Panduan Tips Pergi Liburan Ke Pandeglang

Pandeglang adalah sebuah kabupaten yang berada di provinsi Banten – Indonesia. Ibukotanya memiliki nama yang sama, Pandeglang dan mendapat julukan kota badak atau kota santri. Pandeglang paling terkenal karena obyek wisata Taman Nasional Ujung Kulon (tempat tinggal badak bercula satu), pantai Carita dan pantai Tanjung Lesung.

Kabupaten Pandeglang memiliki luas wilayah 2.747 km persegi. Kabupaten Pandeglang berbatasan dengan kabupaten Serang (di sebelah utara), kabupaten Lebak (di sebelah timur), Samudera Hindia (di sebelah selatan) dan selat Sunda (di sebelah barat).

Kabupaten Pandeglang memiliki topografi yang amat beragam. Mulai dari pantai, dataran rendah hingga pegunungan. Di Pandeglang ada 6 gunung yaitu Gunung Karang (1.778 mdpl), Gunung Pulosari (1.376 mdpl), Gunung Aseupan (1.174 mdpl), Gunung Honje (620 mdpl), Gunung Tilu (562 mdpl) dan Gunung Payung (480 mdpl).

Pandeglang juga dialiri 14 sungai, mulai dari yang berukuran sedang hingga yang berukuran besar. Di antaranya: Sungai Cidano, Sungai Cibungur, Sungai Cisanggona, Sungai Ciliman, Sungai Cihonje, Sungai Cipunagara, Sungi Cisumur, Sungai Ciseureuhan, Sungai Cijaralang, Sungai Cikadongdong, Sungai Ciseukeut, Sungai Cimara, Sungai Cibaliung dan Sungai Cicanta.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Pandeglang

Wilayah Pandeglang

Secara administratif, kabupaten Pandeglang terdiri dari 35 kecamatan. Di antaranya: Angsana, Banjar, Bojong, Cadasari, Carita, Cibaliung, Cibitung, Cikeusik, Cigeulis, Cikedal, Cimanggu, Cimanuk, Cipeucang, Cisata, Jiput, Kaduhejo, Karang Tanjung, Koroncong, Labuan, Majasari, Mandalawangi, Mekarjaya, Menes, Munjul, Pandeglang, Panimbang, Pagelaran, Patia, Picung, Pulosari, Saketi, Sindangresmi, Sobang, Sukaresmi dan Sumur.

Kecamatan Sumur merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling jarang. Sementara wilayah yang paling padat penduduk adalah kecamatan Labuan.

Sejarah Pandeglang

Pada zaman Kesultanan Banten, Pandeglang dijadikan wilayah untuk menyusun kekuatan melawan VOC. Saat itu Kesultanan Banten dipimpin oleh Sultan Muhammad. Kekuatan Kesultanan Banten disebar hingga ke pelosok Pandeglang, seperti di kaki Gunung Karang dan pantai. Peninggalan sejarah Kesultanan Banten tidak hanya bisa dilihat dalam wujud benda purbakala dan seni budaya. Tapi juga dalam kultur kehidupan masyarakat Pandeglang.

Cara Pergi ke Pandeglang

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Pandeglang

Pergi ke Pandeglang Menggunakan kendaraan umum (bus):

Dari Jakarta, Anda bisa naik bus jurusan Merak – Serang dari terminal Pulogadung, Kalideres atau Kampung Rambutan. Turun di Terminal Pakupatan – Serang. Sambung dengan bus jurusan Pandeglang atau naik mobil Elf jurusan Malingping. Turun di Terminal Badak, Kadubanen. Atau bisa juga naik bus jurusan Kalideres – Labuan. Turun di pertigaan Mengger.

Pergi ke Pandeglang Menggunakan kendaraan umum (kereta api):

Dari Jakarta, naik kereta ke stasiun Serpong – Tangerang. Lalu ganti naik kereta jurusan Rangkasbitung. Tiba di stasiun Rangkasbitung, naik angkot merah 01 jurusan terminal Rangkasbitung. Di terminal, sambung angkot biru 02 jurusan terminal Pandeglang.

Pergi ke Pandeglang Menggunakan kendaraan pribadi (mobil):

Dari Jakarta, masuk tol Kebon Jeruk – Tangerang arah Merak. Keluar di Exit KM 71: Serang Timur. Susuri sepanjang Jalan Raya Serang – Pandeglang (kurang lebih 22 km) untuk tiba di pusat kota Pandeglang. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 3 jam.

Transportasi Umum di Pandeglang

Dari kota Pandeglang ke Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Carita, Tanjung Lesung atau Desa Sumur (titik start ke Pulau Umang dan Pulau Oar), bisa dicapai dengan angkot. Jika Anda pergi dalam grup besar, mungkin sebaiknya mencoba charter angkot. Tarifnya sekitar Rp 300.000,- seharian.

Hotel di Pandeglang

Di daerah kota Pandeglang, Labuan dan sekitarnya, ada beberapa pilihan hotel bintang 1 – 3 dengan tarif menginap per malam mulai dari Rp 200.000,- s/d Rp 700.000,-. Sementara di daerah Carita, ada banyak hotel mulai dari yang bintang 1 sampai bintang 3 dengan tarif menginap per malam mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Di Tanjung Lesung dan Pulau Umang, ada pilihan resort dan villa bintang 3 / 4 dengan tarif mulai dari Rp 900.000,- hingga Rp 2 juta per malamnya.

Iklim di Pandeglang

Pandeglang termasuk daerah beriklim hujan tropis. Daerah yang memiliki curah hujan paling tinggi adalah kecamatan Menes, Labuan, Cibaliung, Mandalawangi dan Jiput.

Bahasa Daerah di Pandeglang

Bahasa yang digunakan adalah bahasa Sunda dialek Banten. Berbeda dengan Sunda Priangan, bahasa Sunda Banten tidak memiliki tingkatan. Pengucapan dan kosa katanya juga berbeda.

Tempat Wisata di Pandeglang

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Pandeglang

1. Taman Nasional Ujung Kulon

Inilah salah satu tempat di Indonesia yang harus Anda kunjungi setidaknya sekali selama hidup. Terutama jika Anda pecinta alam, flora dan fauna liar. Salah satu bagian taman, Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat badak Jawa. Anda bisa trekking, berkemah dan mengamati hewan liar di sini.

Selain itu ada bagian lain Taman Nasional Ujung Kulon yaitu Pulau Peucang, Pulau Panaitan, Pulau Handeleum dan Gunung Honje. Satu-satunya lokasi penginapan ada di Pulau Peucang.

Untuk dapat masuk ke Taman Nasional Ujung Kulon, Anda harus mengurus izin terlebih dulu ke Visitor Center Taman Nasional Ujung Kulon di Labuan. Untuk wisatawan domestik, biaya tiketnya Rp5.000,- per orang per hari (hari biasa) dan Rp7.500,- (hari libur).

Seluruh kegiatan dikenakan pungutan. Mulai dari pengamatan hewan liar, berkemah, menyelam, trekking, hiking, naik sampan, dll. Namun tidak perlu khawatir, untuk turis domestik tarifnya sangat murah. Mulai dari Rp2.500 – Rp15.000,- saja.

Perahu yang masuk ke sini juga dikenakan pungutan. Untuk menuju Taman Nasional Ujung Kulon, Anda bisa naik perahu dari Carita, bisa juga dari Desa Sumur.

2. Pulau Umang

Pulau Umang sudah dikembangkan menjadi kawasan resort & spa yang siap menyambut traveler dari seluruh dunia. Mau snorkeling, memancing, naik jetski atau banana boat, semuanya tersedia lengkap.

Salah satu ikon Pulau Umang adalah bangunan berbentuk kumang (keong laut) dan berwarna putih. Di depannya ada kolam renang yang luas. Bangunan resort berdiri megah dengan pola mengelilingi pinggiran pulau. Fasilitas yang ditawarkan pun lengkap dan nyaman. Cocok untuk liburan bersama keluarga maupun bulan madu.

Anda dapat mencapai Pulau Umang menggunakan perahu dari Dermaga Kapal Boat – Desa Sumur. Lama perjalanan hanya 15 menit. Untuk masuk ke kawasan Pulau Umang, Anda dikenakan biaya Rp100.000,- per orang.

3. Pulau Oar

Pulau Oar memiliki terumbu karang yang indah, pasir putih dan air jernih dengan gradasi biru – hijau. Pulau ini masih belum berkembang, tidak ada penginapan atau rumah makan. Paling hanya pedagang kelapa muda. Jika Anda ingin snorkeling, juga harus membawa peralatan sendiri karena tidak ada penyewaan.

Biasanya orang yang berkunjung ke Pulau Oar adalah wisatawan yang melakukan island hopping dari Pantai Sumur ke pulau-pulau di sekitarnya, termasuk Pulau Umang. Jarak dari Pulau Umang ke Pulau Oar kurang lebih 15 menit menggunakan kapal.

4. Pantai Tanjung Lesung

Pantai yang satu ini terletak di Desa Tanjung Jaya, kecamatan Panimbang. Dinamakan Tanjung Lesung karena ada daratan yang menjorok ke laut dan bentuknya menyerupai ujung lesung – alat tradisional untuk menumbuk padi.

Pantai Tanjung Lesung menawarkan suasana santai, pasir putih dan air yang jernih. Sangat cocok untuk yang ingin leha-leha saja sambil minum air kelapa muda dan menikmati semilir angin pantai. Di sini juga ada sebuah dermaga yang bisa jadi spot foto baik saat sunrise maupun sunset.

Bagi yang ingin main water sport seperti jetski dan banana boat, bisa ke Tanjung Lesung Beach Club. Tiket masuknya Rp 25.000,- di hari biasa dan Rp 40.000,- di akhir pekan. Anda juga bisa snorkeling dan naik perahu lantai kaca untuk melihat keindahan terumbu karang di bawahnya.

5. Pantai Carita

Inilah salah satu pantai terpopuler di Indonesia, khususnya bagi wisatawan asal Jakarta. Pasirnya putih, airnya cukup jernih, ombak tidak besar, banyak pilihan penginapan dan restoran. Gunung Krakatau pun bisa terlihat dari Pantai Carita. Anda bisa menikmati indahnya sunset di sini

Pemandian Air Panas Belerang Cisolong

Berendam air panas alami yang mengandung belerang dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Salah satu tempat yang ramai dikunjungi warga dan wisatawan untuk berendam adalah Cisolong. Sumber airnya berasal dari Gunung Karang. Untuk menuju Desa Cisolong tidak terlalu jauh, jaraknya 10 km dari kota Pandeglang.

6. Curug Putri

Curug Putri yang indah tersembunyi di kawasan Gunung Pulosari. Untuk mencapainya, Anda harus trekking sekitar 1 jam. Lokasinya ada di tengah-tengah antara jalur naik maupun turun ke puncak. Namun tidak perlu khawatir karena treknya tergolong landai. Ketika sudah sampai, segala rasa lelah akan terbayar dengan sejuk dan segarnya air Curug Putri.

Rekomendasi Kuliner / Tempat Makan di Pandeglang

  • Rumah Makan Kampung Nelayan, Alamat: Jalan Raya Tanjung Lesung, Desa Tanjung Jaya, Jenis hidangan: seafood, Menu andalan: ikan bakar, udang bakar, otak-otak
  • RM Ibu Entin, Alamat: Jl. Raya Serang, Pandeglang KM. 5, Karundang, Jenis hidangan: Sunda, Menu andalan: otak-otak, sate bandeng
  • Dapoer Iboe, Alamat: Jalan KH Moch Idrus No 2, Jenis hidangan: Indonesia, Menu andalan: gurame goreng cobek

Tips Wisata di Pandeglang

  • Jika rumah makan yang Anda kunjungi tidak mencantumkan harga di menunya, jangan segan untuk bertanya terlebih dulu sebelum memesan makanan.
  • Kondisi jalanan di beberapa daerah wisata masih banyak yang rusak. Harap berhati-hati jika Anda membawa kendaraan pribadi apa lagi di malam hari.
  • Jika Anda naik kendaraan umum, jangan kaget dengan perilaku supir angkot atau bus yang ugal-ugalan.
  • Jika ingin main atau berenang ke pantai, perhatikan cuaca karena ketinggian ombak bisa bertambah drastis.

Leave a Reply