12 Daftar Oleh-Oleh Khas Banjarmasin Yang Menjadi Favorit Wisatawan
Oleh-oleh Khas Banjarmasin yang Menarik untuk Dibawa Pulang
1. Batu Mulia
Kota Martapura, yang terletak di provinsi Kalimantan Selatan, dikenal sebagai penghasil batu mulia terbaik. Batu mulia ini memiliki berbagai bentuk seperti gelang, kalung, cincin, dan ukiran-ukiran karakter lainnya. Pasar Cahaya Batu Selamat (CBS) adalah pusat penjualan batu mulia ini. Tempat ini menjadi tujuan favorit para wisatawan yang ingin memburu oleh-oleh khas Banjarmasin yang satu ini. Harga batu mulia bervariasi, mulai dari 15 ribu hingga ratusan juta rupiah, tergantung pada jenisnya.
2. Rabuk Ikan
Banjarmasin, sebagai daerah yang kaya akan ikan haruan atau gabus, menghasilkan olahan makanan yang terbuat dari ikan tersebut. Salah satu olahannya adalah rabuk ikan atau ikan abon haruan. Makanan ini sangat populer di Kalimantan Selatan karena dagingnya yang lembut, rasanya yang gurih, dan kaya akan protein. Toko Sarahai di Jln. Pangeran Samudera No.65 atau pusat oleh-oleh Andalas adalah tempat terbaik untuk mendapatkan rabuk ikan ini. Harga satu toples abon ikan haruan berkisar antara 25 ribu hingga 125 ribu rupiah. Selain terjangkau, makanan ini juga memiliki manfaat kesehatan seperti mempercepat penyembuhan luka, mencegah stroke, dan membantu pertumbuhan anak-anak.
3. Amplang
Amplang adalah salah satu makanan ringan yang kerap dijadikan oleh-oleh ketika berkunjung ke Banjarmasin. Makanan ini terbuat dari ikan tenggiri atau ikan pipih dan sangat populer di Kotabaru. Meskipun Kotabaru merupakan sentra penghasil amplang yang terkenal, makanan ini juga banyak dijual di toko oleh-oleh di Banjarmasin. Salah satu tempat yang sering dikunjungi untuk membeli amplang adalah toko Sarahai di Jln. Pangeran Samudera. Harganya berkisar 25 ribu rupiah untuk 250 gram amplang.
4. Kue Rangai
Kue rangai adalah salah satu camilan khas Banjarmasin yang wajib dicoba saat berkunjung ke kota ini. Dulunya, kue ini hanya disajikan dalam acara adat atau formal saja, tetapi sekarang dapat dinikmati kapan saja sebagai teman minum teh. Kue rangai terbuat dari kelapa, tepung sagu, dan gula aren, sehingga rasanya gurih dan manis. Kue rangai dapat ditemukan di toko-toko online atau pusat oleh-oleh seperti lapak Sarahai di Jln. Pangeran Samudera. Harganya berkisar antara 23 ribu hingga 27 ribu rupiah per kemasan.
5. Kaos Banjarmasin
Kaos khas Banjarmasin merupakan oleh-oleh favorit para wisatawan. Kaos ini memiliki desain yang unik, dengan gambar-gambar yang menggambarkan kebudayaan, profil suku Banjar, dan adat istiadat. Selain menarik untuk dipakai atau dikoleksi, kaos ini juga terjangkau dengan harga mulai dari 70 ribu rupiah. Sahabat Pergimulu.comdapat membeli kaos khas Banjarmasin di DAYAX d’porte di depan terminal kargo Bandara Syamsudinnoor.
6. Sasirangan
Sasirangan adalah kain khas suku Banjar yang menjadi salah satu oleh-oleh yang paling diminati oleh para wisatawan. Sasirangan merupakan kain yang dihiasi dengan motif-motif khas Banjarmasin. Kain ini terdiri dari 19 motif yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, seperti untuk ritual adat, serudung, kemben, pengobatan, dan lain-lain. Sasirangan dapat ditemukan di toko-toko penjual kain khas Banjarmasin. Harganya bervariasi, mulai dari 85 ribu hingga 250 ribu rupiah, tergantung pada jenis bahannya, apakah sutra atau katun.
7. Panting
Panting adalah alat musik khas Banjarmasin yang menjadi salah satu ciri khas kota ini. Panting memiliki bentuk yang mirip dengan gambus Arab, tetapi dengan ukuran yang lebih kecil dan dihiasi dengan ukiran-ukiran pada beberapa bagian. Selain digunakan sebagai alat musik, panting juga sering digunakan sebagai hiasan ruangan oleh masyarakat Banjar dan wisatawan. Panting dapat dibeli dari para pengrajin di desa Pantai Hambawang Timur, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Banjarmasin. Harganya berkisar mulai dari 850 ribu rupiah.
8. Miniatur Rumah Adat
Miniatur rumah adat khas Banjarmasin juga menjadi oleh-oleh yang menarik untuk dibawa pulang. Miniatur rumah adat ini terbuat dari kayu agatis dan memiliki berbagai jenis pilihan, seperti tadah talas, cacak burung, joglog udang, balai kaki, dan bubungan tinggi. Sahabat Pergimulu.comdapat membeli miniatur rumah adat ini di jln. Ahmad Yani Km.39 No.23D, Gg. Wiryo No.2, Martapura. Harganya berkisar mulai dari 450 ribu hingga 600 ribu rupiah, tergantung pada jenisnya.
9. Ikan Saluang
Ikan saluang adalah salah satu bahan makanan khas Banjarmasin yang sering dijadikan lauk atau cemilan oleh warga setempat. Ikan saluang biasanya dibalut dengan tepung dan digoreng sebelum disajikan atau dikemas sebagai oleh-oleh. Cemilan ini dapat ditemukan di toko Cahaya Bumi Selamat Martapura atau toko oleh-oleh lainnya. Harganya berkisar sekitar 25 ribu rupiah.
10. Dodol Kandangan
Dodol khas daerah Kandangan juga menjadi oleh-oleh yang menarik untuk dibawa pulang dari Banjarmasin. Dodol ini memiliki berbagai varian rasa, namun yang paling diminati adalah varian durian. Dodol Kandangan tersedia hampir di semua toko oleh-oleh di Banjarmasin dengan harga berkisar antara 2 ribu hingga 9 ribu rupiah per bungkus.
11. Kopiah Jangang
Kopiah Jangang merupakan salah satu oleh-oleh unik yang dapat dibawa pulang dari Banjarmasin. Kopiah ini terbuat dari pohon jangang dan dibuat dengan cara tradisional tanpa bantuan mesin. Kopiah Jangang dapat ditemukan di toko-toko souvenir dengan harga mulai dari 30 ribu hingga 400 ribu rupiah, tergantung pada kualitasnya.
12. Kerajinan Batu Permata
Banjarmasin juga terkenal dengan kerajinan batu permata. Berbagai kerajinan batu permata ini memiliki bentuk yang unik, seperti kalung, bross, gelang, dan aksesoris fashion lainnya. Kerajinan batu permata ini dapat ditemukan di toko-toko souvenir yang tersebar di Banjarmasin. Harganya bervariasi, tergantung pada jenisnya.
Itulah beberapa oleh-oleh khas Banjarmasin yang menarik untuk dibawa pulang. Pastikan untuk membawa oleh-oleh ini saat berkunjung ke kota Seribu Sungai ini agar pengalaman wisata Anda menjadi lebih lengkap dan berkesan.