PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!
Pantai Tanjung Kelayang Berada di Kepulauan Bangka Belitung

Pantai Tanjung Kelayang Berada di Kepulauan Bangka Belitung

Indonesia, Wisata Bangka Belitung, Wisata Pantai

Pantai Tanjung Kelayang adalah salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Kepulauan Bangka Belitung.

Keindahan alamnya yang memukau, keunikannya yang unik, dan sejarahnya yang kaya membuat pantai ini menjadi tempat yang istimewa.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Pantai Tanjung Kelayang saat Anda berada di Kepulauan Bangka Belitung.

Pantai Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung

Pantai Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung

 

Pantai Tanjung Kelayang terletak di Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di Jalan Tj. Pandan-Tj. Kelayang, Sijuk, Kab. Belitung, Kepulauan Bangka Belitung 33414.

Pantai ini memiliki lokasi yang strategis dan mudah dijangkau.

Jika Anda menggunakan Google Maps, Anda dapat dengan mudah menemukan pantai ini dengan mengklik tautan yang telah disediakan.

Pantai ini juga memiliki harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu Rp.5.000 per orang.

Pantai Tanjung Kelayang tidak memiliki jam buka dan tutup yang spesifik, sehingga Anda dapat mengunjunginya kapan saja selama kunjungan Anda ke Kepulauan Bangka Belitung.

Sejarah Singkat Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Kelayang memiliki sejarah yang kaya dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Bangka Belitung.

Pantai Tanjung Kelayang memiliki sejarah yang kaya dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Bangka Belitung.

Pantai ini juga merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus berbasis Pariwisata yang disahkan pada tahun 2016.

BACA JUGA :  18 Pilihan Tempat Nongkrong Asik di Daerah Cengkareng

Selain itu, pantai ini juga termasuk dalam 10 destinasi wisata prioritas nasional.

Dalam sejarah pembentukan Provinsi Bangka Belitung, Pantai Tanjung Kelayang memiliki peran yang penting.

Tempat ini menjadi tempat lahirnya ikrar pembentukan provinsi yang dipelopori oleh para tokoh pejuang se-Bangka Belitung.

Bahkan, perayaan Hari Jadi Babel ke-14 pada tahun 2014 di pusatkan di pantai ini.

Pantai Tanjung Kelayang juga telah terkenal sejak lama sebagai destinasi wisata, meskipun pada awalnya hanya dinikmati oleh warga sekitar saja.

Namun, seiring berjalannya waktu, keindahan pantai ini semakin dikenal hingga ke luar pulau, terutama setelah dijadikan salah satu lokasi syuting Film Laskar Pelangi yang diadaptasi dari Novel laris karya Andrea Hirata.

Keindahan dan Keistimewaan Pantai Tanjung Kelayang

Keindahan dan Keistimewaan Pantai Tanjung Kelayang

 

Pantai Tanjung Kelayang memiliki keindahan yang memukau dan keistimewaan yang membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Kepulauan Bangka Belitung.

Panorama pantai ini sangat indah, dengan pasir putih yang memanjang sejauh kurang lebih 1.5 kilometer dan air laut yang jernih.

Pantai ini juga dikelilingi oleh bebatuan yang menambah keindahan alamnya.

Selain itu, Pantai Tanjung Kelayang juga merupakan tempat yang nyaman untuk bersantai dan menikmati keindahan alam.

Pantai Tanjung Kelayang juga memiliki daya tarik yang unik, yaitu Batu Gerude yang merupakan sebuah bongkahan batu granit raksasa yang menyerupai kepala seekor burung.

Batu ini menjadi ikon Pulau Belitung dan memiliki legenda sendiri.

Konon, batu ini memiliki kekuatan magis dan dipercaya dapat menjaga Pulau Belitung dari gempa dan bencana alam.

Keberadaan batu ini sangat dihormati oleh masyarakat setempat dan menjadi salah satu objek wisata yang menarik.

Selain itu, Pantai Tanjung Kelayang juga menjadi tempat yang sering dikunjungi oleh wisatawan asing yang menggunakan yacht dalam rangka Tour Island Hopping.

BACA JUGA :  Informasi Rute KRL Jakarta Jabodetabek Lengkap

Pantai ini juga sering menjadi tujuan kapal-kapal layar yang berlabuh di dermaga Pantai Tanjung Kelayang.

Hal ini tidak lepas dari peranan acara tahunan, Sail Indonesia, yang kerap digelar pada bulan Oktober.

Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara dan diramaikan dengan festival kuliner khas Belitung dan festival seni budaya.

Peta Rute Jalan Menuju Pantai Tanjung Kelayang

Untuk mencapai Pantai Tanjung Kelayang, terdapat beberapa rute yang dapat Anda gunakan, tergantung dari tempat Anda berasal.

Jika Anda berasal dari Bandar Udara HAS Hananjoeddin, Anda dapat mengikuti rute Jalan Buluh Kumbang – Jalan Jenderal Sudirman – Keciput – Tanjung Pandan – Tanjung Kelayang.

Jika Anda berasal dari Pelabuhan Tanjung Pandan, Anda dapat mengikuti rute Jalan Pelabuhan Tanjungpandan – Jalan Kemuning – Jalan Patimura – Jalan Tanjung Pandan-Tanjung Kelayang – Jalan To.

Kelayang – Sijuk – Lokasi. Jika Anda berasal dari luar kota, Anda dapat menggunakan transportasi udara menuju Bandara Depati Amir di Kota Pangkalpinang.

Setelah itu, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanjung Kelayang dengan menggunakan pesawat dari maskapai Sky Aviation atau menggunakan jetfoil KM Bahari Express dari Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang menuju Pelabuhan Tanjung Pandan, Belitung.

Transportasi di Belitung sangat lengkap, namun angkutan kota termasuk jarang muncul.

Oleh karena itu, disarankan untuk menyewa kendaraan seperti motor atau mobil selama berada di Belitung, untuk memudahkan perjalanan selama liburan.

Harga Tiket Masuk Pantai Tanjung Kelayang Di 2026

Harga Tiket Masuk Pantai Tanjung Kelayang Di 2026

Untuk dapat menikmati keindahan Pantai Tanjung Kelayang, Anda hanya perlu membayar biaya tiket sebesar Rp.5.000 per orang.

Namun, harga tiket ini dapat berubah sesuai dengan kebijakan pada hari-hari libur atau besar.

BACA JUGA :  Masjid Agung An Nur Pekanbaru Riau

Meskipun demikian, harga tiket masuk ini masih sangat terjangkau dan sebanding dengan keindahan dan fasilitas yang ditawarkan oleh pantai ini.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *