PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Kebun Binatang Surabaya

Blog

Lokasi dan Informasi Umum

Lokasi

Kebun Binatang Surabaya (KBS) terletak di Jl. Setail No.1, Darmo, Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60241. Lokasinya sangat strategis, berdekatan dengan patung “Suroboyo” yang menjadi ikon kota Surabaya. Dengan letaknya yang mudah dijangkau, KBS menjadi salah satu tempat rekreasi yang populer di Surabaya.

Maps

Untuk memudahkan akses ke KBS, Anda dapat menggunakan aplikasi maps. Cukup klik disini untuk langsung mendapatkan petunjuk arah menuju KBS.

Harga Tiket Masuk

Untuk dapat menikmati keindahan KBS, Anda perlu membeli tiket masuk. Harga tiket masuk KBS adalah Rp. 15.000 per orang. Harga ini sangat terjangkau untuk sejumlah fasilitas dan koleksi satwa yang ada di dalamnya.

Jam Operasional

KBS buka setiap hari kecuali pada hari Senin. Jam operasional KBS adalah pukul 08.00 – 16.00 WIB pada hari Senin-Jumat, dan pukul 07.30 – 16.30 WIB pada hari Sabtu-Minggu.

Kontak Telepon

Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang KBS, Anda dapat menghubungi nomor telepon (031) 5674708. Tim customer service KBS siap memberikan penjelasan dan menjawab pertanyaan yang Anda miliki.

BACA JUGA :  10 Toko Perlengkapan Bayi Pilihan Terbaik di Bintaro

Mengenal Kebun Binatang Surabaya (KBS)

Sejarah KBS

Kebun Binatang Surabaya (KBS) memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tanggal 31 Agustus 1916. Pada masa itu, KBS dikenal dengan nama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin. Ide dan prakarsa pendirian KBS berasal dari H.F.K. Kommer, seorang penyayang satwa. Tujuan utama pendirian KBS adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai satwa.

Di awal berdirinya, KBS berlokasi di daerah Kaliondo. Namun, pada tahun 1917, KBS dipindahkan ke Groedo dan bertahan selama 3 tahun. Pada tahun 1920, KBS akhirnya menetap di lokasi saat ini di Darmo. Luas area KBS mencapai 15 hektar, menjadikannya salah satu taman rekreasi keluarga terbesar di Surabaya.

Koleksi Satwa di KBS

KBS memiliki koleksi satwa yang sangat beragam, dengan sekitar 351 spesies dan 2000 hewan yang hidup di dalamnya. Satwa-satwa ini berasal dari berbagai penjuru Indonesia dan juga beberapa spesies langka dari belahan dunia lainnya. Di KBS, satwa-satwa tersebut dikelompokkan ke dalam berbagai kategori.

Di kategori unggas atau burung, Anda dapat melihat jenis pelikan Australia, burung merak, Jalak Bali, dan burung unta. Di sektor mamalia, KBS memiliki harimau Sumatera, macan tutul, harimau putih, singa, dan beruang. Terdapat juga kandang khusus untuk hewan primata seperti orangutan, simpanse, babon, dan bekantan.

Selain itu, KBS juga memiliki koleksi satwa langka yang dilindungi seperti Komodo, tapir, anoa, dan babi rusa. Pada area Aquarium, terdapat konservasi satwa air tawar dan air laut, termasuk Arapaima gigas yang merupakan salah satu ikan air tawar terbesar di dunia.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Rental Mobil Pilihan di Wilayah Ungaran, Adakah Yang Matic dan Lepas Kunci?

Peran KBS sebagai Tempat Pendidikan

Selain sebagai tempat rekreasi, KBS juga memiliki peran penting sebagai tempat pendidikan. Di dalam KBS, tersedia sarana dan prasarana serta laboratorium hidup yang memungkinkan pengunjung untuk mempelajari lebih lanjut tentang satwa-satwa yang ada di dalamnya. Kegiatan edukasi seperti pengenalan satwa, pameran interaktif, dan kegiatan belajar lainnya sering diadakan di KBS.

KBS juga memiliki program konservasi dan penelitian untuk melestarikan satwa-satwa langka. Dengan adanya program ini, KBS berperan dalam menjaga keberlanjutan populasi satwa-satwa tersebut.

Kontroversi yang Menyelimuti KBS

Keadaan Hewan yang Kurang Terurus

KBS pernah menjadi sorotan publik karena keadaan hewan-hewan di dalamnya yang kurang terurus. Beberapa video yang menunjukkan hewan-hewan kelaparan dan disiksa viral di media sosial. Hal ini memicu kecaman dan keprihatinan dari masyarakat.

Kasus yang paling mencolok adalah kematian Rama, seekor harimau Sumatera yang terancam punah. Rama tidak mendapatkan perawatan yang memadai dan akhirnya meninggal. Kasus ini membuat KBS mendapatkan predikat “Kebun Kematian Binatang”.

Tidak hanya itu, masih banyak kasus lainnya yang menunjukkan kurangnya perhatian terhadap satwa di KBS. Beberapa satwa langka yang seharusnya mendapatkan perlindungan juga tidak mendapatkan perawatan yang memadai. Hal ini menyebabkan kecaman dan protes dari berbagai pihak.

Kasus Viral dan Petisi Penutupan KBS

Kasus-kasus kontroversial di KBS menyebabkan munculnya petisi untuk menutup KBS. Organisasi seperti People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengeluarkan petisi yang meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan tegas terhadap KBS.

Petisi ini menyoroti masalah kesejahteraan satwa di KBS dan meminta perubahan yang lebih baik dalam pengelolaan kebun binatang tersebut. Banyak orang yang bergabung dalam petisi ini dan menuntut perubahan di KBS.

BACA JUGA :  10 Tukang Listrik Panggilan Yang Siap Melayani Warga di Daerah Bintaro, Simak Rekomendasi Ini

Tips Berlibur di KBS

Pakaian dan Perlengkapan

Ketika berkunjung ke KBS, disarankan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ribet. Pakaian casual seperti kaos dan celana pendek atau celana panjang dapat menjadi pilihan yang tepat. Jangan lupa untuk membawa topi atau payung agar terlindungi dari sinar matahari yang terik.

Selain itu, penting untuk membawa minuman yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Di sekitar KBS terdapat kios-kios yang menjual makanan dan minuman, namun lebih baik membawa minuman sendiri agar lebih praktis.

Sikap Bertanggung Jawab

Ketika berkunjung ke KBS, penting untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, tetapi selalu cari tempat sampah yang disediakan. Jangan memberikan makanan atau barang berbahaya kepada satwa, karena hal ini bisa membahayakan mereka.

Wisata Sekitar KBS

Selama berlibur di KBS, jangan lupa untuk mengunjungi tempat-tempat wisata sekitarnya. Patung Suro dan Boyo serta Taman Bungkul adalah tempat yang terkenal dan berdekatan dengan KBS. Anda dapat berfoto dengan latar belakang landmark Surabaya atau bersantai di Taman Bungkul yang indah.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menikmati liburan yang menyenangkan di Kebun Binatang Surabaya. Selamat berlibur!


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *