10 Daftar Rincian Biaya Hidup di Negara Filipina Ini Lebih Mahal Daripada Indonesia?
**1. Sewa Tempat Tinggal**
Sewa tempat tinggal merupakan hal yang paling utama yang harus dipikirkan saat merantau atau berwisata ke Filipina. Filipina memiliki berbagai pilihan tempat tinggal, seperti apartemen atau condominium. Harga sewa apartemen di Filipina bervariasi tergantung pada lokasi, luas hunian, dan fasilitas yang disediakan. Untuk menyewa apartemen yang bagus dan nyaman di Filipina, biasanya diperlukan biaya sekitar 30.000 hingga 44.000 Peso per bulan, tergantung dari daerahnya.
Namun, bagi yang memiliki budget terbatas atau ingin menghemat pengeluaran, dapat memilih untuk menyewa apartemen studio yang sederhana. Harga sewa apartemen studio di Filipina kisaran 12.000 hingga 21.000 Peso per bulan. Sedangkan untuk apartemen mewah, biaya sewa minimalnya sekitar 50.000 Peso per bulan.
Perlu dicatat bahwa harga-harga di atas berlaku untuk kota-kota besar seperti Manila, ibu kota Filipina. Di kota-kota yang lebih kecil, biaya sewa apartemen kemungkinan akan lebih murah lagi. Salah satu strategi untuk menghemat biaya tempat tinggal adalah dengan menyewa apartemen bersama teman-teman. Dengan cara ini, biaya sewa dapat dibagi, sehingga menjadi lebih terjangkau bagi setiap individu.
Selain mempertimbangkan harga sewa, hal yang perlu diperhatikan saat memilih tempat tinggal adalah jaraknya dari tempat kerja atau kuliah. Sebaiknya mencari tempat tinggal yang dekat dengan kantor atau kampus, untuk menghindari kemacetan yang dapat membuang waktu dan menghabiskan biaya transportasi yang lebih tinggi.
**2. Tagihan Utilitas**
Selain biaya sewa tempat tinggal, orang yang merantau atau tinggal di Filipina juga harus memperhitungkan tagihan utilitas. Biaya utilitas ini meliputi tagihan listrik, tagihan air, dan layanan pembuangan sampah. Jumlah biaya utilitas ini bervariasi tergantung pada pemakaian setiap individu.
Pada umumnya, di kota Manila, tagihan utilitas bisa mencapai 6.300 hingga 7.300 Peso per bulan. Sedangkan di kota-kota yang lebih kecil, tagihan utilitas biasanya lebih rendah, yakni sekitar 6.000 Peso per bulan.
Bagi orang yang ingin menghemat pengeluaran, ada beberapa tips untuk mengurangi tagihan utilitas. Misalnya, menghemat penggunaan listrik dan air, menggunakan lampu hemat energi, serta mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Dengan cara ini, pengeluaran untuk tagihan utilitas dapat ditekan.
**3. Makan dan Minum**
Kebutuhan makan dan minum merupakan hal yang tidak kalah pentingnya dalam perhitungan biaya hidup di Filipina. Ada dua pilihan yang dapat dipilih, yaitu memasak sendiri atau membeli makanan di luar.
Bagi yang ingin memasak sendiri, diperlukan biaya sekitar 10.000 Peso per bulan untuk membeli bahan-bahan makanan mentah, serta buah dan sayur produksi lokal. Sedangkan untuk makan di luar, biaya yang dikeluarkan dapat bervariasi tergantung dari tempatnya. Harga satu porsi makanan di restoran lokal di bawah 500 Peso, dengan kisaran harga antara 150 hingga 250 Peso. Sedangkan untuk makanan di pinggir jalan, biasanya dijual dengan harga maksimal 200 Peso per porsi.
Untuk minuman, harga satu botol air mineral berukuran 12 ons dihargai rata-rata 18 Peso di hampir semua kota di Filipina. Bagi yang menyukai minuman beralkohol, tentu saja ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan, dengan kisaran harga sekitar 100 hingga 200 Peso tergantung dari kualitas dan jenis minuman.
**4. Biaya Transportasi**
Biaya transportasi juga perlu diperhitungkan dalam perhitungan biaya hidup di Filipina. Filipina memiliki berbagai jenis moda transportasi yang dapat digunakan, seperti jeepney, taksi konvensional, taksi online, dan lain-lain.
Salah satu moda transportasi yang menjadi ikon Filipina adalah jeepney. Jeepney merupakan angkutan umum yang merupakan peninggalan dari zaman perang. Mobil-mobil ini kemudian dimodifikasi menjadi angkutan umum yang digunakan oleh masyarakat Filipina.
Selain itu, taksi juga merupakan moda transportasi yang nyaman dan praktis. Tarif taksi bervariasi tergantung dari perusahaan taksi dan jarak tempuh. Tarif taksi biasanya dimulai dari 40 Peso, dengan tambahan 13 Peso per kilometer. Biaya menunggu selama satu jam sekitar 115 Peso.
Namun, Filipina juga dikenal sebagai negara dengan jumlah pengendara kendaraan bermotor roda dua yang terbanyak, seperti Indonesia. Hal ini menyebabkan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi, terutama di kota-kota besar yang memiliki banyak penduduk. Oleh karena itu, penting untuk mencari tempat tinggal yang dekat dengan kantor atau kampus, agar tidak membuang waktu di jalanan dan menghemat biaya transportasi.
**5. Komunikasi**
Agar tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air, biaya untuk kartu SIM ponsel juga perlu diperhitungkan. Biaya untuk kartu telepon prabayar di Filipina berkisar antara 7 hingga 8 Peso per menit. Namun, biaya ini dapat lebih murah tergantung dari paket yang ditawarkan dan promosi-promosi. Untuk paket data internet, biaya yang dikeluarkan sekitar 730 Peso per bulan.
Selain itu, untuk mendapatkan akses internet yang lebih stabil dan cepat, dapat memasang wi-fi di tempat tinggal. Biaya untuk wi-fi per bulannya bervariasi, dengan harga rata-rata antara 2.000 hingga 2.500 Peso untuk paket yang unlimited.
**6. Asuransi**
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga, disarankan untuk memiliki asuransi, terutama asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Ada beberapa pilihan asuransi yang tersedia di Filipina, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun lembaga swasta.
Biaya asuransi kesehatan di Filipina bervariasi tergantung dari perusahaan asuransi dan jumlah tanggungan yang ditawarkan. Rata-rata, biaya asuransi kesehatan di Filipina berkisar antara 1.400 hingga 6.600 Peso per tahun atau sekitar 116 hingga 550 Peso per bulan.
Perlu diketahui bahwa di kota-kota besar di Filipina, layanan kesehatan mudah dijangkau dan kualitasnya juga terjamin. Namun, di beberapa daerah yang lebih terpencil, layanan kesehatan mungkin lebih terbatas. Banyak expat di Filipina yang tidak mengambil asuransi karena biaya layanan kesehatan di negara ini cenderung lebih terjangkau daripada di negara-negara barat. Oleh karena itu, keputusan untuk mengambil asuransi atau tidak tergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing individu.
**7. Kebutuhan Bulanan**
Selain kebutuhan dasar seperti tempat tinggal, makanan, dan transportasi, juga perlu menghitung biaya kebutuhan bulanan lainnya. Kebutuhan bulanan ini mencakup berbagai hal seperti bahan makanan, camilan, perlengkapan kebersihan, dan lain sebagainya. Harga bahan makanan pokok di Filipina relatif murah. Misalnya, harga beras per kilogram rata-rata sekitar 50 Peso, dan harga satu buah roti biasanya di bawah 50 Peso. Buah-buahan dan sayuran lokal juga memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan yang diimpor.
Untuk belanja bulanan, diperlukan setidaknya 10.000 hingga 20.000 Peso per bulan, tergantung dari kebutuhan individu dan jumlah anggota keluarga.
**8. Hiburan dan Rekreasi**
Sebagai anak rantau, hiburan dan rekreasi juga merupakan kebutuhan yang perlu dipertimbangkan dalam perhitungan biaya hidup di Filipina. Setelah melewati rutinitas sehari-hari, pasti ada momen dimana kita ingin melepas penat dan bersenang-senang. Biaya untuk hiburan dan rekreasi ini dapat bervariasi tergantung dari gaya hidup individu.
Misalnya, untuk sekali nongkrong di kota besar seperti Manila, biasanya diperlukan biaya sekitar 1.000 Peso per hari. Jika seseorang nongkrong dua kali seminggu, maka dalam satu bulan akan menghabiskan sekitar 8.000 Peso untuk hiburan dan rekreasi.
**9. Kebutuhan Lainnya**
Biaya kebutuhan lainnya mencakup pengeluaran untuk membeli baju, perabotan tambahan untuk dekorasi apartemen, souvenir, dan lain-lain. Biaya untuk kebutuhan ini dapat bervariasi tergantung dari kebutuhan dan selera masing-masing individu. Namun, perlu diketahui bahwa barang-barang di Filipina cenderung lebih murah dibandingkan dengan beberapa negara barat. Banyak expat dari negara-negara barat yang dapat memenuhi kebutuhan ini dengan uang sekitar 5.000 Peso atau sekitar 100 USD per bulan.
**10. Total dan Kesimpulan**
Secara keseluruhan, biaya hidup di Filipina dapat bervariasi tergantung pada banyak faktor, termasuk gaya hidup individu dan kota tempat tinggal. Namun, sebagai gambaran umum, minimal uang yang diperlukan untuk biaya hidup di Filipina adalah sekitar 65.000 Peso per bulan atau sekitar Rp. 19.711.298 jika 1 Peso Filipina memiliki nilai tukar sebesar Rp. 303,25.
Perlu diingat bahwa angka ini tidak mutlak dan bisa berbeda-beda untuk setiap individu. Faktor-faktor seperti kebiasaan belanja, gaya hidup, dan preferensi individu dapat mempengaruhi jumlah biaya yang dikeluarkan. Selain itu, biaya hidup juga dapat bervariasi tergantung dari kota tempat tinggal. Kota-kota yang lebih kecil biasanya memiliki biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Manila.
Meskipun demikian, Filipina tetap menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi atau dijadikan tempat tinggal. Keindahan alamnya, keramahan penduduknya, dan biaya hidup yang terjangkau membuat Filipina menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang.