PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Museum Malang Tempo Doeloe

Blog

Lokasi Museum Malang Tempo Doeloe

Museum Malang Tempo Doeloe terletak di Jl. Gajahmada no. 2, Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119. Dengan lokasi yang berada di pusat kota Malang, museum ini sangat mudah dijangkau oleh pengunjung. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat mengarahkan kendaraan Anda menuju pusat kota Malang atau Balai Kota Malang. Museum ini berada di belakang area Balai Kota Malang, tepatnya di Jl. Gajah Mada No. 2. Jika Anda menggunakan kendaraan umum, Anda dapat naik bus dengan kode ADL atau AL dari Terminal Arjosari.

Meskipun pada tahun lalu terjadi pemindahan lokasi museum ke daerah Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, di sekitar Pasar Sayur, namun informasi di atas masih relevan karena tulisan ini menggunakan data dari tahun sebelumnya. Namun, untuk pastikan informasi terkini, sebaiknya Anda menghubungi pihak museum atau mencari informasi terbaru di situs resmi mereka.

Sejarah Singkat Museum Malang Tempo Doeloe

Museum Malang Tempo Doeloe didirikan oleh Dwi Cahyono, Ketua Dewan Kesenian Malang, dan merupakan pemilik dari Museum Malang Tempo Doeloe serta Resto Inggil yang berkonsep museum. Museum ini resmi diresmikan pada tanggal 22 Oktober 2012. Sejak awal berdirinya, museum ini telah menarik minat banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar Kota Malang.

Sebelum berdirinya Museum Malang Tempo Doeloe, Dwi Cahyono telah lama mengumpulkan berbagai koleksi benda-benda sejarah yang digunakan oleh masyarakat Malang pada zaman dahulu. Pada tahun 1996, beliau mulai menyelamatkan 72 arca yang tercecer di Kota Malang. Arca-arca tersebut berusia antara 500 sampai 600 tahun. Kemudian, pada tahun 1997, beliau mendirikan Museum Malang 1000 Tahun yang bertemakan sejarah Malang di sebuah rumah makan Cahyaningrat. Namun, rencana tersebut tidak berhasil terealisasi.

BACA JUGA :  14 Rental Mobil Tuban Lepas Kunci, Harga Sewa 250 Ribu

Pada tahun 1999 dan 2011, Dwi Cahyono menjalin kerjasama dengan Pusat Perbelanjaan Sarinah, namun usaha tersebut juga mengalami kegagalan. Hingga akhirnya, atas izin pemerintah setempat, beliau merenovasi sebuah rumah kuno yang lama terbengkalai dengan luas 1.000 meter persegi. Rumah kuno tersebut kini menjadi Museum Malang Tempo Doeloe dengan 20 ruang pamer yang mengusung konsep yang berbeda-beda.

Koleksi Museum Malang Tempo Doeloe

Museum Malang Tempo Doeloe memiliki berbagai koleksi benda-benda sejarah yang digunakan oleh masyarakat Malang pada zaman dahulu. Koleksi-koleksi tersebut disimpan dengan rapi dalam 20 ruang pamer yang mengusung konsep yang berbeda-beda. Diantara koleksi-koleksi tersebut adalah:

1. Koleksi Purbakala: Museum ini menyimpan berbagai benda purbakala yang digunakan oleh manusia purba pada zaman dahulu untuk bertahan hidup. Pengunjung dapat melihat tanduk kerbau purba, fosil-fosil, dan arca-arca melalui diorama yang memperlihatkan proses penggalian benda-benda tersebut. Pengunjung juga dapat berpetualang ke bawah tanah dengan kedalaman 4 meter layaknya seorang arkeolog dan menemukan arca purbakala.

2. Koleksi Kerajaan: Museum ini juga memiliki ruangan yang menggambarkan kehidupan pada masa-masa kerajaan yang pernah menduduki Kota Malang, seperti Kerajaan Kediri, Kerajaan Singasari, dan Kerajaan Kanjuruhan. Pengunjung dapat melihat patung-patung lilin yang menggambarkan tokoh-tokoh penting dari zaman kerajaan, seperti Ken Arok, raja Singasari dengan Lohgawe, dan masih banyak lagi.

3. Koleksi Periode Perkembangan: Museum ini juga memiliki koleksi yang menggambarkan perkembangan Kota Malang dari waktu ke waktu. Pengunjung dapat melihat berbagai kerajinan seperti kerajinan tembikar dan besi yang merupakan produk dari masa perkembangan Kota Malang. Selain itu, terdapat juga alat-alat pembuatan keris, mixer tempo doeloe, penangkap tikus, dan koleksi bahan-bahan untuk memasak seperti rempah-rempah.

BACA JUGA :  10 Paket Wisata Gili Ketapang Murah Mulai Rp.90.000 Saja

4. Koleksi Zaman Revolusi: Museum ini juga memiliki ruangan yang menggambarkan periode revolusi di Indonesia, terutama perjuangan bangsa Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan. Pengunjung dapat melihat diorama penjara besi, majalah dan koran-koran asli bangsa Jepang, patung-patung tokoh penting seperti Ir. Soekarno dan Bung Hatta, serta dokumentasi peresmian monumen Tugu Malang oleh Bung Karno.

5. Koleksi Zaman Sekarang: Museum ini juga memiliki koleksi yang menggambarkan kondisi Kota Malang pada zaman sekarang. Pengunjung dapat melihat gambaran tentang perkembangan Kota Malang hingga saat ini. Koleksi-koleksi ini memberikan informasi tentang sejarah Kota Malang dengan cara yang lebih modern dan menarik.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk

Museum Malang Tempo Doeloe buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk museum ini sangat terjangkau untuk semua kalangan. Bagi masyarakat di luar Kota Malang, harga tiket masuk adalah Rp 25.000, sedangkan pelajar dapat memperoleh tiket dengan harga Rp 10.000. Bagi masyarakat Malang, harga tiket masuk adalah Rp 15.000. Selain tiket masuk, pengunjung juga akan mendapatkan merchandise cantik sebagai kenang-kenangan dari museum ini.

Dalam kunjungan ke Museum Malang Tempo Doeloe, Anda akan merasakan suasana Kota Malang pada zaman dahulu. Anda akan diajak untuk menjelajah berbagai periode sejarah Kota Malang dan mendapatkan pengetahuan yang lebih luas tentang sejarah Kota Malang. Dengan tata letak yang modern dan dekorasi yang menarik, museum ini berhasil menghilangkan kesan angker yang biasanya melekat pada museum-museum. Anda juga dapat berfoto dengan koleksi-koleksi yang ada, namun dengan syarat tanpa merusak atau merubah posisi koleksi tersebut.

BACA JUGA :  Cari Toko Kosmetik di Cimahi? Coba Rekomendasi Berikut Ini!

Museum Malang Tempo Doeloe adalah tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi di Kota Malang. Dengan koleksi-koleksi yang unik dan suasana yang menyenangkan, museum ini cocok untuk dikunjungi oleh semua kalangan, baik wisatawan lokal maupun internasional. Masyarakat Malang juga dapat merasakan nostalgia dengan suasana Kota Malang pada zaman dahulu melalui museum ini. Dengan mengunjungi museum ini, Anda akan mendapatkan pengalaman yang berharga dan pengetahuan yang lebih luas tentang sejarah Kota Malang.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *