PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Daftar Biaya Hidup di Negara Belanda, Per Bulan Mahal Atau Murah?

Blog

1. Sewa Tempat Tinggal

Salah satu biaya yang pasti dikeluarkan saat tinggal di Belanda adalah untuk tempat tinggal. Ada beberapa pilihan akomodasi yang bisa dipilih, dengan harga yang berbeda-beda. Bagi mahasiswa, opsi yang paling umum adalah menyewa apartemen.

Harga sewa apartemen tergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi, ukuran tempat, dan apakah akan berbagi dengan orang lain atau tidak. Semakin besar kota tempat tinggalnya, semakin tinggi juga biaya sewa apartemennya.

Jika memilih untuk berbagi apartemen dengan orang lain, biaya sewanya sekitar 350 hingga 500 Euro per bulan. Namun, dengan harga tersebut, hanya akan mendapatkan kamar pribadi saja. Kamar mandi dan dapur akan bersama dengan penghuni lain.

Sementara itu, untuk menyewa apartemen studio, biayanya lebih mahal, yaitu sekitar 600 Euro per bulan. Namun, keuntungannya adalah memiliki dapur dan kamar mandi sendiri, tanpa harus berbagi dengan orang lain.

Bagi mahasiswa yang memiliki budget lebih, bisa memilih untuk menyewa apartemen dengan satu kamar tidur. Biaya sewanya berkisar antara 1.200 hingga 1.500 Euro per bulan.

Sebagai tips untuk para mahasiswa, sebaiknya memilih akomodasi yang direkomendasikan oleh universitas. Hal ini akan memudahkan dan lebih murah karena adanya subsidi. Jika memilih untuk mencari apartemen sendiri, harus siap mengeluarkan uang lebih banyak di awal. Ada biaya agen sebesar 250 Euro dan biaya deposit setara dengan dua bulan sewa.

BACA JUGA :  10 Penginapan Murah di Danau Ranau Mulai Rp.250.000 Daerah Oku Selatan dan Lampung Barat

Apartemen memang lebih ekonomis bagi mahasiswa yang tinggal sendirian atau berdua, namun tidak bagi mereka yang membawa keluarga. Bagi mahasiswa yang ingin merantau dengan keluarga ke Belanda, sewa rumah bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.

Sama seperti apartemen, biaya sewa rumah juga bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Namun, yang pasti lebih mahal daripada apartemen, yaitu sekitar 700 hingga 1.000 Euro per bulan, dengan tambahan biaya service charge sebesar 50 Euro per bulan.

2. Tagihan Utilitas

Selain sewa tempat tinggal, ada juga tagihan utilitas yang harus dibayarkan. Biaya utilitas ini biasanya mencakup listrik, air, gas, dan internet. Bagi yang menyewa apartemen, tagihan ini biasanya sudah termasuk dalam biaya sewa.

Namun, bagi yang menyewa rumah, tagihan utilitas ini tidak bisa dihindari. Jumlahnya tergantung pada pemakaian masing-masing. Namun, secara umum, biaya utilitas ini berkisar antara 80 hingga 200 Euro.

Di Belanda, banyak rumah yang menggunakan panel surya untuk menghemat penggunaan listrik. Panel surya ini bisa disewa, sehingga bisa menghemat biaya listrik yang harus dikeluarkan.

3. Makan dan Minum

Biaya makan dan minum juga menjadi salah satu pengeluaran yang tidak bisa dihindari. Memasak sendiri adalah pilihan termurah, namun bagi yang tidak bisa memasak, jajan di luar tidak bisa dihindari.

Harga makanan di Belanda bervariasi, rata-rata sekitar 7 hingga 20 Euro per porsi. Harga ramen Jepang sekitar 14 hingga 15 Euro per porsi, sementara makanan Indonesia sekitar 10 hingga 11 Euro. Jika ingin lebih murah, kebab bisa didapatkan dengan harga sekitar 4 Euro per porsi.

BACA JUGA :  Ini Dia 10 Daftar Rekomendasi Dokter Hewan Terbaik di Wilayah Kabupaten Kudus dan Sekitarnya

Sementara itu, untuk minuman, tidak perlu terus-menerus membeli air mineral. Air keran di Belanda aman untuk diminum, jadi bisa membawa botol sendiri dan mengisi air keran di mana pun.

4. Transportasi Umum

Biaya transportasi di Belanda cukup mahal, terutama bagi yang sering bepergian ke luar kota. Ada beberapa moda transportasi yang bisa digunakan, baik di dalam kota maupun untuk perjalanan ke luar kota.

Untuk tiket tram dan bus di dalam kota, harga tiket sekali jalan bervariasi tergantung pada rute yang dipilih, biasanya antara 0,5 hingga 3 Euro. Bagi yang ingin lebih hemat, bisa memilih langganan paket bulanan mulai dari 5 Euro.

Bagi yang sering bepergian ke luar kota, minimal akan menghabiskan 50 Euro per minggu atau 200 Euro per bulan. Namun, bagi yang jarang bepergian, 10 Euro per minggu atau 40 Euro per bulan sudah cukup.

Salah satu tips untuk menghemat biaya transportasi adalah dengan membeli sepeda atau berjalan kaki. Harga sepeda di Belanda bervariasi, mulai dari 30 hingga 300 Euro, tergantung pada merk dan kondisinya.

5. Komunikasi

Biaya komunikasi termasuk paket data untuk ponsel dan internet di tempat tinggal. Harga paket data bervariasi, rata-rata antara 20 hingga 60 Euro per bulan. Sedangkan untuk biaya wi-fi, rata-rata sekitar 40 hingga 50 Euro per bulan.

6. Asuransi

Asuransi adalah hal yang penting untuk dimiliki setiap orang. Harga asuransi tergantung pada perusahaan asuransi dan premi yang dipilih. Untuk mahasiswa, harga asuransi sekitar 1,79 Euro per hari atau 644 Euro per tahun.

Biasanya, biaya asuransi sudah termasuk dalam beasiswa bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa. Namun, bagi yang membawa keluarga, setiap anggota keluarga harus memiliki asuransi. Anak di bawah 18 tahun tidak dikenakan biaya, namun tetap ikut dalam premi orang tua.

BACA JUGA :  Rekomendasi Jasa Service Berkualitas di Jakarta Barat Agar Mesin Cuci Bisa Berfungsi Seperti Baru Lagi

7. Hiburan dan Rekreasi

Biaya untuk hiburan dan rekreasi juga tergantung pada gaya hidup masing-masing individu. Bagi yang sering bepergian atau berbelanja, tentu akan mengeluarkan biaya lebih banyak dibandingkan yang tidak.

8. Kebutuhan Bulanan

Sebagai mahasiswa yang tinggal sendiri, tentunya harus mengeluarkan sejumlah uang untuk kebutuhan bulanan atau bahkan mingguan. Hal ini mencakup bahan makanan dan perlengkapan kebersihan.

Rata-rata, untuk belanja bulanan, dibutuhkan sekitar 150 hingga 160 Euro jika tinggal sendiri. Tentu saja, pengeluaran akan lebih besar jika tinggal dengan keluarga.

9. Kebutuhan Lain

Ada beberapa hal lain yang mungkin harus dibeli, misalnya penghangat ruangan. Hal ini sangat berguna ketika cuaca sedang dingin. Meskipun beberapa apartemen sudah dilengkapi dengan penghangat ruangan, seringkali alatnya sudah dalam kondisi tidak baik karena usia.

Untuk membeli penghangat ruangan, diperlukan biaya minimal 10 Euro. Selain itu, bagi mahasiswa yang ingin membeli buku juga harus mengeluarkan biaya sekitar 30 hingga 90 Euro. Namun, kedua hal ini bersifat opsional dan bisa dihindari jika ingin menghemat pengeluaran.

10. Total dan Kesimpulan

Jadi, untuk bisa hidup dengan layak di Belanda, diperlukan minimal 1.300 Euro per bulan atau sekitar 22.618.012 Rupiah jika kurs 1 Euro = Rp 17.398. Namun, angka ini tidak bersifat mutlak karena dipengaruhi oleh gaya hidup dan kebutuhan individu masing-masing.

Sebagai mahasiswa, sebaiknya berhemat agar tidak memberikan beban keuangan yang berlebihan pada keluarga di rumah. Dengan mengatur pengeluaran dengan bijak, mahasiswa dapat hidup nyaman dan sukses dalam menimba ilmu di Belanda.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *