PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

9 Perbedaan Tradisi Lebaran di Arab Saudi dan Indonesia

Blog

Mudik

Mudik merupakan tradisi yang sangat khas dan sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia saat menjelang lebaran. Setiap tahunnya, ribuan orang dari berbagai penjuru Indonesia berbondong-bondong untuk pulang ke kampung halaman mereka. Meskipun proses mudik seringkali melelahkan dan melelahkan, rasa bahagia dan kegembiraan saat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman membuat semua usaha dan perjuangan itu terbayar dengan sempurna.

Berbeda dengan Indonesia, di Arab Saudi tradisi mudik tidak ada. Tidak ada tradisi perjalanan jauh ke kampung halaman seperti yang ada di Indonesia. Masyarakat Arab Saudi lebih memilih untuk merayakan lebaran di tempat tinggal mereka sendiri atau bepergian ke luar kota untuk berlibur dan berwisata.

Malam Takbiran

Malam takbiran adalah malam yang sangat istimewa bagi umat Muslim di Indonesia. Pada malam ini, semua masjid dan mushola di seluruh Indonesia mengumandangkan takbir secara bersamaan. Masyarakat berkumpul di masjid untuk melaksanakan ibadah dan mengucapkan takbir bersama-sama. Suasana malam takbiran sangat meriah dan penuh kegembiraan, dengan kembang api dan petasan yang menghiasi langit.

Di Arab Saudi, takbiran tidak disertai dengan pukulan bedug seperti di Indonesia. Masyarakat Arab Saudi lebih fokus pada pelaksanaan ibadah di masjid dan rumah mereka sendiri. Meskipun takbiran tidak seheboh di Indonesia, tetapi kegembiraan dan rasa syukur tetap terasa di hati setiap individu yang merayakan lebaran di Arab Saudi.

BACA JUGA :  10 Apartemen Yang Ada di Jakarta Timur, Berapa Harga Sewa Harian Ataupun Bulanan?

Halal Bi Halal

Setelah sholat Idul Fitri, tradisi halal bi halal menjadi kegiatan yang sangat penting dan wajib dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Halal bi halal adalah momen untuk meminta maaf dan memaafkan antara satu sama lain. Masyarakat berkunjung ke rumah keluarga, tetangga, dan kerabat untuk bermaafan dan bersilaturahmi. Tradisi ini menjadi momen yang sangat berharga untuk mempererat hubungan dan menjaga harmoni di antara semua orang.

Di Arab Saudi, tradisi halal bi halal hanya dilakukan di antara keluarga terdekat dan dilaksanakan pada malam hari setelah sholat Idul Fitri. Mereka berkumpul di rumah keluarga tertua dan menikmati hidangan lezat yang disajikan. Tradisi ini juga merupakan momen yang sangat berharga untuk berkumpul dan merayakan hari yang suci ini bersama orang-orang terdekat.

Sajian Lebaran

Sajian lebaran di Indonesia sangat khas dan beragam. Setiap rumah biasanya memasak hidangan khas lebaran seperti ketupat, opor ayam, sambal goreng, dan lain-lain. Makanan-makanan ini dihidangkan setelah sholat Idul Fitri dan semua anggota keluarga berkumpul untuk menikmatinya. Rasanya sangat lezat dan menggugah selera, dan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh semua orang.

Di Arab Saudi, sajian lebaran lebih didominasi oleh makanan manis-manis seperti kurma, coklat, dan makanan penutup lainnya. Masyarakat Arab Saudi lebih suka menghabiskan waktu bersama keluarga dan menikmati hidangan lezat ini setelah sholat Idul Fitri. Meskipun berbeda dengan tradisi makanan khas lebaran di Indonesia, namun kebahagiaan dan rasa syukur tetap terasa di hati setiap individu yang merayakan lebaran di Arab Saudi.

Bingkisan Lebaran

Tradisi tukar parcel atau bingkisan lebaran juga sangat populer di Indonesia. Setiap tahun, orang-orang saling memberikan bingkisan berisi snack, sirup, dan makanan lainnya sebagai tanda kasih sayang dan ucapan selamat Idul Fitri. Tradisi ini menjadi momen yang sangat menyenangkan dan membuat semua orang merasa dihargai dan diingat oleh orang lain.

BACA JUGA :  10 Hotel Dekat Kawah Putih Bandung Mulai 200 Ribuan

Di Arab Saudi, tradisi tukar parcel juga ada, tetapi isi parcelnya berbeda. Biasanya, parcel hanya berisi satu set kue, permen, dan satu set parfum beserta ucapan Idul Fitri pada bagian atasnya. Meskipun berbeda dengan tradisi tukar parcel di Indonesia, tetapi kehangatan dan kebersamaan tetap terasa di hati setiap individu yang merayakan lebaran di Arab Saudi.

Angpau Lebaran

Seperti di Indonesia, orang Arab juga menyiapkan angpau atau mainan yang disebut dengan eidiyah. Eidiyah ini diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya sebagai tanda terima kasih karena sudah berpuasa selama satu bulan. Tradisi ini juga menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berpuasa di tahun yang akan datang.

Kembang Api

Kembang api adalah bagian tak terpisahkan dari perayaan lebaran di Indonesia. Di malam takbiran dan malam Idul Fitri, kembang api menghiasi langit-langit dan menunjukkan rasa bahagia dan sukacita atas datangnya hari yang suci. Tradisi ini menjadi momen yang sangat berkesan dan mempesona bagi semua orang.

Di Arab Saudi, tradisi menyalakan kembang api juga ada. Meskipun tidak sebesar dan seheboh di Indonesia, namun kegembiraan dan rasa syukur tetap terasa di hati setiap individu yang merayakan lebaran di Arab Saudi.

Baju Baru

Penduduk Arab Saudi juga memiliki tradisi berbelanja sebelum lebaran tiba. Mereka memadati toko-toko baju seperti yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Bagi yang tidak membeli pakaian baru, mereka akan mencuci baju lebaran lama agar terlihat seperti baru saat dipakai. Pada saat menjelang Idul Fitri, toko-toko pakaian dan penjahit pakaian sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat. Beberapa toko bahkan memberikan hadiah gratis kepada pembeli sebagai tanda terima kasih dan ucapan selamat Idul Fitri.

BACA JUGA :  10 Toko Sepeda Favorit Warga Solo Yang Oke dan Nyaman

Kaum Duafa

Di Arab Saudi, terdapat tradisi yang sangat mulia dan patut diacungi jempol. Pria Arab Saudi membeli bahan makanan pokok dalam jumlah besar dan meletakkannya di depan pintu rumah kaum duafa secara acak. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebaikan hati kepada sesama. Kadang-kadang, orang-orang yang murah hati turun ke jalanan dan membagikan hadiah kepada anak-anak yang tidak dikenal. Tradisi ini menjadi momen yang sangat berarti dan membawa kebahagiaan di hati setiap individu yang merayakan lebaran di Arab Saudi.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *