PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Rekomendasi Minuman Favorit Orang Korea Yang Selalu Diincar dan Wajib Untuk Kalian Cicipi

Blog

Minuman Khas Korea yang Terkenal dan Sangat Direkomendasikan untuk Dicicipi

1. Soju

Soju merupakan minuman khas Korea yang sangat terkenal dan menjadi favorit bagi para penggemar K-Pop dan K-Drama. Minuman ini biasanya dikonsumsi saat pesta bersama rekan sekantor atau saat perayaan tertentu. Soju terbuat dari beras yang difermentasikan dan memiliki kandungan alkohol bervariasi antara 10-25 persen, tergantung merknya. Soju memiliki berbagai varian rasa seperti lemon, apel, dan semangka. Minuman ini berwarna bening seperti air biasa dan sering digunakan sebagai campuran dalam fruit punch. Di Korea, soju sangat mudah ditemukan di swalayan atau supermarket dengan harga mulai dari Rp.9.000 per botol, tergantung merknya.

2. Banana Milk

Banana milk merupakan minuman khas Korea yang sudah ada sejak tahun 1974 dan sering muncul di berbagai drama Korea. Minuman ini terbuat dari campuran buah pisang dan susu sehingga memiliki rasa yang enak dan unik. Banana milk juga termasuk jajanan halal karena bahan dasarnya tidak mengandung bahan haram. Selain rasanya yang lezat, banana milk juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Minuman ini mudah ditemukan di swalayan atau minimarket dengan harga sekitar Rp.144.000 per kemasan berisi 6 botol.

3. Yuja Cha

Yuja Cha adalah teh khas Korea yang memiliki rasa yang unik karena diberi tambahan butiran sitrun dan dicampur dengan madu saat penyajiannya. Teh ini lebih nikmat saat diminum dalam keadaan hangat dan sering digunakan untuk mengobati batuk dan meredakan mabuk. Yuja Cha terbuat dari buah limau yang rasanya mirip dengan jeruk Bali. Minuman ini bisa ditemukan di Traditional Tea House Insadong, Korea, atau dapat dipesan secara online dengan harga sekitar Rp.110.000 per 580 gramnya.

BACA JUGA :  Museum PETA Bogor, Terletak di Jalan Apa?

4. Makgeolli

Makgeolli adalah minuman keras tradisional Korea yang terbuat dari beras atau gandum yang difermentasikan. Minuman ini memiliki kandungan alkohol sekitar 6-8 persen. Makgeolli memiliki warna putih seperti susu dan rasanya manis serta menyegarkan. Minuman ini sering dijadikan sajian saat perayaan tertentu dan mudah ditemukan di warung-warung tenda atau restoran dengan harga yang terjangkau.

5. Teh Omija

Teh Omija adalah teh khas Korea yang memiliki rasa yang komplit, ada rasa asam, manis, pahit, dan sedikit asin. Teh ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti menyegarkan tubuh setelah bekerja seharian, melawan flu, meredakan mabuk, dan menyembuhkan hati. Teh ini dapat ditemukan di Ganghwadang, toko legendaris yang sudah berdiri sejak 50 tahun lalu di Samcheong dong Jongrogu, Korea, atau dapat dipesan secara online dengan harga sekitar Rp.14.200.

6. Teh Daechu

Teh Daechu adalah minuman khas Korea yang terbuat dari kurma asli Korea atau Jojoba Kering. Minuman ini memiliki warna gelap dan rasa yang gurih. Teh Daechu kaya akan zat besi dan memiliki manfaat untuk mengatasi gangguan anemia, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan sistem reproduksi, dan menenangkan pikiran. Teh ini umumnya dijumpai pada acara pernikahan atau acara besar lainnya. Teh Daechu dapat ditemukan dalam bentuk kemasan dan tersedia di berbagai toko online dengan harga sekitar Rp.85.000 per 580 gram.

7. Sujeonggwa

Sujeonggwa adalah fruit punch khas Korea yang terbuat dari berbagai rempah-rempah seperti kesemek kering, jahe, dan kayu manis. Minuman ini biasanya dinikmati saat Korean Moon Festival atau pesta barbeque. Sujeonggwa dapat disajikan dalam keadaan hangat atau dingin dengan tambahan es batu. Cara membuat minuman ini cukup mudah, semua bahan tinggal direbus selama 40 menit dan kemudian disaring sebelum disajikan. Minuman ini dapat ditemukan di The Second Best House in Seoul di daerah Samcheong dong Jongno Gu, Korea, atau dapat dipesan melalui Gmarket dengan harga sekitar Rp.60.000 untuk 5 kilogram.

BACA JUGA :  10 Referensi Makanan Khas di Daerah Kalimantan Barat Paling Maknyus dan Lezat Ini Bikin Ketagihan

8. Sikhye

Sikhye merupakan minuman khas Korea yang terbuat dari rendaman beras manis dengan campuran gandum. Meskipun terlihat tidak biasa, minuman ini memiliki rasa yang lembut dan sedikit manis. Sikhye cocok untuk dinikmati setelah berendam air panas atau melakukan sauna karena dapat menghilangkan rasa pegal-pegal. Cara membuat Sikhye juga cukup mudah, hanya dengan memfermentasikan nasi dengan ragi. Minuman ini dapat ditemukan di Salt Doll di Nakwondong Jungrogu atau dapat dipesan secara online melalui Gmarket dengan harga sekitar Rp.45.000 per 1.8 liter.

9. Yulmu

Yulmu adalah minuman khas Korea yang terbuat dari bubuk teh hijau dan memiliki kadar protein yang tinggi. Minuman ini sering disajikan dalam bentuk sachet dan dapat ditemukan dengan mudah di toko-toko atau swalayan di Korea. Yulmu memiliki rasa gurih dan dapat dinikmati dengan cara diseduh. Minuman ini dapat dibeli di Minerva yang terletak di Seodaemu-gu 2F, Korea, atau di Lottemart dengan harga yang bervariasi.

10. Nok Cha

Nok Cha adalah minuman tradisional Korea yang terbuat dari teh hijau. Minuman ini kaya akan manfaat, seperti melawan bakteri kanker, mengurangi lemak, dan menjaga kesehatan kulit. Nok Cha juga digunakan sebagai bahan pembuatan kue dan es krim, serta dapat digunakan sebagai masker wajah. Minuman ini dapat ditemukan di Kuil Ssanggyesa, tempat budidaya teh hijau di Korea, atau dapat dipesan secara online di Tokopedia dengan harga sekitar Rp.135.000.

Dari kesepuluh minuman khas Korea di atas, kamu dapat mencoba dan menikmati keunikan rasa dan manfaat yang dimiliki oleh masing-masing minuman. Jika kamu berkesempatan untuk berlibur ke Korea, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi minuman-minuman khas tersebut. Selamat mencoba!


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *