Sebelum Berkunjung ke Kawah Ijen, Baca ini Dulu
Lokasi
Kawasan Kawah Ijen di Jawa Timur
Kawah Ijen terletak di dua kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi. Kawasan ini memiliki luas sekitar 2,468 hektar dan berada di atas Puncak Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2,443 mdpl. Meskipun kawasan ini berada di bawah pengelolaan Cagar Alam Taman Wisata Ijen Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, namun lebih dikenal sebagai bagian dari Kabupaten Banyuwangi karena akses menuju lokasi lebih dekat dari Banyuwangi daripada dari Bondowoso.
Sejarah Kawah Ijen
Deskripsi Kawah Ijen
Menurut deskripsi yang tertulis di Wikipedia, National Geographic, Indonesia Trip, dan Kaskus, Kawah Ijen adalah sebuah danau yang berasal dari letusan Gunung Ijen. Akibat letusan gunung tersebut, terciptalah sebuah kawah yang kemudian digenangi oleh air sehingga terbentuklah danau kawah yang mempesona. Kawah ini memiliki diameter 6 km dan berukuran 960 x 600 meter dengan kedalaman 200 meter. Danau kawah ini juga memiliki tingkat keasaman tertinggi di dunia dengan pH di bawah 0,5, sehingga tubuh manusia dapat larut dalam waktu cepat jika terkena airnya.
Gunung Ijen sebagai Gunung Berapi
Gunung Ijen merupakan gunung berapi terakhir yang meletus pada tahun 1999 dan hingga tahun 2024 masih menunjukkan tanda-tanda akan meletus. Oleh karena itu, status Siaga sering disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kepada masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Gunung Ijen berdampingan dengan Gunung Raung dan Gunung Merapi, dan secara administratif masuk ke wilayah Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso, dan Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Rute Menuju Kawah Ijen
Rute dari Bali
Bagi wisatawan yang berasal dari Bali, perjalanan menuju Kawah Ijen dapat dimulai setelah menyeberang menggunakan kapal ferry dan berlabuh di Pelabuhan Ketapang. Setelah itu, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Kota Banyuwangi dan kemudian ke Kecamatan Licin hingga melewati Desa Tamansari di Dusun Jambu sebelum akhirnya tiba di Paltuding. Paltuding merupakan pos jaga terakhir sebelum melakukan pendakian ke Kawah Ijen.
Rute dari Surabaya dan Kota Lain di Pulau Jawa
Wisatawan yang berangkat dari Surabaya atau kota-kota lain di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, atau Yogyakarta, dapat memilih dua rute untuk menuju Kawah Ijen, yaitu melalui Bondowoso dan Banyuwangi. Rute melalui Bondowoso lebih dekat dari Surabaya, namun jarak dari Bondowoso ke Paltuding lebih jauh, sekitar 76 km. Sedangkan rute melalui Banyuwangi lebih jauh dari Surabaya, namun jarak dari Banyuwangi ke Paltuding lebih dekat, sekitar 30 km. Bagi wisatawan yang menggunakan angkutan umum, disarankan untuk memilih rute Banyuwangi karena moda transportasi menuju Paltuding lebih lengkap dan lebih banyak.
Transportasi Menuju Kawah Ijen
Di Banyuwangi, wisatawan dapat memilih berbagai jenis transportasi untuk menuju Kawah Ijen. Beberapa pilihan transportasi yang tersedia adalah menyewa Jeep Trooper dengan harga sekitar Rp.600.000 – Rp.700.000, menyewa motor dengan harga Rp.75.000 per hari, naik ojek online dengan tarif Rp.150.000 pulang-pergi, atau menyewa angkot. Bagi wisatawan yang menggunakan angkot, biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp.125.000 – Rp.150.000 untuk angkot yang dapat diisi 5 – 7 orang. Meski lebih murah, angkot tersebut hanya dapat mengantar sampai Kantor PT Candi Ngrambi yang terletak di Desa Tamansari.
Pendakian Menuju Kawah Ijen
Setelah tiba di Paltuding, wisatawan harus melakukan pendakian sejauh 3 km untuk mencapai Kawah Ijen. Dalam perjalanan menuju kawah, wisatawan akan melewati Pos Bunder, tempat terakhir sebelum mencapai kawah. Di Pos Bunder, wisatawan sudah dapat mencium aroma belerang yang khas. Perjalanan dari Pos Bunder menuju Puncak Ijen lebih berat karena track yang harus dilewati berupa tanah berpasir yang bercampur batu halus dengan sudut kemiringan antara 10O – 35O. Waktu tempuh total dari Paltuding ke Puncak Ijen sekitar 2 – 3 jam, tergantung dari kondisi medan dan fisik wisatawan.
Pesona Alam Kawah Ijen
Kawah Ijen tidak hanya menawarkan pemandangan yang indah, tetapi juga fenomena alam yang sangat menakjubkan. Danau kawah ini memiliki warna hijau kebiruan yang terkadang berubah menjadi biru kehijauan. Dinding kawah yang dihiasi belerang berwarna kekuning-kuningan memberikan kontras yang indah. Di sekitar lereng kawah, terdapat Pohon Manisrejo (Cantiqi) yang tumbuh dan daunnya berwarna kemerah-merahan, menambah keindahan kawah ini.
Selain itu, Kawah Ijen juga menawarkan pemandangan pegunungan yang tinggi menjulang di kejauhan, seperti Gunung Raung, Gunung Rente, Gunung Suket, dan Gunung Merapi. Fenomena terbit dan tenggelamnya matahari juga dapat dinikmati di kawasan ini, dengan cahaya lembut yang dipancarkan matahari berpadu harmonis dengan pegunungan dan bebukitan di kejauhan.
Namun, puncak dari segala keindahan Kawah Ijen adalah fenomena alam yang hanya terjadi pada pukul 05.00 pagi, yaitu Blue Fire atau Api Biru. Blue Fire ini merupakan satu-satunya Blue Fire di dunia yang dapat dinikmati setiap hari. Blue Fire ini muncul dari tengah-tengah tempat penambangan sulfur di kawah Ijen, dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, terutama turis mancanegara.
Harga Tiket Masuk dan Fasilitas
Wisatawan yang ingin mengunjungi Kawah Ijen harus membayar tiket masuk di Pos Jaga yang terletak di Paltuding. Harga tiket masuk berbeda antara wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. Wisatawan lokal dikenakan HTM sebesar Rp.5.000 pada hari biasa dan Rp.7.500 pada akhir pekan, sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan HTM sebesar Rp.100.000 pada weekdays dan Rp.150.000 pada weekend.
Di Paltuding, terdapat sejumlah fasilitas umum bagi wisatawan, seperti kamar mandi, toilet, mushollah, area parkir yang luas, camping ground, dan penginapan milik Perhutani. Bagi wisatawan yang tidak membawa perbekalan, terdapat juga warung-warung yang menjual makanan serta tempat penyewaan peralatan pendakian seperti masker dan senter. Penjual makanan dan minuman juga dapat ditemui di Pos Bunder, namun mereka hanya berjualan pada pagi dan siang hari saja. Di sekitar kawasan Ijen, terdapat pula berbagai penginapan, mulai dari homestay hingga hotel bintang lima, yang siap menyambut wisatawan.
Wisata Terdekat
Selain mengunjungi Kawah Ijen, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan ke beberapa tempat wisata lainnya yang terletak di sekitar Banyuwangi. Beberapa tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Pulau Merah, Baluran National Park, G-Land (Pantai Plengkung), Teluk Hijau, Pantai Boom, Blue Bay, Bangsring Underwater, dan sejumlah tempat wisata lainnya.