17 Referensi Jajanan dan Kue Khas Daerah Makassar Yang Enak dan Lezat Ini Wajib Dicoba!
Jajanan dan Kue Khas Makassar yang Harus Kamu Coba
1. Jalangkote
Jalangkote merupakan salah satu jajanan yang paling terkenal di Makassar. Bentuknya mirip dengan pastel, namun kulitnya lebih tipis. Jalangkote biasanya disajikan dengan sambal cair, sementara pastel sering disajikan dengan cabe rawit. Jika kamu ingin mencicipi jalangkote yang enak, kamu bisa mengunjungi toko “Jalangkote & Lumpia Lasinrang ASLI” yang berlokasi di Jl. Lasinrang No. 11A. Harga jalangkote di toko ini kurang dari Rp. 10.000 per buahnya.
2. Kue Srikaya
Kue Srikaya, atau sering juga disebut sebagai kue sarikaya, merupakan kue basah yang terkenal di Makassar. Meskipun namanya mirip dengan selai srikaya, kue ini tidak menggunakan srikaya sebagai bahan utamanya. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kue srikaya ini antara lain gula merah, putih telur, santan kental, dan kacang. Sayangnya, tidak banyak toko kue yang menjual jajanan ini. Namun, kamu masih bisa mencoba membuatnya di rumah dengan mudah karena bahan-bahannya bisa ditemukan di pasar swalayan atau toko bahan kue.
3. Sikaporo
Sikaporo merupakan salah satu jajanan khas Makassar yang sudah mulai jarang ditemukan. Dulunya, kue ini merupakan makanan bangsawan suku Bugis. Sekarang, sikaporo hanya dapat ditemukan di acara-acara penting seperti pernikahan. Kue sikaporo terdiri dari dua lapisan, namun ada juga yang hanya terdiri dari satu lapisan. Salah satu jenis sikaporo yang terkenal adalah sikaporo pandan alias kadoppe. Jika kamu ingin mencoba kue ini, kamu bisa membelinya secara online dengan harga sekitar Rp. 50.000 per loyangnya.
4. Putu Cangkir
Putu cangkir adalah jajanan pasar yang mulai sulit ditemukan di Makassar. Kue ini memiliki bentuk sepertiga dari ukuran cangkir, sehingga dinamakan putu cangkir. Jika kamu ingin mencicipi putu cangkir, kamu bisa mengunjungi pasar tradisional Pa’Baeng-Baeng yang terletak di Jl. Sultan Alauddin, Makassar. Harganya cukup murah, masih di bawah Rp. 10.000 per buahnya.
5. Duri Durian
Duri durian adalah kue khas Makassar yang terbuat dari durian. Kue ini memiliki berbagai versi, seperti versi panggang, versi goreng, dan versi kukus. Jika kamu ingin mencoba duri durian, kamu bisa mengunjungi toko Kue Duri Durian by Emmy yang berlokasi di Jl. Teuku Umar Raya No. 103. Harganya pun relatif murah, di bawah Rp. 10.000 per buahnya.
6. Pelita/Tetu
Pelita atau tetu adalah kue tradisional yang sering dijadikan takjil saat bulan puasa. Kue ini terbuat dari tepung beras dan disajikan dengan dibungkus daun pandan. Kamu masih bisa menemukan kue pelita ini di pasar-pasar tradisional di Makassar dengan harga per buahnya yang cukup murah, di bawah Rp. 10.000.
7. Biji Nangka
Biji nangka adalah kue khas Makassar yang memiliki bentuk mirip dengan biji nangka. Namun, sebenarnya kue ini terbuat dari kentang, gula pasir, kenari, telur, dan pewarna oranye. Jika kamu ingin mencoba biji nangka, banyak toko kue di Makassar yang menjualnya dengan harga yang relatif murah, di bawah Rp. 10.000 per buahnya.
8. Barongko
Barongko adalah hidangan penutup yang dulunya hanya disajikan untuk raja-raja Bugis. Hidangan ini terbuat dari pisang yang dihaluskan, gula pasir, garam, telur, dan santan. Kamu bisa mencari barongko di toko oleh-oleh di Makassar dengan harga per buahnya di bawah Rp. 20.000.
9. Sunting
Sunting adalah kue tradisional yang mirip dengan barongko, namun lebih tebal karena menggunakan tepung. Pisang yang digunakan untuk membuat kue ini adalah pisang kapok. Kamu bisa mencari sunting di toko-toko kue di Makassar atau toko oleh-oleh dengan harga yang relatif murah, di bawah Rp. 20.000 per buahnya.
10. Bolu Rampah
Bolu rampah adalah kue yang teksturnya mirip dengan kue kekinian pada umumnya. Namun, ciri khas bolu rampah adalah adanya tambahan bubuk rempah di dalamnya yang menambahkan rasa renyah. Kamu bisa membeli bolu rampah di Adi Jaya Aneka Cake dan Roti atau di The Bolu Rampah dengan harga per loyangnya hanya Rp. 30.000.
11. Cucuru Bayao
Cucuru bayao memiliki tekstur yang lembut dan cita rasa manis. Nama “cucuru” dalam bahasa Makassar berarti kue, sedangkan “bayao” berarti telur. Jajanan ini bisa kamu temukan di toko-toko kue konvensional atau online dengan harga per buahnya di bawah Rp. 5.000.
12. Cucuru Golla Eja
Cucuru golla eja mirip dengan cucur coklat karena warnanya yang coklat. Kue ini memiliki tekstur yang lembut, kenyal, dan rasanya manis. Kamu bisa mendapatkan cucuru golla eja di pasar-pasar tradisional dengan harga yang sangat murah, sekitar Rp. 1.000 per buah.
13. Kue Kurma
Kue kurma adalah oleh-oleh khas Makassar yang terkenal. Meskipun namanya mengandung kata “kurma”, kue ini tidak mengandung kurma sama sekali. Kamu bisa membeli kue kurma di toko oleh-oleh dengan harga Rp. 20.000 per bungkus.
14. Kue Pawa
Kue pawa, atau sering juga disebut sebagai bakpao mini, juga cukup populer di Makassar. Kue ini memiliki berbagai isi dan dijual dengan harga sekitar Rp. 5.000 per buah.
15. Tara’jong
Tara’jong adalah hidangan berbahan dasar singkong yang mirip dengan getuk goreng Jawa. Hidangan ini cocok disantap saat santai, dan harganya relatif murah, hanya sekitar Rp. 5.000 per buahnya.
16. Tenteng
Tenteng adalah cemilan yang cukup terkenal di Makassar. Kue ini sempat menjadi primadona pada era 80-an. Sekarang, tenteng masih dijual di pasar-pasar dengan harga Rp. 1.000 per buah.
17. Dange
Dange adalah kue yang mirip dengan rangi. Namun, dange cukup jarang ditemukan. Kue ini cocok disantap dalam keadaan hangat. Kamu bisa mencari dange di toko-toko kue tradisional dengan harga yang terjangkau.
Itulah berbagai jajanan dan kue khas Makassar yang harus kamu coba. Setiap jajanan ini memiliki keunikan dan cita rasa yang berbeda-beda. Kamu bisa mencoba mencari jajanan ini di toko-toko kue tradisional di Makassar atau mencoba membuatnya sendiri di rumah. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan memperkaya pengetahuan kamu tentang kuliner khas Makassar. Selamat mencoba!