Tak Hanya Enak, 10 Referensi Minuman Khas Daerah Sumatera Barat Ini Juga Berkhasiat Untuk Kesehatan
Minuman Khas Sumatera Barat yang Wajib Dicicipi
1. Teh Talua
Teh Talua merupakan salah satu minuman khas Sumatera Barat yang sudah sangat terkenal di seluruh penjuru nusantara. Nama teh ini diambil dari bahasa Padang, yakni Talua yang artinya telur. Minuman ini terbuat dari campuran telur ayam kampung atau bebek dengan teh panas. Selain nikmat, sajian tradisional Ranah Minang ini juga dipercaya dapat mengembalikan kebugaran tubuh serta meningkatkan stamina, khususnya bagi pria. Teh Talua sangat mudah ditemukan di warung kopi pinggir jalan, kafe, atau restoran. Harganya cukup bervariasi tergantung dari tempat dan ukuran sajiannya.
2. Kawa Daun
Kawa Daun atau Aia Kawa adalah minuman khas Sumatera Barat yang bahan dasarnya terbuat dari daun kopi yang kemudian diseduh menggunakan air panas. Minuman ini sudah muncul sejak zaman Belanda. Pada saat itu, penduduk Sumatera Barat dilarang mengkonsumsi biji kopi secara pribadi, sehingga mereka menggantinya dengan menggunakan daun kopi yang masih mengandung kafein. Kawa Daun disajikan hampir sama seperti teh pada umumnya, hanya saja tidak menggunakan gelas melainkan tempurung kelapa yang sudah dibagi dua. Kawa Daun mudah ditemukan di warkop pinggir jalan maupun kafe dengan harga yang sangat bersahabat dengan kantong.
3. Dadiah
Dadiah atau Dadih merupakan salah satu minuman khas Sumatera Barat yang terbuat dari hasil fermentasi susu kerbau. Jika kita melihat sekilas dari gambar, kita mungkin akan mengira bahwa ini adalah yoghurt. Dadiah difermentasi secara tradisional dengan menggunakan bambu sebagai wadahnya. Rasanya begitu nikmat dan memiliki tekstur yang lembut. Menurut penelitian, Dadiah mampu menurunkan kadar kolestrol dan mencegah kanker usus. Minuman ini paling nikmat dikonsumsi saat pagi hari sebelum memulai aktivitas. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi dadiah enak adalah di RM. Lestari di Pasar Wisata, Bukittinggi dengan harga sekitar Rp. 12.000 per porsi.
4. Aia Aka
Aia Aka merupakan cincau-nya Sumatera Barat. Minuman ini terbuat dari perasan daun cincau yang kemudian dibentuk menjadi seperti agar-agar. Aia Aka paling nikmat dikonsumsi saat cuaca sedang panas. Untuk penyajiannya, Aia Aka kerap diberi tambahan berupa air asam, campuran gula merah dengan santan, dan air daun kacang. Selain sebagai pelepas rasa haus, Aia Aka juga dipercaya dapat menurunkan panas dalam serta memperlancar pencernaan. Penjual Aia Aka sangat mudah dijumpai, baik yang menggunakan gerobak ataupun pedagang keliling. Harganya biasanya hanya sekitar Rp. 3.000-Rp. 4.000 per gelasnya.
5. Es Tebak
Beberapa daerah di Sumatera Barat dikenal memiliki cuaca yang cukup panas. Nah, dengan suasana seperti ini, memang paling enak menyantap minuman yang dingin-dingin, seperti Es Tebak misalnya. Es Tebak ini termasuk varian es campur, perbedaannya hanya karena adanya tebak, yakni bahan makanan sejenis cincau namun dengan tekstur lebih keras dan berwarna putih. Minuman ini juga sangat mudah ditemui di pedagang yang menjual es rumput laut. Hanya dengan Rp. 10.000, kamu sudah bisa menikmati segelas es tebak segar yang sangat menyegarkan.
6. Jus Pinang Mudo
Jus Pinang Mudo merupakan minuman khas Sumatera Barat yang terbuat dari buah pinang yang masih muda, madu, jahe, dan kuning telur. Jus ini lebih cocok dikonsumsi oleh kaum Adam karena dipercaya dapat menambah stamina. Jus Pinang Mudo mudah ditemui di rumah makan atau kedai minuman di pinggir jalan dengan harga yang masih sangat terjangkau.
7. Es Durian
Bagi pecinta durian, minuman khas Sumatera Barat yang satu ini wajib banget dicicipi. Es Durian diisi dengan berbagai bahan menggoda, seperti daging buah durian, cincau hitam, kelapa muda, bubur pacar, es serut, dan tambahan susu kental manis di atasnya. Rasanya sangat lezat dan cocok untuk dinikmati saat cuaca sedang panas. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi Es Durian adalah di Es Durian Ganti Nan Lamo di jalan HOS Cokroaminoto No.31B, Kota Padang. Dengan hanya sekitar Rp. 24.000, kamu sudah bisa menikmati seporsi Es Durian yang segar dan menggugah selera.
8. Air Kacang
Air Kacang atau Air Daun Kacang adalah minuman berwarna hijau yang banyak dijual dengan gerobak di sore hari di pinggiran jalan kota Padang. Minuman ini terdiri dari cincau, air kacang 7 helai berwarna hijau, gula aren, dan perasan jeruk nipis. Selain untuk melepas dahaga, Air Kacang ini juga diyakini dapat mengobati panas dalam. Penjual Air Kacang sangat mudah ditemui dan harganya hanya sekitar Rp. 4.000 per botolnya.
9. Sekotang
Sekotang mirip dengan bandrek, karena menggunakan jahe, gula, serta susu kental manis sebagai bahan utamanya. Hanya saja, untuk isianya, Sekotang diberi potongan roti tawar, kacang tanah sangrai, kacang ijo rebus, dan sagu mutiara. Minuman ini paling banyak dijual di jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan Balai Kota Padang. Harganya hanya sekitar Rp. 7.000 per porsi.
10. Es Cendol Mak Khatib
Es Cendol Mak Khatib adalah minuman paling legendaris yang sangat terkenal di Sumatera Barat. Rasanya manis dan legit karena diberi campuran gula aren dan es batu. Es Cendol Mak Khatib selalu kebanjiran pengunjung dan menjadi buruan para wisatawan. Usaha Es Cendol Mak Khatib sudah memiliki 4 cabang, 2 di Pasar Raya Padang, 1 di Ganting, dan 1 di Kampung Kalawi. Selain enak, harganya pun murah meriah, hanya sekitar Rp. 7.000 per porsi.
Itulah 10 minuman khas Sumatera Barat yang wajib dicicipi saat berkunjung ke sana. Setiap minuman memiliki keunikan dan kelezatan tersendiri. Jangan lupa mencoba semua minuman ini untuk merasakan kekayaan budaya dan kuliner Sumatera Barat. Selamat menikmati!