PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Daftar Biaya Hidup Negara Vietnam, Lebih Murah Atau Mahal Dibandingkan Indonesia?

Blog

1. Biaya Tempat Tinggal

Apartemen menjadi pilihan yang tepat

Vietnam menjadi salah satu negara yang menarik bagi orang Indonesia yang ingin menetap di luar negeri. Salah satu pertimbangan yang membuat Vietnam menjadi tujuan yang menarik adalah biaya tempat tinggal yang lebih terjangkau dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Salah satu opsi tempat tinggal yang banyak dipilih oleh para perantau di Vietnam adalah apartemen. Harga sewa apartemen di Vietnam bervariasi tergantung pada lokasi, kondisi bangunan, luas apartemen, dan fasilitas yang disediakan. Secara umum, harga sewa apartemen di Vietnam sedikit lebih tinggi daripada di Indonesia dan Filipina.

Untuk apartemen dengan satu kamar di pusat kota Vietnam, harga sewanya berkisar antara VND 8.800.000 hingga 12.000.000 per bulan, atau setara dengan Rp. 5.500.000 hingga 7.600.000. Sedangkan di luar pusat kota, harga sewa apartemen satu kamar hanya sekitar VND 5.700.000 atau Rp. 3.600.000 per bulan.

Bagi mereka yang ingin tinggal di apartemen dengan tiga kamar, tentu saja harganya akan lebih mahal. Di pusat kota, harga sewa apartemen tiga kamar bisa mencapai VND 19.000.000 atau Rp. 12.000.000 per bulan. Sementara itu, di luar pusat kota, harga sewa apartemen tiga kamar mencapai VND 12.000.000 atau Rp. 7.600.000 per bulan.

Selain harga sewa, ada hal penting lain yang perlu dipertimbangkan saat memilih apartemen, yaitu aksesnya. Pilihlah apartemen yang memiliki akses mudah dan dekat dengan transportasi umum sehingga dapat mengurangi biaya transportasi bulanan.

BACA JUGA :  Septic Tank Penuh? 10 Jasa Sedot WC di Daerah Tuban Ini Solusinya, Biaya Murah Cuma 100 Ribu Aja

2. Tagihan Utilitas

Biaya untuk tagihan utilitas dapat ditekan

Selain biaya tempat tinggal, pengeluaran lain yang perlu diperhatikan adalah tagihan utilitas. Tagihan utilitas mencakup biaya listrik, air, telepon, dan internet. Biaya ini tentu saja bervariasi tergantung pada pemakaian masing-masing individu.

Untuk apartemen seluas 85 meter persegi, perkiraan biaya tagihan utilitas per bulan adalah sekitar Rp. 500.000 hingga 1.400.000. Namun, biaya ini dapat ditekan dengan menghemat penggunaan listrik dan air. Matikan listrik saat meninggalkan apartemen dan matikan air saat sedang tidak digunakan. Gunakanlah seperlunya agar pengeluaran tagihan utilitas tidak terlalu tinggi.

3. Biaya Makan

Biaya makan di Vietnam tidak terlalu tinggi

Salah satu pengeluaran yang tidak bisa dihindari ketika merantau di Vietnam adalah biaya makan. Namun, kabar baiknya adalah biaya makan di Vietnam tidak terlalu tinggi dan bahkan hampir sebanding dengan di Indonesia.

Untuk satu porsi makanan di Vietnam, harga minimalnya adalah sekitar VND 40.000 atau Rp. 25.000. Dengan uang segitu, Anda sudah bisa merasa kenyang dengan makanan yang dihidangkan. Harga satu botol air mineral pun juga tidak berbeda jauh dengan Indonesia. Di Vietnam, harga satu botol air mineral mulai dari VND 6.000 atau Rp. 3.800.

Dengan biaya makan yang relatif terjangkau, Anda dapat menikmati berbagai kuliner Vietnam tanpa perlu khawatir akan menguras kantong.

4. Kuota Internet

Harga kuota internet di Vietnam lebih terjangkau

Bagi mereka yang ingin tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman di Indonesia, membeli kuota internet adalah suatu keharusan. Kabar baiknya, harga kuota internet di Vietnam lebih terjangkau daripada di Indonesia.

Tarif rata-rata internet seluler di Vietnam adalah sekitar VND 13.000 atau Rp. 8.260 untuk 1 GB. Jika Anda membutuhkan kuota sebesar 10 GB per bulan, Anda hanya perlu membayar sekitar VND 130.000 atau Rp. 82.000. Ini tentu jauh lebih murah dibandingkan dengan harga kuota internet di Indonesia.

Dengan biaya kuota internet yang lebih terjangkau, Anda dapat tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air tanpa perlu khawatir akan menguras kantong.

BACA JUGA :  10 Referensi Mall Terbaik di Daerah Makassar Lengkap, Bagus dan Mewah Cocok Untuk Belanja Bulanan

5. Biaya Transportasi

Biaya transportasi di Vietnam cukup terjangkau

Bagi para pekerja dan mahasiswa, biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran yang perlu diperhitungkan. Jumlah biaya transportasi juga tergantung pada mobilitas dan jarak tempat tinggal dengan kantor atau kampus.

Namun, kabar baiknya adalah biaya transportasi di Vietnam cukup terjangkau dan tidak berbeda jauh dengan di Indonesia. Ongkos sekali jalan di Vietnam hanya sekitar VND 7.000 atau Rp. 4.400, sedangkan di Indonesia sekitar Rp. 4.000.

Anda juga dapat menghemat lebih banyak dengan membeli tiket transportasi bulanan. Di Vietnam, harga tiket transportasi bulanan mencapai VND 200.000 atau Rp. 130.000, sedangkan di Indonesia bisa mencapai Rp. 180.000.

Dengan biaya transportasi yang terjangkau, Anda dapat dengan mudah berpindah tempat di Vietnam tanpa perlu khawatir akan pengeluaran yang tinggi.

6. Belanja Bulanan

Harga barang-barang di Vietnam tidak berbeda jauh dengan di Indonesia

Sebagai perantau, Anda juga perlu membeli kebutuhan bulanan seperti bahan makanan dan alat-alat kebersihan. Harga barang-barang di Vietnam tidak berbeda jauh dengan di Indonesia.

Harga beras per kilogram di Vietnam adalah sekitar VND 20.000 atau Rp. 12.000, yang hampir sebanding dengan di Indonesia. Sementara untuk harga daging merah, harga per kilogramnya sekitar VND 230.000 atau Rp. 146.000. Harga dada ayam mencapai VND 75.000 atau Rp. 48.000 per kilogram. Harga telur pun tidak jauh berbeda, di Vietnam 12 butir telur dijual dengan harga sekitar VND 31.000 atau Rp. 20.000.

Dengan harga-harga yang relatif sama dengan di Indonesia, Anda dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus khawatir akan pengeluaran yang tinggi.

7. Hiburan & Rekreasi

Biaya untuk hiburan dan rekreasi tergantung pada gaya hidup masing-masing

Hiburan dan rekreasi adalah bagian penting dalam menjaga keseimbangan hidup. Ketika merantau di Vietnam, Anda juga dapat menikmati berbagai hiburan dan rekreasi yang ditawarkan.

Biaya untuk hiburan dan rekreasi tergantung pada gaya hidup masing-masing individu. Tidak ada angka yang pasti untuk biaya ini, karena tergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing orang. Selain itu, hiburan dan rekreasi juga termasuk dalam kategori optional, yang artinya bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial dan prioritas masing-masing individu.

Dengan berbagai pilihan hiburan dan rekreasi yang ditawarkan di Vietnam, Anda dapat menyesuaikan pengeluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

BACA JUGA :  Merasakan Sensasi Menginap Dengan Pemandangan Samudera? Coba HeHa Ocean Glamping di Jogja

8. Belanja Pakaian

Harga pakaian di Vietnam sedikit lebih mahal daripada di Indonesia

Salah satu kebutuhan yang tidak dapat dihindari adalah pakaian. Harga pakaian di Vietnam sedikit lebih mahal dibandingkan dengan di Indonesia.

Sebagai contoh, satu potong jeans Levis di Vietnam dihargai sekitar VND 992.000 atau Rp. 630.000, sedangkan di Indonesia hanya sekitar Rp. 400.000. Begitu pula dengan harga sepatu pantofel kulit, di Vietnam harganya mencapai hampir VND 2.000.000 atau Rp. 1.200.000, sedangkan di Indonesia hanya sekitar Rp. 800.000.

Namun, jika Anda ingin mencari pakaian dengan harga yang lebih terjangkau, Anda dapat mencarinya di pasar-pasar tradisional di Vietnam. Di pasar-pasar tradisional, Anda dapat menemukan berbagai barang dengan harga yang lebih murah dan variasi yang lebih banyak.

9. Tabungan Darurat

Menyiapkan dana darurat sebagai langkah antisipasi

Sebagai bentuk tindakan antisipasi, sangat penting untuk menyiapkan dana darurat. Tabungan darurat akan sangat berguna jika Anda menghadapi situasi mendadak yang membutuhkan tambahan pengeluaran.

Beberapa contoh situasi darurat yang mungkin terjadi adalah sakit, kehilangan barang berharga, kerusakan barang, atau kejadian tak terduga lainnya. Jumlah tabungan darurat yang dibutuhkan setiap individu akan berbeda-beda tergantung pada kebutuhan dan kondisi kehidupan masing-masing. Bagi mereka yang sudah berkeluarga, tentu saja jumlah tabungan darurat yang dibutuhkan akan lebih banyak dibandingkan dengan orang yang masih lajang.

Menyiapkan dana darurat adalah langkah bijak yang dapat memberikan perlindungan finansial dan keamanan bagi diri sendiri dan keluarga jika menghadapi situasi darurat.

10. Total dan Kesimpulan

Estimasi total biaya kebutuhan per bulan di Vietnam

Berdasarkan rincian biaya di atas, dapat diestimasikan bahwa total biaya kebutuhan per bulan di Vietnam adalah sekitar VND 11.050.000 atau Rp. 7.000.000 jika 1 VND sama dengan Rp. 0,64. Namun, perlu diingat bahwa angka ini tidak mutlak dan dapat berbeda-beda tergantung pada kebutuhan dan gaya hidup masing-masing individu.

Untuk menghindari kesulitan keuangan, sangat penting untuk berhemat dan mengatur keuangan dengan baik. Selain itu, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan darurat sebagai langkah antisipasi jika menghadapi situasi darurat.

Dalam kesimpulan, Vietnam merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang menawarkan biaya hidup yang relatif terjangkau. Dalam beberapa aspek seperti tempat tinggal, makanan, transportasi, dan utilitas, biaya di Vietnam hampir sebanding dengan di Indonesia. Namun, ada juga beberapa aspek seperti belanja pakaian yang membutuhkan pengeluaran yang lebih tinggi di Vietnam. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengatur keuangan dengan baik dan mengikuti gaya hidup yang sesuai dengan kemampuan finansialnya.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *