PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng

Blog

Sejarah Singkat

Masjid Agung Sunda Kelapa memiliki sejarah yang cukup panjang dan menarik. Dibangun pada tahun 1960-an oleh Insinyur Gustaf Abba, masjid ini menjadi salah satu simbol keagungan arsitektur di Jakarta. Desainnya yang fleksibel dan tidak kaku membuat masjid ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Masjid Agung Sunda Kelapa didesain dengan gaya arsitektur Timur Tengah yang kental. Simbol-simbol yang digunakan dalam desainnya menggambarkan keindahan dan keagungan Islam. Arsitek Abbas, yang merupakan lulusan dari Institut Teknologi Bandung, berhasil menciptakan desain yang unik dan tidak biasa untuk masjid ini.

Yang membuat Masjid Agung Sunda Kelapa berbeda dari masjid-masjid lainnya adalah tidak adanya kubah, binta (serambi), bulan, dan bedug. Masjid ini memiliki bentuk yang mirip dengan perahu, yang memiliki filosofi tentang sejarah Sunda Kelapa sebagai pusat perdagangan dan penyebaran syariat Islam.

Awalnya, gedung ini berdiri di atas tanah milik sebuah sekolah, tepatnya di belakang lapangan yang digunakan oleh TK dan SD. Kemudian, Gubernur Ali Sadikin memberikan tanah tersebut untuk dibangun masjid. Hingga saat ini, Masjid Agung Sunda Kelapa masih dimiliki oleh sebuah yayasan dan belum menjadi milik pemerintah.

Yang Bisa Dilakukan

Masjid Agung Sunda Kelapa bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga menjadi tempat untuk mengadakan berbagai kegiatan lainnya. Beberapa kegiatan yang sering dilakukan di masjid ini antara lain pernikahan, akad nikah, proses mualaf bagi yang ingin berpindah agama menjadi Islam, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

BACA JUGA :  Daftar Pilihan Kolam Renang di Daerah Bojonegoro Yang Dapat Menjadi Pilihan Liburan Akhir Pekan

Selama bulan Ramadhan, Masjid Agung Sunda Kelapa menjadi lebih ramai dengan berbagai kegiatan seperti I’tikaf. Remaja masjid juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di sini. Masjid ini juga menyediakan aula untuk acara resepsi pernikahan lengkap dengan catering. Harga sewa aula bisa ditanyakan langsung melalui nomor telepon yang disediakan.

Di sekitar masjid, terutama saat bulan Ramadhan, banyak pedagang yang menjual makanan dan takjil. Para jemaah juga sering datang untuk melaksanakan shalat Jumat dan mendengarkan khutbah dari imam masjid. Di malam hari atau pada hari-hari tertentu, sering diadakan pengajian dengan mengundang para kiai sebagai pembicara.

Masjid Agung Sunda Kelapa juga memiliki sebuah rumah sehat Baznaz yang menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Jika kamu merasa tidak mampu untuk memeriksakan kesehatan di rumah sakit umum, kamu bisa datang ke rumah sehat ini dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pengajian di Masjid Agung Sunda Kelapa juga menarik minat banyak orang, terutama dari luar kota. Jadwal pengajian biasanya sudah disusun oleh pengurus masjid dan dapat dilihat melalui website resmi masjid. Bagi yang datang dari luar kota, tersedia juga penginapan atau hotel di dekat masjid untuk memudahkan jemaah.

Selain itu, kamu juga bisa berfoto-foto di Masjid Agung Sunda Kelapa. Dengan bangunan yang megah dan indah, tidak ada salahnya mengabadikan momen di sini. Namun, tetap harus menjaga ketertiban dan menghormati jemaah serta pengunjung lainnya.

Jalan Menuju Lokasi

Rute menuju Masjid Agung Sunda Kelapa sangat mudah ditemukan dan dapat diakses dengan berbagai jenis transportasi. Kamu bisa menggunakan angkutan umum seperti busway, angkot, atau KRL. Jika menggunakan kendaraan pribadi, lebih mudah menggunakan motor atau mobil.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Kost Harian Murah dan Bersih Dengan Harga Mulai Rp.75.000 di Daerah Medan

Jika kamu berangkat dari Cawang atau PGC, rute yang harus dilewati adalah melalui Cawang, belok ke Otista, melewati BNN dan Kampung Melayu, kemudian ke Jalan Pangeran Diponegoro, masuk ke Taman Surapati, dan akhirnya sampai di Sunda Kelapa.

Alamat lengkap Masjid Agung Sunda Kelapa adalah Jalan Taman Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Jika masih bingung dengan rute yang harus dilewati, kamu bisa menggunakan aplikasi peta seperti Google Maps untuk mendapatkan petunjuk arah yang lebih jelas.

Jam Buka

Masjid Agung Sunda Kelapa buka 24 jam, sehingga kamu bisa mengunjunginya kapan saja, mulai dari subuh hingga tengah malam. Tidak ada biaya tiket masuk yang dikenakan untuk masuk ke dalam masjid. Namun, tersedia kotak amal untuk siapa saja yang ingin memberikan sumbangan.

Fasilitas Yang Ada

Masjid Agung Sunda Kelapa dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memudahkan para pengunjung. Selain lahan parkir yang luas, juga terdapat penjaga dan CCTV yang bertugas menjaga keamanan. Terdapat pula beberapa toilet dan kamar mandi yang selalu bersih untuk kenyamanan para jemaah.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *