Hutan Pinus Songgon
Kawasan Hutan Pinus Songgon di Banyuwangi
Buka Jam Berapa
Kawasan Hutan Pinus Songgon ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 pada hari Senin, Selasa, dan Rabu. Sedangkan pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, kawasan ini buka hingga pukul 20.00. Pada hari Minggu, jam operasionalnya sedikit lebih singkat, yaitu hingga pukul 18.00. Dengan waktu operasional yang panjang, para pengunjung memiliki banyak waktu untuk menikmati keindahan alam yang ditawarkan oleh kawasan ini.
Mengenal Lokasi
Kawasan Hutan Pinus Songgon terletak di Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Lokasinya yang berada di ujung timur Pulau Jawa membuatnya menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Kawasan ini terletak di kaki Gunung Raung, sehingga memiliki pemandangan yang sangat indah dan alami.
Hutan Pinus Songgon dulunya adalah hamparan pohon pinus yang tidak memiliki pemilik. Warga sekitar biasa mengambil getah dari pohon pinus ini untuk keperluan mereka. Di bawah pohon pinus ini, masyarakat sekitar juga menanam tanaman seperti cabai, jahe, dan jagung. Namun, ketika pohon pinus tersebut tumbuh besar, tidak memungkinkan lagi untuk menanam tanaman lain di sekitarnya. Pohon pinus ini hanya dapat digunakan untuk mengambil getahnya.
Pemerintah setempat kemudian memiliki ide untuk mengelola kawasan ini menjadi lokasi wisata alam. Selain itu, di tengah-tengah hutan pinus ini terdapat Sungai Badeng yang sudah lama digunakan untuk kegiatan tubing dan rafting. Total area dari kawasan wisata ini adalah 97 hektar, namun hanya sekitar 7 hektar yang dikembangkan menjadi lokasi wisata. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga fungsi hutan dan kelestarian lingkungan.
Hutan Eksotis
Kawasan Hutan Pinus Songgon ini memiliki lokasi yang sangat strategis dan mudah dijangkau. Letaknya yang berada di kaki Gunung Raung memberikan pemandangan yang eksotis dan indah. Udara di kawasan ini sangat sejuk dan segar, sehingga cocok untuk melakukan refreshing dan bersantai.
Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah adanya Sungai Badeng yang memiliki aliran yang deras. Hal ini membuat para wisatawan tertarik untuk mencoba kegiatan rafting atau tubing di sekitar hutan pinus tersebut. Selain itu, terdapat juga jembatan gantung yang melintang di atas sungai, memberikan pengalaman yang menarik dan menantang bagi para pengunjung.
Di kawasan ini juga terdapat banyak spot foto selfie yang tersebar di seluruh lokasi hutan. Rumah pohon dengan berbagai ukuran yang unik dan menarik telah disediakan untuk para pengunjung. Selain itu, terdapat juga area yang dipenuhi lampion warna-warni dan payung merah yang menghubungkan pepohonan di sekitarnya. Hal ini menjadikan kawasan ini sangat instagramable dan menarik bagi para wisatawan.
Mencoba Hammock
Selain spot selfie dan kegiatan rafting, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh para wisatawan di Kawasan Hutan Pinus Songgon adalah mencoba hammock. Hammock adalah tempat tidur gantung yang terbuat dari kain warna-warni dan memiliki ukuran yang beragam. Hammock ini terhubung antara satu pohon dengan pohon lainnya, dan dapat digunakan sebagai tempat tidur atau tempat bersantai.
Hammock sedang menjadi tren saat ini, dan banyak orang yang tertarik untuk mencoba kegiatan ini. Di kawasan Hutan Pinus Songgon, pengunjung dapat bersantai dan beristirahat di hammock tersebut, sambil menikmati keindahan alam sekitar. Dengan latar belakang pohon pinus yang tinggi dan eksotis, tempat ini sangat cocok untuk berfoto dan mengabadikan momen bersama keluarga atau teman-teman.
Fasilitas Yang Ada
Kawasan Hutan Pinus Songgon sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas untuk kenyamanan para pengunjung. Terdapat bangku kayu yang terbuat dari kayu dan menyatu dengan alam, sehingga para pengunjung dapat duduk dan menikmati pemandangan alam yang indah. Selain itu, terdapat juga rumah pohon dan tenda untuk camping, serta safari kuda dan jeep yang dapat ditempuh dengan membayar. Bagi pengunjung yang tidak ingin mengeluarkan biaya, terdapat area selfie dan taman lampion yang dapat dinikmati secara gratis. Para pengunjung juga dapat menikmati ayunan dengan gratis.
Selain fasilitas rekreasi, kawasan ini juga memiliki fasilitas kuliner dan jajanan untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung. Terdapat berbagai menu makanan yang variatif dengan harga yang terjangkau, mulai dari ayam goreng hingga roti bakar. Para pengunjung tidak perlu khawatir akan kekurangan makanan saat berada di kawasan ini.
Rute Menuju Lokasi
Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi Kawasan Hutan Pinus Songgon, mereka dapat menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada transportasi umum yang menuju ke lokasi ini. Jalur utama menuju ke lokasi ini sudah sangat baik dan tidak bergelombang, sehingga perjalanan menuju ke kawasan ini akan nyaman dan lancar.
Para wisatawan memiliki dua jalur untuk menuju ke kawasan ini. Jika berangkat dari pusat kota Banyuwangi atau dari arah Situbondo dan Pantura, mereka dapat mengambil jalur ke arah Rogojampi dengan jarak sekitar 14 km. Setelah melewati pertigaan, mereka dapat mengambil jalur ke kanan dan mengikuti petunjuk menuju Songgon. Dari pasar Songgon, mereka dapat mengikuti jalur utama sejauh 6 km, dan kemudian mengikuti petunjuk menuju perkebunan Bayu Lor. Selanjutnya, mereka dapat memilih jalur ke kiri menuju Sragi atau Genteng.
Setelah melewati Kantor Pos Songgon, para wisatawan akan menemui percabangan jalan. Mereka dapat mengambil jalur ke kiri menuju Hutan Pinus Songgon yang searah dengan Karo Adventure. Para wisatawan dapat mengikuti jalan utama dan kawasan wisata ini sudah terlihat di pinggir jalan.
Kawasan Hutan Pinus Songgon di Banyuwangi merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Dengan keindahan alamnya yang eksotis, serta fasilitas yang disediakan untuk kenyamanan para pengunjung, kawasan ini menjadi tempat yang ideal untuk bersantai dan menikmati keindahan alam Banyuwangi. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi kawasan ini saat berada di Banyuwangi.