PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Kalau Sudah Malam Hari, Ada Apa Saja di Kawasan Simpang Lima Semarang?

Blog

Lokasi dan Fasilitas Kawasan Simpang Lima

Lokasi

Kawasan Simpang Lima terletak di Pleburan, Semarang Selatan, Jawa Tengah 50241. Kawasan ini merupakan ikon dari kota Semarang dan menjadi pusat aktifitas kota serta kegiatan hiburan. Dengan lokasinya yang strategis, Simpang Lima menjadi jalur pusat kota yang memudahkan kendaraan untuk mengambil jalan menuju beberapa tempat di Semarang. Terdapat lima jalan yang menuju ke arah Simpang Lima, yaitu jalan Pandanaran dari arah barat, jalan Gajah Mada dari arah barat laut, jalan KH Ahmad Dahlan dari arah timur laut, jalan Ahmad Yani dari arah timur, dan jalan Pahlawan dan jalan Dr. Sutomo dari arah selatan.

Fasilitas

Kawasan Simpang Lima memiliki berbagai fasilitas yang membuatnya menjadi tujuan utama bagi masyarakat Semarang. Di tengah-tengah Simpang Lima terdapat tanah luas yang dinamakan Lapangan Pancasila. Lapangan ini sering digunakan sebagai tempat upacara pada hari-hari Nasional dan juga sebagai tempat konser musik, pagelaran seni budaya, serta event-event lainnya. Keramaian terbesar di Simpang Lima terjadi pada saat malam pergantian tahun, dimana masyarakat Semarang ingin menikmati malam tahun baru di tempat yang menjadi ikon utama kota Semarang itu. Selain itu, lapangan ini juga digunakan sebagai pasar tiban atau pasar dadakan pada saat Sabtu sore dan malam minggu sampai Minggu pagi. Di pasar tersebut, para penjual berasal dari berbagai wilayah dan menawarkan macam-macam kebutuhan untuk masyarakat Semarang.

Setiap minggu pagi, banyak sekali masyarakat yang jogging dan bersepeda di kawasan Simpang Lima karena saat itu adalah Car Free Day (CFD). CFD di Simpang Lima dimulai pada jam 06.00-09.00 dan melintasi kawasan selatan hingga wilayah barat di toko buku Gramedia di jalan Pangandaran. Selama CFD, kawasan Simpang Lima menjadi ramai dengan aktivitas olahraga dan juga berbagai stan yang menjual pakaian baru dan pakaian second impor dengan harga yang murah. Lapangan Pancasila juga dilengkapi dengan lapangan basket dan lapangan voli di sebelah selatan yang biasa digunakan oleh para remaja setiap pagi dan sore. Lapangan olahraga tersebut menjadi tempat yang menyenangkan untuk bermain dan olahraga.

Kemudahan akses juga menjadi salah satu keunggulan kawasan Simpang Lima. Pada siang hari, suasana di kawasan ini terkesan biasa seperti pusat kota pada umumnya dengan hilir mudik kendaraan pribadi dan angkutan umum serta para pejalan kaki. Namun saat malam hari tiba, suasana di kawasan Simpang Lima sangat berbeda. Kawasan ini menjadi salah satu kota metropolitan di Jawa Tengah. Di malam hari, Simpang Lima menjadi sangat ramai dengan orang-orang yang jalan-jalan di sekitar lapangan. Banyak anak-anak muda, pria dan wanita, serta para pengunjung yang sudah berkeluarga mengajak anak-anaknya. Lapangan Simpang Lima banjir manusia yang sedang menikmati malam minggu. Selain itu, lapangan ini juga menjadi tempat hiburan dengan berbagai fasilitas seperti pagelaran musik, permainan catur, perosotan untuk anak-anak kecil, dan sepeda serta odong-odong yang bisa disewa oleh pengunjung.

BACA JUGA :  10 Daftar Rekomendasi Catering Diet di Jogja Beserta Paket dan Harganya, Manakah Yang Paling Enak?

Sejarah dan Perkembangan Kawasan Simpang Lima

Tempo Dulu

Pada masa penjajahan Belanda, kawasan Simpang Lima masih berbentuk bulak dan rawa sehingga tidak diperhatikan dan jarang dilewati. Pada saat itu, keramaian kota berpusat di wilayah Tugu Muda dan sekitar Pasar Johar sebagai daerah yang dekat dengan stasiun kereta api dan jalur pantura. Namun, pada tahun 1914, pihak Belanda ingin melakukan pelebaran wilayah pembangunan menuju daerah selatan dan membuka kawasan Simpang Lima menjadi pemukiman baru sebagai gedung perkantoran dan pusat perdagangan.

Pada saat itu, orang-orang Cina sudah menjalin kerjasama dengan pihak Belanda dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Di kawasan Simpang Lima sudah banyak orang-orang Cina dan terdapat kuburan Cina yang menjadi bukti keberadaan mereka. Dengan jalinan kerjasama antara pihak pemerintah Belanda pada saat itu dengan orang-orang Cina, kawasan Simpang Lima berkembang pesat dan menjadi pusat ekonomi dan perdagangan. Puncak keemasannya adalah pada tahun 1914 saat pihak Belanda mengadakan pameran Koloniale Tentoonstelling yang menjadi pesta rakyat. Pameran tersebut diadakan selama satu bulan dan diikuti oleh banyak tamu dari dalam dan luar negeri.

Setelah Indonesia merdeka, presiden Sukarno melihat perkembangan pesat di kawasan Simpang Lima dan segera mengambil keputusan untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai alun-alun. Pada awalnya, alun-alun kota Semarang berada di sekitar pasar Johar. Namun karena kawasan tersebut sudah semakin sempit oleh pelebaran pasar, akhirnya kawasan Simpang Lima dijadikan alun-alun sebagai penggantinya. Kawasan Simpang Lima semakin berkembang dengan banyaknya gedung-gedung perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan yang dibangun di sekitar alun-alun. Saat ini, kawasan Simpang Lima menjadi pusat aktifitas kota Semarang dan menjadi tujuan utama bagi wisatawan dan masyarakat Semarang untuk berbelanja, mencoba kuliner, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Wisata Malam di Kawasan Simpang Lima

Suasana Malam Hari di Kawasan Simpang Lima

Kawasan Simpang Lima Semarang menjadi sangat ramai pada malam hari. Pada malam minggu, banyak orang yang jalan-jalan di sekitar lapangan Simpang Lima. Banyak anak muda, pria, wanita, dan keluarga yang menghabiskan malam minggu mereka di tempat ini. Suasana malam hari di Simpang Lima sangat luar biasa dan menjadi salah satu daya tarik utama kota Semarang.

Di malam hari, kawasan alun-alun ini menjadi pusat hiburan yang menawarkan berbagai fasilitas dan aktivitas. Terdapat banyak warung makan yang berdampingan menjual makanan khas Semarang di trotoar seberang jalan lapangan. Para pengunjung dapat menikmati hidangan lezat seperti nasi goreng ruwet, nasi pecel, nasi ayam, seafood, tahu petis, lumpia, dan masih banyak lagi. Berbagai stan makanan tersedia di bawah atap sehingga para pengunjung dapat menikmati makanan dengan nyaman. Pemandangan malam di Simpang Lima juga sangat indah dengan lampu sorot yang menerangi pohon-pohon dan taman di sekitar lapangan. Banyak pengunjung yang memanfaatkan pemandangan ini untuk berfoto dan berbagi di media sosial.

BACA JUGA :  10 Daftar Travel Jurusan Surabaya Menuju Ke Bali Yang Harganya Terjangkau Mulai Dari Rp.160.000

Fasilitas Hiburan Malam di Simpang Lima

Kawasan Simpang Lima menawarkan berbagai fasilitas hiburan malam bagi para pengunjungnya. Lapangan Pancasila sering digunakan untuk pagelaran musik yang dimainkan oleh kelompok musik lokal. Selain itu, terdapat permainan catur 3 langkah mati yang bisa dimainkan dengan membayar 5 ribu rupiah dan mendapatkan 2 bungkus rokok jika menang. Para pengunjung juga dapat menikmati bermain di perosotan yang disediakan untuk anak-anak kecil. Pemandangan lapangan yang indah dengan lampu sorot di setiap sudut membuat pengunjung betah berlama-lama di Simpang Lima.

Terdapat juga penyewaan sepeda, kereta kayuh, dan odong-odong yang bisa digunakan oleh anak-anak dan remaja. Sepeda dan odong-odong dilengkapi dengan lampu LED agar terang dan menarik. Pengunjung bisa menggunakan sepeda dengan membayar tarif sewa sekitar 35 ribu untuk mengelilingi seluruh kawasan alun-alun. Sepeda tersebut diperbolehkan untuk dikendarai dalam area trotoar sehingga tidak menyebabkan kemacetan di jalan raya.

Selain itu, Simpang Lima juga menawarkan tempat duduk yang nyaman bagi para pengunjung yang ingin bersantai di sekitar lapangan. Para pengunjung bisa membawa tikar sebagai alas atau duduk di kursi yang ada di sekitar lapangan. Banyak pengunjung yang menyantap makanan atau minuman sambil menikmati suasana malam yang ada di Simpang Lima.

Kuliner Khas Simpang Lima

Nasi Pecel Mbok Sadur

Salah satu kuliner yang sangat terkenal di kawasan Simpang Lima adalah Nasi Pecel Mbok Sadur. Warung makan ini terletak di jalan Pahlawan, sebelah selatan alun-alun Simpang Lima. Nasi Pecel Mbok Sadur menyajikan nasi pecel dengan bumbu kacang yang lezat dan beragam lauk pauk seperti sate telur puyuh, telur asin, sate keong, jeroan sapi, ati ampela, dan kerupuk. Nasi pecel ini disajikan dengan menggunakan piring rotan dan wadah dari daun pisang, memberikan cita rasa khas makanan asli Semarang tempo dulu. Bumbu kacang yang dimiliki oleh Nasi Pecel Mbok Sadur memiliki cita rasa khas dan sangat lezat. Warung ini menjadi salah satu tujuan wisata kuliner di Simpang Lima yang wajib dikunjungi.

Seafood Pak Jari

Warung Seafood Pak Jari juga menjadi salah satu tujuan kuliner yang populer di kawasan Simpang Lima. Warung ini menyediakan berbagai jenis makanan seafood seperti kepiting, cumi-cumi, kerang, dan olahan ikan lainnya. Masakan seafood di warung Pak Jari memiliki racikan bumbu spesial yang membuatnya memiliki rasa pedas yang nendang di lidah. Salah satu menu andalannya adalah Srimping Saos Padang yang memiliki rasa pedas dengan bumbu racikan khas Pak Jari. Selain itu, warung ini juga menyediakan menu masakan lain yang dimasak dengan cara digoreng atau dibakar. Warung Seafood Pak Jari menjadi pilihan yang tepat bagi para pengunjung yang ingin menikmati makanan seafood yang lezat di kawasan Simpang Lima.

BACA JUGA :  10 Jasa Cuci Sofa di Bandung Untuk Kamu Jadikan Pilihan Dalam Merawat Sofa

Nasi Pecel Yu Sri

Warung Nasi Pecel Yu Sri juga menjadi salah satu tempat kuliner yang populer di Simpang Lima. Warung ini terletak di daerah Pleburan, sebelah tenggara alun-alun Simpang Lima. Warung Nasi Pecel Yu Sri menyajikan nasi pecel yang gurih dan lezat dengan bumbu kacang yang khas. Bumbu kacang yang dimiliki oleh warung ini memiliki rasa manis dan pedas yang sangat terasa di lidah. Warung ini dibuka pada sore hari sebelum maghrib dan menjadi tempat makan yang ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Banyak pelanggan yang datang pada sore hari agar tidak perlu mengantri panjang. Warung Nasi Pecel Yu Sri menjadi pilihan yang tepat bagi para pengunjung yang ingin menikmati kuliner khas Semarang di Simpang Lima.

Hotel di Dekat Kawasan Simpang Lima

Simpang Lima merupakan kawasan yang sangat ramai dan menjadi pusat aktifitas kota Semarang. Oleh karena itu, di sekitar kawasan ini terdapat berbagai hotel dan tempat penginapan yang siap menyambut para wisatawan dan para pebisnis. Berikut adalah beberapa hotel di dekat kawasan Simpang Lima:

1. Hotel Ciputra

Hotel Ciputra merupakan salah satu hotel terkenal yang terletak di seberang jalan Simpang Lima sebelah utara. Hotel ini merupakan hotel berbintang 5 yang memiliki berbagai fasilitas seperti restoran, mall belanja Citraland, dan bioskop. Dengan bangunan yang tinggi dan megah, hotel ini memiliki 200 kamar elit dengan view alun-alun Simpang Lima dan kota Semarang.

2. Hotel Kienne Louis

Hotel Kienne Louis terletak di sebelah timur lapangan Simpang Lima, tepatnya di jalan Ahmad Yani No.37. Hotel ini merupakan hotel berbintang 4 yang memiliki 150 kamar dengan ruangan yang mewah dan nyaman. Hotel ini juga dilengkapi dengan fasilitas kolam renang yang terletak di lantai paling atas, sehingga para tamu dapat menikmati pemandangan dari atas gedung dan melihat apa saja yang ada di kawasan Simpang Lima.

3. Hotel Horison

Hotel Horison terletak di sebelah timur laut kawasan Simpang Lima, agak masuk ke utara di jalan KH. Ahmad Dahlan. Hotel ini merupakan hotel berbintang 4 yang memiliki fasilitas kamar yang tidak kalah dengan hotel berbintang 5. Meskipun tidak memiliki fasilitas hiburan dan belanja seperti hotel Ciputra, namun Hotel Horison tetap menjadi pilihan yang nyaman untuk menginap di dekat kawasan Simpang Lima.

4. Residence Simpang Lima

Residence Simpang Lima terletak di sebelah barat jalan, agak menjorok ke dalam dan tidak di pinggir jalan raya. Residence ini memiliki konsep yang berbeda dengan hotel, karena lebih menjorok ke pemukiman di sekitar kota. Residence Simpang Lima lebih mementingkan kenyamanan para tamu untuk beristirahat dengan tenang dan nyaman. Residence ini menjadi pilihan yang tepat bagi para wisatawan yang ingin menginap dalam jangka waktu yang lama.

Selain hotel-hotel di atas, terdapat juga hotel-hotel lainnya di sekitar kawasan Simpang Lima seperti Hotel Amaris yang menawarkan konsep minimalis dengan harga yang lebih terjangkau, serta beberapa hotel bintang 1 dan rumah kost eksklusif yang biasa disewa oleh wisatawan dan pengusaha. Para pengunjung dapat memilih hotel yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka untuk menginap di dekat kawasan Simpang Lima.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *