40 Tempat Wisata di Aceh Yang Terkenal
Tempat Wisata di Aceh
1. Wahana Impian Malaka
Wahana Impian Malaka atau WIM 69 merupakan salah satu tempat wisata populer di Aceh. Terletak di Malaka, Aneuk Glee, Kuta Malaka, Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, tempat ini menawarkan permainan air dan suasana alam yang indah. WIM 69 juga sering digunakan sebagai tempat untuk acara-even, seperti ulang tahun, gathering perusahaan, dan lain sebagainya.
Di WIM 69, terdapat berbagai kolam renang yang cocok untuk anak-anak maupun dewasa. Selain itu, tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet dan tempat ganti baju yang bersih. Tersedia juga pondok-pondok untuk tempat istirahat. Keberadaan pepohonan di sekitar tempat wisata ini membuat suasana menjadi lebih rindang dan sejuk.
2. Kapal di Atas Rumah
Kapal di Atas Rumah adalah salah satu tempat wisata yang unik di Aceh. Tempat ini sebenarnya berasal dari peristiwa tsunami Aceh yang terjadi pada tahun 2004. Kapal berukuran seberat 20 ton itu tersangkut di atas rumah penduduk di Gampong Lampulo, Kuta Alam, Kota Banda Aceh.
Kapal yang terbuat dari kayu ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 5,5 meter. Pengunjung dapat naik ke atas kapal melalui tangga yang telah disediakan. Dari atas kapal, pengunjung dapat melihat dengan jelas kapal tersebut serta rumah-rumah penduduk di sekitarnya.
3. PLTD Apung
PLTD Apung adalah monumen yang terletak di Punge Blang Cut, Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Monumen ini berupa kapal sumber tenaga listrik yang sepanjang 63 meter. Sebelum terjadinya tsunami, kapal ini digunakan sebagai sumber tenaga listrik bagi masyarakat Ulee Lheue. Namun, saat tsunami terjadi, kapal ini terseret ke tengah Kota Banda Aceh sejauh 5 kilometer.
Saat ini, area tempat kapal ini terdampar telah dibeli oleh pemerintah dan dikembangkan menjadi wahana edukasi. Selain itu, juga dibangun monumen peringatan untuk mengenang korban yang jatuh saat terjadinya tsunami.
4. Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman adalah salah satu masjid terkenal di Aceh. Masjid ini dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1612 H. Walaupun masjid ini sempat dibakar oleh Belanda, namun akhirnya berhasil dibangun kembali. Saat ini, Masjid Raya Baiturrahman menjadi salah satu obyek wisata religi sekaligus tempat beribadah yang terkenal di Aceh.
Masjid Raya Baiturrahman memiliki gaya arsitektur yang memukau dengan halaman yang luas dan kolam air mancur bergaya Kesultanan Turki Utsmani. Masjid ini juga dikelilingi oleh taman yang indah, sehingga pengunjung dapat menikmati suasana yang tenang dan nyaman di sekitar masjid.
5. Taman Rusa
Taman Rusa adalah salah satu tempat wisata alam yang terletak di Lambirah, Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar. Tempat ini dibuka pada tahun 2012 dan menawarkan berbagai wahana permainan, seperti kolam renang, kebun binatang mini, sepeda bebek, bola udara, dan lain sebagainya.
Taman Rusa juga dilengkapi dengan fasilitas rumah makan yang menyediakan berbagai jenis makanan. Tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi oleh keluarga yang ingin bersantai dan menikmati liburan bersama. Pengunjung dapat berpiknik di area sekitar taman atau bermain di wahana permainan yang disediakan.
6. Taman Putroe Phang
Taman Putroe Phang adalah taman yang dibuat oleh Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya yang berasal dari Kerajaan Pahang Malaysia. Taman ini terletak di Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh.
Di area sekitar taman, terdapat kolam dengan sebuah bangunan kecil yang disebut Pintoe Khop. Ada juga dua jembatan gantung yang digunakan untuk menyeberangi kolam. Para pengunjung dapat bersantai di tempat duduk yang telah disediakan atau membawa anak kecil untuk bermain di area playground yang tersedia.
7. Waduk Jeulikat
Waduk Jeulikat adalah sebuah waduk alami yang terletak di Jeulikat Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Waduk ini telah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan kini telah dilengkapi dengan akses yang lebih mudah serta fasilitas yang memadai, seperti tangga penyeberangan dan pondok-pondok. Di sekitar waduk, terdapat juga pedagang makanan dan minuman.
Waduk Jeulikat merupakan tempat yang cocok untuk berpiknik bersama keluarga. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir untuk masuk ke tempat ini. Pagi dan sore hari adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini karena pemandangannya yang indah.
8. Queen Bay
Queen Bay adalah pantai yang terletak di Mon Ikeun, Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Pantai ini menawarkan pemandangan pasir yang indah dengan deburan ombak yang menakjubkan. Selain itu, Queen Bay juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang membuatnya lebih menarik.
Saat mengunjungi Queen Bay, pengunjung akan disambut dengan rumah-rumah kelambu berwarna pink yang menyapa. Namun, pengunjung diharapkan untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan syariat Islam, karena Aceh menerapkan syariat Islam. Pemandangan romantis di Queen Bay juga sering dimanfaatkan oleh pasangan suami-istri atau para pecinta fotografi untuk mengabadikan momen indah mereka. Meskipun tiket masuk ke Queen Bay cukup mahal jika dibandingkan dengan pantai lainnya, namun pengunjung akan mendapatkan minuman ringan dan cemilan gratis sebagai bonus.
9. Blang Padang
Blang Padang adalah sebuah lapangan yang memiliki sejarah penting bagi warga Aceh. Dahulu, lapangan ini merupakan lokasi persawahan yang kemudian dibeli oleh Sultan Iskandar Muda dan diwakafkan kepada imam Masjid Raya Baiturrahman.
Banyak pengunjung yang datang ke Blang Padang pada sore hari untuk bersantai dan menikmati jajanan khas yang dijual di sekitar lapangan. Di lapangan ini juga terdapat monumen pesawat Dakota Seulawah 001 yang merupakan cikal bakal berdirinya Indonesian Airways. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat prasasti “Thanks to the World” yang merupakan ucapan terima kasih kepada negara-negara yang telah membantu Aceh setelah bencana tsunami.
10. Air Terjun Tansaran Bidin
Air Terjun Tansaran Bidin adalah salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan pemandangan indah. Terletak di Tansaran Bidin, Bandar, Kabupaten Bener Meriah, air terjun ini dapat dicapai dengan berjalan kaki melalui jalur yang telah disediakan.
Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 75 meter dan suara air yang jatuh menciptakan gemuruh yang langka. Para pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar dan melakukan aktivitas seperti berfoto atau bersantai di sekitar air terjun. Namun, karena lokasinya yang masih alami, pengunjung perlu berhati-hati saat melakukan foto atau aktivitas lainnya.
11. Air Terjun Blang Kolam
Air Terjun Blang Kolam terletak di Sido Muliyo, Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara. Air terjun ini tersembunyi di dalam hutan dan memiliki ketinggian sekitar 75 meter. Suara air yang jatuh menciptakan gemuruh yang langka, sehingga menjadi daya tarik bagi para pengunjung.
Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung perlu menuruni anak tangga sebanyak 660 buah. Meskipun berada di dalam hutan, fasilitas yang disediakan di sekitar air terjun sudah cukup lengkap, mulai dari toilet hingga musholla. Ada juga petugas keamanan yang siap membantu para wisatawan.
12. Pantan Terong
Pantan Terong adalah sebuah bukit yang terletak di Takengon, Ulu Nuih, Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Dari puncak bukit, pengunjung dapat melihat Kota Takengon dengan pemandangan terbaik. Dari tempat ini, kita juga dapat melihat ibu kota Takengon dan Danau Laut Tawar secara keseluruhan.
Di Pantan Terong, terdapat dua balkon raksasa yang dapat dinikmati oleh para wisatawan. Balkon pertama sejajar dengan tiga bangunan, namun pemandangan sedikit terhalang oleh tiang listrik. Balkon kedua dilengkapi dengan tribun kecil yang dapat dicapai dengan turun melalui samping kiri.
13. Pantai Ulee Lheu
Pantai Ulee Lheu terletak di Ulee Lheue, Meuraxa, Kota Banda Aceh. Pantai ini masih tampak indah meskipun pernah terkena dampak tsunami. Saat ini, tanggul pengaman dan jalan dua jalur menuju pelabuhan penyeberangan Ulee Lheu telah dibangun.
Dari pelabuhan tersebut, pengunjung dapat menyeberang ke Pulau Weh. Saat air sedang surut, batuan karang akan terlihat di permukaan air, menambah keindahan pantai ini. Di Pantai Ulee Lheu, terdapat beberapa wahana permainan, salah satunya adalah perahu angsa. Pantai ini juga dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet dan mushola yang dibangun oleh pemerintah setempat.
14. Pantai Lampuuk
Pantai Lampuuk adalah salah satu pantai yang terletak di Jl. Raya Lampuuk, Meunasah Lambaro, Kec. Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Pantai ini memiliki garis pantai yang panjang dan menawarkan pemandangan yang indah. Pantai Lampuuk juga dikenal sebagai tempat yang cocok untuk memancing ikan.
Sebagian garis pantai telah dibangun tanggul untuk mencegah abrasi. Di sekitar pantai, pengunjung juga akan menemukan warung-warung yang berdiri, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir jika tidak membawa bekal dari rumah. Salah satu masakan yang banyak dicari wisatawan di Pantai Lampuuk adalah mi kepiting. Selain itu, tersedia juga fasilitas lainnya seperti toilet dan mushola yang dibangun oleh pemerintah setempat. Pada hari libur, ratusan wisatawan bisa datang ke pantai ini baik dari dalam maupun luar kota.
15. Pulau Weh
Pulau Weh terletak di Sabang dan dikenal sebagai tempat wisata populer di Aceh. Pulau ini terkenal sebagai tempat yang cocok untuk para pecinta snorkeling dan diving. Daya tarik utama di Pulau Weh adalah keindahan pantainya.
Pengunjung dapat bersantai, berenang, snorkeling, atau diving di pulau ini. Pulau Weh juga memiliki Kilometer 0, yang merupakan titik paling barat di Indonesia. Bagi yang ingin berkeliling pulau, pengunjung dapat menyewa motor dengan biaya sekitar Rp. 100.000 per harinya.
16. Pantai Iboih
Pantai Iboih terletak di Iboih, Sukakarya, Kota Sabang. Pantai ini merupakan salah satu pantai terpopuler di Pulau Weh yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Keindahan bawah laut di sekitar pantai ini dapat dinikmati tanpa perlu menyelam.
Hutan lindung Iboih juga menjadi spot yang tak kalah menarik dengan garis pantai yang menawan. Pengunjung dapat menyewa perahu untuk berkeliling pulau. Bagi yang ingin menyelam dan snorkeling, tersedia peralatan yang bisa disewa. Ada juga pemandu yang siap mendampingi para pengunjung dalam melakukan aktivitas tersebut.
17. Lhoknga Riverside
Lhoknga Riverside adalah sebuah resort yang terletak di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, sekitar 20 menit dari Banda Aceh. Resort ini dikelilingi oleh gunung, sungai, dan laut, sehingga menawarkan pemandangan alam yang sangat indah.
Di Lhoknga Riverside, terdapat berbagai kegiatan yang dapat dilakukan, seperti surfing, kitesurfing, spearfishing, kayak, dan stand up paddle board. Beberapa aktivitas tersebut hanya dapat dilakukan pada musim tertentu, namun resort ini menyediakan berbagai fasilitas yang dapat memuaskan para tamu.
18. Air Terjun Kuta Malaka
Air Terjun Kuta Malaka terletak di Lam Ara Tunong, Kuta Malaka, Luthu Lamweu, Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar. Air terjun ini memiliki tujuh tingkat, dan setiap tingkatnya memiliki ciri khasnya sendiri. Meskipun jalan menuju air terjun ini cukup sulit, namun keindahan alam yang ada di sana akan membuat perjalanan tersebut terbayar.
Sumber air dari air terjun ini berasal dari pegunungan, sehingga airnya terasa sangat dingin. Pengunjung dapat bermain perosotan air, meluncur, atau berenang di sekitar air terjun.
19. Air Terjun Peucari Jantho
Air Terjun Peucari Jantho terletak di Bueng, Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Air terjun ini berada di tengah hutan Jantho, dan pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15 menit dari tempat parkir kendaraan untuk mencapai lokasi air terjun.
Air terjun Peucari memiliki ketinggian sekitar 10 meter dan kolamnya memiliki kedalaman sekitar 1-2 meter. Pengunjung dapat menyeburkan diri ke dalam air kolam yang sejuk. Sebelum mencapai air terjun, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang indah.
20. Air Terjun Pria Laot, Sabang
Air Terjun Pria Laot terletak di Batee Shoek, Sukakarya, Kota Sabang. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 10 meter dan kolamnya memiliki kedalaman sekitar 1-2 meter. Pengunjung dapat menyeburkan diri ke dalam air kolam yang sejuk.
Untuk mencapai air terjun ini, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15 menit dari tempat parkir kendaraan. Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang indah.
21. Kolam Renang Tirta Raya
Kolam Renang Tirta Raya terletak di Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Kolam renang ini merupakan salah satu tempat yang cocok untuk berenang dan bersantai. Kolam renang ini buka dari pukul 08.00 hingga 17.00.
22. Museum Aceh
Museum Aceh terletak di Jalan Sultan Alaiddin Mahmudsyah No. 10, Peuniti, Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Museum ini merupakan tempat yang tepat untuk belajar mengenal Aceh secara lebih dalam. Saat pertama kali masuk, pengunjung akan disambut dengan lonceng Cakra Donya. Di depannya terdapat Rumoh Aceh yang merupakan bangunan pertama di museum ini.
Di dalam museum, terdapat berbagai benda yang dipamerkan, seperti maket masjid raya, kepingan emas dari zaman kerajaan, prasasti, batu nisan, dan lain sebagainya. Pengunjung akan mendapatkan wawasan yang berharga setelah mengunjungi museum ini. Harga tiket yang sangat terjangkau membuat wisatawan semakin tertarik untuk mengunjungi museum ini.
23. Museum Tsunami Aceh
Museum Tsunami Aceh terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda No. 3, Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Museum ini didirikan untuk mengenang peristiwa tsunami Aceh yang terjadi pada tahun 2004. Bangunan museum ini tampak unik dan memiliki filosofi di setiap bagian.
Saat pertama masuk, pengunjung akan melewati Space of Fear, yaitu lorong gelap sepanjang 30 meter yang menggambarkan gelombang tsunami Aceh. Kemudian, pengunjung akan melihat gambar tentang tsunami Aceh dalam 25 monitor di Space of Memory. Ada juga Ruang Sumur Doa atau Space of Sorrow, yang memiliki dinding dengan nama-nama korban tsunami Aceh yang berjumlah 2.000. Bagian lainnya yaitu Space of Confuse atau Lorong Cerobong, dan Space of Hope atau Jembatan Harapan. Mengunjungi museum ini akan memberikan kesan mendalam yang mungkin tidak ditemui di tempat wisata lainnya.
24. Mutiara Waterpark
Mutiara Waterpark terletak di Paya Bujok Seuleumak, Langsa Baro. Tempat ini merupakan salah satu tempat wisata populer di Kota Langsa. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai wahana permainan air, seperti kolam renang anak dan dewasa, permainan air, flying fox, dan lain sebagainya.
Mutiara Waterpark juga dilengkapi dengan fasilitas penitipan barang, gazebo, dan free wifi zone yang dapat dimanfaatkan oleh para pengunjung.
25. Pulau Babi
Pulau Babi terletak di Pasar Tinggi, Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue. Pulau ini dikenal dengan keindahan pantainya dan sering dikunjungi oleh para peselancar karena ombaknya yang mencapai 5 meter. Pulau ini juga merupakan tempat penangkaran penyu, sehingga pengunjung dapat melihat penyu-penyu yang berkeliaran di sekitar pantai.
26. Pulau Breueh
Pulau Breueh terletak di Kabupaten Aceh Besar. Pulau ini adalah salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang masih alami. Untuk sampai ke pulau ini, pengunjung perlu menggunakan perahu nelayan dengan izin dari Yayasan Pulau Banyak, karena pulau ini merupakan kawasan wisata terbatas.
Pulau Breueh menawarkan pemandangan pantai dengan pasir putih yang masih alami, serta terumbu karang yang indah. Penduduk setempat sangat ramah dan menyambut para wisatawan dengan baik. Meskipun tidak ada hotel di pulau ini, pengunjung bisa mendirikan tenda untuk menginap.
27. Pulau Bangkaru
Pulau Bangkaru terletak di Haloban, Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil. Pulau ini dikenal sebagai tempat konservasi penyu di Sumatera. Pengunjung yang ingin mengunjungi pulau ini perlu mendapatkan izin dari Yayasan Pulau Banyak, karena pulau ini merupakan kawasan wisata terbatas untuk menjaga keasrian pulau dan kehidupan para penyu.
28. Pasar Aceh
Pasar Aceh terletak di Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Pasar ini merupakan pasar tradisional yang telah ditata menjadi lebih modern. Di pasar ini, pengunjung dapat menemukan berbagai barang kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, fashion, souvenir, perlengkapan rumah, dan lain sebagainya. Pasar Aceh tidak hanya dikunjungi oleh warga lokal, tetapi juga oleh orang dari Malaysia yang datang untuk berwisata belanja.
29. Pasar Pagi Paya Ilang
Pasar Pagi Paya Ilang terletak di Blang Kolak II, Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Pasar ini merupakan pasar tradisional yang buka pada pagi hari. Di pasar ini, pengunjung dapat berbelanja berbagai jenis makanan, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, daging, dan lain sebagainya.
30. Pasar Ikan Peunayong
Pasar Ikan Peunayong terletak di Peunayong, Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Pasar ini merupakan cagar sejarah atau kawasan heritage yang telah dikelola oleh pemerintah setempat. Di pasar ini, pengunjung dapat membeli berbagai jenis ikan yang segar, seperti ikan laut dan ikan sungai.
31. Hermes Palace Mall Banda Aceh
Hermes Palace Mall Banda Aceh terletak di Jl. T. Hasan Dek, Beurawe, Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Mall ini merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal di Aceh. Di dalam mall ini, terdapat berbagai toko dan restoran yang menyediakan berbagai jenis barang dan makanan.
32. Suzuya Mall
Suzuya Mall terletak di Jl. Teuku Umar, Lamtemen Timur, Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Mall ini juga merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal di Aceh. Di mall ini, pengunjung dapat menemukan berbagai toko dan restoran yang menyediakan berbagai jenis barang dan makanan.
33. Danau Laut Tawar
Danau Laut Tawar terletak di Kabupaten Aceh Tengah. Danau ini memiliki luas sekitar 5.472 hektar dan menawarkan pemandangan yang indah. Danau Laut Tawar dapat dijangkau dengan menggunakan perahu motor. Di sekitar danau, terdapat juga fasilitas rental sepeda yang dapat digunakan oleh pengunjung. Danau ini juga memiliki berbagai jenis ikan, sehingga cocok untuk tempat memancing.
34. Air Terjun Karang Putih
Air Terjun Karang Putih terletak di Jl. A. Yani, Kota Kutacane, Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.
35. Rafting dan Tracking Pulonas
Rafting dan Tracking Pulonas terletak di Jl. Iskandarmuda no.1 Kutacane-24651, Pulonas, Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.
36. Bukit Kerang
Bukit Kerang terletak di Desa Jambo Labu, Kecamatan Bendahara, Tamiang. Bukit ini adalah sebuah situs purbakala yang berupa timbunan kerang berkatup dua dengan tinggi 3,6 meter dan luas lebih dari 80 meter persegi. Timbunan kerang ini telah berusia lebih dari 6080 tahun yang lalu dan merupakan sampah dapur purba.
37. Bukit Wisata Goa Jepang
Bukit Wisata Goa Jepang terletak di Blang Panyang, Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Goa Jepang ini dahulu digunakan sebagai kubu pertahanan yang berupa ruang penyimpanan. Goa ini memiliki lorong gelap sepanjang 750 meter yang dapat dimasuki dengan hanya membayar Rp. 2.000 per orang. Di dalam goa, terdapat cahaya neon yang terpasang di setiap sudut.
Setelah keluar dari goa, pengunjung biasanya menuju bukit seberang untuk menikmati pemandangan yang indah.
38. Air Terjun Karang Putih
Air Terjun Karang Putih terletak di Jl. A. Yani, Kota Kutacane, Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.
39. Rafting dan Tracking Pulonas
Rafting dan Tracking Pulonas terletak di Jl. Iskandarmuda no.1 Kutacane-24651, Pulonas, Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.
40. Bukit Kerang
Bukit Kerang terletak di Desa Jambo Labu, Kecamatan Bendahara, Tamiang. Bukit ini adalah sebuah situs purbakala yang berupa timbunan kerang berkatup dua dengan tinggi 3,6 meter dan luas lebih dari 80 meter persegi. Timbunan kerang ini telah berusia lebih dari 6080 tahun yang lalu dan merupakan sampah dapur purba.
Itulah beberapa tempat wisata yang dapat dikunjungi di Aceh. Dari tempat-tempat tersebut, pengunjung dapat menikmati keindahan alam, budaya, dan sejarah Aceh. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan rekreasi dan melihat keanekaragaman flora dan fauna yang ada di Aceh. Aceh memiliki potensi wisata yang sangat menarik dan layak untuk dikunjungi.