Panduan Tips Pergi Liburan Ke Celuk

Celuk termasuk dalam wilayah Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, di mana telah dikenal sebagai desa pengrajin emas dan perak sejak tahun 1976. Hasil kerajinan desa ini memiliki kualitas tinggi dan diproduksi dalam jumlah besar, serta telah dikenal hingga ke mancanegara. Sebagai desa terkenal, Celuk dapat dikunjungi dan buka setiap hari dari pagi hingga sore, nantinya Anda dapat melihat pengerjaan kerajinan secara langsung dari para pengrajin.

Hampir semua penduduk Celuk merupakan pengrajin emas dan perak, terampil, kreatif dan inovatif dalam mengembangkan kreasi desain. Maka, bagi Anda yang ingin wisata belanja di Sukawati, Desa Celuk menjadi tujuan belanja oleh-oleh khas Bali. Lokasi ini juga berada dalam jaringan pengrajin seperti Desa Batubulan, Batuan dan Mas.

Hasil kerajinan ini juga beredar di wilayah Kuta, Nusa Dua dan objek wisata terkenal di Bali. Harga yang ditawarkan pun bervariasi tergantung jenis kerajinannya. Misalnya, anting-anting perak termurah dibandrol Rp35.000. Bahkan, ada juga yang bernilai hingga ratusan juta Rupiah.

Wilayah Utama Celuk

Dengan luas wilayah 247,56 Ha, Celuk dibagi menjadi tiga wilayah Desa Adat yang sekaligus merupakan wilayah Banjar Dinas dan Banjar Adat, diantaranya :

  • Banjar/Desa Adat Camenggaon
  • Banjar/Desa Adat Tangsub
  • Banjar/Desa Adat Celuk

Sejarah Celuk

Sejarah Desa Celuk tidak terlepas dari sejarah masing-masing Desa Adat, yakni Camenggaon, Tangsub dan Celuk. Desa Adat Camenggaon dulunya adalah daerah pemukiman keluarga Arya Cameng tetapi mereka indah ke Peguyangan, Kabupaten Badung. Selanjutnya, wilayah yang ditinggalkan para Arya Cameng diberi nama Camenggaon, di mana Cameng berarti Arya Cameng dan mekaon berarti pindah.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Celuk
Panduan Tips Pergi Liburan Ke Celuk

Desa Adat Tangsub berada di barat Desa Camenggaon terdapat pedukuhan dan tinggallah seorang dalang yang sangat terkenal bernama I Binder. Kemahiran memainkan wayang membuatnya dijuluki “Dalang Tangsub”. Kemudian, istilah tersebut digunakan sebagai nama Banjar Tangsub. Sementara Desa Adat Celuk dihuni oleh para pendatang dari Desa Adat Tangsub. Wilayah desa adat ini menjadi satu dengan Desa Adat Sangsi yang memanjang dan dipisahkan oleh wilayah pemukiman.

Oleh karena itu, desa tersebut disebut Desa Celuk yang berasal dari kata selak seluk. Dalam perkembangannya, terjadilah pemisahan antara Desa Adat Sangsi dengan Desa Celukyang disebabkan pemekaran wilayah dan tuntutan kepentingan masyarakat pada waktu itu. Maka, diambilah “jatu“ sarana “pejenengan” di Pura Dalem Adat Sangsi oleh Jero Nyoman Karang Tambak dan dibangun Pura Dalem Desa Adat Celuk dan khayangan.

Cara Pergi ke Celuk

Untuk mencapai Desa Celuk dari Bandara Ngurah Rai dibutuhkan waktu sekitar satu jam melintasi By Pass Ngurah Rai ke arah timur. Anda dapat menyewa mobil atau ikut dalam tour menuju jurusan Ubud atau Kintamani , sehingga melewati desa ini.

Transportasi di Celuk

Desa ini mudah dijangkau karena letaknya yang strategis di Kecamatan Sukawati, tepatnya dijalur wisata Batubulan-Sukawati-Ubud-Kintamani, sehingga dapat menggunakan bus atau menyewa motor dan sepeda selama di Celuk.

Hotel di Celuk

  • Royani Villa
  • Santi Mandala
  • The Royal Purnama-Art, Suites and Villas

Iklim di Celuk

Celuk memiliki iklim tropis dengan suhu udara rata-rata 26,3 0C. Bulan terkering adalah Agustus, sedangkan bulan terhangat adalah November. Sementara itu, suhu udara terendah dalam setahun pada Juli.

Bahasa Daerah di Celuk

Secara umum, bahasa daerah yang digunakan di Celuk adalah Bahasa Bali. Namun masyarakat dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau Inggris untuk komunikasi, terutama bagi mereka yang sering berhubungan dengan turis mancanegara.

Tempat Wisata di Celuk

Desa Celuk menawarkan wisata kerajinan perak, dan wisatawan bisa melihat langsung proses pembuatannya
Desa Celuk menawarkan wisata kerajinan perak, dan wisatawan bisa melihat langsung proses pembuatannya

Mungkin tidak seperti daerah wisata lain di Bali yang menawarkan panorama alam atau sejarah yang luar biasa, Desa Celuk menawarkan wisata kerajinan perak. Bahkan, wisatawan dapat melihat langsung pembuatan perhiasan dan produk lain yang memiliki seni tinggi dan telah dikenal hingga mancanegara. Anda dapat membeli perhiasan-perhiasan yang terpajang di etalase atau membuat model sendiri untuk dipesan. Beberapa perhiasan yang diproduksi dapat ditemukan langsung di artshop, juga diekspor ke mancanegara, seperti giwang, cincin, anting-anting, gelang, kalung, dan bros.

Tips Wisata di Celuk

  • Disarankan datang bersama pemandu yang dapat berbahasa Bali agar memudahkan tawar menawar.
  • Lihatlah satu per satu barang yang dipajang sebelum membeli sebab produk yang dijual memiliki 40 mode.
  • Tawar barang hingga setengah harga. Jika beruntung, Anda akan mendapatkan harga murah dan sebaiknya siapkan uang Rupiah dibandingkan Dolar.

Perlu Kamu Tahu di Celuk

Rumah Sakit Umum Ganesha

Jalan Raya Celuk Sukawati

Leave a Reply