Taman Kalijodo Jakarta Sekarang Buka Sampai Jam Berapa?
Sejarah Kalijodo
Sejarah Kalijodo dimulai pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Pada saat itu, daerah Kalijodo didominasi oleh etnis Tionghoa yang melarikan diri dari Manchuria karena serbuan Jepang dan penjajahan di dataran China. Banyak dari mereka yang datang ke Batavia (nama Jakarta pada masa itu) tanpa pasangan. Oleh karena itu, mereka mencari pasangan di daerah bantaran kali, tempat para pendatang Tionghoa dan perempuan lokal bertemu dan memadu kasih.
Awalnya, perempuan lokal yang bekerja di daerah ini adalah ca bau atau gundik, yang berbeda dengan pekerja seks komersial atau pelacur. Ca bau adalah wanita penghibur yang menemani menari atau menyanyi dan mendapatkan penghasilan dari pekerjaan tersebut. Nama Kalijodo sendiri konon berasal dari Kali Jodoh, yang merupakan nama yang diberikan oleh masyarakat setempat karena para pendatang Tionghoa dan perempuan lokal bertemu dan memadu kasih di daerah tersebut.
Namun, seiring berjalannya waktu, profesi ca bau semakin merosot dan banyak yang berubah menjadi pekerja seks komersial. Akibatnya, Kalijodo menjadi kawasan pelacuran kelas bawah yang sangat kumuh dan beresiko tinggi. Karena tingkat kriminalitas yang semakin memburuk, pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta akhirnya mengambil keputusan untuk mengubah Kalijodo menjadi taman kota yang indah dan aman bagi masyarakat.
Proses Terbentuknya
Setelah diratakan, pemerintah DKI Jakarta merencanakan pembangunan Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTA) di Kalijodo. Konsep pembangunan ini melibatkan partisipasi masyarakat umum, dengan adanya sayembara untuk merancang taman yang lebih nyaman bagi pengunjung.
Saat ini, Kalijodo telah memiliki wajah baru yang indah dan nyaman untuk dikunjungi. Taman ini memiliki berbagai fasilitas dan aksesibilitas yang mudah bagi para wisatawan atau masyarakat setempat. Para pengunjung dapat menggunakan transportasi Trans Jakarta dengan turun di halte Jembatan Dua, atau menggunakan KRL dengan turun di Stasiun Grogol. Dari sana, mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan bus wisata gratis Jakarta Explorer yang akan mengantarkan mereka berkeliling di Taman Kalijodo.
Kuliner Siang Hari
Di Taman Kalijodo, para pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner di siang hari. Meskipun pilihan kuliner di siang hari tidak sebanyak pada malam hari, tetapi tetap ada beberapa pedagang kaki lima yang menjajakan aneka minuman dan makanan ringan di jalan Kepandua di tepi Banjir Kanal Barat. Menu-menu seperti nasi rames, soto betawi, mie ayam, dan bubur ayam dapat ditemukan di area ini.
Mengunjungi Perpustakaan Umum RPTPA
Di Taman Kalijodo, terdapat Perpustakaan Umum RPTRA yang dikhususkan untuk anak-anak. Perpustakaan ini berlokasi dekat lapangan futsal dan ruang laktasi. Meskipun ditujukan untuk anak-anak, pengunjung dewasa juga dapat masuk dan menemani anak-anak dalam membaca buku-buku edukatif yang disediakan.
Area BMX Track dan Skate Park
Di Taman Kalijodo, terdapat area olahraga seperti BMX Track dan Skate Park yang terletak di sisi utara taman. Tempat ini merupakan tempat yang populer di kalangan anak muda yang gemar bermain skateboard dan BMX. Fasilitas di area ini termasuk Flat Land BMX Track dan berbagai jenis fasilitas di Skate Park seperti box, tangga, rail pipa, dan quarter. Meskipun fasilitasnya masih terbatas, tempat ini tetap menjadi tempat yang menyenangkan bagi para penggemar olahraga tersebut.
Wisata Kuliner Malam Hari
Di malam hari, Kalijodo juga menawarkan berbagai pilihan kuliner yang lezat. Para pengunjung dapat menjelajahi Kali Banjir Kanam Barat yang menjadi tempat berjualan kuliner di malam hari. Berbagai jenis makanan seperti nasi uduk, batagor, mie ayam, bakso, ketoprak, dan tahu bulat dapat ditemukan di sini. Kawasan wisata Taman Kalijodo buka selama 24 jam, sehingga para pengunjung dapat menikmati kuliner di malam hari dengan leluasa.
Taman Kalijodo saat ini telah bertransformasi menjadi tempat rekreasi yang menarik dan aman untuk dikunjungi. Dengan adanya berbagai fasilitas dan kegiatan yang tersedia, para pengunjung dapat menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman di taman ini. Selain itu, suasana yang indah dan instagramable di Kalijodo juga menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin berfoto dan mengabadikan momen mereka di taman ini.