PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Gambar Air Terjun Cibeureum, Harga Tiket Masuk, Lokasi Alamat, Misteri Mitos, Total Ketinggian, Hotel di Sekitar + Rute Jalan Menuju ke Sana

Blog

Lokasi: Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Indonesia
Map: KlikDisini
HTM: Rp 18.500,-/ orang
Buka/Tutup: 08:00 – 15:00 WIB
Telepon:

Keindahan Air Terjun Cibeureum di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Bagi para pecinta wisata alam, mengunjungi Air Terjun Cibeureum dapat memuaskan hasrat travelingmu. Air Terjun Cibeureum terletak di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Lokasi ini berada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang sudah populer di kalangan para pendaki Gunung Gede Pangrango. Para pendaki sering melewati Air Terjun Cibeureum karena lokasinya yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango.

Keindahan alam air terjun ini telah dikenal oleh banyak orang. Para wisatawan sering mengunggah foto-foto keindahan alamnya serta menceritakan pengalaman mereka setelah mengunjungi tempat ini. Air Terjun Cibeureum memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri yang membuat orang betah untuk menghabiskan waktu di sana.

Asal Nama, Mitos, dan Legenda di Air Terjun Cibeureum

Sebagian orang, terutama yang berasal dari Sunda, menyebut air terjun ini dengan nama Curug Cibeureum. Nama ini berasal dari bahasa Sunda, di mana curug berarti air terjun. Ada dua versi kisah mengenai asal nama Curug Cibeureum ini.

Versi pertama mengatakan bahwa air terjun ini dinamakan Curug Cibeureum karena dinding tebingnya ditumbuhi oleh tumbuhan lumut merah (sphagnum gedeanum). Ketika sinar matahari menyinari dinding tebing tersebut, warna air terjun ini seolah-olah ikut berubah menjadi merah.

Versi kedua mengisahkan bahwa dahulu ada seorang pertapa sakti yang bermeditasi di bawah air terjun ini selama waktu yang sangat lama. Saking lamanya, pertapa sakti tersebut akhirnya berubah menjadi batu dan aliran air terjunnya menjadi berwarna merah. Tujuan pertapa sakti tersebut bermeditasi adalah untuk mendapatkan pengampunan atas dosa-dosanya dan agar saat kiamat tiba, ia dapat terbangun kembali menjadi manusia.

BACA JUGA :  Daftar Universitas di Daerah Bekasi, Manakah Yang Membuka Kelas Karyawan dan Masih Buka Pendaftaran?

Keindahan Alam Air Terjun Cibeureum dan Perjalanan Menuju Lokasi

Untuk mencapai Air Terjun Cibeureum, kamu harus melewati area trekking pendakian ke Gunung Gede Pangrango. Jarak menuju pos pertama atau pos tiket masuk ke Curug Cibeureum sekitar 2,7 km yang dapat ditempuh selama 45 menit sampai 1 jam perjalanan. Medan menuju air terjun ini sekarang sudah bagus, dengan jalan setapak berbatu yang tersusun rapi dan nyaman untuk dilalui semua orang.

Selama perjalanan menuju Curug Cibeureum, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah. Pepohonan rimbun menjulang tinggi dan memberikan suasana yang asri dan nyaman bagi mata. Sepanjang perjalanan, kamu akan merasakan petualangan yang kental dan kesegaran udara yang menyejukkan.

Selain itu, selama perjalanan kamu juga mungkin akan menemui berbagai satwa seperti monyet, tupai, lutung, burung, dan bahkan ayam hutan. Bagi yang merasa lelah dalam perjalanan, pos peristirahatan disediakan setiap 1 km untuk wisatawan beristirahat.

Sebelum mencapai air terjun, sekitar 1 km sebelumnya terdapat Telaga Biru. Telaga ini merupakan tempat minum bagi beberapa hewan seperti macan, babi hutan, kijang, dan anjing hutan. Kamu dapat singgah sejenak untuk memandangi keindahan telaga tersebut. Warna biru telaga ini disebabkan oleh adanya tumbuhan ganggang di dalamnya, sehingga memberikan warna yang indah ketika terkena sinar matahari.

Setelah puas menikmati Telaga Biru, perjalanan dilanjutkan. Sekitar 100 meter dari Telaga Biru, kamu akan menemui Rawa Gayonggong. Untuk melewati rawa ini, terdapat jembatan sepanjang 250 meter di atasnya. Dari jembatan ini, kamu dapat menikmati pemandangan yang menyenangkan. Di bawah jembatan terdapat rumput yang rimbun dan tanah yang basah dan jernih. Di sekitar jembatan terdapat pohon-pohon yang dapat menjadi latar foto yang instagramable. Di bagian tengah, terlihat Gunung Masigit atau Masjid dan Gunung Mandalangi. Lokasi ini juga merupakan tempat penelitian burung.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Mall Terbesar, Lengkap dan Megah Daerah Bogor Ini Cocok Kalian Kunjungi Saat Belanja

Setelah melewati Jembatan Rawa Gayonggong, kamu akan menemui tanjakan yang cukup tinggi. Di atas tanjakan tersebut, terdapat selter Panyacangan yang dulunya digunakan sebagai tempat pengikatan kuda tunggangan bagi mereka yang melakukan perjalanan ke gunung. Di sekitar selter Panyacangan terdapat papan petunjuk arah. Jika kamu memilih arah kiri, itu berarti kamu akan melakukan trekking pendakian ke Gunung Gede Pangrango. Sedangkan jika kamu memilih arah kanan, itu berarti kamu akan menuju Curug Cibeureum. Jarak antara selter Panyacangan dengan air terjun sudah cukup dekat.

Perjalanan dilanjutkan dan kamu akan melewati jembatan di atas tanah yang berair jernih. Di tempat ini, suara aliran curug sudah mulai terdengar semakin dekat. Persiapkan kamera dengan kualitas tinggi untuk mengabadikan momen-momen terindah di Air Terjun Cibeureum.

Keunikan Air Terjun Cibeureum

Air Terjun Cibeureum memiliki aliran air yang deras namun tidak terlalu tinggi. Udara di sekitar air terjun ini segar dan sejuk, sementara airnya begitu jernih. Suasana di sekitar air terjun ini membuat para pengunjung betah untuk berlama-lama di sana. Air Terjun Cibeureum terdiri dari tiga bagian, yaitu Curug Cibeureum yang letaknya paling kiri dengan aliran yang paling deras dan pendek, Curug Cidendeng yang karakternya lebih ramping dan lebih tinggi, letaknya di tengah-tengah, dan Curug Cikundul yang letaknya diapit oleh tebing-tebing, paling kanan, dan paling sepi.

Ketinggian air terjun ini rata-rata 40-50 meter dan lokasinya berada di ketinggian 1675 Mdpl. Air Terjun Cibeureum ini sering dikunjungi oleh banyak wisatawan, terutama pada hari libur atau akhir pekan. Bahkan seringkali turis asing juga terlihat berkunjung ke sana.

Fasilitas di Air Terjun Cibeureum

Ketika memilih Air Terjun Cibeureum sebagai tujuan liburanmu, kamu tidak perlu khawatir tentang kebutuhanmu selama berada di sana. Di sekitar air terjun ini sudah tersedia toilet di pos-pos peristirahatan. Selain itu, terdapat juga mushola untuk tempat sholat, area camping untuk kamu yang ingin berkemah, dan penginapan di sekitar air terjun untuk kamu yang ingin menginap dengan nyaman. Area parkir yang luas juga tersedia di luar pintu masuk, sehingga setelah memarkir kendaraan, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

BACA JUGA :  10 Daftar Pilihan Rental Kamera dan Lensa di Daerah Semarang Mulai Dari 24 Ribuan Saja

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Air Terjun Cibeureum

Air Terjun Cibeureum buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Harga tiket masuk untuk Warga Negara Indonesia (WNI) adalah Rp 18.500,- per orang, sedangkan untuk Warga Negara Asing (WNA) adalah Rp 155.000,- per orang. Selain itu, terdapat juga biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5.000,- per motor. Biaya parkir untuk mobil berbeda dengan biaya parkir untuk sepeda motor.

Letak dan Perjalanan Menuju Air Terjun Cibeureum

Air Terjun Cibeureum terletak di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Jika kamu berasal dari Jakarta atau Bogor dan menggunakan mobil atau kendaraan pribadi, kamu harus melewati Tol Jagorawi menuju Puncak, lalu melalui Cisarua, Puncak Pass, Ciloto, hingga mencapai pertigaan Cibodas.

Sesampainya di pertigaan Cibodas, kamu harus memilih arah kanan dan mengikuti jalur Cipanas – Cibodas. Kamu akan melihat papan petunjuk ke Kebun Raya Cibodas. Setelah itu, kamu harus terus melanjutkan perjalanan hingga menemukan papan petunjuk arah menuju Air Terjun Cibeureum.

Jika kamu ingin menggunakan kendaraan umum, kamu dapat naik bus di Terminal Kampung Rambutan menuju Cianjur. Pastikan untuk bertanya kepada supir atau kondektur apakah bus tersebut akan melewati Air Terjun Cibeureum atau tidak. Pada akhir pekan, beberapa bus mungkin akan beralih rute ke Jonggol agar menghindari kemacetan. Jika menggunakan bus yang melewati Puncak, kamu dapat turun di Terminal Cibodas. Setelah turun dari terminal, perjalanan dilanjutkan hingga menemukan papan petunjuk arah menuju Air Terjun Cibeureum.

Dalam perjalanan menuju Air Terjun Cibeureum, penting untuk mengikuti panduan dan tidak melanggar pantangan yang ditetapkan oleh pengelola. Pastikan untuk mendengarkan penjelasan dari pengelola agar perjalananmu menjadi lebih aman dan menyenangkan.

Air Terjun Cibeureum adalah salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan alam yang spektakuler. Dengan mengunjungi air terjun ini, kamu dapat menikmati keindahan alam yang masih alami dan segar. Jadi, jangan lupa untuk mengunjungi Air Terjun Cibeureum saat berlibur di Jawa Barat.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *