IAM BALI – 3D Museum & Upside Down
Tujuan Alternatif
Refrehsing setelah rutinitas adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Kejenuhan seharian penuh, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan bisa Anda obati dengan liburan. Bagi sebagian orang, liburan adalah waktu yang dinanti-nanti untuk melepaskan penat dan mengisi kembali energi yang telah terkuras.
Salah satu tempat favorit untuk alternatif tujuan wisata dan berlibur adalah berkunjung ke museum 3D I AM (Interactive Art Museum) Bali. Museum ini menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik untuk semua kalangan. Anda tentu ingin tahu soal ini lebih jauh agar bisa mengatur jadwal liburan dengan baik kan?
Berwisata ke Bali terasa belum lengkap jika Anda belum berkunjung ke Museum 3D I AM Bali. Museum ini merupakan salah satu museum 3D terbesar di Bali yang resmi dibuka pada 22 Agustus 2016. Meskipun usianya masih muda, museum ini telah mendapatkan banyak pengakuan dan menjadi salah satu tujuan wisata yang populer di Bali.
Sebelum adanya 3D I AM Bali, sejak 2014 sudah ada museum 3D DMZ Bali di kawasan Legian. Namun, 3D I AM Bali memberikan sensasi berbeda dari liburan biasanya karena menyajikan koleksi lukisan yang memanjakan mata pengunjung. Museum ini menampilkan berbagai lukisan tiga dimensi yang dibuat dengan sangat detail dan realistis, sehingga pengunjung bisa berinteraksi dan berfoto dengan lukisan tersebut.
3D I AM Bali adalah wisata museum terbesar di Bali, dan bahkan saat ini diklaim sebagai museum seni tiga dimensi paling besar di seluruh Indonesia. Museum ini berlokasi di Lantai Bawah Monumen Bajra Sadhi Lantai Dasar, yang beralamat di Jalan Raya Puputan, Desa Panjer, Kota Denpasar, Bali, Indonesia. Lokasinya yang berada di pusat kota Denpasar menjadikan tempat wisata rekreasi ini sangat strategis dan mudah dituju. Sehingga tak heran jika selalu ramai oleh wisatawan mancanegara dan juga turis-turis domestik, baik pada hari biasa maupun akhir pekan atau hari libur. Tempat ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencintai seni lukis 3 dimensi.
Lukisan 3D yang ada di museum ini adalah karya-karya anak Indonesia, khususnya putra-putri Bali. Para pelukis muda ini telah menciptakan karya seni yang mengagumkan dengan teknik dan detail yang luar biasa. Ada yang paling populer di museum ini yaitu lukisan 3D ruangan terbalik atau upside down dan ruangan miring. Lukisan-lukisan ini memberikan efek visual yang menakjubkan dan membuat pengunjung terpesona.
Di museum seni ini ada berbagai lukisan tiga dimensi bertema interaktif dengan suguhan konsep-konsep baru yang berbeda dengan museum-museum lain. Setiap lukisan memiliki cerita dan pesan tersendiri yang ingin disampaikan oleh para pelukisnya. Beberapa lukisan menggambarkan keindahan alam Bali, seperti pantai, sawah, dan gunung. Ada juga lukisan yang menggambarkan budaya lokal Bali, seperti tari Barong, upacara adat, dan ogoh-ogoh. Selain itu, ada pula lukisan yang menggambarkan tokoh-tokoh terkenal, seperti presiden Indonesia, aktor dan aktris terkenal, dan tokoh-tokoh sejarah dunia.
Dengan misi mengapresiasi dan melestarikan kekayaan karya-karya seniman lokal, Museum 3D I AM Bali diharapkan bisa menjadi ikon museum Indonesia yang interaktif, kreatif, dan edukatif. Museum ini tidak hanya memberikan hiburan dan kesenangan bagi pengunjung, tetapi juga memberikan pengetahuan dan wawasan tentang seni dan budaya Bali.
Daya Tarik
Apa sih yang menjadi daya tarik museum 3D berusia satu tahun lebih ini? Tentu pertanyaan ini ada di benak Anda karena rasa penasaran. Walaupun tergolong sebagai tempat rekreasi baru di Bali, museum ini telah berhasil menarik perhatian banyak pengunjung dari berbagai kalangan.
Salah satu alasan utama mengapa museum 3D I AM Bali selalu ramai dikunjungi adalah lokasinya yang strategis. Museum ini terletak di pusat kota Denpasar, dekat dengan beberapa area wisata populer seperti Seminyak, Kuta, Sanur, dan Legian. Hal ini membuat museum ini menjadi tujuan wisata yang sangat mudah dijangkau oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Selain itu, desain bangunan museum ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Museum 3D I AM Bali didesain dengan sangat modern dan menarik. Bangunan museum yang terletak di Lantai Bawah Monumen Bajra Sadhi Lantai Dasar ini didominasi oleh warna-warna cerah dan pencahayaan yang indah. Hal ini menciptakan suasana yang menyenangkan dan memanjakan mata pengunjung.
Tak hanya itu, jumlah lukisan 3D yang ditampilkan di museum ini juga menjadi daya tarik utama. Terdapat sekitar 102 lukisan 3D dengan tema beragam yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Lukisan-lukisan ini dibuat dengan sangat detail dan realistis, sehingga pengunjung bisa merasakan sensasi seolah-olah berada di dalam lukisan tersebut. Beberapa lukisan yang paling populer di museum ini antara lain lukisan ruangan terbalik atau upside down dan ruangan miring. Lukisan-lukisan ini memberikan efek visual yang menakjubkan dan membuat pengunjung terpesona.
Selain itu, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan lukisan-lukisan tersebut dan berfoto di depannya. Museum ini menyediakan beberapa spot foto yang menarik dan unik, sehingga pengunjung bisa mendapatkan foto-foto yang kreatif dan menarik. Selain itu, museum ini juga memiliki fasilitas studio dan lounge VIP yang bisa digunakan sebagai tempat makeup atau ruang ganti. Seluruh ruangan museum dilengkapi dengan AC, Wi-Fi gratis, dan toilet. Hal ini menjadikan pengunjung merasa nyaman dan betah berada di museum ini.
Tidak hanya menghadirkan lukisan-lukisan 3D yang menakjubkan, museum ini juga memiliki pemandu yang siap membantu pengunjung mendapatkan hasil jepretan yang bagus. Pemandu ini akan memberikan petunjuk dan saran tentang cara terbaik untuk berinteraksi dengan lukisan dan mendapatkan foto yang menarik. Dengan bantuan pemandu, pengunjung bisa mendapatkan foto-foto yang indah dan mengesankan.
Harga Tiket Masuk
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan saat memilih tempat wisata adalah harga tiket masuk. Bagi banyak orang, harga tiket masuk yang terjangkau adalah hal yang penting agar liburan bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.
Untuk masuk ke Museum 3D I AM Bali, Anda perlu membayar tiket masuk. Harga tiket masuk di museum ini tergolong sangat terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan pengalaman dan kesenangan yang bisa Anda dapatkan di dalamnya. Harga tiket masuk di museum ini bervariasi tergantung pada status Anda sebagai wisatawan mancanegara atau wisatawan domestik, dan juga usia Anda.
Bagi wisatawan mancanegara, baik dewasa maupun anak-anak (usia 3 tahun ke atas), harga tiket masuk dipatok sebesar Rp. 120.000 per orang. Sedangkan bagi wisatawan domestik, baik dewasa maupun anak-anak (usia 3 tahun ke atas), harga tiket masuk dipatok sebesar Rp. 100.000 per orang. Harga tiket ini sewaktu-waktu bisa berubah, bergantung pada kebijakan pihak pengelola Museum 3D I AM Bali. Oleh karena itu, disarankan untuk memeriksa informasi terkini mengenai harga tiket sebelum Anda berkunjung.
Selain itu, museum ini juga sering mengadakan promo dan diskon khusus untuk wisatawan. Misalnya, bagi warga lokal dan pelajar yang tinggal di Bali, ada diskon khusus yang bisa mereka dapatkan. Diskon ini bisa mencapai harga tiket yang lebih murah dari harga normal. Jadi, jika Anda adalah warga lokal atau pelajar yang tinggal di Bali, jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan diskon tiket masuk yang menarik di Museum 3D I AM Bali.
Jam Buka Tutup
Sebelum Anda memutuskan untuk mengunjungi Museum 3D I AM Bali, penting untuk mengetahui jam buka dan tutup museum ini. Dengan mengetahui jam operasional museum ini, Anda bisa mengatur jadwal liburan Anda dengan baik dan memastikan bahwa Anda tidak akan kecewa karena museum sedang tutup saat Anda datang.
Menurut informasi terbaru dari pihak Museum 3D I AM Bali, jam operasional museum ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu untuk hari biasa dan untuk hari libur.
Untuk hari biasa, museum ini buka pada pukul 09.00 – 20.00 WITA. Ini berlaku mulai dari hari Senin sampai dengan hari Jumat. Sedangkan untuk Sabtu, Minggu, dan hari libur, museum ini buka pada pukul 07.00 – 20.00 WITA. Jadi, jika Anda berencana untuk mengunjungi museum ini pada hari libur, pastikan Anda datang sebelum pukul 20.00 agar masih memiliki waktu yang cukup untuk menikmati semua lukisan dan spot foto yang ada di dalam museum.
Namun, jam buka dan tutup museum ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung pada kebijakan pihak pengelola museum. Oleh karena itu, disarankan untuk memeriksa informasi terkini mengenai jam operasional museum sebelum Anda datang. Anda bisa menghubungi pihak pengelola museum melalui telepon yang tercantum di atas untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat.
Trick Art Museum
Sebagai tambahan informasi bagi para wisatawan, ada juga museum tiga dimensi lainnya di Bali yang patut Anda kunjungi. Museum ini juga menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik, dengan koleksi lukisan tiga dimensi yang mengagumkan. Namanya adalah Trick Art Museum.
Museum Trick Art ini juga telah menjadi salah satu tujuan wisata populer di Bali. Museum ini pertama kali dibuka pada tahun 2014 dan sejak itu terus mengalami peningkatan jumlah kunjungan setiap tahunnya. Museum ini terletak di Jalan Sunset Road Nakula no 789, Seminyak, Bali. Lokasinya yang strategis membuat museum ini mudah dijangkau oleh wisatawan.
Seperti halnya Museum 3D I AM Bali, Trick Art Museum juga menampilkan berbagai lukisan tiga dimensi yang dibuat dengan sangat detail dan realistis. Lukisan-lukisan ini menggambarkan berbagai tema dan situasi, seperti desa tradisional Bali, sabung ayam, patung barong, surfing, sampan di sungai, air terjun, dan masih banyak lagi. Lukisan-lukisan ini memberikan efek optik yang mengagumkan dan mengelabui mata pengunjung.
Salah satu hal menarik tentang Trick Art Museum adalah pengunjung diperbolehkan berinteraksi dengan lukisan-lukisan tersebut. Anda bisa berpose dan berfoto di depan lukisan-lukisan ini sehingga terlihat seolah-olah Anda berada di dalam lukisan tersebut. Museum ini menyediakan banyak spot foto yang menarik dan unik, sehingga Anda bisa mendapatkan foto-foto yang kreatif dan menarik.
Untuk masuk ke Trick Art Museum, Anda perlu membayar tiket masuk. Harga tiket masuk di museum ini bervariasi tergantung pada status Anda sebagai wisatawan mancanegara atau wisatawan domestik, dan juga usia Anda. Secara umum, harga tiket masuk di museum ini dipatok mulai dari Rp. 100.000 sampai Rp. 150.000 per orang. Harga tiket ini juga bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung pada kebijakan pihak pengelola museum.
Trick Art Museum buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 22.00 WITA. Jadi, Anda memiliki banyak waktu untuk menikmati semua lukisan dan spot foto yang ada di dalam museum. Namun, seperti halnya Museum 3D I AM Bali, jam buka dan tutup museum ini bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, disarankan untuk memeriksa informasi terkini mengenai jam operasional museum sebelum Anda datang.
Dengan mengunjungi Museum 3D I AM Bali dan Trick Art Museum, Anda akan mendapatkan pengalaman wisata yang unik dan berbeda dari biasanya. Anda bisa menikmati keindahan dan kreativitas seni lukis tiga dimensi, serta berfoto di depan lukisan-lukisan yang mengagumkan. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi kedua museum ini saat Anda berlibur di Bali.