sebelum membuat keputusan.

Anda sebaiknya tidak hanya terpaku pada satu hotel saja. Anda perlu membandingkan dan memperhitungkan biaya serta fasilitas yang akan Anda dapatkan dari biaya yang Anda keluarkan. Jika Anda menemukan hotel yang jauh lebih bagus, modern, memiliki fasilitas yang banyak, lokasinya lebih strategis, dan selisih harganya tidak jauh berbeda dari hotel pertama yang Anda pilih, tidak ada salahnya untuk memilih hotel yang kedua.

3. Pelayanan Hotel

Selain fasilitas, pelayanan hotel juga menjadi hal penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih hotel. Untuk mengetahui standar pelayanan sebuah hotel yang akan Anda booking, Anda dapat mencari informasinya melalui situs traveller dan situs pengulas (review) hotel sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.

Iklim di Makassar

Suhu udara di Makassar relatif panas dan kering yaitu berkisar antara 23–33°C sepanjang tahunnya. Musim hujan di Kota Makassar berlangsung dari bulan November hingga bulan Maret dengan bulan Januari sebagai puncaknya. Sementara itu, musim kemarau berlangsung dari bulan Mei hingga bulan Oktober dengan suhu tertinggi sekitar bulan September.

Bahasa Daerah di Makassar

Salah satu bahasa daerah yang ada di Kota Makassar adalah Bahasa Makassar. Bahasa Makassar atau yang disebut juga dengan bahasa Mangkasara merupakan bahasa yang dituturkan oleh suku Makassar, penduduk asli Sulawesi Selatan. Bahasa Makassar atau bahasa Mangkasara ini adalah bahasa yang termasuk ke dalam rumpun bahasa Makassar.

Rumpun bahasa Makassar sendiri adalah bagian dari rumpun bahasa Sulawesi Selatan yang merupakan anggota Melayu-Polinesia dari rumpun besar bahasa Austronesia. Bahasa Makassar memiliki aksaranya sendiri yaitu aksara lontara yang berasal dari aksara Brahmi Kuno dari India. Akan tetapi, saat ini aksara lontara sudah banyak ditulis dengan menggunakan aksara latin.

Saat ini, banyak warga lokal di Makassar yang sudah sangat fasih berbahasa Indonesia. Biasanya, jika berkomunikasi dengan pendatang, warga setempat berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan, banyak juga warga yang mahir berbahasa Inggris mengingat Kota Makassar dikenal sebagai Kota Pendidikan di wilayah timur Indonesia.

Tempat Wisata di Makassar

Kota Makassar terkenal dengan objek wisata alamnya yang indah dan beragam. Selain objek wisata alam, Kota Makassar juga memiliki objek wisata sejarah dan budaya hingga objek wisata religi. Berikut ini adalah berbagai objek wisata di Kota Makassar yang dapat Anda kunjungi.

Wisata Alam Makassar

1. Pantai Losari

Pantai Losari berada di jantung kota Makassar atau tepatnya di Jalan Penghibur, sebelah barat Kota Makassar. Pantai ini merupakan salah satu tempat wisata yang populer di Makassar. Tidak seperti pantai-pantai lainnya, Pantai Losari tidak memiliki pasir yang menghampar sehingga Anda tidak bisa bermain-main pasir selayaknya di pantai. Anda juga tidak bisa berenang di pantai ini karena pantai ini memiliki air yang cukup dalam. Akan tetapi, Anda tidak perlu kecewa karena pantai ini memiliki beragam wahana permainan air yang dapat Anda nikmati seperti perahu, sepeda air, dan banana boat.

Pantai ini merupakan tempat yang cocok bagi Anda yang ingin menikmati sunset. Di sepanjang pantai ini juga dibangun tanggul beton yang berfungsi untuk menahan ombak. Biasanya, orang-orang memanfaatkan tanggul beton ini untuk duduk sambil memancing ikan. Tidak hanya itu, di akhir pekan, biasanya pantai ini juga kerap dijadikan sebagai tempat berkumpul komunitas atau pun anak muda Makassar.

Pantai Losari juga terkenal akan wisata kulinernya. Di sepanjang pantai ini berjajar warung-warung makan yang menyajikan kuliner khas Sulawesi Selatan seperti Coto Makassar, pisang epe, ikan bakar, hingga sajian kopi Toraja. Bahkan, pantai ini juga dijuluki sebagai pantai dengan meja dan warung makan terpanjang karena warung-warung makan yang ada di sepanjang pantai ini saling berdekatan dan menyambung satu sama lain hingga mencapai panjang kurang lebih sekitar 1 km.

2. Pantai Akkarena

Pantai Akkarena berlokasi di dekat Pantai Losari, tepatnya di area tepi pesisir Tanjung Bunga. Pantai ini telah beroperasi sejak tahun 1998 dengan taman hidangan seluas 10 Ha.

Pantai yang berpasir hitam ini juga merupakan pantai favorit wisatawan sebagai tempat wisata bersama keluarga. Pantai ini menyediakan berbagai sarana hiburan seperti arena bermain outdoor dan juga wahana serta olahraga air seperti jet ski, flying fish, banana boat, hingga arena memancing ikan.

Selain wahana dan olahraga air, pantai ini juga memiliki dermaga dengan panjang sekitar 150 meter yang biasanya dimanfaatkan oleh pengunjung untuk menikmati sunset di Makassar. Dermaga ini juga kerap menjadi tempat berlabuh kapal-kapal yang menyediakan jasa penyeberangan menuju pulau-pulau kecil di Kota Makassar.

Pantai ini telah dikelola oleh pemerintah setempat dengan baik. Berbagai fasilitas pun tersedia di pantai ini salah satunya adalah fasilitas kamar mandi bilas, loker penyimpanan barang, hingga tempat untuk berganti pakaian. Pantai ini juga memiliki jam operasional yaitu dibuka mulai pukul 07.00–22.00 WITA untuk hari Senin sampai dengan Jumat.

Sementara itu, untuk hari Sabtu dan minggu, pantai ini beroperasi mulai pukul 06.00–24.00 WITA. Pengunjung yang datang ke pantai ini juga dikenakan biaya masuk sekitar Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak.

3. Pantai Tanjung Bira

Pantai Tanjung Bira berlokasi di Kabupaten Bulukumba yang berjarak sekitar 200 km dari Kota Makassar. Pesona pasir putih yang berkilauan menjadi daya tarik dari pantai ini. Pantai ini juga memiliki tiga gradasi warna pantai yang merupakan dampak dari perbedaan kedalaman laut. Gradasi warna ini akan menghasilkan warna yang indah jika dilihat dari daratan terutama pada waktu senja.

Pantai ini memiliki kawasan objek wisata lain  di sekitarnya yang tidak kalah bagusnya salah satunya adalah gugusan pulau-pulau kecil seperti Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing. Di sekitar pantai ini juga tersedia beberapa penginapan dengan harga yang terjangkau. Kuliner khas Makassar yang menjadi ciri dari pantai ini adalag Coto Kuda dan Konro Kuda. Jika Anda berkunjung ke Kota Makassar, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk berkunjung ke pantai ini dan mencicipi kuliner khasnya.

4. Pantai Tanjung Bayang                

Pantai Tanjung Bayang berlokasi di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, atau kurang lebih sekitar 4 km ke arah barat Kota Makassar. Pantai cantik ini merupakan pantai favorit masyarakat Kota Makassar.

Pesona pantai ini terletak pada pasirnya yang putih dan pemandangan matahari tenggelamnya yang indah. Selain itu, lokasi pantai ini juga cukup dekat dari pusat kota dan aksesnya mudah. Berbagai alat transportasi darat tersedia untuk menuju pantai ini seperti ojek, angkutan kota, hingga taksi.

Di sekitar pantai juga tersedia beberapa penginapan dengan harga terjangkau. Selain itu, jenis penginapan yang tersedia di pantai ini juga beragam mulai dari penginapan yang berbangunan tembok sampai penginapan dengan bentuk rumah panggung. Harga sewa yang ditawarkan penginapan-penginapan tersebut juga beragam mulai dari Rp30.000 sampai dengan Rp150.000 per malamnya. Jika Anda berkunjung ke Kota Makassar, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk menikmati sunset di pantai ini. Untuk masuk Pantai Tanjung Bayang, Anda akan dikenakan biaya masuk sekitar Rp2.000 per orangnya.

5. Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung                    

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung atau yang biasa disebut dengan Taman Nasional Babul ini terletak di gugus pegunungan Karts yang berada di antara wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Taman nasional ini memiliki luas wilayah sekitar 43.750 ha.

Kawasan gugus pegunungan Karst Maros dan Pangkep itu sendiri memiliki luas sekitar 40.000 ha dan merupakan kawasan karst yang terluas sekaligus terindah kedua di dunia setelah Tiongkok. Dengan total luas tersebut, sekitar 20.000 hektar-nya dijadikan kawasan konservasi Taman Nasional Babul.

Taman Nasional Babul merupakan taman nasional yang menjadi habitat asli dari beragam jenis kupu-kupu. Bahkan, taman nasional ini dijuluki sebagai “The Kingdom of Butterfly”. Ada kurang lebih sekitar 250 spesies kupu-kupu yang ditemukan di taman nasional ini.

Bagi Anda yang memiliki jiwa petualang, Anda disarankan untuk berkunjung ke taman nasional ini. Pasalnya, Anda tidak hanya akan disuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan melainkan Anda dapat melakukan eksplorasi sekaligus berpetualang di deretan tebing-tebing karst, koridor karst, serta gua horizontal dan vertikal. Untuk menuju taman nasional ini Anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 17 km atau sekitar 30–60 menit dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

6. Taman Batu Rammang-rammang

Objek wisata Taman Batu Rammang-rammang terletak di Gugusan Pegunungan Kapur (Karst) Maros, Pangket. Lokasi tepatnya adalah di Dusun Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk menuju objek wisata ini, Anda perlu menempuh jarak sekitar 40 km dari Kota Makassar menuju arah utara dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalananan dengan kendaraan bermotor.

Taman Batu Rammang-rammang memiliki luas sekitar 43 hektar dan terdapat batu batu besar yang berdiri kokoh di taman ini. Batu-batu besar tersebut berwarna hitam pekat dan terletak di antara aliran sungai dan hamparan persawahan di perbukitan karst.

Arti kata Rammang-Rammang sendiri berasal dari bahasa daerah setempat yaitu Bahasa Makassar di makan kata rammang yang bisa diartikan sebagai awan atau kabut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa arti kata rammang-rammang adalah sekumpulan awan atau kabut. Menurut cerita penduduk setempat, tempat ini diberi nama Rammang-Rammang dikarenakan awan atau kabut yang selalu turun terutama di pagi hari atau ketika hujan.

Indahnya panorama pebukitan karst dengan warna batuan dominan hitam diantara aliran sungai dan hamparan persawahan tersebut, ditambah bentuknya unik, bak pahatan alam dengan tinggi yang bervariasi mulai dari beberapa centi meter sampai puluhan meter itu, membuat pemandangan sungguh luar biasa menakjubkan.

Bahkan jarang yang pernah berkunjung tidak berdecak kagum dan merasa betah berlama-lama di kawasan bukit kapur dengan goa-goa yang banyak tersembunyi di sekitarnya. Goa-goa tersebut memiliki stalaktit, stalakmit, flowstone, helektit, pilar, dan sodastraw menakjubkan.

Selain karena itu, banyak diantara mereka mengakui jika berada di kawasan bukit batu karts itu, seakan dibawa ke Halong Bay Vietnam. Entah karena alasan itu atau bagaimana, yang pastinya karst Rammang-rammang menjadi salah satu tujuan wisata favorit turis mancanegara di Sulawesi Selatan.

7. Tempat Manusia Purba

Berdasarkan sumber dari sejumlah peneliti geologi dan arkeologi nasional dan internasional yang pernah meneliti di kawasan karst tersebut, menyebutkan terdapat sekitar 400-an goa berada di kawasan karst tersebut. Dan sebanyak 89 di antaranya,

8. Pulau Badi

Pulau yang bisa ditempuh dari Makassar sekitar dua jam ini berada di Desa Mattiro Deceng, Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajenne Kepulauan. Pulau ini merupakan pulau yang dijadikan pusat rehabilitasi karang. Dulu pulau ini dikenal sebagai penghasil pembuatan perahu Jilloro (Perahu Tradisional Khas Makassar). Hingga saat ini sudah 10.000 meter persegi lahan terumbu karang yang direhabilitasi. Disinilah pusat budidaya kuda laut hias yang di ekspot hingga ke mancanegara.

9. Pulau Khayangan

Pulau cantik ini hanya berjarak 15 menit saja dari Makassar. Untuk menuju ke pulau Khayangan bisa diakses dengan menggunakan kapal dari dermaga POPSA, seberang benteng Rotterdam. Di pulau ini terdapat pantai yang bersih dan menarik. Juga merupakan spot yang bagus untuk menanti sunset.

Wisata Sejarah dan Budaya Di Makassar      

Selain terkenal akan wisata alamnya, Kota Makassar juga memiliki destinasi wisata sejarah dan budaya yang tidak boleh Anda lewatkan jika berkunjung ke kota ini.

1. Benteng Fort Rotterdam

Awal mulanya benteng ini dinamakan benteng Ujung Pandang. Benteng yang dibangun pada abad ke-15 ini merupakan benteng yang dibangun pada masa Kerajaan Islam Gowa. Hingga kini benteng Fort Rotterdam menjadi tempat wisata paling populer di Makassar karena bersebelahan dengan pantai Losari. Benteng ini kerap dijadikan sebagai tempat nongkrong anak muda dan beberapa acara digelar di tempat ini.

2. Benteng Sumba Opu

Benteng yang dikenal paling kuat di Nusantara ini memiliki ketebalan dinding yang luar biasa. Berbeda dengan benteng-benteng lainnya yang pernah ada di Indonesia. Benteng inilah yang menjadi saksi bisu sejarah pahlawan Indonesia Sultan Hasanuddin mempertahankan kedaulatan negeri dari penjajah Belanda.

Wisata Religi Di Makassar

Kota Makassa juga memiliki destinasi wisata religi dalam bentuk tempat ibadah yaitu masjid.

1. Masjid Apung

Masjid Amirul Mukminin yang dikenal dengan Masjid Apung ini terletak di teluk Makassar atau di pantai Losari. Masjid yang dibangun di bibir pantai ini dibangun dengan pondasi yang cukup tinggi. Jika air laut sedang pasang, Masjid ini akan terlihat seperti terapung. Masjid Apung ini dapat menampung 400 jamaah.

Meskipun dalam kondisi terik, berada didalam masjid ini tetap akan terasa nyaman karena langit-langitnya didesain cukup tinggi sehingga air laut tetap bisa masuk. Masjid Apung ini diresmikan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla. Bagian atas masjid dapat digunakan untuk menikmati pemandangan sunset, begitu juga pelataran masjid dan lahan parkir yang bisa dimanfaatkan untuk berkuliner ria merasakan nikmatknya pisang epe.

Mal di Makassar

Kota Makassar juga memiliki destinasi wisata belanja dalam bentuk pusat perbelanjaan modern atau mal. Berikut ini adalah mal-mal yang ada di Kota Makassar.

  • MTC Karebosi. Pusat perbelanjaan ini didirikan pada tahun 2003 yang terdiri dari empat lantai. Pusat perbelanjaan ini memiliki pasar retail Carrefour dan beberapa restoran franchise baik dalam dan luar negeri.
  • Mall Ratu Indah. Sebagai salah satu Mal pertama di Makassar, Mall ini masuk termasuk dalam Kallaproperty yang dimiliki oleh Jusuf Kalla. Mal ini lokasinya sangat dekat dengan Hotel Sahid Makassar. Beberapa tenant lokal dan nasional mengisi Mall Ratu Indah ini sebagai Mal kedua terbesar di Makassar. Mal ini terletak di Jalan Dr. Sam Ratulangi Makassar.
  • Mall Panakkukang. Mal yang termasuk pusat perbelanjaan terbesar ini terletak di Jalan Boulevard Makassar. Beberapa toko seperti Gramedia berada di Mal ini. Seluruh toko di Mal ini sudah dikenal oleh masyarakat. Bahkan tersedia juga pusat hiburan seperti bioskop dan karaoke. Beberapa hotel yang dekat dengan Mal Panakkukang seperti Hotel Denpasar, Amaris Hotel, Swiss-Belinn, Grand Imawan Hotel, dsb.
  • Trans Studio Mall. Mal ini merupakan grup TransCorp milik pengusaha Chairul Tanjung, Si Anak Singkong. Trans Studio Mall merupakan pusat perbelanjaan sekaligus Mall yang memiliki wahana permainan terbesar di Makassar. Tempat hiburan ini berdiri di atas lahan seluas 2.7 ha. Trans Studio Makassar menyediakan 22 wahana permainan. Beberapa wahana merupakan tema-tema yang diambil dari program-program unggulan TransTV seperti Dunia Lain, Jelajah, Si Bolang, dan lain sebagainya. Harga masuk Trans Studio Makassar berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000 pada hari libur dan akhir pekan. Hotel yang berada dekat dengan TSM. Hotel didekat TSM seperti Colonial Hotel Makassar, Travellers Hotel Phinisi, Hotel Aryaduta Makassar, dsb.

Hiburan Malam di Makassar

  • Kafebuku
  • Ballezza
  • Restoran Tayang Suki
  • Woddsy Gab’s
  • Kampoeng Popsa

Rekomendasi Kuliner Tempat Makan di Makassar

Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Kota Makassar tanpa berwisata kuliner. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi makanan khas dan tempat makan yang ada di Kota Makassar.

  • Pisang Epe. Kuliner ini hampir selalu dijajakan disepanjang jalan menuju pantai Losari. Pisang Epe ini dipanggang setelah dipress terlebih dahulu supaya lebih padat. Lebih nikmat jika disajikan dengan gula merah. Namun anda bisa memesan rasa lain seperti cokelat atau keju sebagai toppingnya. Bahkan jika sedang musim durian, anda bisa memesan pisang Epe rasa durian.
  • Konro Karebosi Bakar. Rasanya belum lengkap ke Makassar jika belum menyantap Konro Karebosi Makassar. Untuk mendapatkannya tidak mudah karena harus mengantri. Konro Karebosi Bakar yang paling populer berada di Jalan Gunung Lampobattang No. 41, Makassar.
  • Coto Makassar. Coto Makassar Nusantara ini paling banyak diulas oleh beberapa blogger Makassar. Ciri khas Coto Makassar Nusantara ini memiliki potongan daging yang sangat besar dari ukuran Coto Makassar lainnya. Selain ukuran daging yang lebih besar dan tebal, rasanya juga sangat nikmat sekali. Apalagi jika ditambah dengan ketupat. Sangat mengenyangkan untuk menu makan siang apalagi makan malam.
  • Bubur Makassar. Bassang atau bubur Makassar sangat lekat dengan kehidupan warga Makassar sebagai kuliner untuk sarapan pagi. Bubur ini terbuat dari jagung bassang ketan. Hingga saat ini keberadaan Bubur Bassang Makassar ini memang agak sulit ditemukan. Namun, rasanya patut dicoba sebagai kuliner Makassar istimewa.
  • Mie Titi. Mie Titi sangat populer di Makassar. Biasanya banyak warga Makassar yang menyantap Mie Titi pada malam hari. Beberapa lokasi Mie Titi yang terkenal berada di depan pelabuhan Soekarno Hatta. Mie Titi ini merupakan mie telor dengan campuran daging ayam, baso sapi hingga ati sapi. Tidak lupa juga ditambah dengan beragam sayuran segar nan sehat. Beberapa ditambahkan udang untuk menambahkan rasa gurih mie Titi Makassar.
  • Pallubasa Serigala. Pallubasa Serigala ini terletak di Jalan Serigala, Makassar. Pallubasa merupakan kuliner dengan kuah santan ditambah dengan serbuk kelapa sangrai. Isinya bisa berupa daging sapi, jeroan dan terkadang menggunakan daging kerbau.
  • Lae Lae. Lae-Lae Makassar adalah sebuah restoran ikan bakar di Makassar. Letaknya di sekitar pantai Losari. Beberapa menu andalan di Lae-Lae seperti ikan baronang bakar, udang bakar, udang goreng tepung dan kangkung ktia sebagai penyeimbang. Yang menarik ikan bakar ini selalu disajikan dengan segarnya sambal mangga.
  • Pisang Ijo. Kuliner ini sangat nikmat jika disajikan dingin disantap saat terik matahari. Rasnya seperti kolak pisang dengan kuah sirup kental. Daun suji membuat pisang berwarna hijau sedangkan wangi pandannya menyeruak ketika suapan pertama.
  • Abon Ikan Bandeng Assyifa. Umumnya abon terbuat dari daging sapi. Namun abon ini terbuat dari ikan bandeng. Cocok untuk oleh-oleh dan bisa bertahan cukup lama disimpan.
  • Mie Pangsit. Di Kampung Cina, Mie Pangsit ini disajikan dengan campuran daging babi, ayam dan pangsit. Mie Pangsit sangat mudah ditemukan terutama pada jam makan siang. Beberapa yang terkenal berada di Jl.Lombok, Jl. Sulawesi dan jalan Sangir.
  • Mie Kanton. Terkadang mie ini disajikan dengan kuah atau tanpa kuah. Masih berada di area kampung Cina, biasanya disajikan dengan kuah kental berisi sayuran, baso goreng, dan daging babi. Yang paling dikenal adalah Mie Kanton di Jalan Lombok.
  • Sop Saudara. Hampir ada disetiap sudut kota. Inilah salah satu sup tradisional asli Sulawesi. Isinya bisa daging, jeroan dan ati. Namun anda bisa memesan sesuai dengan selera.
  • Nyuk Nyang. Restoran di Jl. Timor ini menyajikan kuliner baso daging babi. Kaldu daging basonya pun dari kaldu babi.
  • Ikan Bakar Paotere. Restoran Seafood yang terkenal. Sangat dikenal dengan ikan bandeng panggangnya dan disajikan dengan sambal kacang dan santan. Salah satu restoran yang harus dicoba ketika berada di Makassar.
  • Nasi tradisional khas Makassar ini terbuat dari ketan hitam. Disantapnya dengan ditambahkan taburan parutan kelapa atau surundeng dan disajikan bersama ikan asin dan sambal tumis. Agak sulit untuk mencari Sangkolo saat ini, anda bisa mencobanya untuk membeli di Pasar Bacan pada pagi hari.
  • Cafe Mama. Cafe ini terletak di Jl. Serui. Cafe yang nyaman untuk menikmati beberapa kue tradisional khas Makassar, permen dan minuman. Ada juga es krim yang dibuat sendiri alias home made. Memang harganya cukup mahal.
  • Krispi Kriuk – Donald Bakmi. Di restoran ini tersaji ayam goreng kampung dan bebek goreng dengan bumbu khas dan disajikan dengan menggunakan daun pisang. Tersedia juga es sarang burung yang wajib dicoba.

Tips Liburan di Makassar

  • Makassar adalah kota yang berada di bibir pantai. Selain itu Makassar juga kawasan bagian timur yang dikenal panas. Untuk itu sebaiknya anda menyiapkan tabir surya agar bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari seharian. Ada baiknya juga membawa kacamata hitam untuk melindungi dari silaunya matahari Makassar. Jangan lupa juga membawa topi agar bisa beraktifitas dengan bebas.
  • Dengan udara yang cukup panas, ada baiknya anda menggunakan warna pakaian yang terang, bukan gelap agar tidak terlalu banyak menyerap cahaya matahari. Usahakan memilih bahan pakaian yang mudah menyerap keringat.
  • Dehidrasi ditengah udara panas bukan menjadi sesuatu hal yang sulit. Agar terhindar dari dehidrasi, siapkan botol air minum kemanapun anda pergi. Dengan udara yang panas anda pasti banyak membutuhkan cairan tubuh yang terbuang karena keringat yang keluar.
  • Stamina dan kesehatan tetap harus dijaga selama beraktifitas di Makassar. Dengan perubahan cuaca yang ekstrem, sebaiknya pada hari pertama tidak terlalu banyak beraktifitas yang berat agar tubuh bisa menyesuaikan dengan suhu lingkungan. Bawalah obat-obatan pribadi terutama yang alergi dengan seafood karena makanan laut ini sangat banyak sekali disajikan dalam berbagai kuliner Makassar.
  • Beberapa makanan kuliner yang dijajakan di Makassar memang non halal. Jangan sungkan untuk bertanya tentang kehalalan makanan. Anda juga bisa bertanya kepada penduduk lokal.
  • Makanan Makassar lebih banyak menggunakan bahan daging dan santan kelapa. Cek kondisi kesehatan anda sebelum menyantap makanan-makan yang berkolesterol tinggi. Jaga kesehatan saat traveling ke Makassar karena selain cuaca yang panas, makanannya pun sangat menggoda selera.

Hal Penting Perlu Anda Ketahui di Makassar

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jl. Jenderal Urip Sumoharjo, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90144, (0411) 449718

Leave a Reply