Beberapa Potret Keindahan Dumai Tempo Dulu Hingga Sekarang, Si Kota Minyak Indonesia
Tempo Dulu
Pada awalnya, Dumai hanyalah sebuah dusun kecil yang dihuni oleh para nelayan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, dusun kecil tersebut berkembang menjadi desa. Pada tahun 1959, statusnya pun ditingkatkan menjadi kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Dan pada tahun 1979, kecamatan Dumai ditingkatkan kembali menjadi kota administratif sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.08 tahun 1979.
Dengan semakin pesatnya perkembangan dan pembangunan, status Dumai ditingkatkan menjadi kotamadya yang terdiri dari 3 kecamatan, 13 kelurahan, 9 desa, dan memiliki jumlah penduduk sekitar 15.669 jiwa.
Letak Geografis
Dumai terletak pada 101023°37’ – 101028°13’ Lintang Utara dan 1023°1024’23 Bujur Timur dengan panjang garis pantai sepanjang 234,2 kilometer. Kota Dumai memiliki luas 1.727.385 kilometer persegi dan berbatasan dengan Pulau Rupat di sebelah utara, Bukit Batu di timur, Kecamatan Mandau di selatan, dan Bangko di arah barat.
Kota ini terdiri dari dataran tinggi dan dataran rendah serta memiliki pantai yang berhubungan langsung dengan Pulau Rupat dengan kondisi topografi yang datar. Jarak Dumai dari kota Pekanbaru sekitar 125 kilometer dan dapat ditempuh melalui jalur darat maupun udara baik dengan menggunakan travel, sewa mobil, maupun pesawat khusus.
Asal Usul Nama
Berdasarkan cerita masyarakat setempat, nama Kota Dumai berasal dari kata “d’mai” yang selalu diucapkan oleh Pangeran Empang Kuala saat melihat kecantikan putri Mayang Sari atau Mayang Mengurai. Legenda Putri Tujuh sangat erat kaitannya dengan daerah ini. Sebagian orang mengatakan bahwa legenda tersebut merupakan sejarah nyata kota Dumai. Salah satu situs bersejarah dari legenda Putri Tujuh dapat ditemui di dalam komplek PT. Pertamina di Dumai.
Masa Kini
Dumai mengalami peningkatan status dan pemekaran beberapa kali. Saat ini, Dumai terdiri dari 7 kecamatan dengan 32 kelurahan. Pemerintah setempat telah membangun sejumlah fasilitas umum untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, seperti pelabuhan, hotel, area perdagangan, bandara, kawasan UMK, UMKM, dan sejumlah objek wisata yang menarik.
Untuk mengurangi tingkat pengangguran, BKD Dumai telah membuka lowongan kerja CPNS terbaru tahun 2024. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website Simpeg atau LPSE.
Namun, sayangnya, terdapat juga berita mengejutkan dimana wali kota Dumai tertangkap sebagai tersangka kasus korupsi.
Destinasi Wisata
Dumai juga memiliki potensi alam yang indah dan cocok untuk dijadikan tempat wisata. Beberapa destinasi wisata di Dumai adalah Pantai Teluk Makmur, Danau Tujuh Bunga, Hutan Mangrove Ratu Sima, Pantai Purnama, Goa Pelintung, dan Tugu Lancang Kuning.
Pantai Teluk Makmur
Pantai Teluk Makmur terletak di jalan Datuk Hakim. Pantai ini memiliki pasir putih bersih, air laut berwarna biru, dan batu-batu yang menjadi objek foto yang menarik. Di pantai ini, pengunjung dapat bermain air, berjemur, atau duduk santai menikmati pemandangan dari pondok yang tersedia di sepanjang pantai. Jangan lewatkan pula momen matahari terbenam yang indah di spot ini.
Danau Tujuh Bunga
Danau Tujuh Bunga merupakan destinasi wisata air yang menarik di Dumai. Danau ini dikelilingi oleh hutan yang lebat dengan beragam flora dan fauna. Pengunjung dapat bermain air di pinggiran danau, duduk santai menikmati pemandangan sekitar, atau mengitari kawasan danau. Waktu terbaik untuk mengunjungi Danau Tujuh Bunga adalah ketika cuaca sedang cerah.
Hutan Mangrove Ratu Sima
Hutan mangrove dapat ditemukan di sekitar daerah pesisir Dumai, seperti di Ratu Sima. Kawasan ini masih alami dengan pohon bakau yang lebat. Terdapat fasilitas pendukung seperti jembatan dan penyewaan perahu untuk memudahkan wisatawan menikmati keindahan hutan mangrove. Di hutan mangrove ini, pengunjung dapat melihat berbagai flora dan fauna lokal.
Pantai Purnama
Pantai Purnama terkenal karena pesisirnya yang cantik dan menawan. Pantai ini merupakan tempat yang disarankan untuk menikmati keindahan matahari terbenam. Alam sekitarnya yang asri menjadi nilai tambah bagi Pantai Purnama. Pengunjung dapat duduk santai menikmati pemandangan dari pondok yang disediakan atau berjalan kaki mengitari kawasan pantai.
Goa Pelintung
Goa Pelintung merupakan objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Konon, goa ini pernah digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang hasil jarahan bajak laut. Meskipun kebenarannya masih diragukan, keindahan goa ini tetap menarik minat pengunjung. Goa Pelintung terkenal dengan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan.
Tugu Lancang Kuning
Tugu Lancang Kuning merupakan landmark yang terkenal di Dumai. Bentuknya menyerupai kapal laut dan diletakkan di Taman Bukit Gelanggang. Di dalam tugu ini terdapat perpustakaan mini. Spot ini sering dikunjungi oleh masyarakat untuk menikmati pemandangan, bermain, atau membaca buku di perpustakaan mini.
Itulah beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Dumai. Kota ini memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang patut untuk dieksplorasi. Jadi, jika Anda berencana mengunjungi Dumai, pastikan untuk menyempatkan waktu untuk menjelajahi keindahan tempat-tempat tersebut.