PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Pasar Wonokromo Surabaya Buka Jam Berapa?

Blog

Profil Pasar Wonokromo Surabaya

Pasar Wonokromo Surabaya merupakan salah satu pasar tradisional yang terletak di Jalan Wonokromo No. 620, Jagir, Kota Surabaya 60244. Pasar ini memiliki peta lokasi yang dapat diakses dengan mengklik tautan yang tersedia. Pasar Wonokromo Surabaya dikenal sebagai pasar yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari dengan harga yang relatif murah.

Pasar tradisional Wonokromo Surabaya buka pada jam tertentu. Pasar tradisional di sini buka mulai dari subuh hingga pukul 17.00, sedangkan Pasar Maling buka pada pukul 19.00-01.00 WIB. Kedua pasar ini memiliki jam operasional yang berbeda, sehingga rekan-rekan dapat memilih waktu yang tepat untuk berkunjung.

Pasar tradisional merupakan salah satu ikon wisata yang ada di kota-kota bersejarah di Indonesia. Di kota-kota besar yang penuh dengan sejarah seperti Solo, Jogja, Semarang, Surabaya, dan Bandung, banyak wisatawan mengunjungi pasar-pasar tradisional yang masih sangat kental dengan budaya dan adat dari kota tersebut.

Tidak sedikit juga bangunan pasar tradisional yang dinyatakan pemerintah kota setempat sebagai bangunan cagar budaya yang layak untuk dilestarikan. Begitu juga dengan Pasar Wonokromo Surabaya yang memiliki sejarah dan keunikan tersendiri.

Lokasi Pasar Wonokromo

Pasar Wonokromo Surabaya terletak di Jagir, Wonokromo, Surabaya. Pasar ini berada di kompleks bangunan yang sama dengan Darmo Trade Centre (DTC) atau sering juga disebut dengan Pasar Grosir Wonokromo.

BACA JUGA :  10 Tempat Praktek Dokter Spesialis Kulit Terbaik dan Terdekat di Jakarta Barat, Simak Daftar Berikut Ini

Sejarahnya, sebelum adanya DTC, tempat ini digunakan sebagai pasar tradisional. Namun, setelah beberapa lama, diadakan revitalisasi pasar dan dibangunlah suatu bangunan pasar yang lebih modern dan rapi. Lokasi pasar yang strategis, dekat dengan jantung kota, membuat pasar Wonokromo ini sangat ramai dikunjungi masyarakat.

DTC terletak di sebelah selatan pusat kota, dekat dengan bandara, pelabuhan, terminal, stasiun, ataupun tol. Lokasi pasar ini sangat mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Sebagai contoh, dari Stasiun Pasar Turi, rekan-rekan bisa pergi ke pasar dengan menggunakan angkot Lyn D Sidorame.

Sejarah Pasar Wonokromo

Pasar Wonokromo Surabaya memiliki sejarah yang menarik. Beberapa waktu lalu, pada tahun 2002, pasar ini mengalami kebakaran yang menghanguskan banyak kios pedagang. Kebakaran tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.

Akibat kebakaran itu, banyak pedagang yang kehilangan barang dagangannya dan mengalami kerugian. Lebih dari 3.200 kios ludes termakan si jago merah. Kebakaran kala itu bukan yang pertama kali terjadi. Tempo dulu, pada 1990, pasar ini juga terbakar habis.

Meskipun mengalami kejadian tragis tersebut, Pasar Wonokromo Surabaya tetap berdiri dan berfungsi sebagai tempat jual beli kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat setempat. Bangunan pasar ini kemudian direnovasi dan kini menjadi pasar modern yang mampu menarik banyak pengunjung.

Daya Tarik Pasar Wonokromo

Pasar Wonokromo Surabaya memiliki berbagai daya tarik yang membuatnya menjadi tempat tujuan wisata dan belanja yang menarik. Salah satu daya tarik utama pasar ini adalah harga barang yang relatif murah. Pedagang di pasar Wonokromo Surabaya menjual segala jenis kebutuhan sehari-hari seperti sayur, buah-buahan, daging, ikan, dan rempah-rempah dengan kualitas yang baik.

BACA JUGA :  7 Daftar Agen Travel Jogja – Salatiga Dengan Harga Mulai Rp.60.000

Sayur mayur yang dijual di pasar Wonokromo ini, rata-rata didatangkan dari Malang, sehingga kebutuhan yang dijual di pasar ini masih segar dan memiliki harga yang relatif murah. Pasar ini juga terkenal sebagai salah satu sentra penjualan daging segar, karena didatangkan secara langsung dari rumah potong hewan yang dikelola oleh pemerintah.

Selain itu, pasar Wonokromo Surabaya juga menawarkan berbagai macam barang kebutuhan yang dijual baik secara grosir maupun eceran. Para pengunjung juga akan menemukan pasar mobil bekas terbesar di Surabaya, yang berada di lantai 5 dan 6 bangunan DTC.

Salah satu fasilitas yang unik dari pasar Wonokromo Surabaya adalah adanya Tempat Penitipan Anak (TPA) bagi pedagang yang membawa anak. TPA di pasar ini menjadi suatu inovasi yang sangat menarik dari pemerintah kota Surabaya. Fasilitas ini merupakan yang pertama di Surabaya bahkan mungkin di Indonesia.

TPA di pasar Wonokromo Surabaya didesain sedemikian rupa sehingga anak-anak dapat merasa nyaman dan aman saat berada di dalam pasar. Para pedagang tidak perlu khawatir ketika membawa anak-anak mereka bekerja, karena anak-anak dapat dititipkan dan bermain di TPA ini.

Pasar Maling di Wonokromo Surabaya

Di depan gedung DTC, ada satu pasar lagi yang hanya buka pada malam hari, yaitu Pasar Maling Wonokromo. Pasar Maling buka mulai pukul 19.00 hingga 01.00 WIB. Nama pasar ini terkadang menimbulkan kesalahpahaman, namun pasar ini tidak menjual barang-barang ilegal atau curian.

Pasar Maling Wonokromo Surabaya merupakan pasar yang menyediakan berbagai macam kebutuhan elektronik dengan harga yang murah. Pengunjung dapat menemukan handphone, aksesoris elektronik, pakaian, sepatu, dan masih banyak lagi di pasar ini.

Pedagang di pasar Maling biasanya menjajakan barang dagangannya di atas jalan raya. Ada juga beberapa pedagang yang menggunakan bangunan non permanen untuk menjual barang dagangannya. Meskipun pedagang tidak memiliki lapak permanen, mereka tetap dapat menjual barang dengan mudah dan pengunjung dapat membeli barang dengan harga yang terjangkau.

BACA JUGA :  10 Penginapan Harga Murah di Purwokerto Mulai Rp.76.000 Dekat Stasiun dan Unsoed

Itulah profil dan beberapa informasi menarik mengenai Pasar Wonokromo Surabaya. Pasar ini merupakan tempat yang sangat cocok untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah. Selain itu, pasar ini juga memiliki daya tarik dan fasilitas yang unik, seperti Tempat Penitipan Anak, yang membuat pengunjung merasa nyaman dan aman saat berada di dalam pasar.

Bagi rekan-rekan yang berkunjung ke Surabaya, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Pasar Wonokromo dan merasakan pengalaman berbelanja yang berbeda dengan suasana tradisional yang masih terjaga.

Selamat berbelanja dan menikmati keunikan Pasar Wonokromo Surabaya!


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *