PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Hutan Pinus Imogiri Mangunan Dlingo Bantul Yogyakarta

Blog

Hutan Pinus Imogiri

Keindahan Hutan Pinus Imogiri

Hutan Pinus Imogiri merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat populer di Yogyakarta. Terletak di Jalan Hutan Pinus Nganjir, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, hutan ini menawarkan keindahan alam yang memukau. Meskipun fungsi utama dari kawasan ini adalah sebagai hutan lindung, namun keindahan yang dipancarkannya mampu mempesona siapa pun yang mengunjunginya. Dengan suasana yang tidak jauh berbeda dengan hutan di Pacific Northwest, di Forks dan di kota-kota kecil lainnya di wilayah Evergreen State, Hutan Pinus Imogiri menjadi salah satu tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Keindahan Hutan Pinus Imogiri dapat dilihat dari beberapa film populer yang telah mengambil lokasi syuting di sini, salah satunya adalah film “Twilight”. Beberapa adegan dalam film tersebut menunjukkan Bella (Kristen Stewart) dan Edward (Robert Pattinson) berjalan melalui hutan pinus yang tinggi menjulang. Keindahan hutan tersebut dapat Anda nikmati secara langsung di Hutan Pinus Imogiri. Tidak heran jika foto-foto dan video tentang keindahan hutan ini banyak menghiasi situs-situs media sosial seperti Instagram, Facebook, dan YouTube.

Banyaknya foto dan video yang diunggah oleh pengunjung ke media sosial membuat Hutan Pinus Imogiri sering dijadikan sebagai lokasi pemotretan prewedding, pengambilan gambar iklan dan video klip beberapa artis nasional, serta lokasi syuting film seperti “AADC 2”. Banyak pasangan yang memilih hutan ini sebagai latar belakang foto prewedding mereka karena keindahannya yang menakjubkan. Pohon pinus yang tegak lurus melambangkan cinta yang tidak bercabang, sedangkan daun hijaunya melambangkan cinta yang abadi. Ini adalah filosofi yang membuat banyak pasangan tertarik untuk mengabadikan momen mereka di Hutan Pinus Imogiri.

Mengenal Sekilas Hutan Pinus Imogiri

Meskipun dikenal dengan nama Hutan Pinus Imogiri, lokasi hutan ini sebenarnya berada di kawasan RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan dan tidak termasuk wilayah administratif Imogiri. Namun, karena hutan ini berada di jalur yang sama dengan situs makam raja-raja Imogiri, banyak orang, terutama wisatawan dari luar Jogja, salah menyebut dan menganggapnya sebagai Hutan Pinus Imogiri. Nama yang salah tersebut kemudian menjadi populer dan membuat hutan ini dikenal dengan nama tersebut. Meskipun tidak ada deskripsi khusus tentang Hutan Pinus Imogiri di situs Wikipedia, informasi tentang objek wisata ini mudah ditemukan di beberapa situs seperti Wikiwisata, Foursquare, TripAdvisor, Traveloka, dan lainnya. Hutan Pinus Imogiri saat ini menjadi salah satu tempat wisata yang paling populer di Jogja.

BACA JUGA :  8 Daftar Travel Dari Jakarta Ke Majalengka, Termurah Rp.75.000

Hutan Pinus Imogiri memiliki luas sekitar 500 hektar dan mayoritas ditumbuhi oleh pohon pinus merkusii. Selain itu, terdapat juga beberapa jenis pohon lain seperti akasia, kayu putih, kemiri, mahoni, dan beberapa pohon perdu. Awalnya, kawasan hutan ini dalam kondisi tandus dan gersang akibat pembalakan liar dan kebakaran hutan yang terjadi secara masif. Namun, setelah ditangani secara serius oleh pihak Perhutani dengan melakukan reboisasi dan menjadikannya sebagai hutan homogen, kawasan ini berhasil berubah menjadi hijau dan dipenuhi dengan pohon-pohon pinus yang indah. Tujuan awal dari reboisasi ini hanyalah untuk menciptakan hutan lindung, namun dengan keindahannya yang menarik perhatian publik, kawasan ini juga berfungsi sebagai kawasan wisata.

Di dalam kawasan Hutan Pinus Imogiri, terdapat juga situs bersejarah yang sering dikunjungi para peziarah. Salah satunya adalah sumber mata air Bengkung yang dulunya menjadi tempat pertapaan Sultan Agung Hanyokrokusumo. Situs ini dibangun oleh pemerintah Belanda sekitar tahun 1925-1930. Untuk mencapai sumber mata air Bengkung, pengunjung dapat melakukan trekking dari area parkir dan mengikuti jalur outbond Watu Abang yang melintasi hutan. Jika tidak ingin berjalan kaki, pengunjung juga dapat menggunakan sepeda atau motor untuk melewati jalur yang lebih jauh. Selain itu, Hutan Pinus Imogiri juga menjadi destinasi favorit bagi para pecinta gowes. Dengan trek yang menantang, para penggemar sepeda gunung dapat menikmati tantangan dan pemandangan indah sepanjang perjalanan.

Rute Menuju Lokasi Hutan Pinus Imogiri

Untuk mencapai Hutan Pinus Imogiri, Anda dapat menggunakan jalan Imogiri Timur dan mengikuti rute menuju makam raja-raja Imogiri di Bantul. Setelah melewati makam-makam tersebut, Anda akan menemui sebuah pertigaan. Di pertigaan tersebut, ikuti jalan lurus karena jika berbelok ke kanan, Anda akan menuju Kebun Buah Mangunan, sedangkan jika berbelok ke kiri, Anda akan menuju lokasi makam raja-raja Imogiri. Setelah melewati pertigaan tersebut, beloklah ke arah kiri di pertigaan berikutnya yang menuju Mangunan. Ikuti terus jalan tersebut dan tidak lama kemudian Anda akan sampai di Hutan Pinus Imogiri.

Namun, perlu diingat bahwa tidak ada transportasi umum yang menuju ke Hutan Pinus Imogiri, sehingga Anda harus membawa kendaraan pribadi atau menyewa motor atau mobil di rental yang banyak tersedia di Jogja. Jika Anda memilih untuk menyewa kendaraan, sebaiknya menggunakan motor daripada mobil, terutama pada saat libur panjang. Alasan pertama adalah dengan menggunakan motor, perjalanan Anda akan lebih cepat dan hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk sampai ke tujuan. Sedangkan jika menggunakan mobil, kemungkinan terjebak kemacetan sangat besar karena pada musim liburan, jalan di sekitar Yogyakarta dipadati oleh kendaraan dari berbagai arah. Alasan kedua adalah sekitar 8 km sebelum sampai ke lokasi, kondisi jalan yang semula datar dan lebar akan berubah menjadi sempit, menanjak, dan berliku-liku. Meskipun jalan tersebut telah diperbaiki dan dilapisi aspal, tetap saja rawan terjadi gesekan dengan kendaraan yang berlawanan arah karena kondisi jalannya yang sempit. Alasan ketiga adalah jika Anda ingin mengunjungi situs bersejarah sumber mata air Bengkung dan tidak ingin berjalan kaki, dengan membawa motor, Anda dapat mencapai tempat tujuan dengan lebih mudah. Namun, jika Anda menyewa mobil, jalur menuju ke situs tidak dapat dilalui oleh mobil dan tidak ada tempat penyewaan motor di Hutan Pinus Imogiri.

BACA JUGA :  Lumpia Cik Me Me, Pelopor Lumpia Halal MUI Pertama di Semarang

Daya Tarik Hutan Pinus Imogiri

Setibanya di Hutan Pinus Imogiri, Anda akan langsung disambut oleh pemandangan yang indah dan segar. Suasana hutan yang hijau dan udara yang sejuk membuat Anda merasa tenang dan rileks. Setelah memarkir kendaraan, Anda dapat melangkah menuju pintu gerbang masuk hutan. Di depan pintu gerbang, terdapat taman yang dihiasi dengan berbagai jenis bunga, yang juga menjadi salah satu spot menarik untuk berfoto. Selain itu, terdapat jalan setapak yang membawa Anda menuju tebing, di mana Anda dapat menikmati pemandangan alam yang menakjubkan dengan latar belakang Sungai Opak dan bebukitan di sekitarnya.

Untuk melihat pemandangan dengan lebih jelas, pihak pengelola telah menyediakan Gardu Pandang di sekitar tebing. Gardu pandang ini memiliki tinggi sekitar 10-12 meter dan terbuat dari kayu dan bambu. Terdapat dua tingkat gardu pandang, di mana tingkat pertama dapat menampung hingga 3 orang dan tingkat kedua dapat menampung hingga 2 orang. Namun, pada saat ramai, pengunjung yang naik ke gardu pandang dibatasi waktu selama 10 menit. Untuk naik ke gardu pandang, diperlukan keberanian karena pada saat angin kencang, gardu pandang tersebut bisa bergoyang. Jika Anda memilih untuk tidak naik ke gardu pandang, Anda masih dapat menikmati keindahan hutan ini dengan duduk santai di bangku-bangku yang disediakan di berbagai sudut hutan. Anda juga dapat berbaring di atas hammock yang terentang di antara dua pohon atau duduk di atas ayunan. Selain itu, hampir setiap sudut Hutan Pinus Imogiri dapat dijadikan latar belakang foto yang indah, sehingga Anda dapat mengabadikan momen Anda di sini dengan menggunakan kamera pocket atau ponsel pintar. Tentu saja, hasil foto dengan menggunakan kamera DSLR akan lebih istimewa.

Salah satu spot menarik di Hutan Pinus Imogiri yang sangat populer adalah panggung terbuka yang terbuat dari kayu. Panggung ini memiliki desain yang sangat unik, dengan tempat duduk berbentuk setengah lingkaran yang juga terbuat dari kayu. Foto panggung ini bahkan menjadi viral setelah diunggah di situs global seperti 9gag.com. Banyak pembaca yang terkesan dengan desain panggung tersebut dan memberikan komentar yang lucu dan menarik. Meskipun lokasi panggung terbuka ini tidak dicantumkan dalam postingan tersebut, tetapi keberadaannya telah mendunia dan menjadi salah satu daya tarik Hutan Pinus Imogiri.

BACA JUGA :  Taman Langit Gunung Banyak Malang, Sisi Keindahan Lain Dari Kota Batu

Selain keindahan alam, Hutan Pinus Imogiri juga menawarkan beberapa fasilitas umum yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Di dalam kawasan hutan, terdapat bangku-bangku, hammock, ayunan, gardu pandang, rumah pohon, gubuk, kamar mandi umum, musholla, area outbond, camping ground, dan area parkir yang luas. Pengunjung juga tidak akan kesulitan mencari makanan dan minuman karena terdapat banyak warung sederhana yang menjual berbagai macam menu dengan harga yang terjangkau. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada fasilitas penginapan di Hutan Pinus Imogiri, sehingga jika Anda ingin menginap di sini, Anda perlu membawa tenda dan perlengkapan camping yang cukup. Camping di Hutan Pinus Imogiri akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp.20.000 per orang, ditambah biaya parkir yang juga dikenakan tarif dua kali lipat dari tarif normal. Jika Anda memilih untuk camping, pastikan Anda membawa bekal dan perlengkapan yang cukup, karena di malam hari, suasana di sekitar hutan cukup gelap karena minimnya fasilitas penerangan.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas

Untuk dapat menikmati keindahan Hutan Pinus Imogiri, pengunjung perlu membayar tiket masuk sebesar Rp.3.000 per orang. Selain itu, terdapat juga biaya parkir untuk sepeda motor sebesar Rp.3.000, mobil sebesar Rp.10.000, dan bus sebesar Rp.20.000. Pengunjung diperbolehkan membawa dan menggunakan kamera jenis apa pun tanpa dikenakan biaya tambahan. Namun, untuk pengambilan foto prewedding, iklan, video klip, atau film, dikenakan biaya minimal Rp.50.000. Meskipun tiket masuk murah, pihak pengelola tetap menyediakan fasilitas umum yang lengkap. Di dalam kawasan hutan, terdapat bangku-bangku, hammock, ayunan, gardu pandang, rumah pohon, gubuk, kamar mandi umum, musholla, area outbond, camping ground, dan area parkir yang luas. Selain itu, terdapat juga warung makan yang menjual berbagai macam menu dengan harga yang terjangkau.

Di Hutan Pinus Imogiri, pengunjung dapat menikmati keindahan alam yang menakjubkan dan menenangkan. Pemandangan yang indah, udara segar, dan suasana yang tenang membuat pengunjung merasa rileks dan damai. Selain itu, terdapat juga berbagai aktivitas yang dapat dilakukan di sini, seperti trekking, bersepeda, dan camping. Keindahan alam dan fasilitas yang lengkap membuat Hutan Pinus Imogiri menjadi tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi. Jadi, jika Anda berencana untuk berlibur di Yogyakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Hutan Pinus Imogiri dan menikmati keindahan alam yang memukau.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *