Menghabiskan Waktu Weekend di Kota Gudeg Yogyakarta Ala Backpacker, Simak 10 Tips Berikut Ini!
1. Paling Terjangkau Naik Kereta Api
Kereta Api Ekonomi Bengawan
Jogja merupakan salah satu tujuan wisata populer di Indonesia. Keindahan panorama alam, kekayaan budaya, kelezatan kuliner, dan keramahan masyarakatnya membuat para wisatawan tertarik untuk berkunjung ke kota ini. Tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara seringkali merindukan untuk kembali ke Jogja.
Bagi para backpacker mania, Jogja seringkali menjadi destinasi impian untuk menghabiskan akhir pekan. Banyak hal yang dapat dinikmati di kota ini, mulai dari berjalan-jalan di Malioboro, menikmati wisata kuliner, hingga berbulan madu.
Dalam perjalanan menuju Jogja, terdapat beberapa pilihan transportasi yang dapat dipilih, seperti pesawat, bus, dan kereta api. Namun, jika Anda ingin mencari yang terjangkau, pilihan terbaik adalah naik Kereta Api Ekonomi Bengawan dengan rute Jakarta-Jogja. Tarif tiketnya hanya sebesar Rp 75.000 saja. Anda dapat berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan turun di Stasiun Lempuyangan. Lama perjalanan kereta ini sekitar 8 jam, dengan jadwal keberangkatan pukul 11.20 dan tiba di Jogja pukul 19.42.
Bagi Anda yang berada di wilayah Bandung, Malang, atau Surabaya, Anda juga dapat menggunakan kereta api ekonomi malabar dengan turun di Stasiun Yogyakarta (tugu). Ongkos tiketnya sekitar Rp 109.000. Meskipun kelas ekonomi, gerbongnya sudah dilengkapi dengan AC sehingga perjalanan Anda tetap nyaman.
2. Berjalan Kaki untuk Mencari Penginapan
Penginapan Kelas Backpacker di Jl. Sosrowijayan
Setelah tiba di Jogja, Anda tentu membutuhkan tempat menginap. Jika Anda memiliki budget terbatas, Anda bisa mencari penginapan kelas backpacker di daerah Jl. Sosrowijayan. Daerah ini terkenal dengan penginapan murah, mulai dari hotel melati, losmen, hingga hotel bintang satu.
Harga penginapan di daerah ini sangat beragam, banyak yang menawarkan tarif per malamnya di bawah Rp 100.000. Tentu saja, harga ini sangat tergantung pada fasilitas yang disediakan dan kemampuan negosiasi Anda. Namun, jika Anda hanya berencana menginap selama 3 hari 2 malam, fasilitas tidaklah menjadi hal yang penting. Yang terpenting adalah Anda bisa tidur dengan nyaman.
Untuk mencapai daerah Jl. Sosrowijayan, Anda dapat berjalan kaki karena jaraknya yang cukup dekat dengan Stasiun Lempuyangan, sekitar 500 meter saja. Menyusuri kota Jogja pada malam hari juga memiliki pesona tersendiri, jadi tidak perlu memikirkan untuk menggunakan ojek atau taksi online.
3. Sewa Motor atau Mobil untuk Exploring Time
Sewa Kendaraan di Jogja
Liburan tanpa paket tour memang lebih menyenangkan. Selain lebih leluasa dalam mengeksplorasi berbagai tempat, biaya yang dikeluarkan juga lebih terjangkau. Di Jogja, terdapat banyak pilihan transportasi untuk berkeliling kota, mulai dari angkot, Transjogja, hingga menyewa sepeda motor atau mobil.
Jika Anda ingin berkeliling kota Jogja, angkot dapat menjadi pilihan. Namun, jika Anda ingin menjelajahi daerah-daerah pelosok yang sulit dijangkau oleh angkot, Transjogja mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika Anda ingin merasakan kebebasan dan fleksibilitas dalam menjelajahi kota Jogja, menyewa sepeda motor atau mobil adalah pilihan yang paling direkomendasikan.
Dengan menggunakan sepeda motor atau mobil, Anda sebagai backpacker akan bebas menjelajahi kemanapun yang Anda inginkan. Biaya sewa kendaraan ini juga cukup terjangkau, mulai dari Rp 50.000 per hari untuk sepeda motor, dan Rp 350.000 per hari untuk mobil.
4. Naik TransJogja Buat Keliling Kota Jogja
Transjogja, Transportasi Murah Meriah
Jika Anda hanya ingin menikmati malam di kota Jogja, cobalah naik Transjogja. Dengan biaya yang cukup murah, hanya sebesar Rp 3.500, Anda sudah bisa keliling kota Jogja.
Transjogja merupakan moda transportasi massal yang mirip dengan TransJakarta. Anda dapat membayar dengan uang tunai atau menggunakan e-money. Banyak wisatawan yang menggunakan Transjogja untuk menikmati keramaian dan keindahan malam kota Jogja.
Namun, perlu diingat bahwa rute perjalanan Transjogja cukup rumit, jadi sebaiknya Anda rajin bertanya kepada petugas Transjogja jika Anda ingin naik.
5. Wisata Murah yang Instagenic
Tempat Wisata Instagenic di Jogja
Bagi para backpacker milenial, jalan-jalan sambil mencari spot foto untuk mempercantik tampilan feed Instagram merupakan kegiatan wajib saat berlibur. Dan Jogja adalah tempat yang tepat untuk melakukan hal tersebut. Di Jogja terdapat banyak tempat wisata yang sangat instagramable. Yang terbaik, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menikmatinya.
Di Jogja, Anda dapat menemukan berbagai tempat wisata yang indah dan kekinian. Mulai dari pantai, gua, danau, tebing, semuanya ada di sini. Anda hanya perlu memilih tempat yang sesuai dengan selera Anda. Beberapa tempat yang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi adalah The World Landmarks Merapi Park, Pantai Indrayanti, Gunung Kidul, Umbul Ponggok Klaten, Tebing Breksi, Air Terjun Sri Gethuk, Kalibiru, Kulon Progo, dan Hutan Pinus Mangunan. Harga tiket masuk ke tempat-tempat ini biasanya berkisar antara Rp 3.000 hingga Rp 7.000, namun belum termasuk fasilitas-fasilitas penunjang lainnya.
6. Kuliner Murah yang Bikin Kenyang
Menikmati Kuliner Jogja
Setelah lelah berkeliling, saatnya Anda mencoba kuliner khas Jogja. Jogja terkenal dengan berbagai macam kuliner yang lezat dan terjangkau. Mulai dari kuliner tradisional yang legendaris hingga kuliner modern, semuanya ada di sini.
Bagi yang sudah sering ke Jogja, mungkin sudah bosan dengan makan gudeg, angkringan, atau penyetan. Kadang-kadang kita juga ingin mencoba tempat makan yang lebih modern dengan suasana yang nyaman. Di Jogja, Anda dapat menemukan tempat-tempat makan yang menawarkan paket makanan lengkap dengan harga yang terjangkau. Anda dapat menikmati makanan dengan rasa bintang lima namun dengan harga kaki lima. Beberapa tempat makan yang direkomendasikan adalah Lawas 613 Cafe Adhisthana, Tickles Cafe & Resto, Cafe Brick Jogja, Lokal Cafe, Kunena Eatery, dan Pancakes Company. Harga makanan dan minuman di tempat-tempat ini mulai dari Rp 10.000. Selain itu, bagi Anda yang lebih suka makanan atau jajanan kaki lima, Anda juga dapat mencoba Hori, tempat berkumpulnya aneka street food Indonesia. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai macam jajanan seperti siomay, batagor, tahu gejrot, otak-otak, dan lain-lain.
7. Belanja Oleh-oleh Murah
Belanja Oleh-oleh di Pasar Beringharjo
Jika Anda ingin membawa oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di kota tempat tinggal Anda, tapi budget Anda terbatas, Anda dapat berbelanja oleh-oleh dengan harga murah di Pasar Beringharjo. Tempat ini merupakan tempat yang cocok untuk membeli oleh-oleh berupa batik atau barang-barang khas Jogja.
Anda dapat naik ke lantai atas pasar ini, karena harga barang di lantai atas biasanya lebih murah daripada di lantai bawah pasar.
8. Menawar Saat Belanja di Malioboro
Belanja di Jl. Malioboro
Saat Anda berada di Jl. Sosrowijayan, Anda pasti akan melewati Jl. Malioboro. Berjalan-jalan santai di sepanjang Jl. Malioboro sangat seru. Anda akan melihat berbagai macam barang dagangan yang unik.
Meskipun awalnya hanya ingin berjalan-jalan santai, kemungkinan besar Anda akan tergoda untuk berbelanja. Karena begitu banyaknya dagangan menarik, Anda akan mampir dari satu toko ke toko lainnya.
Jika Anda ingin berbelanja di Malioboro, pastikan Anda menawar harga terlebih dahulu. Karena umumnya penjual di Malioboro seringkali menaikkan harga barang hingga 3 kali lipat sebelum menjual kepada wisatawan, maka Anda harus pandai dalam menawar.
9. Siapkan Uang Receh
Pengamen Jalanan di Jogja
Di Jogja, Anda akan menemukan banyak musisi jalanan, terutama di sekitar Jl. Malioboro. Saat Anda menghabiskan malam di Malioboro, sebaiknya siapkan beberapa uang receh untuk diberikan kepada pengamen jalanan. Karena biasanya tidak hanya satu, tetapi akan ada banyak pengamen yang datang bergantian.
Selain pengamen, kadang-kadang ada juga seniman jalanan dari berbagai komunitas yang mengadakan pertunjukan di sekitar Malioboro. Sebagai bentuk apresiasi, berikanlah sedikit uang receh Anda kepada para seniman jalanan ini.
10. Jangan Lupa Bawa Topi atau Payung
Jogja merupakan wilayah yang cukup panas, terutama jika Anda berjalan-jalan di siang hari. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membawa topi atau payung untuk melindungi diri Anda dari teriknya matahari. Hal ini akan membantu Anda menghindari paparan langsung sinar matahari yang dapat membahayakan kulit Anda. Jika perlu, Anda juga dapat menggunakan sun block untuk melindungi kulit Anda agar tidak terbakar.
Dengan membawa topi atau payung, liburan Anda akan tetap nyaman dan tidak terganggu oleh panasnya cuaca. Jadi, jangan lupa untuk selalu membawa perlengkapan tersebut saat Anda berlibur di Jogja.
Nah, itulah beberapa panduan liburan ala backpacker di Jogja. Kota ini selalu berhasil membuat orang merindukan untuk kembali berkunjung. Jadi, kapan Anda akan berangkat? Apakah sendirian atau bersama teman-teman? Siapkan itinerari dan anggaran perjalanan Anda dari sekarang, sehingga Anda dapat memperkirakan jumlah uang yang dibutuhkan.