PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Gambar Desa Wisata Osing Kampung Kemiren Banyuwangi, Hotel Cottage Penginapan + Asal Usul

Blog

Lokasi

Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, 68432

Desa Kemiren terletak di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Desa ini dikenal sebagai Desa Osing Banyuwangi, yang merupakan salah satu desa wisata yang mempertahankan tradisi dan budaya setempat. Desa Kemiren memiliki keunikan tersendiri karena merupakan tempat tinggal suku Osing, warga terakhir dari keturunan kerajaan Hindu Blambangan yang tersisa. Desa ini telah menjadi cagar budaya yang dilindungi oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menjaga kelestarian budaya di dalamnya.

Desa Kemiren memiliki lokasi yang strategis, mudah diakses oleh wisatawan. Desa ini terletak di sebelah utara Banyuwangi dan berjarak sekitar 33 kilometer dari pusat kota. Untuk mencapai Desa Kemiren, wisatawan dapat menggunakan mobil pribadi atau angkutan umum seperti bus atau taksi. Pemandangan sepanjang perjalanan menuju desa ini sangat indah, dengan pemandangan sawah dan perbukitan yang hijau.

Keunikan Desa Wisata Osing

Desa Wisata Osing memiliki banyak keunikan yang membuatnya menarik bagi wisatawan. Salah satu keunikan utama dari desa ini adalah adanya suku Osing yang masih mempertahankan tradisi dan budaya mereka. Suku Osing merupakan suku yang berbeda dengan suku Jawa lainnya, baik dalam hal bahasa maupun adat istiadat mereka. Bahasa yang digunakan oleh suku Osing berbeda dengan bahasa Jawa standar, memiliki kosakata dan dialek tersendiri.

Di Desa Wisata Osing, wisatawan dapat melihat langsung tradisi dan adat istiadat yang masih dijalankan oleh suku Osing. Salah satu tradisi yang sangat terkenal adalah tradisi bertani. Warga desa Kemiren, terutama para petani, memiliki tradisi yang unik dalam hal bertani. Mereka menggelar semacam syukuran dari awal menanam padi hingga panen. Pada saat panen, para petani akan memainkan musik tradisional yang dimainkan menggunakan alat musik tradisional seperti ani-ani, angklung, dan gendang. Musik alami ini menyatu dengan alam dan menciptakan suasana yang unik dan khas di Desa Kemiren.

BACA JUGA :  Eastparc Hotel Jogja, Akomodasi Mewah Dengan Segudang Aktivitas Menarik Mulai Rp710.182

Selain tradisi bertani, Desa Wisata Osing juga memiliki atraksi budaya lainnya seperti atraksi Barong Osing, tari gandrung, dan masih banyak lagi. Atraksi Barong Osing merupakan salah satu pertunjukan yang sangat terkenal di desa ini. Barong Osing adalah pertunjukan tarian yang dilakukan oleh dua orang dengan kostum berbentuk singa bersayap. Pertunjukan ini sangat menarik dan mengagumkan, dengan gerakan yang dinamis dan enerjik.

Tari gandrung juga merupakan salah satu atraksi budaya yang dapat dinikmati di Desa Wisata Osing. Tarian ini dibawakan oleh penari perempuan dan laki-laki dengan iringan musik gamelan khas Osing. Tarian gandrung biasanya ditampilkan sebagai bentuk rasa syukur dari para warga setiap kali panen berlangsung. Tarian ini begitu mempesona dan telah menjadi ciri khas dari Banyuwangi.

Anjungan Wisata

Desa Wisata Osing memiliki anjungan wisata yang merupakan ruang pameran dari berbagai tradisi, adat, dan perlengkapan asli suku Osing. Anjungan wisata ini dibangun dengan tampilan menyerupai rumah khas suku Osing. Tempat ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang mendalam kepada wisatawan tentang budaya dan kehidupan suku Osing.

Di anjungan wisata ini, pengunjung dapat melihat berbagai macam benda dan perlengkapan asli suku Osing, seperti pakaian tradisional, alat musik tradisional, dan alat-alat rumah tangga tradisional. Pengunjung juga dapat belajar tentang sejarah dan perjalanan suku Osing melalui pameran foto dan artefak sejarah.

Selain itu, di anjungan wisata ini juga terdapat berbagai macam fasilitas yang disediakan untuk kenyamanan pengunjung. Terdapat penginapan atau hotel yang dirancang mirip dengan rumah-rumah tradisional suku Osing, memberikan pengalaman menginap yang unik dan autentik bagi wisatawan. Ada juga taman rekreasi dengan kolam renang dan taman bermain anak, sehingga wisatawan dapat bersantai dan menikmati waktu bersama keluarga.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Kue Khas Daerah Sulawesi Yang Unik dan Menggoda Wajib Untuk Kalian Coba

Museum Sanggar Genjah Arum

Di Desa Wisata Osing juga terdapat Museum Sanggar Genjah Arum yang merupakan tempat yang menampilkan adat istiadat yang telah mendarah daging di tanah desa Kemiren, Banyuwangi. Museum ini dikelola secara pribadi oleh masyarakat setempat dengan tujuan untuk melestarikan dan mempertahankan budaya suku Osing.

Di dalam museum ini terdapat tujuh buah rumah adat yang berusia puluhan tahun. Rumah-rumah adat ini dinamakan angklung paglak, yang merupakan gubuk kecil terbuat dari bambu dengan atap dari bahan ijuk. Rumah-rumah adat ini adalah bagian dari warisan budaya suku Osing yang diwariskan dari generasi ke generasi. Pengunjung dapat melihat dan mempelajari lebih lanjut tentang rumah adat ini, serta sejarah dan makna di baliknya.

Selain rumah adat, di museum ini juga terdapat pertunjukan tari gandrung yang merupakan salah satu tradisi suku Osing yang sangat terkenal. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan tari gandrung yang mempesona, sambil belajar tentang sejarah dan makna di baliknya. Museum Sanggar Genjah Arum juga memiliki kafe yang menyajikan kopi Osing yang terkenal akan kenikmatannya. Pengunjung dapat mencicipi kopi Osing sambil menikmati suasana yang tenang dan nyaman di museum ini.

Kisah Mistis di Desa Wisata Osing

Meskipun Desa Wisata Osing adalah tempat yang indah dan penuh kehidupan, tetapi ada juga kisah mistis yang beredar di kawasan ini. Kisah mistis tersebut terkait dengan tempat pemandian yang terdapat di kawasan taman wisata Osing. Menurut kabar dari warga sekitar, kolam pemandian tersebut dihuni oleh makhluk halus.

Dikabarkan bahwa ada penghuni makhluk halus di kolam pemandian tersebut yang ingin meminta tumbal. Kabar ini muncul setelah ada beberapa korban jiwa yang meninggal dunia saat berenang di kolam pemandian. Warga sekitar mempercayai bahwa penghuni makhluk halus tersebut ingin meminta tumbal agar mereka bisa hidup dengan tenang di kolam pemandian tersebut.

BACA JUGA :  10 Daftar Referensi Paket Wisata Ke Labuan Bajo Dengan Harga Terjangkau Mulai Rp1.250.000

Namun, kebenaran dari kabar tersebut masih belum bisa dipastikan. Hal ini tidak mengurangi pesona dan keindahan Desa Wisata Osing sebagai tempat wisata yang menarik. Namun, bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Osing, disarankan untuk tetap berhati-hati dan menghormati tempat-tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat.

Kesimpulan

Desa Wisata Osing di Desa Kemiren, Banyuwangi adalah tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan yang tertarik dengan budaya dan tradisi setempat. Desa ini memiliki keunikan tersendiri karena masih mempertahankan tradisi dan budaya suku Osing yang merupakan keturunan kerajaan Hindu Blambangan yang tersisa.

Dalam kunjungan ke Desa Wisata Osing, wisatawan dapat melihat langsung tradisi dan adat istiadat yang masih dijalankan oleh suku Osing, seperti tradisi bertani, atraksi Barong Osing, dan tari gandrung. Desa ini juga memiliki anjungan wisata yang memamerkan berbagai tradisi dan perlengkapan asli suku Osing.

Selain itu, terdapat juga Museum Sanggar Genjah Arum yang menyajikan sejarah dan budaya suku Osing melalui rumah adat dan pertunjukan tari gandrung. Pengunjung juga dapat mencicipi kopi Osing yang terkenal akan kenikmatannya di kafe museum ini.

Meskipun Desa Wisata Osing adalah tempat yang indah dan penuh kehidupan, wisatawan perlu tetap berhati-hati dan menghormati tempat-tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Kisah mistis yang beredar di kawasan ini memberikan warna dan misteri tambahan bagi pengalaman wisata di Desa Wisata Osing.

Dengan mengunjungi Desa Wisata Osing, wisatawan dapat ikut serta dalam melestarikan warisan budaya Indonesia dan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Desa ini merupakan contoh yang baik bagi daerah lain dalam mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai daya tarik wisata.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *