22 – 30 Tempat Hits di Solo
22. Kebun Strawberry Karanganyar
Lokasi:
Kebun Strawberry Karanganyar terletak di Desa Kalisoro RT:03 RW:02, Tawangmangu, Kalisoro, Karanganyar, Jawa Tengah. Lokasinya cukup mudah dijangkau dan dapat diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Tarif dan Jam Operasional:
Untuk masuk ke Kebun Strawberry Karanganyar, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket alias gratis. Jam operasional kebun ini adalah dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Keunikan Kebun Strawberry Karanganyar:
Kebun Strawberry Karanganyar memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik. Pertama, kebun ini ditanami dengan 13 jenis strawberry yang pembudidayaannya dilakukan tanpa penggunaan pestisida dan obat-obatan lainnya. Hal ini membuat buah strawberry yang dipetik langsung dapat dimakan tanpa perlu dicuci terlebih dahulu.
Selain itu, pengelola kebun juga menyediakan susu segar yang dapat dinikmati bersama dengan strawberry. Susu ini memiliki tujuan untuk mengurangi rasa kecut setelah menyantap strawberry.
Selanjutnya, pengunjung diperbolehkan memetik sendiri buah strawberry yang mereka inginkan. Pengunjung dapat mengambil buah-buah tersebut dan kemudian menimbangnya. Buah strawberry yang dipetik akan dibayar dengan harga sebesar Rp.30.000 per kilogram.
23. Benteng Vastenburg Fort
Lokasi:
Benteng Vastenburg Fort terletak di JL. Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau oleh pengunjung.
Tiket Masuk dan Jam Operasional:
Untuk masuk ke Benteng Vastenburg Fort, pengunjung akan dikenakan biaya tiket. Untuk dewasa, tiket masuknya seharga Rp.2.000 sedangkan untuk anak-anak seharga Rp.1.000. Benteng ini buka 24 jam sehingga pengunjung dapat mengunjunginya kapan saja.
Sejarah dan Keunikan Benteng Vastenburg Fort:
Benteng Vastenburg Fort memiliki sejarah yang menarik dan menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang menyukai wisata sejarah. Benteng ini dibangun pada tahun 1774-1779 oleh pemerintah kolonial Belanda atas perintah Gubernur Jenderal Baron van Imhoff. Benteng ini memiliki luas area sekitar 40.000 meter persegi.
Selama masa penjajahan Belanda, benteng ini pernah diduduki dan direnovasi oleh pasukan Inggris pada tahun 1794. Namun, pada tahun 1832 benteng ini berhasil direbut kembali oleh Belanda. Pada tahun 1947, benteng ini menjadi saksi bisu pertempuran antara pasukan TNI dan pasukan Belanda. Pertempuran ini memakan banyak korban, dan sebagai penghormatan, sebuah Tugu Prasasti didirikan di sebelah selatan Benteng Vastenburg.
Keunikan dari Benteng Vastenburg Fort terletak pada arsitektur bangunannya yang indah dan unik. Pengunjung dapat mengagumi keindahan dan keunikan bangunan benteng ini serta mempelajari sejarah pendudukan Belanda dan Inggris di wilayah Surakarta.
24. Ngarsopuro Night Market Solo
Lokasi:
Ngarsopuro Night Market Solo terletak di JL. Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Surakarta. Lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau oleh pengunjung.
Jam Operasional:
Ngarsopuro Night Market Solo hanya buka pada hari Sabtu mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WIB. Pengunjung dapat menikmati suasana pasar malam ini pada malam hari dan menikmati berbagai kuliner tradisional serta produk khas Surakarta.
Keunikan Ngarsopuro Night Market Solo:
Ngarsopuro Night Market Solo merupakan tempat yang sangat cocok bagi penggemar wisata kuliner dan belanja. Pasar malam ini menawarkan berbagai jenis makanan tradisional masyarakat Jawa Tengah serta produk-produk khas Surakarta.
Tempat ini sering disamakan dengan Orchid Road yang terdapat di Singapura. Pengunjung dapat menemukan berbagai pedagang yang menjajakan makanan seperti nasi liwet, nasi kere, cabuk rambak, bakso bakar, wedang ronde, dan kuliner lainnya. Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan berbagai produk khas Solo seperti batik, patung, wayang, hiasan dinding, dan kerajinan lainnya.
25. Keraton Surakarta
Lokasi:
Keraton Surakarta terletak di JL. Sidikoro, Baluwarti, Pasar Kliwon, Surakarta. Lokasinya sangat mudah dijangkau dan dapat diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional:
Untuk masuk ke Keraton Surakarta, wisatawan domestik dikenakan biaya sebesar Rp.10.000, sedangkan wisatawan asing dikenakan biaya sebesar Rp.15.000. Keraton Surakarta buka dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
Sejarah dan Keunikan Keraton Surakarta:
Keraton Surakarta memiliki sejarah yang kaya dan menjadi salah satu landmark yang terkenal di Solo. Keraton ini dibangun oleh Sunan Paku Buwono II pada tahun 1744 dengan arsitektur yang diarsiteki oleh Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengkubuwono I).
Keraton ini merupakan tempat yang menyimpan banyak kisah sejarah, termasuk sejarah Republik Indonesia. Saat memasuki bangunan keraton, pengunjung akan diajak untuk kembali ke masa lalu melalui berbagai ornamen penghias bangunan, benda-benda antik dengan nilai sejarah, dan pusaka-pusaka milik Keraton.
Bangunan Keraton Surakarta juga memiliki keindahan arsitektur yang eksotis dan sarat dengan simbol-simbol filosofis. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi peninggalan bersejarah dan benda-benda seni seperti koleksi topeng dari seluruh Indonesia dan China, kitab-kitab kuno dari masa Mataram dan Majapahit, perhiasan emas, dan foto-foto Mangkunegoro.
26. Kebun Binatang Taru Jurug
Lokasi:
Kebun Binatang Taru Jurug terletak di JL. Ir Sutami Np.40, Jebres, Surakarta. Lokasinya sangat mudah dijangkau dan dapat diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
HTM dan Jam Operasional:
Harga tiket masuk ke Kebun Binatang Taru Jurug bervariasi. Untuk hari biasa, tiket masuknya seharga Rp.6.000, sedangkan pada hari libur tiket masuknya seharga Rp.7.000. Kebun Binatang Taru Jurug buka dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Keunikan Kebun Binatang Taru Jurug:
Kebun Binatang Taru Jurug memiliki sejarah yang cukup tua. Kebun binatang ini dibangun pada tahun 1939 oleh Sinuwun Prabu Pakubuwono X. Luas kebun binatang ini mencapai 14 hektar dan didesain dengan konsep wisata alam.
Kebun binatang ini memiliki berbagai jenis binatang yang menjadi koleksi, seperti gajah, jerapah, zebra, komodo, beruang, harimau sumatera, macan tutul, buaya, kuda, iguana, kera, merak, dan masih banyak lagi. Selain itu, kebun binatang ini juga memiliki beragam flora seperti pohon trembesi, cemara, pinus, akasia, flamboyan, dan beberapa jenis tumbuhan berpohon besar lainnya.
Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar kebun binatang dengan berjalan-jalan di lokasi kebun binatang yang dikelilingi oleh pohon-pohon rindang. Selain itu, kebun binatang ini juga menyediakan berbagai fasilitas seperti arena permainan anak, kereta mini, dan pertunjukan seni seperti reog dan musik keroncong di monumen Gesang yang berada di dalam kebun binatang.
27. Waduk Gajah Mungkur
Lokasi:
Waduk Gajah Mungkur terletak di Sendang, Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah. Lokasinya cukup mudah dijangkau dan dapat diakses dengan kendaraan pribadi.
Tiket Masuk dan Jam Operasional:
Untuk masuk ke Waduk Gajah Mungkur, pengunjung akan dikenakan biaya tiket. Untuk hari biasa, tiket masuknya seharga Rp.5.100, sedangkan pada hari libur tiket masuknya seharga Rp.7.600. Waduk Gajah Mungkur buka dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Keunikan Waduk Gajah Mungkur:
Waduk Gajah Mungkur adalah waduk yang dibangun sejak tahun 1970 dan mulai beroperasi pada tahun 1978. Waduk ini memiliki fungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan irigasi bagi 23.400 hektar sawah di 4 wilayah.
Selain itu, Waduk Gajah Mungkur juga dijadikan sebagai objek pariwisata karena memiliki panorama alam yang indah. Luas area waduk ini mencapai 8.800 hektar, sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Untuk mendukung potensi pariwisata, pengunjung dapat menyewa perahu atau kapal boat untuk mengelilingi area perairan waduk. Selain itu, pengunjung juga dapat memancing di waduk ini. Di sekitar waduk juga terdapat fasilitas layang gantung atau gantole yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
28. Pura Mangkunegaran
Lokasi:
Pura Mangkunegaran terletak di JL. Ronggowarsito, Keprabon, Banjarsari, Surakarta. Lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau oleh pengunjung.
Tiket Masuk dan Jam Operasional:
Untuk masuk ke Pura Mangkunegaran, pengunjung akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp.5.000. Jam operasional Pura Mangkunegaran adalah Senin hingga Sabtu pada pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, dan Minggu pada pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.
Keunikan Pura Mangkunegaran:
Pura Mangkunegaran merupakan salah satu spot wisata religi yang banyak dikunjungi di Solo. Tempat ini memiliki bangunan yang indah dan pernak-pernik di dalamnya sangat menarik bagi pengunjung.
Salah satu keunikan Pura Mangkunegaran terletak pada atap bangunan yang berbentuk limas yang dikelilingi oleh empat buah limas kecil. Di bagian undakan, terdapat patung makhluk mitos berupa sosok berbadan burung dengan kepala manusia serta sepasang singa.
Selain itu, di Pura Mangkunegaran juga terdapat lukisan kaca sepasang kijang yang sedang mencium roda, dua kepala naga, gapura, arca Buddha emas beserta dua muridnya, bangunan candi dengan stupa-stupa kecil, serta patung pendiri pura yaitu Sundara Husea. Pura Mangkunegaran juga memiliki koleksi foto-foto Mangkunegara dan berbagai peninggalan bersejarah lainnya.
29. Vihara Dharma Sundara
Lokasi:
Vihara Dharma Sundara terletak di JL. Ir. H. Juanda No.223B, Pucangsawit, Jebres, Surakarta. Lokasinya sangat mudah dijangkau dan dapat diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Keunikan Vihara Dharma Sundara:
Vihara Dharma Sundara merupakan salah satu spot wisata religi yang banyak dikunjungi. Keberadaan bangunan vihara ini beserta pernak-pernik di dalamnya sangat indah dipandang mata.
Salah satu keunikan dari Vihara Dharma Sundara terletak pada atap bangunan vihara yang berbentuk limas yang dikelilingi oleh empat buah limas kecil dengan ukuran yang lebih kecil. Di dalam vihara ini, pengunjung dapat menemukan patung dan lingga yoni yang berasal dari era Hindu dan masih terawat dengan baik.
Selain itu, di lokasi ini juga terdapat berbagai patung dan arca yang menggambarkan budaya dan kepercayaan agama Buddha. Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan vihara ini serta beribadah dan melakukan meditasi di dalamnya.
30. Cagar Budaya Prasasti Plumpungan
Lokasi:
Cagar Budaya Prasasti Plumpungan terletak di Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah.
Keunikan Cagar Budaya Prasasti Plumpungan:
Cagar Budaya Prasasti Plumpungan merupakan salah satu peninggalan sejarah yang menarik untuk dijadikan objek wisata sejarah. Prasasti ini berupa batu bertulis yang terbuat dari andesit dengan ukuran 170 x 160 cm dan bergaris lingkar 5 meter. Prasasti ini dibuat pada tanggal 24 Juli tahun 750 Masehi.
Prasasti Plumpungan ditulis menggunakan huruf Jawa Kuno dengan menggunakan bahasa Sansekerta. Isi dari prasasti ini adalah tentang pembebasan pajak berupa tanah perdikan bagi wilayah Solotigo atau Salatiga dan sekitarnya oleh Raja Bhanu.
Di tempat yang sama, juga terdapat patung dan lingga yoni yang berasal dari zaman Hindu. Patung dan lingga yoni ini merupakan peninggalan dari masa lalu dan masih terawat dengan baik.
Cagar Budaya Prasasti Plumpungan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Pengunjung dapat mempelajari sejarah dan budaya yang ada di tempat ini serta menikmati keindahan alam sekitarnya.