15 Referensi Makanan Khas di Daerah Medan Yang Sangat Maknyus Ini Paling Jago Memanjakan Lidah
1. Bika Ambon
Bika Ambon adalah salah satu makanan khas Medan yang sangat terkenal. Makanan ini terbuat dari bahan utama seperti telur, gula, dan santan. Bika Ambon memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Penganan ini pertama kali dibuat di jalan Ambon kota Medan. Nama “Bika Ambon” sendiri diambil dari tempat pertama kali makanan ini dibuat.
Bika Ambon memiliki sejarah yang menarik. Menurut sejarah yang dijelaskan dalam Wikipedia, makanan ini terilhami dari kue khas Melayu yaitu Bingka. Namun, Bika Ambon memiliki keunikan tersendiri dan berhasil mencuri perhatian banyak orang. Oleh karena itu, Bika Ambon menjadi salah satu oleh-oleh yang paling sering dibeli oleh wisatawan saat berkunjung ke Medan.
Selain sebagai oleh-oleh, Bika Ambon juga bisa dijadikan menu pembuka atau penutup saat menikmati secangkir kopi hangat. Rasanya yang manis dan lembut sangat cocok untuk dinikmati bersama dengan secangkir kopi yang hangat. Bika Ambon juga bisa dibeli secara online atau di kawasan jalan Mojopahit, Medan. Harganya cukup bervariasi, biasanya dibanderol mulai dari Rp.30.000.
2. Kolak Durian
Kolak Durian adalah salah satu makanan khas Medan yang wajib dicoba oleh pecinta durian. Berbeda dengan kolak pada umumnya, Kolak Durian memiliki resep yang berbeda. Bahan utamanya adalah durian yang dipadukan dengan kuah santan kental serta jagung, singkong, pisang, atau ketan sebagai pelengkap.
Kolak Durian bisa ditemui dengan mudah di sepanjang jalan Dr.Mansyur. Di lokasi tersebut, terdapat banyak penjaja Kolak Durian yang enak dan harganya sangat terjangkau, mulai dari 10 ribu saja. Kolak Durian memiliki rasa yang manis dan kaya akan aroma durian yang khas. Rasanya yang lezat dan teksturnya yang creamy membuat Kolak Durian menjadi makanan yang disukai oleh banyak orang.
3. Arsik
Arsik adalah salah satu masakan tradisional khas Medan yang menggunakan bahan dasar gurame atau ikan mas. Masakan ini dimasak dengan menggunakan resep bumbu khas Batak yang terkenal. Rasanya yang khas dan citarasanya yang menggetarkan lidah membuat Arsik menjadi hidangan yang paling wajib dicoba saat berkunjung ke Medan.
Arsik biasanya disajikan saat pesta pernikahan atau acara adat lainnya. Meski begitu, kuliner ini juga dapat ditemui dengan mudah di rumah makan khas Batak di sekitar kota Medan. Harganya biasanya dibanderol mulai dari Rp.10.000 per porsi. Arsik memiliki rasa yang gurih dan sedikit pedas. Bumbu andaliman yang digunakan sebagai bumbu utama memberikan aroma dan citarasa yang khas pada masakan ini.
4. Bolu Meranti
Selain Bika Ambon, Bolu Meranti juga menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib dibeli saat berkunjung ke Medan. Meski di Medan ada bolu Napoleon yang menjadi pilihan artis Indonesia, Bolu Meranti tetap menjadi pilihan utama oleh wisatawan. Bolu Meranti terbuat dari bahan pokok seperti telur, tepung, dan gula. Selain varian rasa original, Bolu Meranti juga memiliki varian rasa seperti keju, moka, strawberry, dan lainnya.
Bolu Meranti bisa didapatkan di Jalan Kruing No.2K, Medan Sekip. Harganya cukup variatif, tergantung pada varian rasanya. Biasanya, Bolu Meranti dibanderol mulai dari Rp.55.000 – Rp.60.000 per kotak. Bolu Meranti memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Oleh karena itu, Bolu Meranti menjadi oleh-oleh yang sangat disukai oleh wisatawan.
5. BPK
BPK atau Babi Panggang Karo adalah makanan tradisional suku Batak Karo yang tergolong sebagai makanan non-halal. Bahan utama dari makanan ini adalah daging babi. BPK diolah dengan cara dipanggang dan disajikan dengan bumbu khas suku Batak Karo. Makanan ini paling nikmat saat disantap bersama dengan nasi hangat.
Jika ingin mencicipi BPK, RM.Olakisat di Jalan Jamin Ginting dekat flyover adalah tempat yang paling pas untuk dikunjungi. Rumah makan ini sudah sangat terkenal di Medan karena letaknya yang strategis, suasana nyaman, dan harganya yang terjangkau, mulai dari Rp.17.000 saja per porsi. BPK memiliki rasa yang gurih dan tekstur daging yang lembut. Bumbu khas suku Batak Karo memberikan cita rasa yang unik pada makanan ini.
6. Lemang
Lemang adalah makanan khas yang bisa ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Namun, tidak ada salahnya untuk mencoba lemang khas Medan. Lemang merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dalam bambu. Lemang biasanya disantap begitu saja atau dikombinasikan dengan selai srikaya. Makanan ini cocok sebagai cemilan atau oleh-oleh.
Lemang mudah ditemui di sepanjang jalan Medan-Tebing Tinggi. Banyak pedagang gerobak dorong yang menjual lemang di sekitar bundaran SIB di Jalan Gatot Subroto. Para pedagang ini biasanya mulai buka pada sore hari dan harganya dibanderol mulai dari Rp.10.000 saja. Lemang memiliki tekstur yang kenyal dan cita rasa yang gurih. Kombinasi antara lemang dan selai srikaya memberikan sensasi yang unik dan lezat.
7. Orong-Orong
Orong-Orong merupakan salah satu oleh-oleh khas Medan yang sering dibeli oleh wisatawan. Makanan ini merupakan cemilan ringan yang terbuat dari udang kecepe dan tepung. Bentuknya bulat kecil dengan bolongan di bagian tengah. Orong-Orong bisa ditemui di pusat oleh-oleh khas Medan, warung-warung kecil, atau pedagang kaki lima. Harganya cukup terjangkau, biasanya dibanderol sekitar Rp.500 – Rp.1.000 per bungkus.
Orong-Orong memiliki tekstur yang renyah di bagian luar dan lembut di bagian tengah. Citarasanya yang gurih dan lezat membuat Orong-Orong menjadi camilan yang disukai oleh banyak orang. Makanan ini cocok untuk dinikmati saat santai atau sebagai teman minum teh atau kopi.
8. Saksang
Saksang adalah makanan tradisional suku Batak yang juga tergolong sebagai makanan non-halal. Bahan utama dari makanan ini adalah daging babi. Saksang dimasak menggunakan darah dari babi itu sendiri, sehingga memiliki rasa yang khas dan unik. Makanan ini sering disajikan saat pesta pernikahan atau acara adat orang Batak.
Saksang bisa ditemui di rumah-rumah makan tradisional khas Batak di sekitar kota Medan. Harganya biasanya berkisar antara Rp.10.000 – Rp.20.000 per porsi, sudah termasuk seporsi nasi dan sup daging. Saksang memiliki rasa yang pedas dan gurih. Bumbu khas suku Batak memberikan citarasa yang khas pada makanan ini.
9. Daun Ubi Tumbuk
Daun Ubi Tumbuk adalah makanan khas Medan yang terbuat dari daun ubi yang ditumbuk halus dan dimasak dengan santan kental. Makanan ini memiliki rasa yang nikmat dan gurih. Daun Ubi Tumbuk sering disandingkan sebagai menu pendamping saat menyantap seporsi nasi hangat dan ikan teri sambal khas Medan.
Daun Ubi Tumbuk tidak sulit untuk ditemukan karena hampir setiap rumah makan di sekitar Medan menjualnya. Harganya biasanya dibanderol sebagai paket dengan menu utamanya. Daun Ubi Tumbuk memiliki tekstur yang lembut dan cita rasa yang gurih. Makanan ini cocok untuk dinikmati saat makan siang atau malam.
10. Kwetiau
Kwetiau adalah salah satu makanan khas orang Tionghoa di Medan. Makanan ini sudah sering ditemui di berbagai daerah lain di Indonesia. Kwetiau bisa mudah ditemui di rumah makan biasa atau restoran khas China di Medan. Harganya cukup terjangkau, biasanya dibanderol mulai dari Rp.15.000 per porsi.
Kwetiau memiliki tekstur yang kenyal dan citarasa yang khas. Makanan ini biasanya disajikan dengan berbagai jenis topping seperti daging ayam, daging sapi, atau seafood. Kwetiau juga bisa disajikan dalam berbagai jenis masakan seperti kwetiau goreng, kwetiau kuah, atau kwetiau siram. Rasanya yang lezat dan teksturnya yang kenyal membuat Kwetiau menjadi makanan yang disukai oleh banyak orang.
11. Es Krim Tip Top
Es Krim Tip Top adalah salah satu makanan penutup yang wajib dicoba saat berkunjung ke Medan. Es Krim ini memiliki rasa yang unik dan khas, serta tampilan yang berkesan oldies. Es Krim Tip Top terbuat dari campuran susu dan telur yang di-mixer hingga menghasilkan tekstur yang lembut.
Es Krim Tip Top bisa didapatkan di Jalan Jend. A. Yani I No.92A-B, Kesawan, Kec. Medan Barat. Harganya sangat terjangkau, hanya Rp.10.000 untuk menikmati satu scoop es krim. Es Krim Tip Top memiliki rasa yang lezat dan segar. Es krim ini cocok untuk dinikmati setelah makan atau sebagai hidangan penutup.
12. Soto Medan
Soto Medan adalah salah satu makanan khas Medan yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke kota ini. Soto Medan memiliki citarasa yang berbeda dari soto yang ada di daerah lain. Kuahnya lebih kental dan gurih karena penggunaan santan yang lebih banyak. Soto Medan bisa ditemui di rumah makan, warung pinggir jalan, atau restoran.
Soto Medan memiliki harga yang cukup variatif, biasanya dibanderol mulai dari Rp.10.000 per porsi. Makanan ini disajikan dengan berbagai macam pelengkap seperti nasi, daging ayam, tauge, telur, dan bawang goreng. Soto Medan memiliki rasa yang gurih dan kuah yang lezat. Makanan ini cocok untuk dinikmati saat makan siang atau malam.
13. Lontong Sayur
Lontong Sayur merupakan salah satu jenis hidangan yang paling sering disajikan oleh orang Medan saat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Lontong Sayur memiliki tampilan yang mirip dengan lontong pada umumnya, namun memiliki keunikan tersendiri. Seporsi Lontong Sayur dilengkapi dengan sayur lodeh dan tauco.
Lontong Sayur bisa ditemui di pedagang kaki lima atau warung di pinggir jalan. Harganya cukup terjangkau, biasanya dibanderol mulai dari Rp.10.000 per porsi. Lontong Sayur memiliki citarasa yang gurih dan lezat. Sayur lodeh yang dimasak dengan santan kental memberikan rasa yang khas pada makanan ini.
14. Pakat
Pakat adalah makanan khas Sibolga yang bisa dicoba saat berbuka puasa di Medan. Makanan ini terbuat dari pucuk rotan yang dibakar dan disantap sebagai lalapan pendamping sayur atau ikan. Pakat memiliki rasa yang pahit namun memiliki tekstur yang lembut.
Pakat sangat mudah ditemui di Tapanuli Selatan saat bulan Ramadhan. Harganya sangat terjangkau, hanya sekitar Rp.2.000 – Rp.3.000 per batang. Pakat memiliki rasa yang unik dan tekstur yang lembut. Makanan ini cocok untuk dinikmati sebagai lalapan saat berbuka puasa.
15. TST
TST atau Teh Susu Telur adalah minuman khas Medan yang hanya bisa dijumpai di kota ini. Minuman ini terbuat dari campuran susu dan telur yang di-mixer. TST sangat mudah ditemui di setiap sudut kota Medan. Harganya sangat terjangkau, hanya sekitar Rp.10.000 per gelas.
TST memiliki rasa yang lezat dan gurih. Minuman ini cocok untuk dinikmati saat santai atau sebagai teman makanan ringan. TST memiliki tekstur yang lembut dan cita rasa yang khas. Minuman ini menjadi salah satu minuman favorit di Tanah Melayu Deli.
Demikianlah beberapa makanan khas Medan yang wajib dicoba saat berkunjung ke kota ini. Setiap makanan memiliki keunikan dan cita rasa yang berbeda-beda. Dengan mencoba makanan khas Medan, kita dapat merasakan keanekaragaman kuliner yang ada di daerah ini. Selamat mencoba!