10 Daftar Rincian Biaya Hidup di Negara Australia, Berapa Jika Untuk Mahasiswa Maupun Pekerja?
1. Tempat Tinggal
Asrama dan Homestay
Tempat tinggal merupakan kebutuhan utama bagi para pelajar internasional dan pekerja yang merantau ke Australia. Ada beberapa pilihan tempat tinggal yang bisa dipilih, tergantung dari preferensi dan budget masing-masing individu.
Pilihan pertama adalah tinggal di asrama. Tinggal di asrama memiliki keuntungan karena biasanya fasilitas seperti listrik, air, dan internet sudah termasuk dalam biaya sewa. Selain itu, asrama juga menyediakan fasilitas umum seperti dapur bersama, ruang belajar, dan ruang olahraga. Harga sewa asrama bervariasi tergantung dari kampus dan lokasinya. Rata-rata harga sewa asrama adalah sekitar AUD 11.000 hingga 22.000 per tahun.
Pilihan kedua adalah tinggal di homestay. Homestay adalah ketika seorang pelajar atau pekerja tinggal bersama keluarga angkat di Australia. Ini merupakan pilihan yang cocok bagi mereka yang ingin merasakan kehidupan keluarga Australia secara langsung. Biaya yang dikeluarkan untuk tinggal di homestay rata-rata adalah sekitar AUD 235 hingga 325 per minggu.
Sewa Apartemen
Bagi mereka yang memiliki budget lebih, sewa apartemen bisa menjadi alternatif lain. Banyak apartemen yang disewakan di Australia, baik itu satu kamar atau satu unit apartemen. Harga sewa apartemen tergantung dari kota, lokasi, dan fasilitas yang disediakan.
Salah satu kota dengan biaya tempat tinggal paling mahal di Australia adalah Sydney. Harga sewa apartemen satu kamar di pusat kota Sydney bisa mencapai AUD 2.600 per bulan. Sementara itu, di kota-kota lain seperti Melbourne, Canberra, Perth, dan Brisbane, harga sewa apartemen berkisar antara AUD 1.500 hingga 1.800 per bulan.
Sharing
Untuk menghemat biaya tempat tinggal, salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan sharing. Sharing artinya tinggal bersama dengan orang lain, baik itu dalam satu kamar atau satu apartemen. Dengan melakukan sharing, biaya sewa dapat dibagi dengan orang lain sehingga lebih terjangkau.
Bagi mereka yang memilih sharing, biasanya akan berbagi fasilitas seperti kamar mandi dan dapur dengan orang lain. Ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk menghemat biaya hidup, terutama bagi para pelajar internasional yang memiliki budget terbatas.
2. Tagihan Utilitas
Setelah menentukan tempat tinggal, tagihan utilitas menjadi pengeluaran berikutnya yang perlu diperhatikan. Tagihan utilitas meliputi listrik, air, gas, dan internet. Jumlah tagihan utilitas bervariasi tergantung dari pemakaian setiap individu.
Bagi mereka yang tinggal di asrama, biasanya tagihan utilitas sudah termasuk dalam biaya sewa. Hal ini berlaku juga untuk beberapa apartemen yang menyediakan fasilitas utilitas seperti listrik dan air dalam biaya sewa. Namun, jika tidak termasuk, tagihan utilitas biasanya dibayarkan per tiga bulan.
Salah satu keuntungan tinggal dalam satu tempat dengan orang lain adalah dapat membagi rata tagihan utilitas. Misalnya, jika tinggal bersama tiga orang dan tagihan listrik sebesar AUD 300 per bulan, maka setiap orang hanya perlu membayar AUD 100.
3. Makan dan Minum
Kebutuhan pokok lain yang perlu diperhatikan dalam biaya hidup di Australia adalah makan dan minum. Biaya makan dan minum setiap individu akan berbeda-beda tergantung dari gaya hidup dan preferensi masing-masing.
Salah satu pilihan termurah adalah dengan memasak sendiri. Dengan memasak sendiri, kita dapat mengatur menu dan menghemat pengeluaran. Harga bahan makanan di Australia bervariasi tergantung dari jenis dan kualitasnya. Untuk satu porsi makanan di restoran, harganya sekitar AUD 15 hingga 20. Namun, di kota Darwin, harga makanan cenderung lebih mahal, bisa mencapai AUD 25 per porsi.
Bagi yang ingin makan dengan harga lebih murah, bisa mencoba restoran cepat saji. Di restoran cepat saji, harga satu porsi makanan rata-rata sekitar AUD 12 hingga 13. Jika ingin makan dengan suasana yang lebih mewah, harga makan di restoran fine dining bisa mencapai AUD 80 hingga 100 untuk dua orang.
4. Biaya Transportasi
Transportasi merupakan kebutuhan penting bagi para pelajar internasional dan pekerja di Australia. Ada dua macam transportasi yang bisa dipilih, yaitu transportasi umum dan transportasi pribadi. Biaya transportasi juga bervariasi tergantung dari jarak dan lokasi tempat tinggal.
Bagi para pelajar dan pekerja yang baru merantau, menggunakan transportasi umum merupakan pilihan yang paling tepat. Australia memiliki sistem transportasi yang baik, setiap provinsi memiliki kartu tap dengan regulasi yang berbeda.
Misalnya, di Sydney sistem transportasinya menggunakan Opal Card. Pengeluaran maksimal untuk transportasi di Sydney adalah AUD 16.10 per hari atau AUD 50 per minggu. Namun, sayangnya tidak ada diskon pelajar untuk transportasi di Sydney.
Di Melbourne, terdapat Myki Pass yang bisa digunakan di wilayah Victoria. Harga tiket transportasi di Melbourne adalah AUD 9 per hari, AUD 45 per minggu, dan AUD 160 per bulan. Di Melbourne, pelajar juga bisa mendapatkan diskon untuk biaya transportasi dan di daerah CBD kendaraan umumnya bebas biaya.
Untuk kota-kota lain yang lebih kecil, biaya transportasi umum biasanya berkisar antara AUD 80 hingga 100 per bulan.
5. Komunikasi
Agar tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman di Indonesia, membeli paket data menjadi kebutuhan yang penting. Harga paket data di Australia bervariasi tergantung dari provider dan jumlah kuota yang diberikan.
Rata-rata harga paket data per bulan adalah sekitar AUD 25 hingga 55. Namun, pengeluaran untuk ponsel bisa ditekan dengan memanfaatkan wifi di tempat-tempat umum. Selain itu, bagi yang tinggal di apartemen, bisa memasang wifi sendiri dengan biaya sekitar AUD 70 per bulan.
6. Biaya Pendidikan
Bagi para pelajar, biaya pendidikan merupakan pengeluaran rutin yang perlu dipertimbangkan. Jumlah biaya pendidikan tergantung dari jenis sekolah atau universitas, program studi, dan jumlah SKS yang diambil.
Untuk meringankan biaya pendidikan, ada beberapa beasiswa yang bisa diambil. Di Australia, ada banyak beasiswa yang ditawarkan untuk pelajar internasional, salah satunya adalah beasiswa LPDP. Dengan mendapatkan beasiswa, pelajar dapat mengurangi beban biaya pendidikan yang harus dibayarkan.
7. Belanja Bulanan
Sebagai seorang anak rantau, belanja bulanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Belanja bulanan meliputi kebutuhan pokok seperti bahan makanan, persediaan camilan, dan perlengkapan kebersihan.
Budget dan sistem belanja setiap individu bisa berbeda-beda tergantung dari kebutuhan dan preferensi masing-masing. Untuk belanja bulanan, setidaknya diperlukan sekitar AUD 400 atau setara dengan AUD 100 per minggu. Namun, jika lebih nyaman untuk belanja mingguan, itu juga tidak masalah.
8. Hiburan dan Rekreasi
Sebagai pelajar internasional atau pekerja di Australia, hiburan dan rekreasi menjadi penting untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Biaya untuk hiburan dan rekreasi sangat tergantung dari gaya hidup dan preferensi masing-masing individu.
Meskipun biaya hidup di Sydney paling mahal, namun pilihan hiburan di Sydney juga lebih banyak dibandingkan dengan kota lain. Sydney memiliki banyak obyek wisata terkenal, tempat hiburan malam, pantai, taman, dan lain-lain. Namun, setiap ibukota provinsi di Australia memiliki tempat hiburan dan rekreasi yang menarik untuk dikunjungi.
Beberapa tempat hiburan yang terkenal di Australia antara lain Gold Coast (Queensland), Sydney, dan Melbourne. Di tempat-tempat ini, kita dapat menikmati pantai, taman hiburan, tempat belanja, dan berbagai festival yang diadakan setiap tahunnya.
9. Pendapatan Rata-Rata
Banyak yang penasaran, sebenarnya berapa pendapatan rata-rata TKI di Australia? Apakah perbandingan gaji di Australia dan Indonesia sangat jauh?
Pendapatan rata-rata pekerja di Australia memang cukup tinggi. Menurut data statistik, gaji pekerja di Australia bisa mencapai AUD 1.568 per minggu atau setara dengan AUD 6.272 per bulan. Namun, perlu diketahui bahwa angka ini sebelum dipotong pajak.
Meskipun gaji di Australia tinggi, namun biaya hidup di negara ini juga tidak murah. Biaya hidup yang tinggi terutama terjadi di kota-kota besar seperti Sydney dan Melbourne. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengatur keuangan dengan bijak agar dapat memenuhi semua kebutuhan hidup.
10. Total dan Kesimpulan
Berdasarkan rincian biaya hidup di Australia per bulan tahun 2023, jumlah minimal uang yang diperlukan adalah sekitar AUD 3.010 atau sekitar Rp. 31.018.772 dalam Rupiah jika 1 AUD sama dengan Rp. 10.305,24.
Namun, perlu diingat bahwa angka tersebut tidak mutlak dan dapat berbeda-beda tergantung dari gaya hidup dan preferensi masing-masing individu. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya hidup di Australia, seperti pilihan tempat tinggal, gaya hidup, dan kebutuhan individu.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk membuat perencanaan keuangan yang matang sebelum merantau ke Australia. Dengan mengatur keuangan dengan baik, kita dapat menghadapi biaya hidup yang tinggi di Australia dan memastikan kebutuhan hidup terpenuhi dengan baik.