PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Sentra Keramik Plered Purwakarta

Blog

Kecamatan Plered

Sejarah dan Asal Usul Nama

Kecamatan Plered terletak di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kecamatan ini memiliki luas wilayah sekitar 36,79 km2 dengan jumlah penduduk sekitar 54.337 jiwa. Nama “Plered” sendiri memiliki beragam versi mengenai asal usulnya. Salah satu versi yang populer adalah bahwa nama Plered berasal dari masa tanam paksa pada masa kolonial Belanda. Pada masa itu, daerah ini digunakan untuk menanam kopi yang hasilnya diangkut dengan menggunakan palered, yaitu pedati kecil yang ditarik oleh kerbau. Palered ini terbuat dari papan kayu yang kuat sehingga dapat melintasi jalan berlumpur tanpa terjebak.

Selain itu, ada juga versi yang mengatakan bahwa nama Plered berasal dari kerajinan yang dibuat di daerah ini, yaitu keramik. Menurut penelitian, keramik sudah ada sejak jaman Neolitikum dan telah banyak penduduk yang datang ke Cirata melalui Sungai Citarum. Dalam penggalian yang dilakukan, ditemukan peninggalan-peninggalan dari batu, kapak persegi, belanga, periuk, dan panjunan (anjun) yang digunakan untuk membuat keramik.

Perkembangan Industri Keramik di Plered

Industri keramik di Plered telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pada tahun 1795, di wilayah Citalang terdapat lio-lio atau media pembuatan batu bata dan genteng. Pada saat itu, rumah-rumah penduduk di Plered dan Kabupaten Karawang mulai mengganti atapnya dengan genteng. Bahkan Desa Anjun telah memulai produksi tembikar atau gerabah.

BACA JUGA :  Permudah Liburanmu Dengan 10 Tour And Travel di Batam Ini, Murah Lho!

Pada tahun 1935, produksi gerabah yang diglasir di Plered berkembang menjadi industri rumah tangga. Pada tahun yang sama, perusahaan Belanda membuka pabrik serupa di Warung Kondang, Plered dengan nama Hendrik De Boa. Namun, produksi keramik dan gerabah di Plered hampir terhenti pada masa perjuangan kemerdekaan karena banyak penduduk terlibat dalam gerakan perjuangan. Setelah penyerahan kedaulatan pada akhir Desember 1949, kondisi industri keramik dan gerabah di Plered mulai membaik dan kembali aktif.

Pada tahun 1950, Induk Keramik dibuka di dekat Gonggo oleh Bung Hatta. Pabrik ini menggunakan mesin-mesin dari Jerman dan mencapai masa kejayaannya karena produktivitas yang tinggi. Industri rumah tangga di Plered juga berkembang pesat. Produksi gerabah dari bahan tanah liat merah telah menjadi sumber pendapatan bagi penduduk sekitar.

Sentra Keramik Plered

Objek Wisata Budaya

Sentra Keramik Plered merupakan salah satu objek wisata budaya yang terletak di Jalan Raya Anjun-Plered-Purwakarta, Desa Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Objek wisata ini menawarkan pesona tersendiri, terutama bagi para kolektor barang-barang dari keramik. Wisatawan sering kali mengunjungi Sentra Keramik Plered baik pada hari biasa maupun musim liburan.

Di Sentra Keramik Plered, terdapat banyak tembikar yang unik dan antik yang diproduksi oleh sentra industri kecil di Desa Anjun, Citeko, dan Pamoyanan. Keramik-keramik tersebut memiliki berbagai bentuk, desain, warna, dan ukuran. Mulai dari keramik kecil hingga keramik besar, semua dapat ditemukan di Sentra Keramik Plered.

Keramik-keramik tersebut dipajang di toko-toko yang berdiri di sepanjang jalan. Harga jual keramik bervariasi, mulai dari Rp5.000,- hingga ratusan ribu rupiah. Ada keramik berbentuk perabotan rumah tangga, mainan anak-anak, pot, guci, celengan, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA :  10 Fakta Menarik Pantai Drini Jogja, Ada Yang Belum Kamu Tahu!

Selain membeli keramik, pengunjung juga dapat menyaksikan proses pembuatan keramik secara langsung di Sentra Keramik Plered. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin belajar tentang pembuatan keramik.

Pengembangan Potensi Pariwisata

Sentra Keramik Plered memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata. Lokasinya yang strategis, berada di antara Kota Jakarta dan Bandung, membuatnya mudah dijangkau oleh wisatawan. Selain itu, keramik-keramik yang diproduksi di Sentra Keramik Plered juga telah dikenal hingga ke mancanegara, seperti China, Belanda, dan Rusia.

Meskipun demikian, belakangan ini industri keramik di Plered mengalami masa-masa lesu. Hal ini disebabkan oleh kurangnya aliran generasi pengrajin karena banyak penduduk Plered yang menjadi buruh pabrik di Purwakarta. Saat ini, hanya ada 221 industri keramik di kecamatan Plered.

Untuk mengembangkan potensi pariwisata di Sentra Keramik Plered, perlu dilakukan perbaikan dan penambahan infrastruktur pendukung, seperti jalan, stasiun, terminal, homestay, balai pelatihan, dan showroom penjualan keramik. Selain itu, keterampilan pengrajin dan pelatihan kelompok wisata juga perlu ditingkatkan untuk melestarikan warisan budaya setempat.

Pemerintah juga harus berperan dalam memperkuat sektor kelembagaan melalui pemberian modal, baik berupa dana maupun mesin. Diharapkan dengan upaya-upaya tersebut, sektor sosial budaya dan ekonomi masyarakat sekitar Sentra Keramik Plered dapat berkembang pesat.

Wisata di Desa Anjun

Objek wisata di Desa Anjun, Kecamatan Plered tidak boleh dilewatkan apabila Anda berlibur ke Purwakarta. Sentra Keramik Plered menawarkan pemandangan barang pecah-belah yang dihasilkan oleh tangan-tangan kreatif penduduk lokal. Pengunjung bisa sekadar melihat-lihat sembari mengambil gambar aneka gerabah yang antik atau belajar cara membuatnya untuk membuat liburan lebih menyenangkan.

BACA JUGA :  Daftar Rekomendasi Villa di Ubud Dengan Pemandangan Indah Harganya Mulai Rp.719.000

Melalui pengembangan sektor pariwisata, diharapkan industri keramik di Plered dapat terus berkembang. Industri keramik adalah sejarah dan identitas budaya Purwakarta yang harus dilestarikan. Dengan perbaikan infrastruktur dan peningkatan keterampilan pengrajin, diharapkan Sentra Keramik Plered dapat menarik wisatawan asing untuk belajar membuat keramik di Plered.

Sentra Keramik Plered merupakan tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Selain dapat mempelajari tentang pembuatan keramik, pengunjung juga dapat membeli berbagai macam keramik yang indah dan antik sebagai oleh-oleh atau souvenir. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Sentra Keramik Plered saat berlibur ke Purwakarta.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *