10 Referensi Makanan Khas di Daerah Kalimantan Barat Paling Maknyus dan Lezat Ini Bikin Ketagihan
1. Bubur Pedas
Bubur Pedas adalah makanan khas Kalimantan Barat yang berasal dari suku Melayu di daerah Sambas. Awalnya, bubur pedas merupakan hidangan di keraton namun karena banyak digemari, kini bubur pedas menjadi salah satu jenis sajian tradisional yang terkenal di Kalimantan Barat.
Bubur pedas terbuat dari beras yang dihaluskan lalu dioseng tanpa minyak. Kemudian, ditambahkan aneka macam sayuran seperti kangkung, pakis, wortel, daun kesum, dan lainnya. Sajian ini tidak hanya nikmat dan bermanfaat, tetapi juga cocok dikonsumsi oleh mereka yang tidak terlalu menyukai sayuran, karena bubur pedas dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan nabati.
Salah satu tempat yang terkenal dengan bubur pedas terlezat adalah Warung Pa Ngah di Jln.Komyos Sudarso, Gg.Jagung No.01, Sungai Jawi Luar, Pontianak. Warung ini buka mulai pukul 08.00 hingga 22.15. Harga seporsi bubur pedas di Warung Pa Ngah hanya sekitar Rp.11.000 saja.
2. Mie Sagu
Mie Sagu adalah kuliner berbahan baku sagu yang menjadi ciri khas Kalimantan Barat. Mie sagu kerap dijadikan sebagai sajian selingan atau sarapan oleh masyarakat di Kalimantan Barat. Perbedaan Mie Sagu dengan mie pada umumnya adalah Mie Sagu disajikan dengan kuah kaldu sebagai pelengkap.
Proses pembuatan Mie Sagu cukup mudah dan resepnya sederhana. Selain sagu, bahan tambahan yang diperlukan antara lain daun kucai, merica, kecambah, potongan daging, dan bumbu pilihan. Jika Sahabat Pergimulu.comingin mencoba Mie Sagu, Warung A&D di Jln.Teuku Umar, Gg.Teratai, Sintang, Pontianak adalah tempat yang tepat. Harga seporsi Mie Sagu di warung tersebut hanya sekitar Rp.6.000.
3. Asam Pedas Tempoyak
Asam Pedas Tempoyak adalah makanan khas daerah Ketapang di Kalimantan Barat. Kuliner ini terkenal karena menggunakan tempoyak, yaitu daging buah durian yang sudah difermentasi. Asam Pedas Tempoyak biasanya dikombinasikan dengan ikan patin yang memiliki daging lembut, nasi hangat, dan minuman menyegarkan. Selain disukai oleh penikmat kuliner hewani, penggemar buah durian juga akan puas dengan sajian ini.
Bagi Sahabat Pergimulu.comyang penasaran dengan rasa Asam Pedas Tempoyak, dapat mencoba beberapa warung makan di pinggiran Sungai Pontianak. Harga Asam Pedas Tempoyak masih terjangkau, yaitu sekitar Rp.35.000 per porsi.
4. Lempok Durian
Lempok Durian adalah kue khas Kalimantan Barat yang terbuat dari daging durian tanpa campuran bahan lain. Kue ini mirip dengan dodol, namun bahan utamanya adalah durian. Lempok Durian merupakan makanan andalan orang Pontianak dan biasanya dijadikan oleh-oleh.
Jika Sahabat Pergimulu.comingin mendapatkan Lempok Durian, dapat datang ke toko oleh-oleh Lempok Durian di Jln.Parit Haji Husin II Wanabhakti II No.12, Pontianak. Harga kudapan ringan ini sekitar 75 ribu per bungkusnya.
5. Sate Melayu
Sate Melayu adalah kuliner khas suku Dayak di Kalimantan Barat. Sate ini berbeda dengan sate yang ada di daerah lain, karena disajikan bersama kuah kaldu dan ditambah timun, kayu manis, bunga pekak, serta perasan jeruk kiet sebagai pelengkap.
Sate Melayu dapat dinikmati di Sate Kuah “Sunda Rasa” yang berlokasi di jalan H.Agus Salim No.15, Benua, Melayu Darat, Pontianak. Harga satu porsi Sate Melayu di warung tersebut hanya sekitar Rp.20.000 dengan isi 10 tusuk.
6. Lemang
Lemang adalah salah satu contoh penganan Kalimantan Barat yang terbuat dari campuran beras ketan dan santan kental. Proses pembuatan lemang melibatkan memasak campuran tersebut dalam seruas bambu lalu dibakar sampai matang.
Lemang biasanya disajikan sebagai hidangan wajib saat pesta-pesta adat dan sering dikombinasikan dengan rendang, telur asin, atau lauk pauk lainnya. Selain menjadi makanan favorit suku Melayu di bulan Ramadhan, lemang juga cocok sebagai hidangan pembuka. Harga lemang bervariasi, mulai dari Rp.10.000 per seruasnya.
7. Sungkui
Sungkui adalah makanan khas Sanggau yang biasanya disajikan saat lebaran atau berbagai pesta adat di Kalimantan Barat. Makanan ini terbuat dari beras ketan yang dibungkus menggunakan daun keririt lalu dimasak selama 5 jam.
Sungkui dapat ditemukan di Cafe Bandong yang berlokasi di tepi sungai Sengkuang, Kapuas, Sanggau. Harga satu porsi Sungkui berkisar Rp.25.000.
8. Mie Tiaw Asu
Mie Tiaw Asu adalah makanan khas Singkawang yang meskipun namanya aneh, tetapi halal dan memiliki rasa yang nikmat. Istilah “asu” dalam kuliner ini bukan merujuk pada anjing, tetapi merupakan sebutan untuk Paman. Mie Tiaw Asu dapat dinikmati di Mie Tiaw Asuk yang berlokasi di Jln.Yos Sudarso, Singkawang. Harga seporsi Mie Tiaw Asu berkisar antara Rp.9.000 hingga Rp.38.000.
9. Pengkang
Pengkang adalah jajanan tradisional khas Mempawah yang terbuat dari olahan beras ketan. Pengkang paling nikmat saat disajikan bersama sambal kerang agar citarasanya semakin sedap. Cara membuat pengkang cukup mudah, yaitu dengan membungkus beras ketan menggunakan daun pisang bersama ebi, kemudian dibakar di atas bara api.
Pondok Pengkang di Jln.Raya Peniti, Siantan adalah tempat yang tepat untuk mencicipi Pengkang. Harga pengkang di tempat tersebut hanya sekitar Rp.9.000 per jepit.
10. Sagu Gunting
Sagu Gunting adalah jenis kuliner yang memiliki tekstur mirip dengan agar-agar. Sagu Gunting merupakan sajian yang paling pas sebagai menu penutup. Kuliner ini dapat ditemukan di jalan Waru atau Tanjung Pura, Pontianak. Harga seporsi Sagu Gunting hanya sekitar Rp.5.000 saja.
Dari kesepuluh makanan khas Kalimantan Barat di atas, Sahabat Pergimulu.comdapat mencoba satu per satu untuk merasakan kelezatannya. Setiap makanan memiliki keunikan dan cita rasa yang berbeda, sehingga akan memberikan pengalaman kuliner yang beragam. Selamat menjelajahi kuliner khas Kalimantan Barat!