13 – 20 Candi, Museum, Pantai Terdekat di Kediri Jawa Timur dan Sekitarnya Yang Terindah
13. Pantai Umbul Waru, yang dekat dari Kediri
Pantai Umbul Waru adalah salah satu tempat wisata yang dekat dengan kota Kediri. Pantai ini terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Pantai Umbul Waru menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Menariknya, pantai ini dapat diakses secara gratis dan hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5.000.
Pantai Umbul Waru memiliki daya tarik tersendiri. Keindahan pantai ini terletak pada pasir putihnya yang lembut dan air laut yang jernih. Selain itu, pantai ini juga dikelilingi oleh pepohonan yang rindang, memberikan suasana yang sejuk dan nyaman bagi pengunjung yang ingin bersantai atau bermain air di pantai ini.
Terdapat berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di Pantai Umbul Waru. Para pengunjung dapat berenang, berjemur di pantai, atau bermain voli pantai bersama teman-teman. Selain itu, pantai ini juga memiliki pemandangan matahari terbenam yang indah, sehingga cocok untuk dijadikan tempat untuk menikmati keindahan alam saat senja tiba.
Bagi yang ingin bersantap, di sekitar pantai terdapat warung-warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman. Para pengunjung dapat menikmati hidangan seafood segar seperti ikan bakar, cumi-cumi goreng, dan udang saus padang. Selain itu, terdapat juga makanan tradisional Jawa seperti nasi pecel dan sate ayam yang bisa dinikmati di pantai ini.
14. Pantai Peh Pulo
Pantai Peh Pulo adalah salah satu pantai yang terletak di Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Pantai ini memiliki keindahan alam yang menarik dan menjadi destinasi wisata yang populer. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Pantai Peh Pulo dapat dengan mudah dicapai.
Pantai Peh Pulo memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Pantai ini juga dikelilingi oleh pepohonan yang memberikan suasana yang sejuk dan nyaman bagi pengunjung. Para pengunjung dapat berjalan-jalan di sepanjang pantai, bermain air di tepi pantai, atau sekadar menikmati keindahan alam yang ada.
Terdapat juga berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di Pantai Peh Pulo. Para pengunjung dapat melakukan aktivitas seperti berenang, snorkeling, atau bermain voli pantai bersama teman-teman. Pantai ini juga terkenal dengan ombaknya yang cukup besar, sehingga cocok bagi para penggemar olahraga air seperti selancar.
Bagi yang ingin bersantap, di sekitar pantai terdapat warung-warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman. Para pengunjung dapat menikmati hidangan seafood segar atau makanan tradisional Jawa seperti nasi pecel dan sate ayam. Selain itu, terdapat juga tempat untuk beristirahat seperti penginapan atau homestay yang dapat disewa oleh para pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di pantai ini.
15. Candi Surawana
Candi Surawana adalah salah satu candi yang terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare. Candi ini memiliki sejarah yang panjang dan menjadi salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Candi Surawana menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Candi Surawana dibangun pada abad ke-14 untuk memuliakan raja Bhre Wengker yang berkuasa di Kerajaan Majapahit. Candi ini memiliki bentuk yang unik dan terdapat berbagai relief yang menceritakan kisah-kisah dalam bentuk candi. Beberapa relief yang terkenal di Candi Surawana antara lain Sri Tanjung, Arjunawiwaha, serta kisah Bubuksah dan gagak Aking.
Bagi pecinta sejarah, kunjungan ke Candi Surawana merupakan pengalaman yang menarik. Para pengunjung dapat melihat secara langsung struktur dan arsitektur candi yang masih terjaga dengan baik. Meskipun beberapa bagian candi sudah mengalami pemugaran, namun masih terdapat banyak kaki candi yang masih tersisa dan perlu dijaga agar tetap lestari.
Untuk masuk ke dalam kompleks candi ini, tidak dikenakan tarif masuk sehingga pengunjung dapat mengunjungi candi ini secara gratis. Jam operasional candi ini adalah dari pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.
16. Candi Tegowangi
Candi Tegowangi adalah salah satu candi yang terletak di Candirejo, Tegowangi, Plemahan. Candi ini memiliki sejarah yang panjang dan menjadi salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Candi Tegowangi menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Candi Tegowangi dibangun pada abad ke-14 dan memiliki bentuk bangunan yang unik. Candi ini berbentuk bujur sangkar dan menghadap ke barat. Pondasinya terbuat dari batu bata, sedangkan bagian kaki dan sebagian tubuh candi terbuat dari andesit.
Candi ini memiliki nilai sejarah yang tinggi karena merupakan tempat pendermaan Bhre Matahun, seorang tokoh yang terkenal pada masa Kerajaan Kediri. Bagi pecinta sejarah, kunjungan ke Candi Tegowangi dapat memberikan wawasan mengenai kejayaan Kerajaan Kediri pada masa lalu.
Yang menarik dari Candi Tegowangi adalah pengunjung dapat mengunjungi candi ini secara gratis. Tidak dikenakan tarif masuk sehingga siapa pun dapat mengunjungi candi ini tanpa harus khawatir mengeluarkan biaya. Selain itu, terdapat juga nomor telepon yang dapat dihubungi jika pengunjung membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai candi ini.
17. Candi Setono Gedong
Candi Setono Gedong adalah salah satu candi yang terletak di Jl. Dhoho, Setono Gedong. Candi ini memiliki sejarah yang panjang dan menjadi salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Candi Setono Gedong menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Candi Setono Gedong menawarkan suasana yang tenang dan damai bagi para pengunjung. Tempat ini sering dikunjungi karena tujuan tersebut. Selain itu, candi ini juga menawarkan sensasi unik dengan susunan batu yang tertata sejajar membentuk undakan menuju situs. Bentuk bangunannya mirip dengan pendopo bergaya Jawa atau joglo.
Di Candi Setono Gedong ini terdapat dua pendopo. Pendopo yang berukuran besar berada di sebelah kanan, sedangkan pendopo yang lebih kecil berada di sebelah kiri. Pondasi kedua pendopo ini terbuat dari batu-batu candi zaman Kerajaan Kediri. Hal ini menambah nilai sejarah dari candi ini.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana dan keindahan candi ini, tidak dikenakan tarif masuk sehingga pengunjung dapat mengunjungi candi ini secara gratis. Selain itu, terdapat juga nomor telepon yang dapat dihubungi jika pengunjung membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai candi ini.
18. Museum Fotografi
Museum Fotografi adalah destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi para pecinta fotografi. Museum ini terletak di Jalan Kapten Piere Tendean No.60/160, Ngronggo. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Museum Fotografi menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi.
Museum Fotografi menawarkan karya-karya terbaik terkait dengan sejarah Kediri yang di visualisasikan lewat gambar. Di museum ini, pengunjung dapat melihat koleksi kamera dari zaman ke zaman, mulai dari kamera smartphone hingga kamera pocket dan DSLR.
Keunikan dari Museum Fotografi ini adalah pengunjung dapat melihat bagaimana perkembangan teknologi fotografi dari masa ke masa. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat bagaimana fotografi telah menjadi bagian penting dalam dokumentasi sejarah Kediri.
Bagi para pengunjung yang tertarik untuk mengunjungi Museum Fotografi, tidak perlu khawatir karena museum ini buka setiap hari. Jam operasional museum ini adalah dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Selain itu, terdapat juga nomor telepon yang dapat dihubungi jika pengunjung membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai museum ini.
19. Museum Airlangga
Museum Airlangga adalah museum peninggalan dari zaman kejayaan Mataram Hindu. Museum ini terletak di Jalan Lingkar Maskumambang, Pojok, Mojoroto. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Museum Airlangga menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi.
Museum Airlangga dinamai berdasarkan nama Raja Airlangga yang merupakan salah satu tokoh penting pada masa Kerajaan Mataram Hindu. Di museum ini, terdapat berbagai macam artefak dan benda bersejarah yang terkait dengan kehidupan pada masa itu.
Salah satu daya tarik dari Museum Airlangga adalah adanya arca-arca yang berukuran sangat besar. Beberapa arca yang terkenal di museum ini antara lain arca Ardhanari, Shiwa, dan Wisnu. Selain itu, museum ini juga mengoleksi Gentong Batu yang memiliki bentuk bulat yang melambangkan asal mula kehidupan dan sebagai wadah air suci.
Untuk masuk ke dalam museum ini, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 4.000 per orang. Museum ini buka setiap hari kecuali hari Senin. Jam operasional museum ini adalah dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Selain itu, terdapat juga nomor telepon yang dapat dihubungi jika pengunjung membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai museum ini.
20. Monumen Kediri Syu
Monumen Kediri Syu adalah monumen yang terletak di Jl. KH Wakhid Hasyim, Mojoroto. Monumen ini berada di sebuah bundaran kecil di depan bekas rumah Dinas Residen Kediri. Dengan koordinat yang dapat diakses dengan mengklik disini, Monumen Kediri Syu menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi.
Monumen Kediri Syu merupakan bentuk pemerintahan tertinggi di Jawa setingkat keresidenan. Monumen ini memiliki bentuk patung pria yang berukuran besar dan mengenakan seragam tentara Jepang. Monumen ini menjadi simbol dari masa pemerintahan Jepang di Kediri selama berlangsungnya Perang Pasifik.
Monumen Kediri Syu memiliki nilai sejarah yang tinggi. Monumen ini mengingatkan kita akan perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh para pahlawan kita pada masa lalu. Selain itu, monumen ini juga menjadi tempat yang cocok untuk mengenang dan merayakan perjuangan bangsa.
Bagi para pengunjung yang tertarik untuk mengunjungi Monumen Kediri Syu, tidak perlu khawatir karena monumen ini dapat diakses dengan mudah. Selain itu, terdapat juga nomor telepon yang dapat dihubungi jika pengunjung membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai monumen ini.