PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Traveling Ke Nias, Ini Dia Beberapa Daftar Oleh Oleh Khas Yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Blog

1. Galame Durian

Deskripsi

Galame Durian adalah salah satu oleh-oleh khas Nias yang wajib kamu beli dan bawa pulang setelah mengunjungi pulau ini. Galame Durian adalah jenis dodol khas Nias yang terbuat dari daging buah durian. Dodol ini memiliki rasa manis legit dengan tekstur yang kenyal seperti dodol pada umumnya. Selain varian durian, ada juga Galame Durian yang dibuat dari pisang ambon dengan tekstur yang tidak terlalu kenyal dan rasa yang sedikit getir.

Harga

Untuk membeli Galame Durian, kamu bisa menemukannya di toko oleh-oleh di sekitar pulau Nias dengan harga berkisar antara 25 sampai 85 ribu rupiah.

2. Tabadu Coffee Robusta

Deskripsi

Tabadu Coffee Robusta adalah jenis kopi khas Nias yang juga bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh. Kopi ini berasal dari Gunung Sitoli di Nias dan meskipun warnanya hitam pekat, rasanya sangat nikmat. Bagi pecinta kopi, kamu bisa mengkombinasikan Tabadu Coffee Robusta dengan susu kental manis untuk mendapatkan rasa yang lebih nikmat.

Harga

Harga Tabadu Coffee Robusta bervariasi, mulai dari 40 ribu rupiah untuk ukuran kecil dan 80 ribu rupiah untuk ukuran besar. Kamu bisa menemukannya di berbagai pusat oleh-oleh di sekitar Nias.

BACA JUGA :  25 Rekomendasi Tempat Makan Enak dan Favorit di Wilayah Medan Untuk Keluarga Yang Lagi Hits

3. Garifi Gae Siata

Deskripsi

Garifi Gae Siata adalah makanan ringan khas Nias yang wajib kamu coba dan bawa pulang sebagai oleh-oleh. Makanan ini terbuat dari talas yang dikeringkan, diolah, dan diberi bumbu untuk dijadikan keripik. Garifi Gae Siata memiliki citarasa gurih dengan sedikit rasa pedas yang akan memanjakan lidahmu.

Harga

Untuk membeli Garifi Gae Siata, kamu hanya perlu menyediakan budget sekitar 45 ribu rupiah. Makanan ini mudah ditemukan di sejumlah toko oleh-oleh di sekitar pulau Nias.

4. Gamumu

Deskripsi

Gamumu adalah cemilan ringan khas Nias yang terbuat dari pisang ambon. Pisang ambon diiris tipis-tipis, digoreng, dan diberi bumbu manis campuran dari coklat serta madu. Rasa getir dari pisang ambon akan sedikit menghiasi manisnya madu, yang memperkaya citarasa keripik Gamumu.

Harga

Untuk membeli Gamumu, kamu bisa datang ke pusat oleh-oleh di Pasar Gomo, kota Gunung Sitoli, Nias Utara atau di Bandara Binaka. Harganya sangat terjangkau dan aman dikantong.

5. Biga

Deskripsi

Biga atau Bika adalah salah satu jajanan tradisional suku Nias yang menjadi favorit masyarakat lokal dan wisatawan. Biga terbuat dari madu sehingga memiliki rasa yang agak manis. Jajanan ini banyak dijajakan di sekitar Eks Pasar Gomo dan bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh dengan budget sekitar 30 ribu rupiah.

6. Sambal Bubuk Udang

Deskripsi

Sambal Bubuk Udang adalah salah satu oleh-oleh khas Nias yang hanya bisa kamu temukan di kota Gunung Sitoli. Sambal ini terbuat dari udang yang dihaluskan dan dicampur dengan cabai, kacang tanah, kentang, serta berbagai bumbu dapur lainnya. Sambal Bubuk Udang memiliki rasa gurih, manis, dan asin yang sangat cocok sebagai pendamping nasi atau dimakan langsung.

BACA JUGA :  Ada Berapa Banyak Koleksi Bersejarah Pada Museum Sri Baduga, Ini Jawabannya

Harga

Sambal Bubuk Udang bisa kamu beli di gerai Sambal Bubuk Udang di Nias dengan harga sekitar 45 ribu rupiah per bungkusnya.

7. Hambae Natiti

Deskripsi

Hambae Natiti adalah makanan khas Nias yang terbuat dari campuran daging kepiting dan santan kelapa. Hambae Natiti memiliki bentuk dan rasa yang mirip dengan abon. Makanan ini sering dibeli sebagai oleh-oleh karena kelezatannya.

Lokasi

Namun, Hambae Natiti masih jarang diproduksi dan hanya dapat kamu temukan di kepulauan Hanako, Kecamatan Siromba, Nias.

8. Kain khas Nias

Deskripsi

Kain khas Nias, yang biasa disebut Baru Isito, juga bisa kamu jadikan buah tangan alternatif untuk kerabat atau kaum hawa. Kain ini memiliki corak yang khas dan variasi warna seperti hitam, merah, atau emas. Keunikan dari kain khas Nias adalah bahannya tidak dipintal dari kapas, melainkan menggunakan serat pohon dan rumput.

Harga

Karena menggunakan bahan yang unik, harga kain khas Nias sedikit lebih mahal. Namun, kain ini memiliki nilai historis dan kebudayaan yang tinggi. Dulunya, kain ini hanya digunakan oleh orang penting atau kaum bangsawan di Nias.

9. Saku Nisolo

Deskripsi

Saku Nisolo adalah makanan pokok pengganti nasi di Pulau Nias Selatan. Makanan ini terbuat dari tepung sagu yang digongseng terlebih dahulu kemudian disiram dengan santan. Saku Nisolo memiliki rasa yang sederhana namun nikmat. Penganan ini juga mudah ditemukan karena sudah menjadi makanan pokok di Nias Selatan.

10. Kerajinan Khas Nias

Deskripsi

Selain makanan, Nias juga terkenal dengan kerajinan tangan yang unik dan cocok dijadikan sebagai souvenir. Kerajinan tersebut terbuat dari bahan-bahan alami seperti kerang-kerang rusak dan kayu. Kamu bisa menemukan berbagai macam kerajinan khas Nias mulai dari gelang hingga patung.

BACA JUGA :  Ingin Berburu Alat Musik? Yuk Cek Koleksi Dari 10 Toko di Padang Ini

Lokasi

Salah satu tempat yang direkomendasikan untuk membeli kerajinan khas Nias adalah Bu’ulolo Gallery di jalan raya Pantai Sorake, Teluk Dalam. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai souvenir dengan harga yang terjangkau.

Itulah beberapa oleh-oleh khas Nias yang wajib kamu beli dan bawa pulang setelah mengunjungi pulau ini. Dari makanan ringan seperti Galame Durian, Garifi Gae Siata, Gamumu, Biga, hingga Sambal Bubuk Udang, semua memiliki cita rasa yang khas dan unik. Selain itu, kamu juga bisa membeli kopi Tabadu, kain khas Nias, hingga berbagai kerajinan tangan yang indah. Jadi, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh ini sebagai kenang-kenangan dari kunjunganmu ke Nias.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *