PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Potret Indahnya Karimunjawa Jepara

Blog

Sejarah Singkat

Karimun Jawa merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak 83 km utara Jepara, di Kecamatan Karimun Jawa, Kabupaten Jepara. Pulau ini memiliki keindahan alam yang memukau dan sudah dikenal di seluruh dunia. Namun, sebelum membahas tentang keindahan alam, penting untuk mengetahui sejarah dari pulau ini.

Asal usul Karimun Jawa tidak lepas dari kisah Sunan Muria bersama dengan anaknya, Amir Hasan atau yang dikenal dengan nama Sunan Nyamplungan. Nama “Karimun Jawa” sendiri diberikan oleh Sunan Nyamplungan. Kisah ini bermula dari perilaku buruk Amir Hasan yang selalu dituruti kemauannya oleh sang ibu, namun tidak disetujui oleh sang ayah, Sunan Muria. Sunan Muria mengajarkan nilai-nilai Islam kepada Amir Hasan untuk mengubah perilakunya.

Sunan Muria akhirnya meminta bantuan Sunan Kudus untuk mengajar Amir Hasan. Metode pengajaran dari Sunan Kudus berhasil mengubah Amir Hasan menjadi sosok yang baik. Sunan Muria sangat senang dengan perubahan anaknya tersebut. Sebagai bukti pengetahuan Islam dari Amir Hasan, Sunan Muria memerintahkannya untuk mengajarkan agama Islam di pulau yang terisolasi dan samar-samar terlihat dari puncak Gunung Muria.

Dalam perjalanan ke pulau tersebut, Amir Hasan didampingi oleh dua orang pria yang membawa dua lembar pohon nyamplung. Setelah melalui perjalanan panjang berlayar di lautan, akhirnya Amir Hasan tiba di pulau yang dikatakan oleh ayahnya. Amir Hasan mulai memikirkan strategi untuk menyebarkan agama Islam di pulau tersebut dan memberikan nama pulau tersebut Karimun Jawa. Nama “Karimun” diambil dari kata “kremun-kremun” yang dalam bahasa Jawa berarti samar-samar, sedangkan “Jawa” merujuk pada wilayah pulau Jawa.

BACA JUGA :  42 Daftar Pilihan Tempat Makan Enak di Semarang Yang Viewnya Bagus Dengan Harga Murah

Amir Hasan juga membawa pohon nyamplung dalam perjalanannya, dan pohon tersebut ditanam di pulau Karimun Jawa. Hingga saat ini, pulau tersebut masih banyak dihiasi oleh pohon nyamplung. Karena peran Amir Hasan dalam menyebarkan agama Islam dan penanaman pohon nyamplung, beliau mendapatkan sebutan Sunan Nyamplungan.

Selain itu, menurut cerita rakyat, Sunan Nyamplungan juga berkaitan dengan lele dumbo di Karimun Jawa. Selain itu, terdapat juga cerita tentang Kuku Tindik, Buta Ular, Kayu Dewadaru, Kayu Setigi, dan Kayu Kalimasada yang ada di pulau ini.

Kegiatan Menarik

Setelah mengetahui tentang sejarah Karimun Jawa, penting juga untuk mengetahui kegiatan menarik yang dapat dilakukan ketika mengunjungi pulau tersebut.

Mantai atau Berkegiatan di Pantai

Salah satu kegiatan yang harus dilakukan ketika berlibur di Karimun Jawa adalah menjelajahi pantaipantai yang indah. Pantai Karimun Jawa memiliki pasir putih yang cantik dan air laut yang biru jernih. Pemandangan di sekitar pantai juga sangat eksotis dan bisa menghilangkan kelelahan setelah perjalanan dengan kapal.

Trekking di Hutan Mangrove

Selain pantai, kamu juga bisa melakukan trekking di hutan mangrove yang ada di Karimun Jawa. Hutan mangrove ini menawarkan pemandangan hijau yang meneduhkan dan merupakan wisata murah meriah dengan biaya hanya Rp 2.500,-. Namun, jangan lupa untuk membawa lotion anti nyamuk agar terhindar dari gigitan nyamuk.

Menyusuri Pulau Kecil

Kepulauan Karimun Jawa terdiri dari 27 pulau yang masing-masing memiliki keindahan tersendiri. Salah satu pulau yang harus kamu kunjungi adalah Pulau Menjangan Kecil. Untuk dapat menikmati keindahan setiap pulau, kamu dapat menyewa perahu motor dengan biaya antara Rp 400.000,- hingga Rp 600.000,-. Perahu tersebut dapat menampung hingga 20 orang penumpang, sehingga cocok untuk liburan rombongan.

BACA JUGA :  Pantai Cemara di Banyuwangi

Menikmati Keindahan Bawah Lautnya

Karimun Jawa juga menawarkan keindahan bawah laut yang luar biasa. Kamu dapat melakukan snorkeling atau diving untuk melihat lebih dari 200 spesies ikan dan terumbu karang yang berwarna-warni. Keindahan bawah laut Karimun Jawa akan membuatmu terpesona dan ingin kembali lagi ke pulau ini.

Berenang Dengan Ikan Hiu dan Penyu

Di Pulau Tengah dan Menjangan Besar, terdapat Taman Nasional Karimunjawa yang merupakan pusat penangkaran hiu dan penyu. Kamu dapat berenang bersama hiu dan penyu di lokasi ini. Pengalaman berenang dengan hiu dan penyu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Memancing

Selain kegiatan di atas, kamu juga dapat memancing di Karimun Jawa. Pulau ini merupakan surganya para pemancing, bahkan sering diadakan event lomba mancing di pulau ini. Setelah memancing, kamu dapat langsung mengkonsumsi hasil tangkapanmu.

Nongkrong di Alun-Alun

Jika ingin merasakan kuliner khas Karimunjawa, kamu dapat mampir ke alun-alunnya. Di alun-alun Karimun Jawa, terdapat banyak penjual makanan lezat dengan menu berbagai masakan laut. Harganya pun terjangkau. Selain itu, di sekitar alun-alun juga terdapat pasar souvenir tempat kamu dapat membeli oleh-oleh khas Karimun Jawa.

Fasilitas Yang Ada

Karimun Jawa telah menyediakan berbagai fasilitas bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi pulau ini. Terdapat berbagai pilihan penginapan, seperti homestay, hotel, dan villa. Jika kamu ingin pengalaman yang berbeda, kamu dapat menginap di Wisma Apung dengan biaya mulai dari Rp 150.000,- per malam.

Sebelum tiba di Karimun Jawa, sebaiknya lakukan reservasi tiket kapal dan penginapan terlebih dahulu. Hal ini akan memastikan ketersediaan tiket kapal dan penginapan saat kamu berkunjung. Namun, perlu diingat bahwa pasokan listrik di pulau ini masih mengalami kendala. Listrik hanya hidup dari jam 6 sore hingga jam 6 pagi. Oleh karena itu, manfaatkan waktu tersebut dengan baik.

BACA JUGA :  10 Klinik Kecantikan di Banda Aceh, Wujudkan Impianmu Miliki Wajah Glowing

Untuk makanan, terdapat banyak tempat makan murah di Karimun Jawa yang menyajikan masakan lezat. Meskipun tidak mewah, masakan di pulau ini dapat memanjakan perutmu.

Cara Menuju Lokasi

Karimun Jawa terletak di utara Kabupaten Jepara dan hanya dapat diakses melalui kapal. Jika kamu berangkat dari Pelabuhan Pantai Kartini Jepara, kamu dapat menggunakan kapal Feri Siginjai yang berangkat setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu jam 8 pagi. Harga tiket kelas ekonomi sekitar Rp 45.000,- dengan waktu perjalanan sekitar 4 jam.

Untuk kembali dari Karimun Jawa ke Jepara, terdapat kapal Siginjai dan KMC Bahari 9C yang melayani penyeberangan. Jadwal keberangkatan dari Karimun Jawa ke Jepara adalah setiap hari Minggu, Selasa, Kamis, dan Jumat. Waktu perjalanan sekitar 2 hingga 2,5 jam dengan harga tiket berkisar antara Rp 150.000,- hingga Rp 200.000,- tergantung kelas kapal yang dipilih.

Namun, perlu diingat bahwa perjalanan dapat terhambat karena faktor cuaca. Oleh karena itu, disarankan untuk datang saat musim panas agar keadaan laut lebih stabil. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan pesawat murah Susi Air dari Semarang untuk mencapai Karimun Jawa dengan lebih mudah.

Itulah ulasan mengenai objek wisata Karimun Jawa. Pulau ini menawarkan keindahan alam yang memukau serta berbagai kegiatan menarik yang dapat dilakukan. Fasilitas yang tersedia juga lengkap, sehingga kamu dapat menikmati liburan dengan nyaman. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Karimun Jawa dan menikmati pesona alamnya yang memukau.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *